By GK on Dec 30, 2008 in Sejarah, Intermezzo | 1 Komentar
Jika orang Kristen PERCAYA bahwa Yeshua mati di kayu salib, dan orang Islam PERCAYA Isa TIDAK MATI di kayu salib, tetapi digantikan oleh orang yang diserupakan denganNya, atau ada yang percaya bahwa Yeshua hanya PINGSAN, pertanyaan saya, apakah di-SALIB itu PASTI MATI?
Ini mungkin masalah keterbatasan BAHASA. Ketika orang-orang berteriak, “Salibkan Dia, salibkan Dia!” (Yoh. 19:6). Apakah itu HANYA/PASTI berarti “bunuh Dia di kayu palang”.
Baca lebih lanjut
By GK on Dec 21, 2008 in Pemahaman Kitab Suci, Kitab Suci | 8 Komentar
Kutipan dari Amsal 1:7, itu antara lain dipakai sebagai motto sebuah universitas Kristen terkenal di Jawa Tengah. 
Jarang yang memperhatikan bahwa ‘TUHAN‘nya huruf besar semua, dan menjadi tidak jelas, kalau nulisnya begini: (di tembok sebuah gedung universitas itu)

Ada yang berpendapat bahwa penulisan TUHAN dengan huruf besar semua adalah untuk ‘menghormati’Nya. TIDAK!! bukan karena itu. Teks aslinya berhuruf Ibrani tidak mengenal besar-kecil (seperti huruf Jawa, ha-na-ca-ra-ka ).
Baca lebih lanjut
By GK on Dec 21, 2008 in Sehari-hari, Intermezzo | 1 Komentar
Hm.., saya baca sebuah Kesaksian: Virus dipatahkan dalam nama Yesus, ditulis oleh Melly - Surabaya. Bukan saya tidak percaya pada “mukjijat” semacam itu, atau yang semacam ini, tapi, kalau semua yang kita hadapi di DUNIA ini selalu dihubungkan dengan “TUHAN”, ya semua akan berhubungan. Bahkan Kitab Suci menulis, bahwa sehelai rambut kita-pun tak akan jatuh tanpa seijin Tuhan.
Kalau “cuma” mau mematikan komputer yang susah matinya, nggak perlu “dalam nama Yesus”, tekan tombol powernya kira-kira 10 detik, atau langsung matikan listriknya. Kalau sudah diputus listriknya masih tidak mau mati, lha.. ini baru aneh, dan saatnya kita minta tolong sama Tuhan. Tuhan begitu BESAR, masa.. cuma jadi Anti Virus, silakan baca “Mimpi Buruk Sang Teolog”
By GK on Nov 21, 2008 in Pemahaman Kitab Suci, Kitab Suci | 10 Komentar
Terjemahan, aslinya dari sini.
Bertentangan dengan klaim Muslim, tidak ada kata ‘Allah’ dalam Kitab Suci, baik Ibrani maupun Yunani. Dua kata Ibrani terdekat adalah ‘alah’ (yang berarti sumpah/kutukan, berkabung, bangkit – dan tidak pernah digunakan untuk ‘Tuhan’) dan kata ‘Elah’ yang diterjemahkan menjadi [pohon] ek (oak) atau pohon terpentin/tusam (Yesaya 6:13). Jadi, karena kemiripan itu menjadi argumentasi bahwa Allah ada dalam Kitab Suci.
Baca lebih lanjut
By GK on Nov 20, 2008 in Umum, Pemahaman Kitab Suci, Kitab Suci | 19 Komentar
LAI membagikan brosur ke beberapa pihak untuk “mempertahankan” allah, Allah dan ALLAH.Tulisan berikut aslinya ditulis oleh Rev. Yakub Sulistyo, dicopy dan diedit oleh Setiadji K dan Admin www.gkmin.net.
Dengan dikeluarkannya brosur yang diperuntukkan bagi gereja-gereja di Indonesia oleh Lembaga Alkitab Indonesia, yang ternyata isinya justru menyesatkan gereja-geraja, maka kami berkewajiban untuk meluruskannya, sehingga bagi orang / pribadi atau institusi / gereja-gereja & persekutuan-persekutuan di Indonesia yang mencari kebenaran sejati, akan menemukan di sini. Untuk itu, taruhlah hati Anda di sudut netral terlebih dahulu, tidak apriori dan baca dengan akal sehat tanpa emosi, ijinkan Roh Kudus memberi hikmat untuk dapat memahami kebenaran ini. Baca lebih lanjut
By GK on Nov 17, 2008 in Pemahaman Kitab Suci, Kehidupan Kristen | 6 Komentar
Beberapa orang beralasan bahwa tidak (berani) memanggil nama YHWH / Yahweh, dengan alasan nama itu SAKRAL. Jika mengacu pada konsepsi Trinitas, bahwa Bapa=Anak=Roh Kudus, apakah nama Yesus (YESHUA) bukan nama yang sakral, sehingga dengan mudah dapat kita sebut?
Bagi saya, sakral bukan berarti TIDAK BOLEH disebut, melainkan “jangan sembarangan” menyebut nama Yahweh. Bukankah justru “sangat sembarangan” ketika kita menyebut YAHWEH dengan “ALLAH”, padahal, YAHWEH adalah nama dan sebutanNya selama-lamanya. Mengapa diganti dengan ‘ALLAH’?
Keluaran 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: YAHWEH, Eloah nenek moyangmu, Eloah Abraham, Eloah Ishak dan Eloah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun
By GK on Nov 15, 2008 in Sehari-hari, Umum, Kehidupan Kristen | 6 Komentar
Berikut copy sebagian dari liturgi perikahan antara pemuda Islam dan pemudi Kristen oleh seorang Pendeta Gereja Kristen Jawa di Salatiga (1 November 2008).
Silakan ambil kesimpulan sendiri

baca juga tulisan tentang Allah itu Tuhan Siapa?
baca juga bahwa ALLAH itu NAMA, bukan “sebutan” untuk TUHAN, Tuhan = Ilah.
By GK on Nov 15, 2008 in Pemahaman Kitab Suci, Kitab Suci | 4 Komentar
Alkitab LAI: Keluaran 6:2 Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.
Ayat ini dijadikan pedoman, bahwa nama Yahweh belum dikenal di masa Abraham. Benarkah demikian? Sekarang coba perhatikan ayat itu di King James Version (di KJV ada di ayat 3):
Exodus 6:3 And I appeared unto Abraham, unto Isaac, and unto Jacob, by the name of God Almighty, but by my name JEHOVAH was I not known to them
Jika kita cermat, ada perbedaan antara kedua kutipan tersebut, yakni bahwa di KJV, bagian terakhir ayat itu berbentuk PERTANYAAN, bukan pernyataan, … “but by my name JEHOVAH was I not known to them“
Baca lebih lanjut
By GK on Nov 11, 2008 in Sehari-hari, Kehidupan Kristen | 1 Komentar
Kemarin saya pergi ke Gereja Bethany, di jalan Jendral Sudirman Salatiga, untuk menghadiri “seminar” Healing Movement Camp (HMC), sebagai rangkaian acara KKR Kesembuahan Ilahi yang diadakan di Stadion Kridanggo, malam harinya.
Ternyata, materi yang disampaikan dalam HMC tersebut, tidak jauh berbeda dengan sebagian materi yang ada di Men’s Camp (Camp Pria Sejati) yang pernah dan beberapa kali saya ikuti. Ya.., bagus untuk menyegarkan kembali ingatan yang makin lama makin terbeban dengan semakin banyak hal yang perlu diingat-ingat. Nampaknya pembicaranyapun pembicara di Men’s Camp.
Yang menarik adalah ….
Baca lebih lanjut
By GK on Nov 9, 2008 in Lagu, Pemahaman Kitab Suci | 2 Komentar
Pagi ini dari radio yang hidup sepanjang malam, saya senang mendengar lagu KADOSH (berbahasa Ibrani), seperti yang kadang dinyanyikan di gereja teman saya, tetapi ternyata yang saya dengar dari radio itu, Adonai Elohim diterjemahkan menjadi Allahku Tuhan.
Bagi saya ini cukup mengganggu, karena dalam pemahaman saya, Adonai dalam lagu itu maksudnya YHWH (Yahweh) dan Yahweh BUKAN Allah.
Selengkapnya teks lagu itu adalah:
Baca lebih lanjut