Sukacita Kematian
By GK on Sep 27, 2008 in Renungan, Kehidupan Kristen
Baru hari ini, saya membaca iklan keluarga yang memberitahukan tentang kematian dengan judul “BERITA SUKACITA”. Ini adalah iklan keluarga yang dibuat oleh keluarga Alm. Ronny Pattinasarany, berkenaan dengan kematian Ronny Pattinasarany.

Bagi saya, ini adalah contoh kehidupan Kristen yang sesungguhnya, seperti yang sudah disampaikan oleh Rasul Paulus, di Filipi 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.
Sebenarnya Yesus (Yeshua), juga sudah pernah menyampaikan, bahwa kematian (Nya) tidak perlu ditangisi. Kepada para perempuan yang menungguiNya di kayu salib, Yeshua berkata, “Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah kamu menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu!”.
Mari, sekarang kita renungkan, jika kita ditinggal mati oleh orang-orang yang kita kasihi, masihkah kita berduka? Ataukah kita bersukacita, karena orang yang kita kasihi itu sudah kembali kepada Bapa? Kadang, bahkan sering, kata-kata “inilah yang terbaik buat semua”, hanya menjadi kata-kata penghiburan yang klise bagi orang-orang yang ditinggal mati oleh orang yang dikasihinya. Sedangkan di dalam hati, duka cita, kecewa, bertanya pada Tuhan “mengapa”, masih saja ‘menghantui’ beberapa lama, bahkan sangat lama.
Jika kematian menghampiri orang-orang yang kita kasihi, bahkan diri kita sendiri, dukacita atau sukacita?
“Iklan” di atas ada di harian Kompas, 27 September 2008


Jika anda ingin terbebas dari kuasa kegelapan (kuasa Setan), mungkin Tim dari

dikelola seorang awam, bukan aktivis
gereja.

???
yoh 11:35 Maka menangislah Yesus
simon | Oct 4, 2008 | Reply
Syalom, saya berterima kasih kepada semua tim yang sudah membuat situs ini mengenai Tuhan Yesus, Menurut saya ini sangat baik sekali, tetapi, sedikit saya singgung, kalau kami kristen protestan sudah sangat bertentangan sekali pesan bapak ini, karena menurut protestan kematian adalah perpisahan antara satu didalam keluarga, maaf ya pak sebelumnya jika aku mengungkapkan ini, karena kematian adalah dukacita selama kita didunia ini.mohon dijawab dan beri penjelasan ya pak. Dismar Padang, salam dalam nama Kristus Yesus.
Dismar Padang | Oct 6, 2008 | Reply
that`s what christian`s life all about
…….hidup adalah untuk Kristus dan mati untuk Kristus adalah suatu keuntungan………
alas watu | Oct 9, 2008 | Reply
@Dismar Padang,
mengapa harus berdukacita ketika saudara, orang tua atau kerabat kita meninggal?
apa karena kita tidak rela? kenapa tidak rela? kita mau menjadi PENASIHAT TUHAN, bahwa sebaiknya mereka tidak meninggal?
bagaimana anda mempraktekkan “bersyukur dalam segala hal”? apakah dukacita merupakan sebuah ungkapan syukur?
baca tulisan di http://ilmubahagia.wordpress.com/2007/09/28/senang-bahagia-dan-susah-celaka/
(ini bukan cara berpikir “kristen”, tetapi mungkin dapat dijadikan referensi.
GK | Oct 29, 2008 | Reply