Kata HALELUYAH dalam rangkaian doa….
By GK on Jan 22, 2010 in Sehari-hari, Kehidupan Kristen, Kitab Suci
Sangat sering, ketika orang Kristen berdoa, muncul kata “haleluya” (haleluyah) dalam rangkaian kata-kata doa itu. Kadang kata haleluyah itu ‘meluncur’ di sela-sela untaian doa, dan paling sering di bagian akhir, sebelum kata “Amin”.
“………..haleluyah… Amien.”
namun…………………………………………………
Jika kita cermat dengan arti kata Haleluyah yang adalah “Pujilah Yah” / “Pujilah Yahweh“, maka…
ketika kita berdoa kepada DIA (YHWH), dan dalam doa kita ada kata-kata “Pujilah Yahweh”, bukankah ANEH…sedang berdoa (berbicara) kepada Yahweh, dan sekaligus bilang “Pujilah Yahweh” Lha siapa yang kita ’suruh’ memuji Yahweh? DIA kita minta memuji DIA sendiri?
Berapa kali kata “Haleluyah” muncul dalam Kitab Suci?
(pernah menghitung?)
(terima kasih untuk Pdt. Yefta Mulyanto, untuk sharingnya.. mengingatkan kami untuk tidak mengucapkan “Haleluyah” dalam rangkaian doa kepadaNya)


Jika anda ingin terbebas dari kuasa kegelapan (kuasa Setan), mungkin Tim dari

dikelola seorang awam, bukan aktivis
gereja.

ya… penting sekali hal ini untuk diwartakan
namun … apa salah bila manusia berusaha positif
bona | Jan 24, 2010 | Reply
@bona,
saya mencoba berpikir positif, bahwa teman2 Kristen banyak yang mengucapkan “haleluyah Amin”, itu karena kebiasaan, mengikuti “pemimpin jemaat”, atau “kakak rohani”nya ketika berdoa,
disini sy hanya mencoba ‘teliti’ bahwa, kata ‘haleluyah’ dalam rangkaian doa, sebenarnya “aneh”.
GKmin | Jan 24, 2010 | Reply
bukannya YAH menyuruh kita mengucap syukur dlm segala hal…???
kata haleluYAH dlm doa sangat dibutuhkan agar kita slalu ingat tuk mengucap syukur.. baik dlm suka, duka, dan doa…
itu menurut saya… ^^
wiz_ho | Jan 24, 2010 | Reply
@wiz_ho,
memang demikian,
tetapi dalam rangkaian doa KEPADA Dia (YAH), mosok didalamnya kita bilang “pujilah YAH”
lucu khan..
GKmin | Jan 24, 2010 | Reply
penggunaan kata Halleluyah dalam rangkaian doa itu kan maksudnya “Terpujilah (Engkau) Tuhan…” apa ya ngak boleh…?? memuji Tuhan pada waktu kita menaikkan doa kepada Nya
tantri | Jan 24, 2010 | Reply
@tantri,
coba periksa Kitab Suci Anda,
dimana, dalam konteks apa, kata “haleluya” (haleluyah) itu ditempatkan,
adakah dalam “rangkaian doa”
lagipula, kalau artinya “pujilah Yah”, ya jangan diganti ““Terpujilah (Engkau) Tuhan…”,
lha itu khan maksud Anda.. tapi maksud “asli”nya diperhatikan dong…
Kalau setiap orang Kristen memberi maksud sendiri-sendiri sesuai dengan keinginannya atau pemahamannya sendiri, ya… “kacau” deh…
GKmin | Jan 24, 2010 | Reply
saat berdoa pribadi… berarti kita sedang mengucapkan ” hai jiwaku .. pujilah YAHWEH”
dan ketika seseorang memimpin doa, berarti dia berkata ” hai jamaah…. pujulah YAHWEH”
haleluya !
Adi | Jan 25, 2010 | Reply
@Adi,
berdoa khan “ngomong” kepada Tuhan, bukan kepada diri sendiri atau kepada jemaat.
Ingat, tulisan saya diatas, “kata Haleluyah dalam RANGKAIAN doa”
GKmin | Jan 25, 2010 | Reply
HALELLUYAH terdiri dari 3 suku kata: HALEL-LU-YAH. HALEL (Hebrew) yg berarti PUJI atau PUJILAH; LU atau LO (Hebrew-expression) untuk KAMU atau KAMU SEKALIAN; dan YAH (dari Yahuwah). Ke-3 suku kata itu secara harafiah harusnya berarti ‘Pujilah Yahuwah hai kamu sekalian’ atau ‘Puji Yah hai umat’. Tersirat dari artinya, HALELLUYAH dikumandangkan sebagai semacam perintah utk ikut “ber-halel” oleh seorang pemimpin biduan (biasanya imam atau raja) kpd khalayak/biduan-koor. Belum pasti apakah kebiasaan menyanyi semacam ini dikenal sejak exodus dari Mesir atau belakangan di era Bait Pertama, tetapi yg pasti ”seruan” ini bukan terbiasa ada pd waktu orang melantunkan nyanyian pribadi atau doa2 pribadi..
Boet | Jan 26, 2010 | Reply
dalam kitab wahyu di tulis “amin.Haleluyah” jadi jgn SEMBARANGAN mengucap kata haleluyah karena ini bahasa disurga.
jimmy christian | Jan 27, 2010 | Reply
@jimmy christian;
mau bahasa surga atau neraka,
yang perlu adalah kita tahu makna “bahasa surga” itu.
jangan seperti orang yang berbahasa roh tetapi tidak diketahui maknanya, yang mendengar ngggak ngerti, yang ngomong juga nggak ngerti, apa bedanya dengan orang yang DIAM saja?
Benar dalam Kitab Wahyu tertulis demikian, namun perhatikan bahwa di Kitab Wahyu itu tidak dalam konteks sedang berdoa.
Haleluyah, Pujilah Yah. (bukan pujilah Allah lho…)
Hm | Jan 27, 2010 | Reply
Haleluyah itu artinya “Pujilah Yah” atau “Terpujilah Yah”? Perbedaannya sbb.:
- Pujilah Yah(Let’s praise Yah), maksudnya mengajak seseorang memuji Yah.
- Terpujilah Yah (Praise be to Yah), adalah pernyataan tegas bahwa ybs memuji Yah.
PS: Yah itu panggilan akrabnya Yahweh (seperti orang bernama Joko dipanggil Jok), gitu bukan maksud kata tsb?
Tiyo W. Prasetyo | Jan 28, 2010 | Reply
Terimakasih atas pembahasannya sdr/i,
ini menambah pengetahuan bagi saya.
murid Jesus Christ | Jan 28, 2010 | Reply
bagiku yang penting iman kita kepada yahoshua (yesus kristus).
jimmy christian | Feb 2, 2010 | Reply
@jimmy christian;
kalau soal penting-pentingan dan pokoknya, YANG PENTING/POKOKNYA masuk surga..
(baca Matius 7:21-23)
GKmin | Feb 2, 2010 | Reply
thanks bt pengetahuanya Bapa Yahweh memberkati.
ac | Feb 2, 2010 | Reply
Hm : jangan seperti orang yang berbahasa roh tetapi tidak diketahui maknanya, yang mendengar ngggak ngerti, yang ngomong juga nggak ngerti, apa bedanya dengan orang yang DIAM saja?
@Hm, sebelum Anda berkomentar mengenai karunia bahasa roh sebaiknya Anda perhatikan nas Kitab Suci dibawah ini:
For he that speaketh in an unknown tongue speaketh not unto men, but unto God: for no man understandeth him; howbeit in the spirit he speaketh mysteries. (1 Corinthians 14:2 KJV 1769)
He that speaketh in an unknown tongue edifieth himself; but he that prophesieth edifieth the church. (1 Corinthians 14:4 KJV 1769)
Semoga informasi ini berguna.
Tok | Feb 3, 2010 | Reply
haleluyah….

walaupun anda menganggap artinya rancu jika digunakan dalam doa,tetapi saya yakin Tuhan menerima doa itu.sebab Tuhan lebih melihat hati manusia saat berdoa kepadaNya.bagi saya,saat mengucapkan haleluyah merupakan saat dimana hati saya yg rindu sekali memuji Tuhan sehingga memotivasi roh saya untuk masuk hadirat Tuhan lebih dalam lagi.
salam kenal dan haleluyah…
palmer | Feb 17, 2010 | Reply
#palmer
ya Tuhan melihat hati, jadi nggak usah berdoa dengan mulut apalagi doa keras-keras dengan pengeras suara, ya nggak masalah….
saya kira topik ini diangkat soal ucapan HALELUYA dalam doa, bukan soal doa itu diterima atau tidak.
satu penjahat yang disalib bersama Tuhan Yesus, juga ikut masuk firdaus, tanpa perlu beribadah atau mengikut Yesus sebelumnya. Apakah ke gereja menjadi tidak penting?
tamu_mampir | Feb 17, 2010 | Reply
Bahasa Ibrani halal haw-lal’ artinya pujilah, tidak ada embel2 YHWH. Jadi pengucapan haleluyah tidak secara eksklusif untuk nama YHWH!
a primitive root; to be clear (orig. of sound, but usually of color); to shine; hence, to make a show, to boast; and thus to be (clamorously) foolish; to rave; causatively, to celebrate; also to stultify:–(make) boast (self), celebrate, commend, (deal, make), fool(- ish, -ly), glory, give (light), be (make, feign self) mad (against), give in marriage, (sing, be worthy of) praise, rage, renowned, shine.
Santo | Mar 27, 2010 | Reply
Kalaupun digabung menjadi pujilah Tuhan seperti ini: halal haw-lal’ Yahh yaw atau halal haw-lal’ jah atau halal haw-lal’iah.
Yahh yaw :meaning the same; Jah, the sacred name:–Jah, the Lord, most vehement. Compare names in “-iah,”
Santo | Mar 27, 2010 | Reply
emang setiap orang sering mempersulit dirinya sendiri..
udah jelas2 arti Kata HALELUYAH (pujIlah YAHWEH).
masa di dalam doa kita, kita menyuruh Tuhan untuk memuji dirinya sendiri???
janganlah kita mengandalkan kepintaran diri kita sendiri untuk menelaah arti Kata HALELUYAH dalam rangkaian doa.
tapi mari kita lihat acuannya lewat alkitab.
secara sederhana aja kita udah tau.
hanya orang2 yang egois dan tidak mau belajar yang tetap mempertahankan kalo Kata HALELUYAH dalam rangkaian doa sah2 aja..
buka pikiran dan pahami artinya dengan baik2..
benny Na70 | Apr 3, 2010 | Reply
Maaf saya keliru, saya harus merevisi pernyataan saya di atas, haleluyah : halal jah / halal iah (bhs Ibrani yang artinya pujilah Jah) dan allelouia (bhs Yunani). Tetapi saya tidak setuju apabila dianggap bahwa memakai kata haleluyah dalam doa tidak sah. Pertama, Kata2 Haleluyah hanya terdapat pada 2 kitab, yaitu Mazmur dan Wahyu. Anda bisa saja mengatakan bahwa haleluyah merupakan kata2 seruan pujian khusus untuk YHWH, namun dalam Wahyu, haleluyah ditujuan kepada Theos. Kedua adalah sama2 pemakaian kata haleluyah di luar konteks Mazmur dan Wahyu artinya adalah kata haleluyah bukan digunakan dalam rangkaian doa namun harusnya dalam rangkaian puji-pujian. Kalau Anda dan saya sama2 tidak tahu dan memakainya dalam rangkaian doa, apa gunanya meributkan sah dan tidaknya?
Santo | Apr 3, 2010 | Reply
Singkatnya begini, jika seorang saudara kita tidak mengetahui layaknya kata Haleluyah dipergunakan dalam rangkaian puji-pujian dan menggunakannya di dalam pengucapan doa maka sah2 saja. Karena saya percaya bukan kita yang menentukan sah atau tidaknya doa seseorang, selain itu ukuran/kriteria Tuhan tentang berdoa tidak berubah, standarnya adalah bukanlah kata-kata yang kita ucapkan melainkan Tuhan menilai hati kita.
Untuk saudara yang mengetahui arti Haleluyah, namun menggunakannya dalam rangkaian doa, lakukan dengan penuh iman maka Tuhan akan membenarkan kamu. Hendaklah setiap orang benar-benar yakin dalam hatinya sendiri, melakukannya untuk Tuhan.
Untuk saudara yang mengetahui arti Haleluyah dan menganggap bahwa Haleluyah agak aneh diterapkan dalam rangkaian doa, jangan menghakimi dan membuat saudara kita yang lain tersandung, tapi terimalah mereka tanpa mempertentangkan imannya.
Roma 14:1-23.
Santo | Apr 4, 2010 | Reply
Orang yang berseru “HALELUYAH!” hendaknya dalam hidupnya jangan munafik! Jauhkan dosa dan kefasikan dan kuduskanlah bibir yang bercabang dan belat-belit dan hati yang licik dan yang bengkok. YaHuWaH yang namanya Cemburuan adalah Tuhan yang cemburu..
Boet | Apr 5, 2010 | Reply
Benar, saya setuju pendapat saudara bahwa harus ada integritas di dalam perkataan dan perbuatan. Bagaimana dengan Anda??? Allah yang cemburu, bukan hanya persoalan ibadah tapi bagaimana kita memprioritaskan Dia di dalam setiap aspek hidup kita. Hendaknya setiap anak2 Tuhan mengusahakan apa yang disebut damai sejahtera, gunakan perkataanmu untuk membangun iman saudara seimanmu. Janganlah mengeluarkan perkataan jahat/sia2, karena setiap perkataan akan kita pertanggungjawabkan nantinya. Salam Kasih, GBU.
Santo | Apr 5, 2010 | Reply
Kalau saya berpendapat bahwa Halleluyah lebih mengacu pada sebuah ajakan seorang pemimpin doa yang mengajak pendoa yang lainnya untuk bersama2 memuji Yahweh. Jadi memang lebih tepat jika Halleluyah diucapkan saat doa bersama. Konteks disini sesuai anjuran Yeshua untuk berdoa secara kelompok minimal 2 orang
Mat. 18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
daniel | Apr 15, 2010 | Reply