Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/gkminne/public_html/wp-includes/cache.php on line 36

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/gkminne/public_html/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/gkminne/public_html/wp-includes/theme.php on line 508
GKministries Salatiga - Jawa Tengah - Indonesia
Yesaya 52:6 Sebab itu umat-Ku akan mengenal nama-Ku dan pada waktu itu mereka akan mengerti bahwa Akulah Dia yang berbicara, ya Aku!

Awal kebijaksanaan adalah memanggil sesuatu dengan namanya yg benar. (Pepatah Cina)

Apakah anda setuju dengan TERJEMAHAN berikut?

Yohanes 17:3
LAI-TB: Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

KJV: And this is life eternal, that they might know thee the only true God, and Jesus Christ, whom thou hast sent.

KS-ILT (Ed.2): dan inilah hidup kekal itu, bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Ilah yang benar, dan YESUS Kristus yang telah Engkau utus.

sekarang perhatikan terjemahan dari Kitab Suci terbitan tahun 1912, berbahasa Indonesia dan berbahasa/berhuruf Arab berikut ini:

Bagaimana menurut Anda, (khususnya perhatikan kata “Allah” dalam huruf Arab yang dilingkari merah)?

Perhatikan bahwa di Alkitab terbitan LAI, dibedakan antara allah, Allah dan ALLAH.  Image hasil scan di atas, menunjukkan bahwa dalam bahasa/huruf ARAB, tidak ada pembedaan huruf besar (KAPITAL) dan huruf kecil. Jadi, jika “ALLAH” itu diadopsi dari bahasa/tulisan ARAB (yang tidak membedakan huruf besar/kecil, mengapa LAI membedakan antara allah, Allah dan ALLAH, yang sama sekali tidak berbeda jika diucapkan dalam doa atau nyanyian?)

Silakan direnungkan….

264 Comment(s)

  1. lalu bagaimana harus menuliskan kata allah dlm bhs Arab jika tidak demikian penulisannya?

    lalu, apa bedanya allah dalam kristen dengan allah dalam islam ya, sedangkan tulisannya pun SAMA PERSIS. beda konsep dan pemahamannya kah? yang seperti apa?

    citta | Dec 26, 2010 | Reply

  2. @citta

    kata Allah buat orang islam adalah sebuah proper-noun (nama pribadi).. tapi buat orang kristen kata itu (Allah) dianggap (menjadi) common-noun (kata umum yg berarti Tuhan). kata Allah punya kedudukan yang sama seperti kata YHVH buat orang Yahudi..

    sepertinya LAI kebingunan mencari padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia untuk kata ELOHIM sehingga jalan keluar yang paling mudah adalah meng-adopsi kata Allah dari Alquran (Arab) sebagai translit resmi kata ELOHIM.

    walaupun itu terkesan sangat dipaksakan, tapi itulah yang terjadi..

    sebetulnya kata Allah bukanlah kata asing buat Yesus.. kata itu pernah diucapkannya dalam lafal yang berbeda oleh Yesus ketika hendak mati ditiang salib..

    Matius 27:46 ..”Eli, Eli, lama sabakhtani?”..

    nama ELI, adalah nama Allah yg diucapkan Yesus dengan lafaz orang Yahudi..

    tentu saja, jika kita memperhatikan kata itu dengan seksama, nama ELI akan lebih dekat dg nama ALLAH dibandingkan dengan YHVH atau ABBA (Bapa) dalam bahasa Ibrani.

    mengapa Yesus tidak mengucapkan

    ..YHVH, YHVH, lama sabakhtani?”.

    atau ABBA, ABBA, lama sabakhtani?”.

    akhiran IM buat orang Yahudi dan Arab berarti sama, yakni bentuk penghormatan jamak kepada Tuhan..

    maka kata ELOH-IM berarti Allah dengan segala kemulian-Nya.

    seharusnya LAI mentranslit kata ELOHIM bukan dengan kata ALLAH tapi dengan kata KAMI seperti umat Islam Indonesia mentranslit kata NAHNU (dalam bahasa Arab) dengan kata KAMI..

    jadi ELOHIM (Ibrani) = NAHNU (Arab) = KAMI (Indonesia).

    Rino | Dec 27, 2010 | Reply

  3. @Rino;
    nampaknya pemahaman anda soal kata Allah dan YHWH, agak kacau.
    (silakan anda pelajari lagi kata-kata El, Eloah, Elohim, Kurios, Adonai, Abba)

    Kata-kata Yeshua “”Eli, Eli, lama sabakhtani?”, jelas TIDAK TEPAT jika di-translate menjadi

    ..YHVH, YHVH, lama sabakhtani?”.
    atau ABBA, ABBA, lama sabakhtani?”.

    kalau mau di-bahasa Indonesia-kan, akan lebih tepat menjadi “Ilahku..Ilahku, mengapa Engkau tinggalkan aku”

    atau
    “Elohimku..Elohimku, mengapa Engkau tinggalkan aku”

    Eli lebih dekat dengan Elohim atau Eloah, bukan ABBA atau YHWH.

    Elohim jadi “Kami”, anda itu ADA-ADA SAJA…
    jadi “Ilah”, atau biarkan tetap “Elohim”, khan tidak ada masalah.

    GKmin | Dec 27, 2010 | Reply

  4. ya ues lah………..

    anak Tuhan | Dec 28, 2010 | Reply

  5. Luaaarrrr biiiaaassssaaaa…. HaleluYah…. Terpujilah pencipta langit dan bumi, Yahweh dalam nama Yeshua HaMasiakh

    Jo Romy | Dec 28, 2010 | Reply

  6. Amen Halelu-Yah….. Tepujilah Allah ( Eloh ) Yehovah…..Yang Maha Tinggi atas seluruh bumi….

    2.Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Akulah TUHAN.

    3.Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN (YHWH) Aku belum menyatakan diri. (Keluaran 6:2-3)

    19.(83-19) supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN (YHWH), Yang Mahatinggi atas seluruh bumi. (Mazmur 83:18)

    Riko Gabrielle | Jan 26, 2011 | Reply

  7. @GKmin

    jika translit yang benar untuk kata ELI ELI adalah ilahku..ilahku, mengapa LAI mentranslitnya menjadi Allah-ku Allah-ku?

    apakah Ilah = Allah?

    tentu tidak.. karena sekali lagi, ilah adalah common-noun yang berarti Tuhan sedangkan Allah adalah proper-noun (nama pribadi) sebagaimana ELI/ELOI/YHVH/JESUS.

    Rino | Jan 27, 2011 | Reply

  8. Mari kita lihat translit yang lain..

    Injil KJV:
    Leviticus 11
    11:20 All fowls that creep, going upon all four, shall be an abomination unto you.

    Injil LAI:
    Imamat 11
    11:20. Segala binatang yang merayap dan bersayap dan berjalan dengan keempat kakinya adalah kejijikan bagimu.

    >perhatikan kata ‘all fowls’, dalam Injil KJV dan kata ’segala binatang’ dalam Injil LAI.

    >apakah transliterasi itu sudah tepat?
    >apakah segala unggas (burung) = segala binatang?

    >mengapa LAI mentranslitnya menjadi segala binatang?

    >yang mana yang benar dari kedua Injil itu? KJV / LAI?

    >jika dipikir dengan seksama, kita memang akan mendapati kejanggalan dalam ayat diatas.. jika kita mengacu pada KJV kita tentu akan bingung karena ‘tak mungkin’ ada unggas (burung) yang berkaki empat..

    >yang jadi masalah adalah, yang benar itu injil LAI atau KJV?

    Rino | Jan 27, 2011 | Reply

  9. @ Rino :

    Allah dalam bahasa arab adalah sebagai Nama personal Tuhan. Sedangkan di dalam terjemahan alkitab yg mungkin pada waktu itu menyerap kata tersebut untuk mempermudah penerimaan ajaran Kristen adalah sebagai Nama Gelar, sama seperti LORD (dlm huruf besar);GOD dalam bahasa Inggris, dan Eloh atau Eloi ( ELOHIM ) dalam bahasa Ibrani. Semua adalah nama gelar. Nama personal Tuhan (YHWH) memang telah diubah menjadi Allah atau Tuhan ( Nama Gelar ).

    Untuk lebih lengkapnya silahkan pelajari hal tersebut disini :

    http://www.watchtower.org/in/bh/article_01.htm

    dan untuk mengenal nama Allah lebih lanjut …silahkan pelajari terjemahan taurat musa dalam bahasa ibrani dan Inggris di sini :

    http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt0206.htm#3

    @ Gkmin : Mohon maaf ….sekedar berbagi… :) Terimakasih. Agape.

    Witness of Jehovah | Jan 29, 2011 | Reply

  10. @Witness of Jehovah

    anggapan bahwa kata Allah adalah common-noun saya kira murni dari inisiatif orang kristen sendiri.. walaupun saya yakin bahwa mereka (LAI) menyadari hal itu salah secara prinsip tapi toh tetap dilakukan juga..

    kita akan melihat kejanggalan kalau tidak mau dikatakan pemborosan kata-kata jika kita berasumsi bahwa kata Allah = kata Tuhan..

    jika kata Allah = kata Tuhan = common-noun, lalu apa perlunya menempatkan dua kata itu secara berdampingan? mengapa tidak menggunakan salah satu saja?

    dikatakan..

    Matius 4
    4:7 Yesus menjawab, “Tetapi di dalam Alkitab tertulis juga, ‘Jangan engkau mencobai Tuhan Allahmu.’”

    Matius 22
    22:37 Yesus menjawab, “Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan seluruh akalmu.

    Lukas 4
    4:8 Yesus menjawab, “Di dalam Alkitab tertulis, ‘Sembahlah Tuhan Allahmu dan layanilah Dia saja.’”

    >bukankah sebuah langkah yang mubazir menyandingkan kata Allah dengan kata tuhan jika kedua kata itu mempunyai kedudukan yang sama?

    Rino | Jan 29, 2011 | Reply

  11. @rino :

    Nah inilah awalmula permasalahannya. Sudah baca link yg saya kasih?

    Disitu ada dijelaskan kenapa Penulis alkitab jaman dulu mengganti nama personal Allah menjadi
    TUHAN (huruf besar), bahkan kadang kadang hanya Allah atau Tuhan(huruf kecil)saja sehingga membingungkan (bagi generasi selanjutnya) dan berkesan 2 kata kembar dengan arti yang sama.

    Ada 2 alasan yang (mungkin) bisa dijadikan bukti :

    1. Nama Personal Allah dalam bahasa Ibrani kuno tidak bisa dieja (YHWH). Karena tidak ada huruf hidup. Sehingga banyak org yg tdk tau benar cara mengucapkankan nama-NYA dengan benar.

    2. Dalam 10 Perintah Allah, Allah berfirman :

    (7) “Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan”.( Keluaran 20:7 )

    Sehingga penulis alkitab pada masa itu takut akan Allah dan menyakralkan sekali namaNya kemudian menggantinya dengan kata TUHAN atau Allah atau LORD bahkan GOD.

    Sekarang saya pengen coba mengganti Firman diatas dengan mengembalikan nama gelar TUHAN dengan nama personalnya, yaitu YHWH. Dan kata Allah saya ganti dalam bahasa Indonesia menjadi Tuhan.

    Coba perhatikan bandingkan kalimat ini :

    1. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

    dengan yang ini :

    2. Jangan menyebut nama YHWH, Tuhanmu, dengan sembarangan, sebab YHWH akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

    :) Bisa difahami ga bedanya?.

    Perhatikan kata TUHAN dengan huruf besar dan kata Tuhan dengan huruf kecil. Disitu penterjemah alkitab jelas membesarkan semua huruf yang menandakan kata itu adalah pengganti nama personal Tuhan.

    Saya kasih contoh lagi ya biar lebih jelas :

    2.Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Akulah TUHAN.

    3.Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN (YHWH) Aku belum menyatakan diri. (Keluaran 6:2-3)

    menjadi :

    2.Selanjutnya berfirmanlah Tuhan kepada Musa: “Akulah YHWH.
    SHALOM.

    3.Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku YHWH Aku belum menyatakan diri.

    19.(83-19) supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi. (Mazmur 83:18)

    menjadi ini :

    19.(83-19) supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama YHWH, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi. (Mazmur 83:18)

    satu lagi donk :D

    (3) Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.(Yohanes 17:3)

    menjadi :

    (3) Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Tuhan yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

    -SHALOM-

    Witness of Jehovah | Jan 29, 2011 | Reply

  12. @ Rino :

    Matius 4
    4:7 Yesus menjawab, “Tetapi di dalam Alkitab tertulis juga, ‘Jangan engkau mencobai Tuhan Allahmu.’”

    Matius 22
    22:37 Yesus menjawab, “Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan seluruh akalmu.

    Lukas 4
    4:8 Yesus menjawab, “Di dalam Alkitab tertulis, ‘Sembahlah Tuhan Allahmu dan layanilah Dia saja.’”

    Coba saya ganti ya :

    Matius 4
    4:7 Yesus menjawab, “Tetapi di dalam Alkitab tertulis juga, ‘Jangan engkau mencobai YHWH Tuhanmu.’”

    Matius 22
    22:37 Yesus menjawab, “Cintailah YHWH Tuhanmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan seluruh akalmu.

    Lukas 4
    4:8 Yesus menjawab, “Di dalam Alkitab tertulis, ‘Sembahlah YHWH Tuhanmu dan layanilah Dia saja.’”

    Witness of Jehovah | Jan 29, 2011 | Reply

  13. @Witness of Jehovah

    anda selalu merujuk pada PL, yang saya tanyakan adalah, mana ayat yang merujuk pada contoh bahwa Jesus mengajarkan anda (umat kristen) untuk memanggil tuhan dengan nama YHWH / YAHWEH..

    jika sudah dikatakan, jangan memanggil nama YHWH dengan sembarangan, maka secara otomatis seharusnya Jesus selalu memanggil dengan nama YHWH / YAHWEH, bukan dengan nama Bapa atau Roh Kudus..

    jadi arti kata ‘jangan memanggil dengan sembarangan’ berarti jangan memanggil dengan nama selain YAHWEH..

    bukankah begitu seharusnya??? buktinya kan memang seperti itu, bahwa PL selalu memanggil dengan YHWH / YAHWEH bukan yang lain..

    karena itu saya bertanya pada anda, mana contoh dari Jesus yang mengatakan harus memanggil tuhannya dengan YHWH / YAHWEH?????

    Rino | Jan 29, 2011 | Reply

  14. @Witness of Jehovah

    coba sebutkan pada saya, anda menggunakan Injil versi apa dan tahun berapa sehingga anda dapat menyebutkan ayat-ayat yang mengatakan seperti itu..

    saya sudah mengecek dalam injil interlinear yang saya punya, tapi tak pernah saya jumpai ada perkataan YHWH / YAHWEH dari mulut Jesus seperti yang anda sebutkan..

    Rino | Jan 29, 2011 | Reply

  15. @Rino :

    Saya menggunakan Alkitab Terjemahan Dunia Baru.
    atau dalam bhs Inggrisnya “New World Translation of the Holy Scriptures”

    Lukas 4:8

    8.In reply Jesus said to him: “It is written, ‘It is Jehovah your God you must worship, and it is to him alone you must render sacred service.’”

    http://www.watchtower.org/e/bible/lu/chapter_004.htm

    @Rino | Jan 30, 2011 | Reply

  16. @Rino :

    Mungkin ini juga bisa dibaca :

    http://en.wikipedia.org/wiki/Jehovah

    Witness of Jehovah | Jan 30, 2011 | Reply

  17. @ Rino

    ada tambahan sedikit mengenai alasan penggantian nama personal Tuhan disini :

    I am Yahweh, that is My Name
    “YAHWEH is our Heavenly Father’s personal name. Any Bible or English dictionary will confirm this statement. Our Father did not name Himself ‘God’ as He is so commonly referred to today. Then we must ask ourselves, “Why did people change His name from Yahweh to God or Lord instead of embracing His true name, Yahweh?” Mankind can address any worshipped deity, in any religion, as Lord or God, and be safe and correct. (George Harrison, of the Beatles, wrote a song called, “My Sweet Lord.” It was for a pagan god.) (”One Nation Under God,” is not necessarily referring to Yahweh, as we all know.) By using these names, ‘Lord or God,’ we will blend right into any religious society. “As indeed there are gods many and lords many.” (I Cor. 8:5). The Creator of all things, whose heavens are His Throne and the earth His footstool, has called Himself, Yahweh, but the religious communities are not comfortable with His Name. Some will say, “Yahweh sounds too Jewish.” Imagine that! Yahweh, Elohim of the Hebrews, has a Hebrew name! Let us seek to please Yahweh and not man. Let us be the servants of our Father and not the servants of men. Let us imitate David’s heart and say, “Praise ye Yah, Praise, O my soul, Yahweh. I will praise Yahweh while I live” (Ps. 146:1,2)!”

    http://www.teleiosministries.com/iamyahweh.html

    Witness of Jehovah | Jan 30, 2011 | Reply

  18. @Witness of Jehovah

    New World Translation of the Holy Scriptures wrote:

    Luke 4:
    4:8 In reply Jesus said to him: “It is written, ‘It is Jehovah your God you must worship, and it is to him alone you must render sacred service.’”

    KJV wrote:
    Luke 4
    4:8 And Jesus answered and said unto him, Get thee behind me, Satan: for it is written, Thou shalt worship the Lord thy God, and him only shalt thou serve.

    LAI wrote:
    Lukas 4
    4:8 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

    saya memahami bahwa orang Yahudi tidak berani menuliskan kata YHVH / YAHWEH dan karena itu tidak kita temui kata Yahweh dalam PL maupun PB.. [mengacu pada Keluaran 20:7]

    artinya, tentu bahwa Katholik/Protestan/kristen non Jehova memandang bahwa kata Jehovah adalah kata padanan dari kata Adonai / Elohim walaupun kalau kita lihat, JEHOVAH secara lafaz diucapkan mirip YAHWEH.. atau mengandung YHVH.

    yang ingin saya tanyakan pada anda adalah, dapatkah anda menunjukkan kepada saya bahwa dalam Injil mula-mula kata itu (Jehovah) adalah kata yang mula-mula disebut? bukan Adonay / Elohim / yang lain?

    terimakasih…

    Rino | Jan 30, 2011 | Reply

  19. Sdr Rino

    Anda ini belum bisa membedakan antara “Nama Diri”
    dengan “Sebutan/Gelar”.
    Nah kalau sudah begini ya nggak akan nyambung perdebatan ini.

    Coba ini anda pilah mana yang disebut “Nama Diri” dan mana yang disebut “Sebutan/Gelar”

    ALLAH, TUHAN, KYRIOS, ADONAI, PRESIDEN, BUPATI, GUSTI, SUSILO BAMBANG YUDOYONO, AMIN RAIS, NABI, MALAIKAT, BAPAK, IBU, ABDUL MUIS, YAHWEH, MUHAMMAD, RASUL, RINI, YUSUF KALLA, WAKIL PRESIDEN ……..dll dll.

    Kalau sdr sudah dapat membedakan ini maka tidak akan ada pertanyaan lagi mengapa Yesus tidak pernah menyebut nama YHWH……

    Priyono | Feb 1, 2011 | Reply

  20. Sdr Rino,

    Sangat berbahaya memadankan kata-kata mirip lalu itu disamakan artinya.
    Anda mengatakan kata “Eli” dekat atau sama dengan “Allah” itu SANGAT FATAL.

    Contoh :
    Kata Parakletos disamakan dengan kata Periklitos ( mirip bunyinya ) tetapi FATAL dilihat dari maknanya.

    Kata AMIN disamakan dengan HAMIN ( mirip bunyinya ) inipun FATAL.

    Yons | Feb 1, 2011 | Reply

  21. @Priyono

    sudah sangat jelas dan sangat mudah dipahami apa itu kata sebutan / gelar dan apa itu nama pribadi..

    intinya adalah, bahwa kata sebutan / gelar = common-noun sedangkan nama pribadi / nama diri merupakan proper-noun..

    jadi tak ada keraguan lagi..

    Rino | Feb 1, 2011 | Reply

  22. @Yons

    tentu saja kita tidak bisa menggebyah uyah (menyama-ratakan / menganggap semua sama), tapi secara etimologi kita tidak bisa mengabaikan sebuah fakta bahwa sebuah kata memang seringkali merupakan sebuah hasil adaptasi pelafalan dari kata lainnya..

    jika sebuah daerah mengadopsi kata dari daerah lain karena tidak adanya kata yg sebanding / searti di daerah itu, maka kecenderungan perubahan dalam pengucapan (lidah) juga menjadikan perubahan ejaan pada kata tersebut di daerah yang bersangkutan..

    kata Yusuf di Arab misalnya, menjadi Joseph di daerah barat, menjadi Ucup di daerah Betawi dan menjadi Asep di daerah Pasundan..

    sekali lagi bahwa kita memang tidak boleh menggebyah uyah, tapi kita dapat menjadikan itu semua sebagai bahan rujukan yang memungkinkan untuk telaah / analisa lebih lanjut..

    Rino | Feb 1, 2011 | Reply

  23. Shalom semuanya,
    Saya sedikit memberi Referensi. mari kita lihat kembali ALKITAB kita masing-masing yg diterjemahakann oleh LAI pada bagian Kamus Alkitab dimana disana dijelaskan bahwa :
    Yang dituliskan dengan huruf kapital “TUHAN” adalah Salinan dari NAMA Allah (Elohim) Israel yaitu : “YHVH=YAHUVEH=YAHWEH=YEHOVAH=YAHUWAH”

    NB :Setiap kita mungkin menyebutkannya akan sedikit berbeda, ini bisa saja terjadi karena pengaruh lidah, bahasa induk daerah kita dan beberapa hal lainnya, namun yang PASTI bahwa Nama TUHAN yang menyatakan diri kepada Bangsa Israel pilihan-NYA adalah : YHVH diucapkan :YAHUVEH=YAHWEH=YEHOVAH=YAHUWAH.

    sekian dan terimakasih. shaloom

    Kendis | Feb 11, 2011 | Reply

  24. The New World Translation (NWT) was compiled using multiple sources including the King James Version, Tinsdale translation, Westcott & Hort Interlinear translation, the Septuagint and the Dead Sea Scrolls that are available etc to ensure a broad background of information was available.
    Many Bibles have a Forward or Preface that usually comments that where you read LORD or GOD, it refers to God’s name, Jehovah or YAHWEH or YHWH in the original manuscript. The NWT restores God’s name to its rightful place in more than 7000 locations in the Bible.

    -Shalom-

    No one | Feb 19, 2011 | Reply

  25. Ide dari sebagian golongan kristen yang ingin menggantikan setiap kata Allah dalam Alkitab dengan nama Yahweh saya kira amat sangat sembrono..

    itu akan menjadi bumerang buat kristen itu sendiri yang menjadikan semakin bingung orang-orang yang mencoba memahami Alkitab.

    jika perkataan Jesus adalah diatas segalanya, karena Jesus dianggap sebagai Tuhan, maka seharusnya kristen juga mengacu pada kenyataan bahwa Jesus tidak sekalipun mengajarkan untuk memanggil Tuhannya dengan sebutan Yahweh.

    jika kemudian umat kristen bersikukuh memanggil Tuhannya dengan sebutan Yahweh, saya kira kristen ini telah merasa lebih pintar dan lebih Tuhan daripada Jesus..

    tidak seharusnya manusia merubah apa yang telah diturunkan Tuhan…

    jika acuannya adalah perkataan Jesus bagaimana memanggil nama Tuhan yang benar, maka nama ELI sebagaimana disebut Jesus dalam Matius 27:46, dapat dijadikan referensi yang bagus untuk dipertimbangkan sebagai pengganti nama Allah..

    itu dengan catatan bahwa umat kristen telah meyakini bahwa kata ELI adalah proper nouns dan bukan sebuah common nouns yang berarti Tuhan sebagaimana kata adonai..

    mengapa tidak? kata nama ELI kenyataanya telah banyak dipakai oleh orang sebagai nama pribadi dijaman Jesus sehingga kemungkinan bahwa nama itu adalah sebuah proper nouns mempunyai alasan yang kuat..

    Rino | Mar 8, 2011 | Reply

  26. @Rino;
    Ide dari sebagian golongan kristen yang ingin menggantikan setiap kata Allah dalam Alkitab dengan nama Yahweh saya kira amat sangat sembrono…
    ….

    Anda itu tahu persoalannya atau tidak?
    Siapa yang ingin mengganti setiap kata Allah dengan Yahweh?

    GKmin | Mar 8, 2011 | Reply

  27. sdr. GKmin

    Markus 12
    12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

    menurut anda, bagaimana kalimat yang benar?

    …Tuhan Allah kita

    atau

    …Tuhan ELI kita

    atau

    …Tuhan YAHWEH kita

    ??????

    antara 3 pilihan kata..

    - ELI
    - ALLAH
    - YAHWEH

    mana yang menurut anda paling dekat dengan nama yang dimaksud Jesus?

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  28. @Rino;
    Kata-kata Yeshua itu khan dari Kitab Ulangan 6:4
    Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa
    (terjemahan LAI — Lembaga Alkitab Indonesia)

    Biar tepat dipahami-nya, kembalikan ke maksud aslinya, menjadi:

    Dengarlah, hai orang Israel: YHWH itu Elohim kita, YHWH itu esa

    maaf, nampaknya kok anda masih kebingungan soal penterjemahan ini.

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  29. sdr. GKmin

    nampaknya anda tak memahami pernyataan saya..

    yang saya masalahkan justru nama YHWH itu sendiri.. apakah menurut anda Jesus dalam ayat itu menyebut nama YHWH?

    begitu menurut anda? tidak, dalam Alkitab bahasa Ibrani hanya menyebut kata Adonai, bukan YHWH..

    maka jika begitu nama-Nya bisa saja selain YHWH.. bisa ELI, YHWH atau yang lain..

    dalam ayat mana Jesus pernah menyatakan bahwa Tuhan bernama YHVH?

    mengapa Jesus tidak pernah menyebut JHVH sementara dalam PL nabi-nabi boleh menyebut YHVH?

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  30. @Rino;
    apakah anda tidak paham, bahwa TULISAN “YHWH” itu dibaca “Adonai”, itu ‘kebiasaan’ orang Israel, karena SANGAT MENGHORMATI nama YHWH (disakralkan), sehingga hanya dipanggil “Adonai” (Tuanku/Tuhanku). Tetapi TULISAN-nya tetap YHWH (yod he waw he — abjad Ibrani).

    Jadi apa yang anda persoalkan?

    Namanya tetap YHWH, SEBUTANNYA bisa bermacam-macam.
    Begitu Bro…

    Tetapi.. kalau disebut “ALLAH”, apakah “ALLAH” yang dimaksud Nabi Mohammad juga adalah YHWH?

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  31. @Rino;
    Yesaya 42:8 Aku ini YHWH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung

    Anda mau protes, bahwa NAMA TUHAN adalah YHWH ?

    LAI mengganti “YHWH” di ayat itu dengan “TUHAN” (huruf besar semua)

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  32. sdr. GKmin

    dapatkah anda jelaskan apa alasan dalam PB Jesus tidak mau menyebutkan nama YHWH sementara dalam PL nabi-nabi tidak ragu-ragu menyebutkan nama YHWH?

    jika untuk alasan SANGAT MENGHORMATI nama YHWH, kemudian menyebabkan tidak disebutnya nama YHWH, bukankah seharusnya dalam PL juga tidak dapat kita jumpai nama itu?

    kenyataanya tidak demikian.. dalam PL begitu banyak kita jumpai nama YHWH disebut.. lalu kenapa dalam PB kemudian nama itu hilang?

    mengapa ada standar perlakuan yang berbeda dari kristen dalam cara menghormati Yahweh dalam perjanjian lama dan perjanjian baru?

    jika dalam Injil berbahasa Ibrani nama Yahweh jelas-jelas begitu sering disebutkan, mengapa setelah menjadi Injil Yunani dan Injil-Injil lainnya nama itu menjadi hilang?

    mengapa ada standar yang berbeda dari cara penghormatan orang-orang Yahudi dengan orang-orang di luar Yahudi?

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  33. sebetulnya alasan mengapa gereja (LAI) sengaja mengganti nama YAHWEH dengan kata TUHAN (king james = the LORD) sangat mudah mudah ditebak..

    mereka hanya bermaksud menghindar dari kemungkinan pertanyaan-pertanyaan kritis tentang ’siapakah sebetulnya Tuhan yang benar’?

    apakah JESUS ataukah YAHWEH??

    jika gereja mentranslit dengan apa adanya, maka hujan pertanyaan seperti itu pasti tidak ter-elakan dari domba-domba kristen sendiri..

    gereja (LAI) lebih memilih untuk melanggar perintah Tuhan dalam Ulangan 4:2; Galatia 1:6-9 dan Wahyu 22:18-19, dengan mengganti kata yang berstatus proper nouns (Yahweh) dengan kata yang bermakna (common nouns)..

    >tidak ada manusia yang berhak untuk menambah, mengurangi atau merubah firman Tuhan..

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  34. @Rino;
    jika demikian pertanyaan anda,
    silakan cari informasi, sejak kapan dan karena apa, bangsa Israel merasa “takut” memanggil nama YHWH dan menggantinya dengan SEBUTAN “Adonai”.
    (yang jelas bukan sejak jaman Nabi Musa)

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  35. @Rino;
    sebetulnya alasan mengapa gereja (LAI) sengaja mengganti nama YAHWEH dengan kata TUHAN (king james = the LORD) sangat mudah mudah ditebak..

    mereka hanya bermaksud menghindar dari kemungkinan pertanyaan-pertanyaan kritis tentang ’siapakah sebetulnya Tuhan yang benar’?

    apakah JESUS ataukah YAHWEH??

    ya, itu khan TEBAKAN anda,

    tahukah anda bahwa sudah lama ada Bible King James Restored Name, yang mengambalikan NAMA YHWH?

    Di Indonesia juga ada KS-ILT (Kitab Suci Indonesian Literal Translation), yang menulis nama YAHWEH.

    Dan itu tidak menimbulkan pertanyaan apakah YHWH atau YESHUA,

    Kalau anda yang bingung, ya silakan bingung sendiri, jangan anggap orang lain juga bingung seperti anda.

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  36. sdr. GKmin

    sejauh yang saya tahu, orang Yahudi tidak berusaha mengganti nama Yahweh dengan kata adonai dalam PL..

    mereka menghormati firman Tuhan bukan dengan cara kata YAHWEH dalam kitabsuci, tapi dengan mengucapkan kata YAHWEH dengan kata adonai.

    dengan mengganti kata / kalimat dalam firman Tuhan, maka tentu krisen sudah terjebak dalam ketentuan Ulangan 4:2; Galatia 1:6-9 dan Wahyu 22:18-19..

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  37. @Rino:
    Apakah anda paham abjad IBRANI dan abjad YUNANI?
    nama YESHUA (dalam abjad Ibrani = Yod Shin Waw Ayin ,itu-pun di-TRANSLITERASI ke dalam abjad Yunani jadi IOSEUS (maka kemudian menjadi Jesus (Eropa) dan Yesus (Indonesia) )

    Abjad Ibrani untuk YHWH, yod he waw he, kalau di-TRANSLITERASI ke abjad YUNANI, akan menjadi apa? Apa bisa?

    Anda tahu khan, Perjanjian Baru aslinya ditulis dalam bahasa/abjad Yunani?
    Dalam bahasa Yunani, Tuhan disebut dengan SEBUTAN Theos dan juga Kurios. Sebutan itulah yang menggantikan NAMA (YHWH).

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  38. sdr. GKmin

    hanya Injil Matius yang pertama kali ditulis dalam bahasa Yunani…

    saya sebut hanya Injil Matius karena sebetulnya yang dapat disebut Injil hanyalah Injil Matius, Injil Lukas, Injil Markus dan Injil Yohannes).. di luar itu bukanlah Injil..

    tapi pendapat bahwa penyusunan PB pertama kali dalam bahasa Yunani, saya setuju untuk itu…

    Huruf yunani memang tidak memiliki huruf Y, H dan W, maka dapat dimaklumi jika kemudian orang Yunani kesulitan menuliskan nama YHWH ke dalam bahasa mereka…

    kita harus memahami bahwa tidak ada satu bahasapun di dunia ini yang mampu mentranslit dengan sempurna suatu bahasa dari bahasa bangsa lain…

    setiap transliterasi pasti menyebabkan berkurangnya makna dari bahasa yang ditranslit…

    karena alasan itulah seharusnya, umat kristen tidak boleh menjadikan kitab berbahasa Yunani justru menjadi standard untuk translit ke dalam bahasa lain…

    konsekuensinya dapat anda lihat, salah satunya adalah dengan hilangnya nama YAHWEH karena bahasa Yunani tidak mempunyai huruf Y, H dan W.

    padahal itu amat sangat prinsip!!

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  39. @Rino;
    nah, nampaknya anda mulai paham,
    Website ini saya buat, antara lain untuk ikut “mengembalikan” nama YHWH kembali dikenal oleh orang Kristen, karena Alkitab terbitan LAI (yang paling banyak dipakai orang Kristen di Indonesia), telah mengganti YHWH menjadi TUHAN dan ALLAH (huruf besar semua), dan hanya mencantumkan tulisan
    “Yahweh” satu kali dalam Kamus-nya di bagian belakang.

    Silakan baca tulisan yang saya pasang di halaman muka website ini: http://gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf

    Tks.

    catatan:
    Tentang Kitab Suci yang memakai nama YAHWEH, silakan lihat di http://yalensa.org/kitab-suci/

    GKmin | Mar 9, 2011 | Reply

  40. sdr GKmin

    sayang anda baru menyadari kalau saya sudah paham hal itu dari dulu..

    hehe…

    masalahnya sudah saya katakan pada anda di atas, bahwa ada kesengajaan dari gereja kristen mengganti nama YAHWEH dalam Alkitab dengan kata TUHAN (the LORD)..

    gereja tentu sudah berhitung bahwa dengan menampilkan nama YAHWEH, umat kristen akan ramai-ramai meninggalkan Jesus… padahal fokus dari gereja justru mematrikan pada otak orang kristen bahwa Tuhan yang terakhir harus disebut adalah Jesus.. bukan YAHWEH..

    jika anda cermati kelakuan Yahudi selama ini sehingga menjadi umat yang dikutuk oleh Tuhan, anda tentu akan menyadari sebuah kemungkinan bahwa ‘tidak tertutup kemungkinan’ Yahudi juga memainkan tangannya dengan merubah-rubah isi PL untuk memasukkan kepentingan mereka sendiri..

    artinya, nama YAHWEH sendiri dalam PL masih ada kemungkinan merupakan hasil kerja tangan jahat Yahudi..

    apakah ada indikasi untuk ini??? tentu saja ada.. jika anda cermati dengan baik kitab-kitab dalam PL, anda tentu akan setuju jika saya katakan bahwa nama YHVH terkesan begitu asing.. layaknya UFO saja..

    dan itu dapat kita jadikan alasan untuk mencari tahu lebih jauh, mengapa bisa seperti itu.. padahal kita semua tidak dapat tutup mata bahwa dalam PL Ibrani, akar kata EL, ELI, ELOI, ELOAH, ELOH:IM semua mengacu pada nama Tuhan..

    lalu kenapa jadi YHVH? pasti ada alasan yang masuk akal untuk itu…

    >masalah yang paling pokok dari umat kristen saat ini justru memastikan yang mana sebetulnya ayat-ayat yang benar-benar valid (belum dirubah / diutak atik)..

    sudah terlalu banyak bukti-bukti yg dapat kita lihat kalau PL & PB sudah terkontaminasi oleh tangan-tangan jahat manusia, dan itu sudah diakui sendiri oleh para pakar dan tokoh kristen sendiri..

    bahkan anak yang baru belajar Alkitab sekalipun akan dapat mengetahui dengan mudah bahwa ada masalah yg sangat serius dari adanya duplikasi ayat dalam Yesaya 37:1-38 dan 2 Raja raja 19:1-37.

    >maka sebelum masalah validitas itu dipastikan, apapun langkah anda tidak akan ada gunanya…

    Rino | Mar 9, 2011 | Reply

  41. @ bro GKmin & Rino,

    Allah Islam ialah proper name yang diucapkan sebagai Alloh swt manakala Allahnya Kristen/Al-Kitab ialah padanan untuk kata “Elohim” dan “Theos” yang adalah common noun/generik name/kata nama umum yang diucapkan sebagai Alah oleh orang Indonesia.

    Kata “Allah”nya Kristen tidak pernah sama sekali dipengaruhi Islam atau ‘allahnya’ kaum jahiliah sebaliknya mengikut kebijakan orang Yahudi berbahasa Arab, orang Arab beragama Yahudi dan Kristen Arab memanggil sesembahan dalam bahasa mereka sebagai yang sepadan dengan kata ‘Elohim’ dalam bahasa Ibrani dan ‘Theos’ dalam bahasa Yunani yang adalah kata nama umum.

    Kalian banyak berasumsi ria sehingga saya tidak terkesan membaca argumen2 kalian berdua, seperti maunya sejalan dengan agenda masing2 sehingga mengabaikan fakta2 sejarah dan kebenaran/theologia Al-Kitab/Kristen.

    Untuk para pembaca, sila gunakan nalar, ati2 dengan pernyataan2 yang enak kedengaran dikuping dan kononnya berbobot tetapi sebenarnya dari pemikiran ngga bermutu, yang satu mau menonjolkan keislamannya dan yang lain keyahudiannya, ya beratemlah kalian berdua tetapi jangan mengkambingkan hitamkan orang percaya atau kebenaran kekristenan!

    Salam.

    CosmicBoy | Apr 3, 2011 | Reply

  42. @ GKmin,

    YHWH ada tertera di PL bahasa Ibrani/bahasa asli, itu tidak diubah atau diganti atau diterjemahkan. AK-LAI ialah sebuah kitab terjemahan. YHWH ialah huruf mati yang tidak bisa diucapkan, sangat bodoh memaksakan ucapan YHWH ke para pembaca LAI, mana mungkin membaca/mengucap huruf mati? Jadi LAI sudah benar apabila mengsubstitusikan kata YHWH dengan TUHAN dan kadang2 ALLAH (itu kasus pengecualian untuk menghindari pengulangan frase Adonay YHWH/ADONAY (Tuhan TUHAN) yg kedengaran janggal kalu diucapkan). Hal segampang ini masih kok belum nmegerti? Ini cuma dilakukan pada Al-Kitab terjemahan, dengan alasan yang sangat berdasar, jadi tidak pertlu dipermasalahkan toh aslinya di PL Ibrani/Tenakh tetap ditulis “YHWH”.

    Yahweh? Siapa/apa Yahweh? Dibagian mana ada ditulis di Tenakh? Pengucapan ini rekayasa manusia, satu dugaan semata2, hasil ciptaan manusia dan saya sama sekali tidak mau mengucapkan nama yang direka manusia untuk menyeru nama Tuhan saya!!! Masuk akalkah meminta orang Kristen mengucap sebuah nama yakni Yahweh yang adalah hasil pemikiran manusia!

    Salam.

    CosmicBoy | Apr 3, 2011 | Reply

  43. @CosmicBoy;
    Mengapa anda ‘memaksakan’ bahwan YHWH tidak bisa dibaca?
    namanya saja TETRAGRAMATON = susunan 4 huruf yang berbunyi.

    Apakah dulu Musa memberitakan kepada bangsa Israel sebuah NAMA yang tidak bisa diucapkan?

    Mengapa anda bisa mengucapkan HALELUYAH?
    bukankah itu dalam teks Ibrani (jika di-latin-kan) dari HLLWYH
    Bagaimana tulisan asli SHALOM?

    Anda khan tahu, bahwa teks Ibrani ‘asli’ memang tidak ada HURUF HIDUP-nya, seperti halnya teks “Arab gundul”.

    GKmin | Apr 4, 2011 | Reply

  44. @ bro GKmin,

    Saya pikir anda seorang yang brilian, ternyata tidak.

    Pertama, Nabi Musa diwahyu sebuah nama yang bisa diucapkan karena mendengar langsung dari Tuhan. Nama itu sungguhpun bisa diucapkan tetap ditulis oleh Nabi Musa sebagai YHWH. Belakangan Nabi Musa mengajar umatnya untuk mengucapkana nama itu dan tradisi pengucapan secara lisan itu diteruskan selama beberapa generasi. Apabila kaum Israel membaca huruf mati, YHWH, mereka dapat mengucapkan nama itu sehingga pada abad ke 6 SM apabila orang Yahudi kembali dari pembuangan, barusan nama itu tidak diucapkan. Nah, sejak itu hingga sekarang, karena tradisi tidak mengucapkan nama itu maka ucapan akurat dari nama itu sudah hilang. Jadi pertanyaan saya, darimana anda mendapatkan ucapan Yahweh itu? Sudah jelas itu salah satu dari sekian banyak nama yang disarankan oleh para ahli kitab/sarjana bagi membaca/menyebut/mengucap huruf mati, YHWH. Kenyataannya ia tetap sebuah nama rekayasa manusia dan saya sama sekali tidak mau mengucapkan nama Tuhan saya hasil buah pemikiran manusia!!!

    Kedua, menyangkut bagaimana mengucapkan nama HALELUYAH, masak anda tidak tau bahwa ungkapan itu tidak memiliki tradisi seperti nama “YHWH” itu?

    Salam.

    CosmicBoy | Apr 5, 2011 | Reply

  45. @Cosmic Boy;
    kalau anda tidak mau mengucapkan Yahweh,
    ya silakan, itu pilihan anda.

    Kenyataannya ia tetap sebuah nama rekayasa manusia dan saya sama sekali tidak mau mengucapkan nama Tuhan saya hasil buah pemikiran manusia!!!

    Silakan anda memanggil nama Tuhan dengan nama/ucapan yang bukan hasil pemikiran manusia (yang dari Tuhan secara langsung), jika anda punya.

    Tetapi anda perlu mengerti, bahwa ada beberapa orang yang berani memanggil Yahweh, karena mendapat ‘petunjuk’ dari pengalaman supranatural. Jika anda mendapat pengalaman yang berbeda dengan orang-orang yang demikian, ya silakan, siapa tahu Tuhan memberitahu sesuatu yang berbeda kepada anda.

    Silakan misalnya antara lain, lihat kesaksian Tony Daud, (ada di Youtube), menurut Tony Daud, ketika dia ditemui Tuhan Yesus (secara supranatural), Yesus berkata: “Akulah Yahweh.. Yahweh.. Yahweh..”

    tetapi anda tidak percaya juga boleh. Toh Tony Daud juga bukan standar kebenaran. Saya juga punya beberapa teman lain yang ‘mantap’ memanggil “Yahweh”, karena mendapat petunjuk secara supranatural.
    Ah, tapi ini juga soal keyakinan, jika anda mendapat petunjuk yang berbeda, ya silakan ikuti petunjuk itu, jika perlu ajarkan kepada banyak orang.

    Jelas pengalaman supranatural, tidak dapat dijadikan dasar argumentasi, tetapi bukankah yang diajarkan Musa juga pengalaman supranaturalnya?

    Prinsipnya, kalau anda tidak mau panggil YHWH itu dengan Yahweh, ya silakan saja, itu pilihan anda.

    Bukankah sudah banyak ditulis di internet, bahwa ada banyak sebutan untuk YHWH, ada Yahweh, Yehova, Yehuwah (saya sebagai orang Jawa, sejak kanak-kanak mengenal panggilan ‘Yehuwah’ ini), dan lain-lain. Kalau anda tidak mau menggunakan satu di antara berbagai alternatif itu, ya silakan saja.

    Saya akan sangat menghargai anda, jika anda memiliki pengalaman supranatural yang berbeda dengan beberapa teman, dan mendapat petunjuk bahwa YHWH itu sebaiknya dipanggil dengan “……”, tetapi jika anda tidak memiliki pengalaman itu, bagaimanapun kuatnya anda membantah, orang-orang yang mengalami pengalaman, akan lebih mempercayai pengalamannya sendiri daripada semua penjelasan anda, sekalipun anda jelaskan dengan blilian.
    (sebab pengalaman itu dimengerti, dialami, bukan karena dijelaskan oleh orang lain secara blilian)

    Termasuk saya, saya lebih percaya ‘pengalaman’ saya plus pengalaman beberapa teman saya, daripada kepada anda.

    GKmin | Apr 7, 2011 | Reply

  46. Tuhan menurunkan kitab sucinya untuk digunakan sebagai petunjuk.

    Tuhan mengirimkan nabi-nabi-Nya untuk menjadi contoh buat umatnya.

    lalu mengapa manusia lebih condong mengikuti bisikan ghaib dibandingkan mengikuti perkataan Tuhan dalam kitab suci-Nya?

    padahal setan/iblis dengan segala kecerdikannya dapat dengan mudah menyaru sebagai siapapun, baik dalam alam nyata maupun ke dalam alam mimpi.

    maka kembalikan semua kepada firman Tuhan, yakni kitabsuci dan contoh para nabi.

    para nabi sudah selesai tugasnya saat kematiannya menjemput.. jika mereka kemudian hadir dihadapan manusia saat ini, itu hanyalah kerjaan setan/iblis.

    Almer | May 21, 2011 | Reply

  47. shalom..

    maaf saya agak geli mbaca tulisan2 diatas,
    kok kita repot2 bgt ngomongin “NAMA” Tuhan..

    Apakah benar Tuhan/God punya nama?
    trus bgmn dgn org2 dipdlmn sana yg blm prnh dgr sm skali nama misalnya..= “Jehovah”
    apakah dia tdk bisa msk surga?
    walaupun hidup dia slalu brbuat baik, tp tdk msk sorga krn TIDAK mengenal ‘nama’ JEHOVAH?

    sm sj dgn anda blg Tuhan itu KEJAM??
    tentu tidak!

    Tuhan TIDAK perlu nama!
    DIA Sang Maha Pencipta, dgn bahasa apapun kita memanggilnya slama artinya “sama” TIDAK jd masalah.

    otak orang aja yg mengKotak2an DIA,
    bacalah kembali kitab2 dgn seksama,

    apa ada sebuah ‘nama’ = “AKU” ? NO! itu BAHASA!
    I AM, trus apa kita hrs berdoa= ‘OH AKU, berkatilah aku” ???
    aneeh…
    Tuhan tdk memanggil diriNYA sndri dgn nama, tp dgn BAHASA= AKU.
    Ehyeh Esher Ehyeh,I am that I am, AKU ya AKU, tidak ada lg selain DIA,yaitu Tuhan itu sendiri
    kok diblg nama sih???

    Kaum MOSES tdk berani menyebut ‘Tuhan’, jd mrk mengganti2 jg mnyingkatnya= EL,ADONAI,dll
    yg trakhir YHWH, dibahasa kita= THN, english G*D
    stlh itu org mulai baca dgn pralihan2 bahasa= YEHWAH YAHWEH YEHUWAH YAHUWEH YEHOVAH JEHOVAH etc.
    apa Tuhan sndri prnh menyebut kata2= “AKUlah YEHWAH”, atau “namaKU JEHOVAH”
    manaaa?

    sekali lg, jgn samakan NAMA dgn BAHASA,
    ALLAH AL-ILAH ILLAH ILAH EL-LOH ELOH ELOHIM itu semua BAHASA yg artinya =
    TUHAN,GOD etc, maksudnya yg patut kita sembah, yg Maha segala2nya.

    ADONAI/LORD/MASTER/TUANKU itu BAHASA!

    BAHASA bukan NAMA!

    kalau Tuhan anda ‘bernama’ = anda seorang pemuja berhala / idol worshiper.

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  48. 2,

    ADA YG BLG DIATAS = saya pake Jehovah aja yg sdh jelas dr awal,drpd pak Allah yg ga jelas dr mana.

    tlg lihat lg Biblemu dlm bbrp bahasa,
    dlm bahasa hebrew GENESIS 1:1 = ELOHim,
    dlm bahasa arab GENESIS 1:1 = ALLAH
    Apa ada nama Jehovah di ayat itu? NO!

    Lebih Tua mana GENESIS 1:1 dgn Al-Quran?
    jd duluan yg MANA?

    Ada bahasa2 yg kita jrg mengerti, misalnya=
    ALLAH apa bedanya dgn ILAH?
    ini bukan bahasa indonesia,tp bahasa arab/aram.
    bedanya dua L, dgn 1 L,
    Alef Lam Lam Ha, dgn Alef Lam Ha (HLLA)(HLA)

    AL = THE
    ILAH = GOD
    AL-ILAH = THE GOD
    AL-ILAH = ALLAH

    jd kedua2nya memang bisa dipakai, cuma beda penekanan aja.

    dan sekali lg, ALLAH/ILAH/ELOH itu bukan NAMA,
    tp BAHASA=
    THE ALMIGHTY = GOD

    shalom

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  49. @nama bukan bahasa;
    dan anda akan sangat heran dengan ayat ini:

    Yesaya 42:8 Aku ini YHWH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung

    Mazmur 68:5 Bernyanyilah bagi Elohim, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah YHWH; beria-rialah di hadapan-Nya

    Shalom

    GKmin | Jun 22, 2011 | Reply

  50. @GKmin

    saya heran?
    iya heran dgn terjemahan (yg)anda (buat) sendiri,
    tdk dgn terjemahan yg saya pegang :)

    Yesaya 42:8
    Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
    isiah 42:8
    I am the LORD, that is My name,
    And MY glory I will not give to another,
    Nor My praise to graven images

    Mazmur(68-5) Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya!

    PSALMS 68:4
    Sing to God, sing praise to his name, extol him who rides on the clouds–his name is the LORD–and rejoice before him.

    jadi, Lord atau God atau Tuhan atau Allah adalah NAMA?
    hehehe… lucu..
    NO!
    BAHASA!

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  51. and my Q is:
    apa ada nama Jehovah di ayat td diatas? (GENESIS 1:1)
    dlm terjemahan itu?
    NO!

    GENESIS 1:1
    In the beginning God created the heavens and the earth

    Kejadian 1:1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi

    ?????? ??? ????? ?? ????? ??? ????
    Bereshith bara Elohim eth hashshamayim veeth haarets;
    LIHAT= Alef Lam Ha= ???
    anda bisa baca ELOH ALOH ALAH ILAH

    dan lihat tidak ada ‘nama’ JEHOVAH disitu

    SEKALI LG…

    BAHASA, bukan NAMA!

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  52. wah sayang sekali tidak bisa copas huruf2 hebrew disini,

    anda bisa search sendiri dlm bahasa ibrani nya,
    GEN 1:1

    Alef Lam Ha

    H L A (dr kanan)
    A L H

    Dengan imbuhan ‘im’
    smua jg tau apa artinya ini kan.

    shalom

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  53. anda sendiri yg bilang=
    presiden dan SBY adalah beda,

    presiden adalah ‘Kata’ ‘Gelar’ dalam ‘Bahasa’

    SBY adalah nama,
    (apakah SBY MAU namanya DIGANTI dgn SVY? atau SPY? sprti YHWH-YHVH?)

    kalau memang Tuhan punya ‘nama’ apa mgkn nama2 itu diganti seenak2nya aja?
    Lihat bgitu byknya terjemahan dan mrk bgitu byknya mengganti dgn BAHASAnya mrk sendiri,
    ini contoh BIBLE dlm bbrp bahasa=
    PSALMS 146:8
    LORD TUHAN YAHWEH JEHOVAH kurios Dominus SEÑOR HERR HERREN L’Eternel l’Eterno Idinidilat Domnul

    dan msh banyaaak sekaliiii…

    apa itu ‘nama’?

    KALAU nama anda JOHN, apakah anda mau di panggil BEJO UDIN SURIP BAMBANG DICK, dengan nama dan arti yg berbeda2,
    apakah anda akan menengok kalo dipanggil dgn nama2 itu?
    TENTU TIDAK!

    FAKTAnya= disetiap trjemahan negara2 itu pun mrk menggati dgn “arti” yg sama kedlm BAHASA mereka sendiri.

    BAHASA bukan NAMA!

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  54. @nama bukan bahasa;
    justru itulah, ketika nama YHWH diganti “TUHAN” dan “ALLAH”, apakah itu memenuhi kaidah bahasa yang normal?

    Anda tahu ada Bible King James Restored Name, yang mengembalikan nama YHWH?

    Kalau anda pakai Alkitab LAI, silakan buka bagian KAMUS (di bagian belakang),
    cari pada entri kata “TUHAN”.

    Silakan.

    GKmin | Jun 22, 2011 | Reply

  55. @GKmin

    ya! itu memenuhi kaidah bahasa yang normal!
    kalau kita melihat asalmulanya ‘kata’ YHWH.

    jd maksud anda sekiaaan banyaak nya negara2 yg mentranslate ke bahasa mereka, mereka smuaaaa itu salah?

    hehe…
    maaf, jd anda blg smua org disekian byknya negara2 itu bodoh? hanya anda yg PINTAR?
    hehe.. bukannya terbalik? :)

    jd menurut anda yg ‘pintar’, hrsnya diterjemahkan dgn apa?
    ITI? (Iam That Iam)
    atau AAA? (Aku Adalah Aku)?
    bgmn mnurut anda?

    pliz deh, sblmnya2 kita sdh bahas, YHWH itu hanya penulisan krn kaumnya MUSA TIDAK mau/berani menyebut TUHAN/ELOH lagi, krn ayat ini..
    EXODUS
    20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
    20:7 Thou shalt not take the name of the LORD thy God in vain; for the LORD will not hold him guiltless that taketh his name in vain.

    naaaah dari sinilah, mrk tidak lg menyebut ELOH, tp di “GANTI”, krn mrk tdk mau menyebut sembarangan,
    bcoz ‘word’ ELOH is so ’sacred’ even to pronounce!

    existensi TUHAN sudah ada dr sblm adanya penciptaan, betul?
    jd hrsnya ‘nama’ TUHAN sdh ada dr ‘AWAL’,
    Jadi sdh seharusnya di ayat prtama buku prtama KITAB SUCI ada ‘nama’ TUHAN,
    apakah ada nama JEHOVAH/YAHWEH/YHEWAH etc disitu?
    manaaaaaaa??

    mgkn sy hrs nunggu anda bikin terjemahan Versi anda sndiri? :)

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  56. @GKmin

    kalau menurut anda seharusnya semua bible memakai kata YHWH,
    iya sah2 saja,
    sama saja dgn Al-Quran memakai kata ALLAH,
    ALKITAB memakai kata ALLAH,
    diterjemahkan ke bahasa indonesia jg ttp dgn ALLAH,

    apakah itu berarti adalah ‘NAMA’ TUHAN?
    sekali lg BUKAN!

    itu BAHASA, yg dipakai jg di bahasa kita,
    sama sprti kita pake bahasa2 dr luar,
    pensil, verboden, khawatir, bass, tv, toilet dan msh byk lg,
    dgn bahasa yg sama, dan arti yg sama.

    apa itu salah?
    mgkn iya menurut anda :)

    anda yg mengkotak2an TUHAN, menghakimiNYA,
    mengecilkanNYA, membuat DIA seolah2 barang/benda/peliharan yg diberi (peneng/tag) ‘NAMA’!

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  57. @nama bukan bahasa;

    anda itu mau mempersoalkan eksistensi Tuhan, atau soal penterjemahan Kitab Suci?

    jangan campur aduk.

    Soal di Kitab Kejadian pasal 1 ayat 1, nggak ada kata YHWH, ya memang tidak ada, dan yang ada Elohim.

    Tetapi di ayat dan kitab berikutnya, nama “yod he waw he” itu ada, dan ketika semua bangsa di dunia ini bisa mentransliterasi “yod he waw he” (huruf Ibrani) itu menjadi YHWH (Latin), bukankah menuliskan yod he waw he itu menjadi YHWH, lebih jelas daripada menggantinya dengan TUHAN atau ALLAH (huruf besar semua).

    Ini hanya soal penterjemahan Kitab Suci, bukan soal eksistensi Tuhan.

    Tuhan sudah eksis sebelum ada Kitab Suci, (kitab suci juga hanya BIKINAN manusia kok…),
    tetapi sebagai orang beragama Kristen yang konsepsi Tuhan itu berdasarkan Kitab Suci (PL dan PB), ya Kitab Suci “asli” itu yang dipakai sebagai dasar.

    Anda mengajak melihatnya pada yang terjemahan bahasa Inggris? boleh-boleh saja, tetapi karena masih ada yang lebih tua, kenapa tidak me-refer ke yang lebih tua (berbahasa asli)?

    GKmin | Jun 22, 2011 | Reply

  58. hehe.. saya membahas existensi tdk keluar dr topik yg saya bahas seblmnya,

    yaitu sy menanggapi org yg bilang=
    sy lbh milih Jehovah aja yg sdh jelas drpd ALLAH yg ga jelas, krg lbh bgitu,

    dan itulah jwbn sy, =mana yg lebih dulu,
    ELOHIM ataw YHVH?
    bahkan sblm YHVH pun lbh dulu ada= Eheyeh,

    mana yg lbh dulu EKSIS?

    anda benar kitab buatan manusia, dgn bgitu anda jg membenarkan kalau ‘Nama’ TUHAN pun adalah buatan manusia,
    bukan bgitu?
    :)

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  59. kalau anda merefer bahasa yg lbh tua,
    hrsnya kita memakai new testament dgn bahasa ARAMAIC,
    krn inilah bahasa yg di pakai oleh Yeshua ha’ Mashiach, (Jesus Christ)

    tentu anda sdh tau kan?

    (ga usah jauh2, liat aja film Passion of Christ)
    nah skrg apa bahasa aramaic utk merefer kata “TUHAN” ?

    ALLAH / ILLAH

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  60. bagini lhoo..
    kok anda tdk mengerti yg saya mksd dgn eksistensi hubgnnya dgn terjemahan,

    eksistensi TUHAN sdh ada sejak “awal”
    dr mulai pnciptaan manusia, smua mahluk sdh mengenal TUHAN,
    apakah ada kitab yg merefer kalau smua mahluk itu DULU (sblm MOSES) memanggil ‘nama’ JEHOVAH?

    inilah eksistensi,
    kalau DIA MEMANG punya “Nama” JEHOVAH, maka SDH SHRSNYA dari “AWAL” ‘NAMA’ itu sdh diPAKAI,

    Adam dan malaikat2 smua memanggilnya JEHOVAH, dan itu sdh SEHARUSNYA terTULIS di permulaan penulisan KITAB SUCI
    GENESIS 1:1

    kembali lg saya tanya apakah ada?
    :)

    nama bukan bahasa | Jun 22, 2011 | Reply

  61. Wah debat tentang nama aseli tuhan kok jadi kayak anak teka beranteman aja nih… Eh ngomong-ngomong sudah tahu belom kalo tulisan ‘YHWH’ di Alkitab Ibrani tua harus dibunyikan YAHUWAH (bukan Yahweh) ??? Nih saya bagikan sama sobat-sobat samua:

    http://ahyahasherahyahyahuwah.ning.com/

    Jong Papua | Jun 23, 2011 | Reply

  62. Dan dengarkan musik ini, simak kata-katanya:

    http://www.youtube.com/watch?v=TV3qoz0UD4c

    Jong Papua | Jun 23, 2011 | Reply

  63. @nama bukan bahasa;

    inilah eksistensi,
    kalau DIA MEMANG punya “Nama” JEHOVAH, maka SDH SHRSNYA dari “AWAL” ‘NAMA’ itu sdh diPAKAI,

    Oh ya, siapa yang mengharuskan, ANDA?
    hehehe…

    Yeshua juga “yang awal dan yang akhir”, mengapa di Kitab Kejadian nggak ada nama Yeshua?
    Ini juga soal EKSISTENSI Bro…

    GKmin | Jun 23, 2011 | Reply

  64. @jong papua,

    naaah justru itulaaah…
    bahkan sampai detik inioun org2 msh argue bgmn pronounce YHWH yg BENAR,
    masing2 mengklaim kalo versi nya dia yg benar,

    SAMA PERSIS seperti anda,
    “‘YHWH’ di Alkitab Ibrani tua harus dibunyikan YAHUWAH (bukan Yahweh)”

    apakah YOUTUBE n Homepage adlh jaminan kalo itu VALID?

    kpn itu dibuat? apakah wkt zamannya MOSHEH?
    hehehe… tentu tidak!

    saudara2ku.. bahkan org2 yahudi pun smp saat ini tdk tau pasti bgmn cara mengucapkannya…
    makannya mrk milih utk mengucapkannya = ADONAI..

    trus anda tahu persis gitu? dr mana?
    ROH KUDUS mengajarkan pd anda?
    hehe…

    @jong n @gkmin,
    inilah PENYAIKT manusia!
    berasumsi sendiri, tp memaksakan kehendaknya ke org byk= ITU SALAH! BUKAN BEGITU! ‘nama’ TUHAN SALAH!
    lhoooo jd kalian2 ini lbh hebat dari TUHAN yaa?
    kok bisa2nya ngatur2 nama TUHAN.

    TUHAN tdk pelu ‘nama’! siapapun boleh memanggil DIA dgn apapun SELAMA dlm bentuk PUJIAN/MENINGGIKAN!
    DIA MAHA BIJAKSANA!

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  65. @GKMIN,

    Itu namanya COMMONSENSE, Logic,

    sdh LOGIKA,

    begini yg namanya Pencipta SDH SEHARUSNYA ada lbh DULU drpd yg diciptakan,
    LOGIKA!

    contoh LOGIKA begini,
    umur anda 100thn, dr bayi anda dipanggil JOHN,
    trnyata pada umur 70thn anda blg =’NAMA SAYA NINGSIH!”

    LOGIKA kemungkinannya = anda berubah jenis kelamin, atau anda PIKUN, atau anda GILA!

    menurut anda TUHAN gmn? sprti diatas td? PANDIR?
    tdk punya pndirian?
    bahkan “NAMA” nya sendiri baru dikarang belakangan, ribuan tahun stlh dia Ciptakan manusia? atau SBLM2nya ooops sorii SAYA LUPA NAMA SAYA.. gitu?

    dmn logika anda?

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  66. @gkmin,

    begini lhoo..

    anda ini blg NAMA adlah sgt penting! iyakan?
    “Awal kebijaksanaan adalah memanggil sesuatu dengan namanya yg benar. (Pepatah Cina)”

    OKE!

    kalau NAMA begitu pentingnya buat anda dan buat TUHAN (menurut anda)

    inilah pertanyaan sy dr kmrn..

    knp DIA Tidak memakainya dari awal penciptaan?
    knp DIA tdk mengajarkannya pd para MALAIKAT,
    knp DIA tdk mengajarkan pd ADAM “begini cara memanggil KU”

    apakah = YAHUWAH YAHWEH YEHWAH YEHAWAH YEHOWAH YEHOVAH JEHOVAH.. and so on… and so on…

    mana teks yg membuktikan tentang ini?

    BUKTI!
    ini yg kita perlukan, jgn cuma asumsi2 anda sendiri.

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  67. @gkmin,

    BUKTI berbicara lain,
    para malaikat dan nabi ADAM dan mahluk2 lainnya mengenal TUHAN dgn ELOH/ELOHIM!!!

    Ini bukti, yg tidak dikarang2 oleh siapapun!

    dan skali lg saya blg itu BAHASA bukan ‘nama’

    :)

    syg pertanyaan sy tdk ada 1pun yg anda JAWAB,

    SY TANYA lg, (Logika)
    bgmn dgn org2 dayak, yg blm pernah kdtgn missionaris, blm prn diajarkan dan dgr tentang YEHOVAH JEHOAVAH (atau sejenisnya)

    apakah mrk bisa masuk sorga?
    mrk tidak/blm pernah MENGENAL apalagi MEMUJI ‘nama’ YHWH!!!
    apa hrs disiksa dineraka?

    BAGAIMANA menurut anda?

    jadi bgmn MENURUT anda=
    apa TUHAN itu MAHA TIDAK ADIL?

    Karena YHWH hanya memberitakan ‘nama’ YHWH “HANYA” pd bangsa ISRAEL!
    jadi YHWH ‘hanya’ milik bangsa Israel begitu?

    jadi DIA bukan TUHAN segala bangsa dan dunia?
    krn DUNIA TIDAK MENGENALNYA!

    jd bgmn TUHAN menurut anda?
    apa mksd anda DIA itu bodoh?
    kok ‘NAMA’nya ga dikenal sama dunia..

    bgmn menurut anda?

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  68. @gkmin
    “Oh ya, siapa yang mengharuskan, ANDA?
    hehehe…”

    ini sdh sy jwb td,
    LOGIKA yg mengharuskannya,bukan saya

    “tidak ada asap kalau tdk ada api”
    logikanya=
    PASTI ada perbedaaan suhu (api dan udara) sehingga ada asap,
    ini LOGIKA dan ilmiah, bisa dicerna otak, bisa dibuktikan, dan Pasti.

    Yeshua juga “yang awal dan yang akhir”, mengapa di Kitab Kejadian nggak ada nama Yeshua?
    Ini juga soal EKSISTENSI Bro…

    waaah berarti anda jg tdk mengerti konsepsi ttg “Divine” nya Yeshua ya,

    saya jg bisa tanya balik ke anda, kalau dia “yang awal dan yang akhir”,
    knp dia BELUM ada didunia bahkan dr zaman adam?
    bisa jawab?

    jwb=
    karna Yeshua “ada” didunia hanya pd periode itu (30thn an) saja!,
    RUH NYA lah yg “awal dan yg akhir”

    naaah inilah, apakah RUH NYA ber ‘nama’ ?

    tidak!
    tdk perlu ‘nama’

    DIA tidak perlu ‘nama’!

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  69. @gkmin,

    jd bgmn mnurut anda ttg TUHAN?
    krn kalau lihat dr apa yg anda utarakan
    seolah2 TUHAN itu BODOH, TIDAK ADIL, PANDIR, KECIL,dst.
    Seperti mahluk dan benda yg punya ‘nama’

    bahkan ‘NAMA’ yg susah diucapkan (lain2) smp skrg, (sbnrnya mau dipanggil ‘nama’nya atau ga sih?
    kok bikin ‘nama’ yg susah?)

    (logika)
    DIA mengajarkan Adam nama2 benda, tp Dia tdk mengajarkan ‘nama’ Nya sndiri?

    itu smua BODOH

    itu menurut anda ttg TUHAN?

    TIDAK menurut saya!

    DIA itu tdk bodoh,
    DIA maha bijaksana,
    DIA dikenal oleh smua bangsa dgn APAPUN panggilannya,
    DIA yg MAHA PENCIPTA, MAHA SEGALANYA,
    krn DIA adalah DIA
    krn TUHAN adalah TUHAN,

    DIA tdk perlu ‘nama’

    Apapun anda memanggilnya DIA ttp TUHAN,

    bukan seperti yg di pikiran sempit anda=
    Tuhan memakai peneng/tag ‘nama’ (YHWH)
    YANG HANYA DIKENAL OLEH ISRAEL.

    maaan.. open your mind
    get out of the box!!!

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  70. @nama bukan bahasa;
    bukan seperti yg di pikiran sempit anda=
    Tuhan memakai peneng/tag ‘nama’ (YHWH)
    YANG HANYA DIKENAL OLEH ISRAEL.,

    lho.. kita di sini sedang membahas apa yang DITULIS di Kitab Suci, bukan sedanga membahas Tuhan di luar Kitab Suci.

    Kalau mau yang diluar kitab suci, saya orang Jawa, Tuhan saya “gusti kang murbeng dumadi”

    Jadi, mau berpedoman pada apa?
    pada Kitab Suci atau tidak?

    GKmin | Jun 23, 2011 | Reply

  71. @gkmin

    hehehe..

    see.. now u’re changing d’path,

    dr awal jg sy blg= “kalau menurut anda seharusnya semua bible memakai kata YHWH,
    iya sah2 saja,
    sama saja dgn Al-Quran memakai kata ALLAH,
    ALKITAB memakai kata ALLAH,
    diterjemahkan ke bahasa indonesia jg ttp dgn ALLAH”

    tp sekali lg sy blg itu bahasa bukan nama,

    and.. thanx anda sdh membuktikan omongan saya,
    dan org2 yg diatas tulisan2 sy.

    “saya orang Jawa, Tuhan saya “gusti kang murbeng dumadi”

    there u go.

    toh ‘diluar’ KITAB, anda bukan memanggil dgn “nama”nya kan?

    that’s what im talking about.

    anda boleh memanggil nya ALLAH, GUSTI, LORD, ADONAI dll,
    krn itu panggilan HORMAT,
    dan tidak (perlu) ada ‘nama’

    sama sprti org2 dinegara lain memanggil TUHAN dgn ‘nama’ yg lain.

    dan itu membuktikan skali lg=

    TUHAN tidak perlu NAMA.

    thanx sdh membuktikan kalau sy benar.
    :)

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  72. la ilaha ilallah…

    “tidak ada Tuhan selain ALLAH”

    jadi nama Tuhan yang benar adalah ALLAH, bukan YAHWEH bukan YESUS.

    Kejadian 1:1 telah memberitahu kita dengan jelas.. di awal Alkitab, bahwa nama-Nya adalah ALLAH..

    ALLAH dengan segala kemuliaan-Nya (Eloh:im).

    Rino | Jun 23, 2011 | Reply

  73. @nama bukan bahasa;
    silakan…..,
    tapi Kitab Suci secara tegas menyebutkan, misalnya:

    Yesaya 42:8 Aku ini YHWH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung

    Mazmur 68:5 Bernyanyilah bagi Elohim, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah YHWH; beria-rialah di hadapan-Nya

    jika anda saja “nama bukan bahasa”
    YHWH adalah nama, dan tidak patut diterjemahkan menjadi TUHAN atau ALLAH, YHWH tetap YHWH, dalam bahasa manapun.

    GKmin | Jun 23, 2011 | Reply

  74. @gkmin

    bhwuahahaha…

    begini ini mental org kita kalo udah corner bingung mao kmana, ujung2nya=
    terserahlu deh, bodo amat, pokoknya gw taunya begini!!!
    NGEYEL
    hehe…

    sdh jelas2 sy blg alkitab yg ada di saya ga sprti itu bunyinyaaa boooosss…
    :)

    Yesaya 42:8
    Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

    Mazmur(68-5) Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya!

    btw “nama bukan bahasa” means =
    nama lain dengan bahasa,
    bahasa lain dgn nama, bahasa bukan nama
    msh blm ngerti ya?
    :)

    dan semua sebutan ttg TUHAN itu cuma “Bahasa”

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  75. @gkmin,

    apakah anda Tuhan?
    kok anda bersihkeras/ngeyel ngasih nama ke TUHAN?

    bgmn kalo ternyata TUHAN sendiri yg jawab, apa msh mau NGEYEL?

    begini looooh…
    waktu TUHAN ditanya “siapakah namaMU?”

    Exodus 3:13-14
    13 Moses said to God, … ‘What is HIS NAME?’
    14 GOD said to Moses, “I AM who I AM. …..
    14 “AKU Adalah AKU”
    14 JE SUIS CELUI QUI SUIS
    14 Ich bin, der ich bin
    14 AKO YAONG AKO NGA
    14 YO SOY EL QUE SOY
    14 EHYEH ESHER EHYEH

    apakah TUHAN menjawab: “YHWH” ???
    “YHWH esher YHWH” ???

    NO!

    tp DIA (Sendiri yg) jawab: “Ehyeh”, “I AM”, “ICH BIN”, “AKU” !!!

    apa mksdnya ini???

    AKU ya AKU!

    AKU tdk perlu “Nama”!!!

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  76. @nama bukan bahasa;
    begitulah kalau anda pakai Alkitab LAI,
    silakan anda baca KAMUS Alkitab LAI bagian belakang,
    dijelaskan bahwa TUHAN (huruf besar semua) itu salinan dari YAHWEH (LAI menulis YAHWEH)

    Oh ya…
    coba anda baca Alkitab LAI Edisi Pastoral Katholik, tahun 2002, di Yesaya 42:8 itu jelas ditulis YAHWEH.

    Oh ya.. baca juga posting2 yang lain, supaya lebih jelas mengapa YHWH seharusnya tetap YHWH, bukan diganti TUHAN atau ALLAH.

    Atau silakan baca Kitab Suci bahasa asli, apakah diayat itu ditulis “adonai” (Tuhan), atau “yod he waw he” (YHWH).

    GKmin | Jun 23, 2011 | Reply

  77. @nama bukan bahasa;
    mbok anda lanjutkan ke Keluaran 3:15

    Keluaran 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: YHWH, Elohim nenek moyangmu, Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun

    GKmin | Jun 23, 2011 | Reply

  78. @GKMIN

    HUAHAHAHAA…
    emang susah ya ngomong sama ni org muter muter muter ajaaa…

    KELUARAN 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.

    SAYA COPAS :)

    saya tanya lg ke anda=

    saya ga lg pake LAI mao taun brp kek,
    ini bahasa hebrew!!!
    EHEYEH !!!

    DULUAN MANA AYAT 14, dgn AYAT 15?
    saya pake yg “LEBIH dulu ADA”
    14. EHYEH, AKU !
    ini Cara TUHAN memberi tahu “NAMA” NYA,
    jawaban “PERTAMA” stlh “ditanya”

    man, itu bukan saya yg jawab tp TUHAN sendiri yg jwb.
    kok NGEYEL ???!!!
    :D

    knp anda ga jwb pertanyaan saya?
    apa DIA jwb dgn YHWH esher YHWH ?
    ga tuuuuh…
    hahaha…

    please pelajari lg gmn sejarahnya knp org2 YAHUDI (seperti anda) MENULIS (bukan mengucapkan) YHWH utk tdk “menggunakan namanya dlm sia-sia”

    ingat bahasa ibrani itu smpt “MATI”,
    krn mrk byk prg sana sini, prnh tau kalo Jerusalem prnh di”bumi hangus”kan?
    smp org2 yahudipun hrs menyadur kmbali tanakh/torah/PL ke bahasa mrk lg, akhirnya (berusaha) dikembalikan ke bahasa hebrew

    dan bung, blh saya tanya, anda pengikut Yahudi atau pengikut HaMashiach?

    kalo anda pengikut Yeshua, hrsnya anda tau Yeshua menggunakan ‘bahasa’ ALLAH. ini bahasa Aramaic, bahasa yg dipakai Yeshua dimasa dia di BUMI.
    gausah jauh2 bljr deh, search aja deeeeh di mbah google, Yeshua itu memakai bahasa apa dimasa Dia?
    bahasa aramaic itu gmn, sprti apa, tulisannga gmn, hurufnya gmn..

    belajarlah yg benar dulu, baru berkoar2, malu dong anda punya homepage gini, udah keren2, tp sdh berkali2 di”hajar” n selalu berkelit n NGEYEL,

    capek jg sih ngadepin org yg ngeyel, bukannya nerimo= ohya ini bnr, ini slh. tp muter muter muter.. :D

    ingat! anda mengHakimi TUHAN dgn memberi dia ‘nama’, anda mengecilkan Dia,
    sama sprti manusia dan binatang yg punya (dikasih) nama!

    tp saya TIDAK!
    saya tdk berani menghakimiNYA,
    menurut saya,
    DIA MAHA SUCI,
    DIA TERLALU SUCI utk punya ‘nama’,

    biarlah saya tglkan anda dgn kemaluan anda sendiri hai peng”hakim TUHAN”
    :)

    shame on you!

    nama bukan bahasa | Jun 23, 2011 | Reply

  79. Buat ‘nama bukan bahasa’.

    SEBUAH PERTANYAAN:

    “Apakah menurut sdr masuk akalkah bila binatang, tumbuhan, manusia maupun malaikat dan ciptaan2 lain di seluruh semesta alam ini MEMILIKI NAMA, namun Sang PPENCIPTA dari SEMUA perkara itu TIDAK MEMILIKI NAMA?”

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 24, 2011 | Reply

  80. @nama bukan bahasa;
    kalo anda pengikut Yeshua, hrsnya anda tau Yeshua menggunakan ‘bahasa’ ALLAH. ini bahasa Aramaic, bahasa yg dipakai Yeshua dimasa dia di BUMI.

    hehe.. sejak kapan “ALLAH” menjadi bahasa Aramaic?

    Bisakah anda tunjukkan ke saya, kitab suci berbahasa Aram, yang ada kata “ALLAH”-nya?

    GKmin | Jun 24, 2011 | Reply

  81. pertanyaan sederhana,

    jika Tuhan tidak memerlukan nama, lalu bagaimana Tuhan dapat memperkenalkan diri??

    jika umat kristen menganggap bahwa Yesus adalah Tuhan, dan bahwa kata YESUS adalah sebuah proper nouns, bukankah berarti kristen telah memberi nama Tuhan dengan YESUS?

    jika Tuhan memang bernama YWHW, lalu mengapa Yesus tidak pernah memberi petunjuk tentang itu? (bahwa nama Tuhan yang benar adalah YHWH)?

    silahkan dijawab, daripada pada berantem gak karuan..

    almer | Jun 24, 2011 | Reply

  82. jika Tuhan tidak perlu nama? lalu apa hukumnya bagi umat yang menamai Tuhan???

    apa hukumnya jika Kristen menamai Tuhan dengan YESUS?

    Tuhan tidak perlu nama, atau Tuhan dapat dinamai apa saja?????

    yang mana yang benar?????

    almer | Jun 25, 2011 | Reply

  83. TUHAN PERLU NAMA SEBAGAI JEMBATAN BAGI MANUSIA UNTUK MENYAPA-NYA.

    tapi perlu diingat ayat ini..

    Jangan menyebut nama TUHAN, ALLAHMU, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. Keluaran 20:7

    Tuhan perlu nama, tapi namanya tidak boleh disebut dengan sembarangan..

    makna ‘dengan sembarangan’ dapat berarti tidak boleh menyebut dengan nama selain yang benar, dapat juga berarti tidak boleh menggunakan nama-Nya untuk mengatasnamakan tindakan kita yang tidak benar..

    pikirkan itu!!!!!

    almer | Jun 25, 2011 | Reply

  84. @baldwin maya = gkmin

    iya benar, sangat2 masuk akal,
    Sang Pencipta tidak sama dgn ciptaannya,

    anda buang air, apa menurut anda masuk akal Tuh*n buang air, ngencing,
    sakit, berdarah, mati, najis dsb.. sperti anda ?

    tlg jgn samakan Divine dgn Tuhan ya,
    Tuhan sdh pasti punya sifat Divine,
    Divine blm pasti TUHAN itu sndri.

    Sang Maha Pencipta ‘tidak memerlukan apapun (apalg dr ciptaanNya)

    nama dibuat adalah utk pemBeda, benar?
    kalau harus di”Beda” kan, berarti ada KESAMAAN/KESETARAAN jd hrs dibedakan, benar?

    Tuhan sdh PASTI BEDA dgn ciptaanNya, tdk equal,
    tdk ada yg hrs “dibedakan”, krn memang sdh PASTI BEDA,

    jd Tuhan tdk perlu ‘nama’

    “nama” pun bisa aja sama, misal “john” ada brp ribu nama john didunia?
    trus apa itu bisa jd patokan org yg dituju?

    skrg begini, kalo misalnya bpk sy ksih nama ” yahweh ” ke anaknya= saya,

    trus anda berdoa “ya yahweh beri kami uang”
    berarti anda berdoa ke saya dong?

    ga jg kan?

    kalo ‘nama’ yg anda tuju anda bisa saja nyasar ke saya.

    krn bukan “nama” yg hrsnya anda tuju, tp personnya,
    yaitu Tuhan, Yang Maha Pencipta. Yg tidak perlu “nama”

    Tuhan bisa di panggil cukup dgn “TUHAN”, dgn bahasa apapun.

    anda bisa saja memanggil/ menamakan The Creator, The Almighty, atau Yang Maha.. Yg Maha….

    tp itu bukan Nama, itu Bahasa

    salam

    bahasa | Jun 25, 2011 | Reply

  85. bagi pemuja nama YHWH, sebaiknya anda berpikir, apakah nama YHWH adalah nama yang benar apa bukan..

    karena YESUS sekalipun tidak pernah mengindikasikan kepada anda bahwa nama-Nya adalah YHWH.

    jika YESUS anda imani sebagai panutan yang benar, maka anda sebaiknya fokus pada apa yang diajarkan YESUS.

    cari tau siapa itu ELI, yang YESUS panggil dalam Matius 27:46.

    yakinkan diri anda bahwa ELI hanyalah common nouns.. bukan proper nouns dan tidak ada korelasinya dengan ELOH / ALLAH.

    almer | Jun 25, 2011 | Reply

  86. Keluaran 33:19 Tetapi firman-Nya: “Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani.”

    Keluaran 34:5. Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.

    Apa arti menyeru nama Tuhan? Banyak orang Kristen berpendapat bahwa menyeru nama Tuhan sama dengan berdoa kepada Tuhan. Namun menyeru nama Tuhan berbeda dengan berdoa. Benar jika dikatakan, menyeru adalah salah satu cara berdoa, dan bagian dari doa; tetapi menyeru bukan hanya berdoa.

    Dalam bahasa Ibrani menyeru berarti “berseru nyaring kepada”, “berteriak kepada”,

    inilah yang dimaksud dengan “menyeru”.

    Dalam bahasa Yunani menyeru berarti “memohon kepada seseorang”, “memanggil nama seseorang”.

    Dengan kata lain, menyeru berarti “dengan suara yang dapat didengar memanggil nama seseorang”.

    Berdoa tidak harus bersuara, tetapi berseru harus kedengaran suaranya.

    maka serulah Tuhan anda dengan nama-Nya yang benar!!!!!

    almer | Jun 25, 2011 | Reply

  87. @nama bukan bahasa

    Pengertian bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki arti.

    Bahasa memiliki berbagai definisi. Definisi bahasa adalah sebagai berikut:

    1. suatu sistem untuk mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan.

    2. suatu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke dalam pikiran orang lain

    3. suatu kesatuan sistem makna

    4. suatu kode yang yang digunakan oleh pakar linguistik untuk membedakan antara bentuk dan makna.

    5. suatu ucapan yang menepati tata bahasa yang telah ditetapkan (contoh: Perkataan, kalimat, dan lain-lain.)

    6. suatu sistem tuturan yang akan dapat dipahami oleh masyarakat linguistik.

    sumber: wikipedia

    dari penjelasan di atas, maka dapat kita katakan bahwa ‘nama’ juga adalah bahasa..

    karena ‘nama’ dapat mewakili benda, tindakan, gagasan dan keadaan.

    almer | Jun 25, 2011 | Reply

  88. @bahasa;

    @baldwin maya = gkmin

    ANDA SALAH

    GKmin | Jun 25, 2011 | Reply

  89. Buat ‘bahasa’.
    Tampaknya sdr adalah juga si ‘nama bukan bahasa’. Tak usah berpura-pura (kamuflase).

    Begini. Kemarin saya bertanya, “Apakah menurut sdr masuk akalkah (logika) bila binatang, tumbuhan, manusia maupun malaikat dan ciptaan2 lain di seluruh semesta alam ini MEMILIKI NAMA, namun Sang PENCIPTA dari SEMUA perkara itu TIDAK MEMILIKI NAMA?”

    Lantas sdr menjawab saya dgn komentar blablabla-blablabla, yg kurang-lebih berisi opini exklusifisme diri sdr sendiri; namun sesungguhnya itu belumlah-tentu yg faktuil. Jadi, karena sdr terlalu banyak “bermain” dgn opini diri dan penalaran sepihak, maka terhadap komentar2 sdr itu [saya jelas kurang puas], sehingga melahirkan serangkaian pertanyaan saya berikut ini:

    1. Kalau begitu, menurut sdr, yang disebut ‘The Creator, The Almighty, atau Yang Maha.. Yang Maha…’ itu adalah “SESUATU yang kekal” atau “PRIBADI yang kekal”?

    2. Apakah sdr percaya ada apa yang disebut “Tuhan SEJATI” dan apa yang disebut “Tuhan-tuhan PALSU”?

    3. Apakah sdr lebih mahabisa dari Tuhan sehingga sdr “mematok aturan” kepada Tuhan, biar Tuhan itu TIDAK BOLEH begini-begitu, seperti JANGAN ‘buang air’, JANGAN ’sakit’, JANGAN ‘berdarah’, JANGAN ‘mati’ dst?

    Ketika sdr berkata “Tuhan Maha..(SEGALANYA)” tapi sdr juga menganggap MUSTAHIL Tuhan makan, Tuhan tidur, Tuhan mati, dst, maka sebenarnya sdr sedang MENGERDILKAN arti predikat “MAHA” yang disandangkan Tuhan itu, dengan kata lain sdr sedang membuat pernyataan2 kontadiktif ttg diri Tuhan, bahkan sdr sedang TIDAK BERBICARA APA-APA ttg Tuhan, alias Nol = Kosong = nihilisme! Apakah begitu mashab filsafat yg sdr anut?

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 26, 2011 | Reply

  90. Buat ‘almer’.

    Tampaknya sdr seorang Muslim ya(?)
    Persoalan utama yg saya lihat adalah, “Apakah seorang muslim yg percaya kepada ‘ALLAH’ berani berdoa dgn memanggil-Nya dgn sebutan ‘Eli/Eloi’”? Berani taruhan akan keluar fatwa SESAT dari MUI.

    Perlu sdr ingat juga bahwa para Muslim sangat berkeberatan bila terjadi sesuatu dgn ke-2 buah huruf “L” pada kata ‘ALLAH’.

    Apakah sdr tahu sejarah bahwasannya nama Tuhan Islam ‘ALLAH’ itu tidak sama dengan sebutan ELOAH-ELOHIM yg dipakai di kalangan masyarakat Yahudi? Perlu sdr camkan bhw di kalangan Yahudi, istilah “EL-ELOAH-ELOHIM-ELYON-ELSHADAI“ dianggap hanyalah sejumlah predikat/sebutan/gelar yg umumnya disematkan kepada berbagai person. Semua yg tersebut itu pd awal-mulanya dianggap BUKAN Nama Diri (proper name) melainkan kata-kata umum (generic name)..

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 26, 2011 | Reply

  91. Baldwin Maya

    tampaknya anda telah tersandera dengan opini / pandangan personal..

    kita disini sedang membuat sebuah analisa yang menembus batas pandangan personal dg pertimbangan keilmuan.

    kita tidak dapat memungkiri bahwa bahasa memang bersifat arbriter (berubah), bergantung pada adat budaya, karakter serta perkembangan tatabahasa manusia..

    dengan pemahaman itu kita dapat memahami bahwa nama Muhammad hanya dituliskan dengan abjad HMD sebelum ditemukannya huruf vokal, atau hanya diucapkan sebagai Ahmad, Hamid, Momed oleh bangsa / suku yang berbeda…

    itu adalah fakta, dan umat Islam akan memahami itu…

    jika anda meminta orang china, orang rusia, orang Amerika atau orang dari lain negara mengucapkan nama tersebut, anda akan mendapati kenyataan itu, bahwa lidah mereka akan menghasilkan pelafalan yang berbeda.. dan jika mereka disuruh menuliskan apa yang keluar dari lidah mereka ke dalam bahasa mereka, mereka juga akan menghasilkan bahasa yang nampak berbeda dari asalnya..

    sekali lagi, itu semua karena sifat bahasa yang arbriter.. perkembangan tatabahasa manusia dan karakter bahasa / budaya berperan di dalamnya..

    jadi tidak heran jika nama ALLAH, awalnya dalam Kejadian 1:1 hanya tertulis Alef Lam Ha (ALH)..

    huruf itu yang mulanya ada dalam Injil mula-mula… ketika kemudian berkembang menjadi ELOHIM, itu juga karena sifat bahasa yang arbriter… tapi akar katanya tetap Alef Lam Ha (ALH)..

    huruf IM dibelakang nama ALH memberikan pengertian ALLAH dengan segala kemuliaan-Nya.. itu sebuah penghormatan jamak yang dalam bahasa Arab dituliskan dengan kata NAHNU dan kemudian oleh orang Indonesia ditranslit dengan kata KAMI..

    umat Islam tidak akan bingung, bahwa yang dimaksud ELOH:IM, maupun NAHHU ataupun KAMI, itu mengacu kepada ALLAH dalam kitabsuci..

    kata ilah (tuhan) dalam bahasa Arab jelas ada hubungannya dengan nama ALLAH.

    sebagaimana kata ALH, ELOH, ELOAH, ELOH:IM, ELI, EL.

    coba anda ucapkan ALH dengan lidah anda… anda menghasilkan lafal ALLAH atau YAHWEH?? mana yang lebih dekat???

    saya dapat memaklumi kesulitan yang amat sangat dari umat Kristen dalam usaha menelusuri asal mula ajarannya yang benar karena kodifikasi Bible dilakukan bukan dg bahasa asli-nya, dan bahwa saat itu bahkan bahasa asli (Aram/Ibrani/Hebrew) belum memakai huruf vokal..

    dua ribu tahun yang lalu, siapa tahu bagaimana pengucapan YWHH yang benar?

    dua ribu tahun yang lalu, siapa tahu bagaimana pengucapan ALH yang benar?

    karena itu, Islam dari mula mewajibkan umatnya untuk menghafal (sempurna dalam ucapan / lafalz / lidah) ayat-ayat Quran..

    karena jika hanya mengacu pada kode huruf/tulisan, masih sangat memungkinkan terjadi perubahan firman Tuhan, bahkan dapat hilang sebagaimana umat Kristen kehilangan kata YHWH karena memutuskan memakai bahasa Yunani sebagai bahasa kodifikasi..

    Hal itu tidak akan terjadi jika dari mula, umat Kristen melakukan hal yang sama seperti Islam, yakni dengan mengkodifikasi Bible dalam bahasa Ibrani/Aram/Hebrew, dan memberlakukan kebiasaan menghafal untuk mencegah bergesernya (berubahnya) bunyi sebuah paket bahasa / huruf / kata.

    tapi setelah berlalu selama 2000 tahun dengan bangsa Israel sendiri sebagai bangsa tempat diturunkannya bahasa Alkitab tidak lagi menjaga kitab tersebut, maka usaha untuk mencari kebenaran adalah langkah yang amat berat, hampir mustahil..

    alih-alih akan menemui kebenaran, yang terjadi justru akan makin menjauhkan umat Kristen dari kebenaran yang sebenarnya…

    almer | Jun 26, 2011 | Reply

  92. @maria

    “Tampaknya sdr adalah juga si ‘nama bukan bahasa’. Tak usah berpura-pura (kamuflase”

    hehe kalo saya mao “kamuflase” saya akan mengganti nama saya dgn yg sgt berbeda bukan?
    misal contohnya; nama saya gkmin, trus sy ganti jd maria, itu beda skali toh?
    toh saya hanya menyingkat, biar ga kbykn huruf, n sy rasa smua yg baca jg pasti tau kan kalo ini ya saya2 jg,kan msh ngambil dr nama yg sama,
    lha wong bahasanya jg sama kok. piye sih anda ini? ;p

    “.. yg kurang-lebih berisi opini exklusifisme diri sdr sendiri; namun sesungguhnya itu belumlah-tentu yg faktuil.”

    hehe.. coba anda baca tulisan2 anda sndri,
    podo ae tooh? sprti sejarah nama ALLAH beda dgn ELOHIM,
    itu opini anda, tdk dgn faktanya,dan yg saya tahu.

    yg sy tulis memang ada 2 dasar, opini dan bukti,
    memang opini sy berdasarkan Logika saya, kalau berbeda dgn logika anda ya mgkn2 saja,
    tp kalau didasari dgn bukti yg jg ilmiah ya itu sesuatu yg pasti “faktuil”, kan ada buktinya.

    Q
    1. Kalau begitu, menurut sdr, yang disebut ‘The Creator, The Almighty, atau Yang Maha.. Yang Maha…’ itu adalah “SESUATU yang kekal” atau “PRIBADI yang kekal”?

    jwb
    IYA! sdh pasti dong, TUHAN adalah “Sesuatu” yg kita manusia blm bisa “menjangkaunya” bahkan hanya utk mengertinya,
    dan IYA dia jg/mempunyai “pribadi”, dan keDuanya KEKAL pasti.

    2. Apakah sdr percaya ada apa yang disebut “Tuhan SEJATI” dan apa yang disebut “Tuhan-tuhan PALSU”?

    jwb
    tuhan sejati ya yg kita bahas sebagai TUHAN, “The GOD”
    kalau anda bicara tuhan palsu, bisa aja kita blg “tuhannya org itu adalah laptop”, bisa2 saja.
    tp toh yg kita bahas adlh TUHAN yg sesungguhnya, THE CREATOR of d’Universe

    3. Apakah sdr lebih mahabisa dari Tuhan sehingga sdr “mematok aturan” kepada Tuhan, biar Tuhan itu TIDAK BOLEH begini-begitu, seperti JANGAN ‘buang air’, JANGAN ’sakit’, JANGAN ‘berdarah’, JANGAN ‘mati’ dst?

    jwb
    tampaknya kita memang ada gap atau pun perbedaan yg amat sangat ttg pndgn/konsespi ttg TUHAN,
    kalao mnurut anda Tuhan itu “sama” dgn kita,
    melakukan hal2 yg kita lakukan,dgn segala keburukannya; ngencing, buangair, bersenggama, bersin, tidur, sakit dsb, iya mgkn memang itu di mata anda,
    (tp sy ga ngerti “tuhan” macam apa itu)

    tp TIDAK dgn saya,
    menurut saya TUHAN TIDAK perlu melakukan hal2 bodoh aplg yg kotor hingga mendeskreditkan DIA,
    krn memang BUAT apa?
    lha wong DIA tdk perlu mkn, jd ga prlu ketoilet, ga perlu mati krn DIA KEKAL, dsb,
    TUHAN “bisa” melakukan apapun, itu sgt benar sekali!
    HE CAN!! but, WOULD HE? apa DIA “mau” melakukan hal2 yg ga perlu sprti itu? pliz deh jgn mengecilkan DIA,
    DIA MAHA SUCI dari segala yg anda tuduhkan padaNYA.
    (jgn2 memang kita bicara ttg “Tuhan” yg beda ya. hehe..)

    yg saya mksd dgn MAHA .. adlh dgn sesuatu yg BAGUS TINGGI MULIA dsb,
    bukan yg sprti anda mksd= maha kencing, maha tidur, dsb, “tuhan” opo iku?

    Maaf bukan sy ngenye, tp sprtinya anda yg justru mengenye “nama” TUHAN.

    salam

    bahasa | Jun 26, 2011 | Reply

  93. uupppsss…

    sori yg saya mksd adalah @MAYA, bukan @maria,

    nah inilah kalau kita bicara nama,
    bisa aja “salah alamat”

    tp toh yg penting adalah mengarah ke “pribadi” yang saya “TUJU”.

    kalo “nama” bisa aja org yg cadel menyebut MARIA jadi MAIYA, jd salah2 jg deh.
    iya kan? :D

    maaf atas kesalahan diatas. thanx
    :)

    salam

    bahasa | Jun 26, 2011 | Reply

  94. bayangkan kalo TUHAN punya “nama” seperti yg anda2 mksd,

    ya YAHWEH dgr lah kami.

    dijwb=
    “GA MAU, NAMA SAYA YEHWAH BUKAN YAHWEH”

    ya JEHOVAH berilah kami,

    dijwb=
    “ENAK AJA, NAMA SAYA YAHUWAH,
    SANA PERGI!”

    wahai YEHUWAH Tolonglah aku..

    dijwb=
    “TAHU DARIMANA NAMA ITU? NAMA SAYA YEHAWEH, BELAJAR DULU SANA!”

    lhaaa… Kpn didgrnya dong?
    truss yg benar yg manaaaa…???

    ada yg bisa jwb?

    betapa indahnya ini..

    wahai TUHAN, dear GOD, ya ILLAHI, THE ALMIGHTY, YANG MAHA MENDENGAR, THE CREATOR OF THE UNVIERSE,
    berkatilah kami.

    jwb=
    “DENGAN KEBIJAKSANAANKU, AKANKU BERKATI”

    bahasa | Jun 26, 2011 | Reply

  95. @almer

    maaf sy blm menanggapi anda dr kmrn, krn sy blm ngerti anda perpijak dimana,
    tp sprtinya anda seorang muslim,

    dan sy tdk anti dgn agama maupun pemeluk agama apapun, sahabat2 saya jg beragama katholik protestan advent islam budha hindu konghucu dll bahkan atheist.

    sbnrnya ada bbrp/byk hal yg sy sndri sgt setuju dgn anda,
    sprti contoh; nama jg adalah bahasa, iya bnr,
    nama sprti jg kata (kata; nama) adalah bagian dr bahasa,
    tp menyangkut soal “nama” sy membedakannya,
    krn saya ksh tanda “khusus” utk membedakannya.
    krn menurut @gkmin seolah2 “nama” segalanya buat “Tuhan”nya,
    menurut saya tidak,

    benar memang TUHAN mempunyai nama, bahkan sangaaat byk namaNya, sprti di islam ada 99 nama dan msh lbh byk lg,
    nah trus apakah nama2 ini adlah sbuah “nama” y memang sprti nama kita?
    menurut sy tidak, krn nama2 ini Gelar.
    sprti anda tahu Ar-Rahman, AL HAKIM, dsb,
    ini smua mempunyai arti yang kita tahu, misal yg MAHA ADIL dsb, maupun yg KITA BELUM TAHU artinya,krn keterbatasan kita.

    soal proper nouns n common or generic name dsb,
    sy ada spndpt jg, tp ada prbedaan sdikit jg,

    benar kalau ALLAH adalah proper dlm artian merujuk/ menunjuk ‘HANYA” ke 1 TUHAN yg benar,
    krn AL ILAH /THE GOD itu.
    tetapi inipun bagian dr kata/bahasa yg memang menunjukan kalau ‘hanya’ DIA.
    tp bukan “NAMA”,

    krn memang kita susah jg nyari bahasa yg tepat dan singkat dlm bahasa indonesia utk merujuk ke 1 TUHAN YG BENAR, jd..
    lbh gmpg dgn bahasa arab / english,
    ALLAH /THE GOD, memang lbh mudah dan TEPAT sasaran.

    tp skali lg, THE GOD adalah bukan “nama”, melainkan bahasa,
    yg memang merifer ke 1 SUPREME PERSON.

    THE ALMIGHTY

    DIA adalah DIA

    salam

    bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  96. jadi Tuhan bukan bernama Allah/awloh dong???

    ompung | Jun 27, 2011 | Reply

  97. @bahasa: jangan mengecilkan Tuhan, cukup membesar-besarkan Dia.

    Berarti Tuhan itu buatan manusia.

    ompung | Jun 27, 2011 | Reply

  98. @bahasa,

    bukan anak beri nama kepada bapaknya, begitupun manusia tidak memberikan nama dan julukan kepada Tuhan. Tuhanlah yang menunjukan kepada Isral dengan nama apa Dia dipanggil untuk membedakan Dia dgn tuhan-tuhanan. Dan nama yang Tuhan berikan untuk disebut untuk seterusnya dan selamanya adalah YAHWEH!

    ompung | Jun 27, 2011 | Reply

  99. @maya,

    sori kalo sy menanggapi tulisan anda ini..

    “Persoalan utama yg saya lihat adalah, “Apakah seorang muslim yg percaya kepada ‘ALLAH’ berani berdoa dgn memanggil-Nya dgn sebutan ‘Eli/Eloi’”? Berani taruhan akan keluar fatwa SESAT dari MUI.”

    byk sahabat muslim sy yg tidak keberatan dgn memanggil TUHANnya dgn ELOHIM LORD GUSTI dsb bahkan SANGHYANGWIDI, yg seolah2 “nama”nya dewa hindu.

    tp kalau seorang muslim sejati (begitu jg hrsnya kristen sejati) tahu artinya dr kata2 ini dan mempunyai makna yg sama, maka mrk akan faham. dan tdk krbtn.

    btw sori balik lg, menanggapi soal ELI/ELOI, (ELI ELI LAMASBAKHTANI)
    menurut saya pun shrsnya itu merujuk ke bahasa aram; ILAHI,
    cuma krn bahasa ini disadur ke bahasa barat,
    maka ditulislah ELI, yg seharusnya dibaca ILAI, (exmpl; book of eli, baca; buk of ilai)
    SBNRNYA ilahi tp Hnya tdk dibaca, sperti YEHESHUA/YESHUA, H nya hilang jd YESUS JESUS.

    ITULAH knp di Film PASSION OF CHRIST, Yeshua menyebut=

    ILAHI ILAHI LAMA SABAKHTHANI..
    ..BIHODA KASHTA bi ILAH…

    itu smua hanya “bahasa”

    salam

    bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  100. bayangkan sebegitu rancunya kalo kita bepegang teguh dgn “NAMA”.

    PADAHAL yg seharusnya kita Sembah adalah TUHAN nya, bukan “Nama” nya
    inilah perbedaan yg amat sgt antara saya dgn kalian yg menyembah “NAMA”

    saya ini PEMUJA TUHAN,

    anda itu PEMUJA ‘NAMA’

    Tuhan saya adalah TUHAN.

    Tuhan anda adalah “Nama”

    bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  101. @bahasa,

    jadi Tuhan APA yang kau mau perkenalkan?

    ompung | Jun 27, 2011 | Reply

  102. @bahasa,

    apakah kau sinting? orang Yahudi saja percaya YHWH itu NAMA (Nama Suci) dan itu disebut di Alkitab mereka lebih dari 6000 kali walau karena satu dan lain hal mereka merasa segan menyebut itu lalu menulis ADONAY. Tetap saja, tanpa NAMA ITU bagaimana Yahudi bisa dianggap sebagai suatu umat bagi Nama-Nya (YHWH)?

    ompung | Jun 27, 2011 | Reply

  103. sorry, Yahudi tidak ubah tulisan YHWH dengan Adonay, tapi mengucapkan ADONAY ketika melihat tulisan YHWH!

    ompung | Jun 27, 2011 | Reply

  104. @bahasa;
    saya ini PEMUJA TUHAN,

    anda itu PEMUJA ‘NAMA’

    Tuhan saya adalah TUHAN.

    Tuhan anda adalah “Nama”

    hahaha.. jika demikian yang anda ‘tangkap’ ya silakan.
    Anda memuja Tuhan yang tak bernama.
    Saya (kami) punya Tuhan yang bernama YHWH, yang kemudian berinkarnasi menjadi YESHUA (YHWH SHUA = YHWH (yang) Menyelamatkan)

    Anda, dan banyak orang lain memang sering menganggap saya/kami ini “pemuja nama”. Ahh.. anda SALAH, sebab saya/kami tahu, bahwa NAMA itu BUKAN YANG DINAMAKAN, namun di dalam NAMA ada ARTI/MAKNA,

    Silakan anda cermati lagi Wahyu 14:1, Siapa nama BAPA? (Bapa yang tidak bernama?)
    Oh ya, baca juga Wahyu 1:4 (lanjutkan ke ayat 5), disitu ada “DIA YANG ADA”.

    Jika anda juga menganggap YESUS (YESHUA) itu “Tuhan” atau “Tuan” anda, saya beri tahu, bahwa YESUS (YESHUA) itu juga NAMA.

    (bukankah anda berdoa “DALAM NAMA YESUS” juga????? Apakah anda juga penyembah NAMA YESUS?)

    GKmin | Jun 27, 2011 | Reply

  105. @ompung,

    saya memperkenalkan TUHAN baru mksd anda?

    waaah anda ini baru baca satu baris aja dr tulisan saya atau gmn ?

    kan sdh jelas2 brp kali saya tulis, TUHAN yg saya refer adalah THE CREATOR OF THE UNIVERSE,
    SIAPApun namanya,

    begini lhoooo ooooom…
    dibelahan bumi yg lain yg anda tdk kenal, sebegitu byknya umat manusia,
    dan sangaaaat byk sekali yg TIDAK mengenal 1 SAJA DARI “NAMA” INI..=
    YHWH YAHWEH YEHWAH YAHUWAH YEHOWAH JEHOVAH.

    Trus bgmn menurut anda?

    APA TUHAN ITU BODOH SEKALI?
    sehingga DIA kok tdk di kenal oleh byk ciptaaNYA sendiri?

    YOU TELL ME!!!

    menurut saya TUHAN itu sgt2 tidak bodoh,
    DIA dikenal oleh smua mahlukNYA dgn “NAMA” apapun di bahasanya mereka sendiri.
    Dan ini adalah REALITA

    disinilah INDAHNYA…

    and guys,

    maaf ya kok di ALKITAB saya tidak ada SATU PUN YESHUA/YESUS/JESUS memanggil atau menulis YHWH YAHWEH YEHWAH YAHUWAH dsb..

    mmmm…

    gmn menurut anda?

    apa menurut anda YESHUA hamashiakh ini PIKUN?

    nama bukan bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  106. @GKMIN

    “Anda, dan banyak orang lain memang sering menganggap saya/kami ini “pemuja nama”. Ahh.. anda SALAH”

    hihihihi…
    apa sih ini…
    udah jelas2 ini yd dr awal kita bahas!

    anda sendiri yg blg begitu pentingnya “nama”.
    trus apa itu?

    YA memang menurut saya “nama” TUHAN itu tdk begitu penting sbgmn TUHANNYA ITU SENDIRI,
    INI LHOOO YG SY MKSD.

    DIA JAUH LBH PENTING drpd “nama”NYA.

    msh blm bs ngerti ya?
    haadoooh…

    “Silakan anda cermati lagi Wahyu 14:1, Siapa nama BAPA? (Bapa yang tidak bernama?)
    Oh ya, baca juga Wahyu 1:4 (lanjutkan ke ayat 5), disitu ada “DIA YANG ADA”.”

    14:1. Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

    SAYA TANYA ke anda,
    dimana ada ditulis “NAMA”NYA YHWH YAHUHAH JEHOVAH dsb????

    dimana di ayat itu ditulis nama2 ituuuuuuuu???????????????

    TIDAK adan ditulis YAHWEH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    buuuuung… anda ini aneh.

    jelas2 diayat itu ditulis “DIA”

    naaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh

    itulah NAMANYA = DIA, HE, GOD, THE CREATOR OF THE UNIVERSE.

    BUKAN “NAMA” SPERTI JOHN DAWSON BEJO UDIN dsb.

    msh blm ngerti jg?

    hadooooooooooooooooooh gileeeeeeeeeee……

    x_x

    nama bukan bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  107. @ompung

    “jadi Tuhan bukan bernama Allah/awloh dong???”

    tlg bacaaaaaa lg tulisan2 saya,
    kalo kita mau ngomongin nama TUHAN ini nama2NYA

    “ALLAH ILLAH ILAH ELOH ELOHIM GOD” dsb,

    NAMA2 ini memang nama/Panggilan TUHAN,
    krn ARTINYA memang TUHAN!!!

    tp bukan “NAMA” seperti DUDUNG JOHNNY TUKIYEM JOJON yg gatau apa artinya itu.

    “jangan mengecilkan Tuhan, cukup membesar-besarkan Dia”
    “Berarti Tuhan itu buatan manusia.”

    lhooooo anda yg mengecilkanNya dgn menyetarakan DIA dgn manusia,
    bukan saya.
    anda yg MEMBUAT Tuhan anda sendiri, bukan saya.

    “bukan anak beri nama kepada bapaknya, begitupun manusia tidak memberikan nama dan julukan kepada Tuhan. Tuhanlah yang menunjukan kepada Isral dengan nama apa Dia dipanggil untuk membedakan Dia dgn tuhan-tuhanan. Dan nama yang Tuhan berikan untuk disebut untuk seterusnya dan selamanya adalah YAHWEH!”

    NAH disinilah bedanya TUHAN yg anda mksd dgn TUHAN yg saya mksd,

    jd mksd ANDA TUHAN itu hanya milik bangsa ISRAL saja?

    kok DIA hanya mengenalkan ‘NAMA’ (”YAHWEH”) DIRINYA “hanya” pada bangsa ISRAEL???

    sama aja anda blg TUHAN itu bodoh doooooong…
    kok ga mau dikenal sama bangsa yg lain?

    you tell me!!!

    ANDA menulis “YAHWEH”

    apa anda yakin YAHWEH adalah nama/spelling YANG PALING BENAR?

    diamerika org byk tahunya JEHOVAH bukan YAHWEH,
    jd mrk2 ini MSH BELUM MENGENAL “NAMANYA” YG “untuk seterusnya dan selamanya adalah YAHWEH” DOOOONG?????

    jd yg manggil YAHUWAH YEHWAH YEHOWAH dll SALAH DOOOONG???

    gmn?

    nama bukan bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  108. @ompung

    “apakah kau sinting? orang Yahudi saja percaya YHWH itu NAMA (Nama Suci) dan itu disebut di Alkitab mereka lebih dari 6000 kali….”

    hehe…
    kalau begitu knp anda tdk jd org yahudi aja bos?

    kalau memang org2 yahudi adlah org2 yg BENAR,

    utk apa YESHUA “hadir”?

    krn memang byk org2 yahudi yg selalu berpaling dari ajaran TUHAN.

    KELUARAN 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

    ULANGAN 9:12 Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab bangsamu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku busuk; mereka segera menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.

    Dan ini sering BERULANG2,
    bgmn mrk memusuhi Yohanes, bgmn mrk “memusuhi” YESHUA.

    Dan menurut anda mrk itu org2 yg benar?

    nama bukan bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  109. @ompung

    begini om,

    saya itu tidak anti dgn Nama YHWH, ELOHIM dsb
    menurut saya memang itu salah 1 nama/panggilan utk TUHAN,
    dan itu memang sah2 saja.

    tp itu bukan “NAMA” yg sprti sy blg sblmnya,
    bukan nama sprti GIMIN TOBENG ANTON IYEM CINTIA dsb..

    itu berarti anda mengecilkan TUHAN dgn me”Nama”kan DIA sama dgn mahlukNYA

    nama bukan bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  110. @GKMIN

    “Jika anda juga menganggap YESUS (YESHUA) itu “Tuhan” atau “Tuan” anda, saya beri tahu, bahwa YESUS (YESHUA) itu juga NAMA.
    (bukankah anda berdoa “DALAM NAMA YESUS” juga????? Apakah anda juga penyembah NAMA YESUS?)”

    jwb
    DISINI memang kita punya perbedaan lg soal konsepsi DIVINE nya Yeshua.

    sperti diBIBLE Berbahasa ENGLISH, tidak ada nama GOD JESUS, tapi LORD JESUS,
    nah ini memang sprti yg anda blg kesalahan pnrjmhn bahasa oleh org kita,
    sehingga diBAHASA kita yg harusnya “TUAN” jd TUHAN YESUS.
    DAN INI FATAL!!

    INI konsep saya tentang TUHAN dan YESHUA..

    YESHUA = “ANAK TUHAN”
    YESHUA = “Media” TUHAN dlm bentuk flesh n blood /manusia.

    jadi YESHUA adalah AVATARA, yaitu Media/Manusia yg di”pakai” TUHAN utk ber”Firman”

    dan “Media” ini bukan TUHAN itu sendiri, tp “fiman”NYA.

    “YOHANES14:24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku”

    jadi .. Yeshua adalah “media”/”manusia” yg memang ber “Nama” sprti manusia yg lain.

    “BERDOA DLM NAMA” TIDAK SAMA DGN “BERDOA KEPADA”.
    dan saya tidak berdoa KE YESHUA, Tapi KE TUHAN, “BAPA nya Yeshua” =

    “YOHANES 5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat”

    MATIUS 6:9. Jadi berdoalah begini, ‘Bapa kami di surga: Engkaulah Allah yang Esa. Semoga Engkau disembah dan dihormati.
    MATIUS 6:9. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

    Filipi 4:20. Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin.

    nama bukan bahasa | Jun 27, 2011 | Reply

  111. Buat ‘nama bukan bahasa’.

    Memang sekarang ini tidak seorangpun dengan persis-tepat dapat menyebut keempat konsonan “YHWH”. Hal ini disebabkan karena kita tidak atau belum memiliki “warisan” ttg cara penyebutan tetragramaton itu. Namun hal itu tidak mengabaikan fakta bahwa Nama Itu memang pernah, pada suatu waktu, diucapkan atau dipakai dengan pengucapan yang tepat dan benar. Kita dapat yakin akan hal ini mengingat Musa adalah orang yg paling berperan dalam “komunikasi dua arah” dengan Tuhan dan yg mendengar langsung bagaimana Tuhan mengucapkan Nama-Nya sendiri. Jadi pastilah Musa tahu dan lalu menyosialisasikan pengucapan Nama Itu juga kepada kaumnya, Israel. Kita tentu juga sangat yakin kalau Nama Itu (maksudnya pengucapan yg tepat-benar) telah sangat membumiah di kalangan orang Israel kira-kira hingga pra-pembuangan ke Babilon di abad ke-6 SM, karena Nama Itu ditemukan sebanyak 7000-an kali dalam Tanakh mereka. Persoalan ttg pengucapan Nama Itu mengemuka ketika adanya desakan untuk “menjaga kemurnian” entitas Yahudi dengan segala kebesarannya dari pengaruh-pengaruh asing yg merusak. Maka kira-kira di era inilah (semasa hidup Imam Ezra dan bupati Nehemia), munculah aturan untuk tidak “menodai” Nama Suci Tuhan (YHWH). Sedikit demi sedikit namun pasti, umat itu, digiring kepada suatu pemahaman (yang lalu menjadi tradisi yg keliru) bahwa Nama “YHWH” terlalu suci bahkan untuk dipikirkan apalagi untuk disebut. Namun, haluan ini bukanlah cara yang tepat dalam menunjukan rasa hormat kepada Sang Pemilik Nama Itu. Haluan ini justru tanpa disadari adalah cara untuk membuat YHWH terasa asing bagi generasi anak-cucu Yahudi maupun bangsa-bangsa kafir di kemudian hari. Akan tetapi, menarik untuk memperhatikan bahwasannya ketika Yesus Kristus tampil di Palestina 2000 tahun lalu, Ia benar-benar menjadikan diri-Nya terpisah dalam arti tidak menjadi bagian dari penganut tradisi-tradisi yg tidak menghormati Tuhan dan Firman-Nya. Kita membaca di Injil bagaimana ia membuat para hadirin ‘takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka’ (Markus 1:22). Satu hal yg kita dapat pasti dilakukan Yesus adalah bahwa Ia melawan arus yg mengikuti tradisi utk tidak menyebut atau mengajarkan Nama Suci YHWH. Di Injil Yohanes, lebih dari sekali Yesus berkata bahwa ‘Ia telah memberitahukan atau menyatakan Nama YHWH’ (Yoh. 17:6,26). Injil Markus juga merekam perkataan Yesus, yg kemungkinan besar Ia ucapkan dalam bahasa Ibunya (Ibrani), ttg Hukum yang terutama yaitu: “Dengarlah, hai orang Israel, YHWH Allah kita, YHWH itu esa” (Markus 12:29). Namun bagaimana cara Yesus mengucapkan ‘YHWH’, apakah sama persis dengan yg Musa ucapkan? Kita tidak meragukan kesanggupan Yesus dalam hal ini mengingat Yesus berasal dari surga, maka Ia pasti tahu cara menyebut Nama Itu dgn tepat dan benar. Lagipula tidaklah sulit membunyikan Nama Itu, bila kita mengingat tradisi Yahudi yg telah “memindahkan” huruf-huruf vokal dari perkataan “YHWH” ke ucapan ‘Adonay’. Bila kita sisipkan huruf-huruf vokal yg ada pada kata ‘AdOnAy’ ke antara Tetragram YHWH maka kita akan temukan Nama Tuhan: YAHOWAH!

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 28, 2011 | Reply

  112. @maya
    wah sbnrnya sy udah ngantuk nih tp trlanjur baca hehe..

    bgini, jgn mengtang jesus yesus yeshua adlh org yahudi trus dia pasti pake bahas ibrani,
    wah salah kaprah dong,
    lihat dr sejarahnya dong,
    justru di era/zaman/masa nya Yeshua hampir smua penduduk galilea n yerusalem memakai bahasa aram.

    nah ini kita balik lg muter2 ujung2nya ngomongin Opini anda sndiri jg….

    “‘Ia telah memberitahukan atau menyatakan Nama YHWH’ (Yoh. 17:6,26). Injil Markus juga merekam perkataan Yesus, yg kemungkinan besar Ia ucapkan dalam bahasa Ibunya (Ibrani), ttg Hukum yang terutama yaitu: “Dengarlah, hai orang Israel, YHWH Allah kita, YHWH itu esa” (Markus 12:29).”

    begini buuuu mayaaaaaaa……
    di alkitab saya yg berbahasa indonesia dan english Samasekali tdk ada tulisan YHWH diayat YOH 17:6,26 maupun di MARK 12:29,

    John 17:6
    “I have revealed you to those whom you gave me out of the world. They were yours; you gave them to me and they have obeyed your word.

    John 17:26
    I have made you known to them, and will continue to make you known in order that the love you have for me may be in them and that I myself may be in them.”

    Mark 12:29
    “The most important one,” answered Jesus, “is this: ‘Hear, O Israel, the Lord our God, the Lord is one.

    pliz deeeeh….

    yang ada hanya KHAYALAN anda saja.

    anda jd sdh pnjg lebar bicara bla bla bla…
    ujung2nya ttp aja “menurut anda” /Opini anda….
    YHWH dibaca… YAHOWAH…

    aduuuuuh….

    skrg sy tanya lg buuuuuuuuuuu…
    jd selama ini org2 yg menyebut YAHWEH YEHWAH YEHUWAH YAHUWAH YEHOWAH JEHOVAH dst dst dst…salaah dooooong?

    berarti mrk blm mengenal “nama” TUHAN yg benar dooooong?
    baru anda saja yg benar?
    gmn?

    bukan begitu?

    :)

    bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  113. Buat ‘bahasa’.

    Sdr harus sadari bahwa dgn memakai Alkitab yg telah membuang jauh-jauh Nama Suci Tuhan “YHWH” dari tempatnya yg alami di Kitab Suci, dan menggantinya dengan istilah-istilah tanpa makna seperti ‘TUHAN’ atau ‘ALLAH’ justru telah menimbulkan suatu iklim kebingungan di kalangan jutaan orang Kristen dan non-Kristen perihal hubungan antara “Tuhan Yesus” dengan “Tuhan Allah”. Jangan sdr heran bahwa bahkan sampai hari ini orang-orang Muslim terus menjadikan “kekonyolan” ini sebagai bahan olok-olokan yang tak ada habisnya yang merendahkan martabat Yesus maupun Bapa (YHWH). Tidak sedikit dari orang Kristen yg masih ragu ttg doa-doa: akan ditujukan kepada Siapa mengingat Yesus selalu berdoa kepada pribadi lain; maka kita akan mendengar orang Kristen yg berdoa: ‘Ya Tuhan Yesus, Tuhan Allah Bapaku….’ Padahal kita tahu hal ini rancu dan tidak semestinya. Sebenarnya itu tak perlu terjadi bila saja, misalnya, Alkitab LAI dengan jelas mencantumkan Nama Tuhan Sejati, YHWH.

    Sdr ‘bahasa’,

    Di Alkitab sdr “samasekali tdk ada tulisan YHWH” karena memang Nama Itu telah dengan sengaja DIBUANG dari tempat aslinya. Sdr tak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa “YHWH” Itu adalah Nama Suci-Nya, dan Nama Itu ada di dalam naskah Alkitab Ibrani sekitar 7000-an kali, lebih banyak dari nama atau gabungan nama/gelar pengganti-Nya yg lain, namun oleh penerjemah Alkitab yg korup dan tidak kompeten Nama Itu telah disingkirkan ke ependiks atau kamus belaka.

    Sdr menulis: “bgini, jgn mengtang jesus yesus yeshua adlh org yahudi trus dia pasti pake bahas ibrani, wah salah kaprah dong, lihat dr sejarahnya dong, justru di era/zaman/masa nya Yeshua hampir smua penduduk galilea n yerusalem memakai bahasa aram.”

    Saya tak ingin berandai-andai, sekiranya bahasa Aram adalah bahasa yg dipakai di era/zaman/masa ketika Yesus hidup di bumi (zaman Perjanjian Baru), harusnya bahasa Aram telah benar-benar berperan sebagai bahasa pergaulan sehari-hari yang luas (linguafranka) menggantikan Ibrani, namun mengapa justru saya tidak menemukan satupun referensi ayat Alkitab yg menyebut ttg adanya bahasa Aram itu? Silakan sdr mengecek Alkitab sdr, apakah ayat Alkitab yg saya copas ini tidak menunjukan bahwasannya memang bahasa Ibranilah yg santer digunakan kala itu?

    Yohanes 5:2 “Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam BAHASA IBRANI disebut Betesda”.

    Yohanes 19:13 “Ketika Pilatus mendengar perkataan itu, ia menyuruh membawa Yesus ke luar, dan ia duduk di kursi pengadilan, di tempat yang bernama Litostrotos, dalam BAHASA IBRANI Gabata”.

    Yohanes 19:17 “Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam BAHASA IBRANI: Golgota”.

    Yohanes 19:20 “Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam BAHASA IBRANI, bahasa Latin dan bahasa Yunani”.

    Yohanes 20:16 “Kata Yesus kepadanya: “Maria!” Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam BAHASA IBRANI: “Rabuni!”, artinya Guru”.

    KPR 6:1 “Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang IBRANI, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari”.

    KPR 21:40 “Sesudah Paulus diperbolehkan oleh kepala pasukan, pergilah ia berdiri di tangga dan memberi isyarat dengan tangannya kepada rakyat itu; ketika suasana sudah tenang, mulailah ia berbicara kepada mereka dalam BAHASA IBRANI, katanya:”

    KPR 22:2 “Ketika orang banyak itu mendengar ia berbicara dalam BAHASA IBRANI, makin tenanglah mereka”.

    KPR 26:14 “Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam BAHASA IBRANI: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang”.

    Wahyu 9:11 “Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam BAHASA IBRANI ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion”.

    Wahyu 16:16 “Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam BAHASA IBRANI disebut Harmagedon”.

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 28, 2011 | Reply

  114. @maya

    Maaf anda trpaksa hrs baca ayat2nya utuh krn saya tidak mengganti kata HEBREW dan ARAMAIC jd BOLD atau huruf BESAR, benar2 murni COPAS, tdk ada yg sy EDIT sedikitpun.
    sori mgkn ga smuanya ter copas, ga smpt.
    Dan lihatlah memang ada yg HEBREW dan ARAMAIC,
    Dan utk tmpt lbh refer ke Hebrew, tp bahasa ke ARAMAIC,
    Anda benar pnerjemah byk korup, krn terbukti dlm trjmhn INDONESIA mrk ambil PUKUL RATA,
    Smua diganti dgn HEBREW, pdhl bukan sprit itu aslinya
    ……

    ACTS
    21;40 After receiving the commander’s permission, Paul stood on the steps and motioned to the crowd. When they were all silent, he said to them in Aramaic[a]:
    22;2 When they heard him speak to them in Aramaic, they became very quiet.
    26;14 We all fell to the ground, and I heard a voice saying to me in Aramaic,[a] ‘Saul, Saul, why do you persecute me? It is hard for you to kick against the goads.’

    REVELATION
    16;16 Then they gathered the kings together to the place that in Hebrew is called Armageddon.

    JOHN
    5;2 Now there is in Jerusalem near the Sheep Gate a pool, which in Aramaic is called Bethesda[a] and which is surrounded by five covered colonnades.
    19;13 When Pilate heard this, he brought Jesus out and sat down on the judge’s seat at a place known as the Stone Pavement (which in Aramaic is Gabbatha)

    20;16 Jesus said to her, “Mary.”
    She turned toward him and cried out in Aramaic, “Rabboni!” (which means “Teacher”)
    …..

    Nah disinilah, kalau kita Cuma merefer ke Alkitab tanpa memplajari sejarahnya diluar Bible ya jd NAIF,
    Krn NT jg ditulis jauh stlh masanya Yeshua, dan mostly ditulis dlm bahas Greek,
    Ya sgt2 mgkn ada mistranslation.

    Memang inilah yg jd masalah kita, pnrjmhn ke berbagai bahasa yg berbeda2,
    Krn seharusnya yg kita copy itu justru source aslinya,
    Dan shrsnya dijadikan dlm 1 buku dgn trjmhnnya, sprti Al-Quran yg sdh duluan dibuat sprti itu ditiap2 negara,
    Jd bisa stiap saat di kroscek ke orignl textnya,
    Tp mau gmn lg smua sdh trlanjur, krn kita jg tdk punya TEXT yg aslinya,

    salam

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  115. @maya

    ditrjmhn2 Bible sy TIDAK ADA Yeshua prnh menyebut YHWH sprti yg anda KHAYALKAN.
    dlm bahasa apapun.

    btw sbnrnya bahasa Aram jg bukanlah bahasa yg asing buat org2 israel bahkan dr jmn dulu jauh sblm Yeshua, khususnya org2 “atas”…

    2 Kings 18:26 & Isaiah 36:11
    Then Eliakim son of Hilkiah, and Shebna and Joah said to the field commander, “Please speak to your servants in Aramaic, since we understand it. Don’t speak to us in Hebrew in the hearing of the people on the wall

    Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah kepada juru minuman agung: “Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada hamba-hambamu ini, sebab kami mengerti; tetapi janganlah berbicara dengan kami dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok.”

    Daniel
    2:4 Then the astrologers answered the king in Aramaic, “O king, live forever! Tell your servants the dream, and we will interpret it.”
    2:4 Lalu berkatalah para Kasdim itu kepada raja (dalam bahasa Aram): “Ya raja, kekallah hidupmu! Ceriterakanlah kepada hamba-hambamu mimpi itu, maka kami akan memberitahukan maknanya.”

    krn memang root bahasa yg sama antara hebrew aramaic jg arabic, bhkn hampir2 hanya beda dialek,
    seperti pengucapan: eloh elah ilah alah aloh alaha ilahi ilaha alahu alohu elohim dsb basic hurufnya sama ALH

    dan semuanya ini “punya arti” : TUHAN

    bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  116. Buat ‘bahasa’.

    Saya sungguh heran dan menyayangkan betapa sdr telah melakukan pembodohan publik dgn mengatasnamakan kepiawaian (baca: kelicikan) bersilat lidah sdr selama ini. Saya melihat sdr terlalu angkuh untuk mengakui suatu KEBENARAN itu BENAR dan KEPALSUAN itu SALAH. Buktinya bisa dilihat dari contoh kecil kasus bahasa “IBRANI vs ARAMAIK” itu; yang nyata-nyata memang meneguhkan bukti ttg bahasa Ibrani sebagai bahasa pengantar resmi masyarakat Yahudi abad pertama! Tapi alih-alih menerima itu, sdr berkilah dgn teori-opini sendiri yg sifatnya duga-duga bahwa bahasa Aramlah yg dipakai luas kala itu. (Seharusnya sdr camkan bhw bhs Ibrani itu memang resmi bhs pengantar dlm percakapan dan penulisan literature Semitik, sedangkan Aramaik hanya “menyumbangkan” segelintir kecil saja kosa-kata utk khasana bahasa umum yang dipakai waktu penulisan PB kala itu).

    Semoga cuplikan ayat-ayat asli Yunani Asli berikut ini akan mengubah cara sdr memandang subyek diskusi kita.

    Yohanes 5:2 (Novum Testamentum Graeco)

    ???? ?? ?? ???? ????????????? ??? ?? ????????? ??????????, ? ??????????? ????????? ???????, ????? ????? ??????. (=hesti de en tois Hierosolumois ephi t’t phrobatik kolumbethra, he ephilegomene HEBRAISTI Bethesda, phente stoas exousa)

    Yohanes 19:17 (Novum Testamentum Graeco)

    ??? ???????? ??? ??????? ????? ??????? ??? ??? ????????? ??????? ?????, ? ??????? ????????? ???????. (= kai bastazon ton atauron autou ezelthen eis ton legomenon kraniou topon, ho legetai HEBRAISTI Golgotha)

    Yohanes 19:13 (Novum Testamentum Graeco)

    ?? ??? ??????? ??????? ?????? ??? ????? ?????? ??? ??? ???????, ??? ???????? ??? ??? ??????? ??? ????? ????????? ???????????, ????????? ?? ???????. (= Ho oun Philatos akousas touton ton logon hegagen ezo ton Iesoun, kai ekathisen ephi tou brematos eis topon legomenon Dithostropon, HEBRAISTI de Gabbatha)

    Yohanes 19:20 (Novum Testamentum Graeco)

    ?????? ??? ??? ?????? ?????? ????????? ??? ?????????, ??? ????? ?? ? ????? ??? ?????? ???? ????????? ? ???????· ??? ?? ??????????? ????????? [baca: HEBRAISTI], ??????????, ?????????.

    KPR 6:1 (Novum Testamentum Graeco)

    ??? ?? ???? ??????? ??????? ??????????? ??? ??????? ??????? ????????? ??? ??????????? ???? ???? ????????? [baca: HEBRAIOUS], ??? ????????????? ?? ?? ???????? ?? ?????????? ?? ????? ?????.

    KPR 21:40 (Novum Testamentum Graeco)

    ???????????? ?? ????? ? ?????? ????? ??? ??? ????????? ????????? ?? ????? ?? ???· ?????? ?? ????? ????????? ??????????? ?? ???????? [baca: HEBRAIDI] ???????? ?????·

    KPR 22:2 (Novum Testamentum Graeco)

    ?????????? ?? ??? ?? ???????? [baca: HEBRAIDI] ???????? ?????????? ??????, ?????? ???????? ???????. ??? ?????·

    KPR 26:14 (Novum Testamentum Graeco)

    ?????? ?? ???????????? ???? ??? ??? ??? ?????? ????? ???????? ???? ?? ??? ???????? ?? ???????? [baca: HEBRAIDI] ????????· ????? ?????, ?? ?? ???????; ??????? ??? ???? ?????? ?????????.

    Wahyu 9:11 (Novum Testamentum Graeco)

    ??????? ??? ????? ??????? ??? ??????? ??? ???????· ????? ???? ????????? [baca: HEBRAISTI] ????????, ??? ?? ?? ????????? ????? ???? ?????????.

    Wahyu 16:16 (Novum Testamentum Graeco)

    ??? ????????? ?????? ??? ??? ????? ??? ?????????? ????????? [baca: HEBRAISTI] ??????????.

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 28, 2011 | Reply

  117. Buat ‘bahasa’.

    Saya sungguh heran dan menyayangkan betapa sdr telah melakukan pembodohan publik dgn mengatasnamakan kepiawaian (baca: kelicikan) bersilat lidah sdr selama ini. Saya melihat sdr terlalu angkuh untuk mengakui suatu KEBENARAN itu BENAR dan KEPALSUAN itu SALAH. Buktinya bisa dilihat dari contoh kecil kasus bahasa “IBRANI vs ARAMAIK” itu; yang nyata-nyata memang meneguhkan bukti ttg bahasa Ibrani sebagai bahasa pengantar resmi masyarakat Yahudi abad pertama! Tapi alih-alih menerima itu, sdr berkilah dgn teori-opini sendiri yg sifatnya duga-duga bahwa bahasa Aramlah yg dipakai luas kala itu. (Seharusnya sdr camkan bhw bhs Ibrani itu memang resmi bhs pengantar dlm percakapan dan penulisan literature Semitik, sedangkan Aramaik hanya “menyumbangkan” segelintir kecil saja kosa-kata utk khasana bahasa umum yang dipakai waktu penulisan PB kala itu).

    Semoga cuplikan ayat-ayat asli Yunani Asli berikut ini akan mengubah cara sdr memandang subyek diskusi kita.

    Yohanes 5:2 (Novum Testamentum Graeco)

    ???? ?? ?? ???? ????????????? ??? ?? ????????? ??????????, ? ??????????? ????????? ???????, ????? ????? ??????. (=hesti de en tois Hierosolumois ephi t’t phrobatik kolumbethra, he ephilegomene HEBRAISTI Bethesda, phente stoas exousa)

    Yohanes 19:17 (Novum Testamentum Graeco)

    ??? ???????? ??? ??????? ????? ??????? ??? ??? ????????? ??????? ?????, ? ??????? ????????? ???????. (= kai bastazon ton atauron autou ezelthen eis ton legomenon kraniou topon, ho legetai HEBRAISTI Golgotha)

    Yohanes 19:13 (Novum Testamentum Graeco)

    ?? ??? ??????? ??????? ?????? ??? ????? ?????? ??? ??? ???????, ??? ???????? ??? ??? ??????? ??? ????? ????????? ???????????, ????????? ?? ???????. (= Ho oun Philatos akousas touton ton logon hegagen ezo ton Iesoun, kai ekathisen ephi tou brematos eis topon legomenon Dithostropon, HEBRAISTI de Gabbatha)

    Yohanes 19:20 (Novum Testamentum Graeco)

    ?????? ??? ??? ?????? ?????? ????????? ??? ?????????, ??? ????? ?? ? ????? ??? ?????? ???? ????????? ? ???????· ??? ?? ??????????? ????????? [baca: HEBRAISTI], ??????????, ?????????.

    KPR 6:1 (Novum Testamentum Graeco)

    ??? ?? ???? ??????? ??????? ??????????? ??? ??????? ??????? ????????? ??? ??????????? ???? ???? ????????? [baca: HEBRAIOUS], ??? ????????????? ?? ?? ???????? ?? ?????????? ?? ????? ?????.

    KPR 21:40 (Novum Testamentum Graeco)

    ???????????? ?? ????? ? ?????? ????? ??? ??? ????????? ????????? ?? ????? ?? ???· ?????? ?? ????? ????????? ??????????? ?? ???????? [baca: HEBRAIDI] ???????? ?????·

    KPR 22:2 (Novum Testamentum Graeco)

    ?????????? ?? ??? ?? ???????? [baca: HEBRAIDI] ???????? ?????????? ??????, ?????? ???????? ???????. ??? ?????·

    KPR 26:14 (Novum Testamentum Graeco)

    ?????? ?? ???????????? ???? ??? ??? ??? ?????? ????? ???????? ???? ?? ??? ???????? ?? ???????? [baca: HEBRAIDI] ????????· ????? ?????, ?? ?? ???????; ??????? ??? ???? ?????? ?????????.

    Wahyu 9:11 (Novum Testamentum Graeco)

    ??????? ??? ????? ??????? ??? ??????? ??? ???????· ????? ???? ????????? [baca: HEBRAISTI] ????????, ??? ?? ?? ????????? ????? ???? ?????????.

    Wahyu 16:16 (Novum Testamentum Graeco)

    ??? ????????? ?????? ??? ??? ????? ??? ?????????? ????????? [baca: HEBRAISTI] ??????????.

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 28, 2011 | Reply

  118. Buat ‘bahasa’ dan sdr-sdr semua.

    Sayang sekali fitur di ruang diskusi ini tidak mendukung upaya saya menghadirkan tulisan Asli Yunani yg menjelaskan bahwa ayat2 yg saya kutip kemarin dari Alkitab TB-LAI memang berisi kata BAHASA IBRANI, bukan Aramaik! Namun, pembaca bisa mengecek sendiri kebenarannya dengan melihat langsung edisi elektronik dari Novum Testamentum Graece..

    Salam

    Baldwin Maya | Jun 28, 2011 | Reply

  119. @maria

    “Saya sungguh heran dan menyayangkan betapa sdr telah melakukan pembodohan publik dgn mengatasnamakan kepiawaian (baca: kelicikan) bersilat lidah sdr selama ini. Saya melihat sdr terlalu angkuh untuk mengakui suatu KEBENARAN itu BENAR dan KEPALSUAN itu SALAH. Buktinya bisa dilihat dari contoh kecil kasus bahasa “IBRANI vs ARAMAIK” itu; yang nyata-nyata memang meneguhkan bukti ttg bahasa Ibrani sebagai bahasa pengantar resmi masyarakat Yahudi abad pertama! Tapi alih-alih menerima itu, sdr berkilah dgn teori-opini sendiri yg sifatnya duga-duga bahwa bahasa Aramlah yg dipakai luas kala itu.”

    HUAHAHAHA….
    lucu yaa…

    sy sdh blg saya hanya mengCOPAS tdk ada yg sy edit sama skali,

    trus kok anda marah2 ky kebakaran jenggot blg sy bikin pembodohan publik?

    itu bukan opini saya buuu, tp itu apa yg sy baca.

    begini buu.. menuduh org bohong itu kejam,
    aplg kalo trnyata org itu tdk bohong, berarti yg menuduhlah yg bohong. iyakan?
    skrg kalau sy terbukti tdk bohong, berarti ibu jauh lbh buruk drpd pendusta, benarkan? setuju ya sblm kita buktikan?

    tlg anda cari alkitab NIV,
    silahkan anda copas disini, DAN jgn diedit sdikitpun ok? :)

    begini lhoo buuu..
    penulisan PB itu kan smua dlm greek, jauh stlh masanya Yeshua, mrk sndri blm prnh KETEMU dgn Yeshua, dan BISA JADI (*ini baru OPINI, sprti anda) bisa jadi para penulis tidak bisa membedakan mana hebrew mana aramaic,krn.. KARENA bahasa kedua itu yg jg sgt2 mirip.

    dan kalau kita mau telusuri “siapa” yg menulis kbykn dr Gospel, (anda bisa cari di index info Alkitab/Bible anda)
    contoh=
    MARKUS
    “Sekalipun nama penulis tidak disebut dalam kitab itu sendiri (berlaku bagi semua Injil), dengan suara bulat gereja yang mula-mula memberi kesaksian bahwa Yohanes
    Markus adalah penulis Injil ini”

    “Walaupun nama pengarang tidak disebutkan dalam nas Alkitab, kesaksian semua bapa gereja yang mula-mula (sejak kira-kira tahun 130 M) menyatakan bahwa Injil ini ditulis oleh Matius, salah seorang murid Yesus.”
    Sekalipun nama pengarangnya tidak disebutkan dalam kedua kitab itu, kesaksian kekristenan mula-mula
    dengan suara bulat, serta bukti intern yang mendukung dari kedua kitab ini menunjuk kepada satu orang penulis yaitu Lukas”

    ini selalu ada…
    “Walaupun nama pengarang tidak disebutkan”

    mrk mengambil “suara bulat” untk “menduga” itu tulisan MARK, MATT dll, WALAUPUN tidak ada tanda2 dr penulisnya

    JD SAMA SAJA kita mndapatkan “krn tidak ada tanda2 dr penulisnya” adalah =
    ANONYMOUS = unknown name, having no known name or identity or known source.
    Jd kita jg ga tau itu siapa yg nulis, dr mana asalnya, berbangsa apa?!

    jd kita jg TIDAK TAHU apakah dia FAHAM dgn Hebrew dan Aramaic atau tidak. lha wong yg nulis aja ga tau siapa…
    blm lg mistranlation yg sgt bgitu byk.

    sbnrnya ini melenceng lumayan jauh ya dr topik pembahasan kita yg awal,
    tp ya trlanjur jd diterusin dl sedikit, sblm nanti kita kembali ke topik awal. :)

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  120. aduh sori saya salah tulis lg,
    maksud saya @MAYA.

    SORIII… :)

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  121. @maya

    sblm kita kmbali ke topik asli,
    kita msh berkutat di Aramaic dulu ya..

    pdhl pmbahasan ini cuma simple kok ga prlu trlalu pnjg,
    saya cuma blg ke3 bahasa itu hebrew aramaic arabic punya ROOT yg sama= sister language,

    begitu jg kata2 yg diucapkan, byk kemiripan,
    begitu jg soal kata TUHAN, ELOH, ALH

    nah ini aja sbnrnya pmbhsnnya,

    tp ya jd panjaaang deeh..
    hehe..

    yaudah trusin dl sdikit deh biar ntar enak kmabli ke topik awalnya. :)

    begini, soal Yeshua memakai bahasa Aramaic, sy tdk mengarang2, tp itu yg sy dpt dr Baca,
    dan itu jg byk tertulis di sjarah2, theology, dan jg tulisan2 para pakar.

    (dan memang terbukti kok dr Kitab ezra dan Daniel mrk sudah “Familiar” dgn bahasa ARAMAIC)

    pliz pliz pliz…. GOOGLE ada didpn mata…
    silahkan anda CARI, anda bisa ketik kok.. Bahasa yg dipakai Yeshua.

    ini sy COPAS dr segelintir saja..

    http://en.wikipedia.org/wiki/Aramaic_of_Jesus

    (ingat rakyat israel prnh mengalami bbrp kali pembuangan, mesir, babylonia, smp terakhir negara2 eropa sblm mrk buat negara skrg)
    dan pembuangan terakhir sblm masa Yeshua adalah babylonia,bahasa yg umum dipakai dibabylonia dimasa itu adalah aramaic

    “Aramaic, being such a common language, used in many different countries, such as Assyria, Babylon and Israel”

    “Aramaic is an ancient Semitic language (very similar to Hebrew) that according to the Encyclopedia Britannica became the dominant language of the Middle East, around 500-600 years before the birth of the Messiah.

    “Aramaic is thought to have first appeared among the Aramaeans about the late 11th century BC. By the 8th century BC it had become accepted by the Assyrians as a second language. The mass deportations of people by the Assyrians and the use of Aramaic as a lingua franca by Babylonian merchants served to spread the language, so that in the 7th and 6th centuries BC it gradually supplanted Akkadian as the lingua franca of the Middle East.” – Encyclopedia Britannica

    “Yesus Kristus berbicara dalam bahasa Aram, tetapi kitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani…
    Bagian-bagian yang paling kuno dari PL ditulis dalam bahasa Ibrani, yang merupakan bahasa sehari-hari dari bangsa Israel
    pada zaman itu. Lalu, berabad-abad kemudian, dipakai bahasa Aram. Perbedaan antara bahasa Ibrani dan bahasa Aram dapat digambarkan sebagai perbedaan antara bahasa Melayu Kuno dan bahasa Indonesia sekarang.”

    “..portions of the Old Testament books of Daniel and Ezra are written in Aramaic…Jesus and the Apostles also spoke this language.

    In the early Christian era, Aramaic divided into East and West varieties. West Aramaic dialects includ Nabataean (formerly spoken in parts of Arabia), Palmyrene (spoken in Palmyra, which was northeast of Damascus), Palestinian-Christian, and Judeo-Aramaic. West Aramaic is still spoken in a small number of villages in Lebanon.”

    dan msh banyaaak lg…

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  122. sdr. nama bukan bahasa

    anda punya logika yang sangat baik dalam mempertahankan opini anda “bahwa Tuhan tidak perlu Nama” karena yang penting menurut anda, adalah sosok keberadaan-Nya, bukan siapa nama-Nya.

    saya menghargai itu,

    namun keyakinan bahwa Tuhan perlu nama juga punya logika yang cukup..

    jika Tuhan tidak menganggap penting sebuah nama, maka Tuhan tidak perlu repot-repot mengajarkan Adam semua nama-nama binatang.

    jika Tuhan tidak menganggap penting sebuah nama, maka Tuhan tidak perlu menyebut nama kitab-kitab-Nya yang telah diturunkan kepada manusia.

    nama itu diperlukan sebagai perantara (jembatan) bagi manusia untuk mengenal / membedakan..

    demikian juga Tuhan, Dia (Tuhan) perlu nama sebagai jembatan bagi manusia untuk menyapa-Nya.

    benar, bahwa tanpa nama-pun Tuhan ya tetap Tuhan.. Dia Yang Kekal, Dia Yang Maha Perkasa, Dia Yang Maha Pengasih dan Penyayang, Dia Yang Maha Segalanya.. Dialah yang pantas disebut Tuhan..

    lalu mengapa nama Tuhan tidak seragam??? orang Yahudi menyebut nama Tuhannya YHWH, orang Kristen menyebut nama Tuhannya JESUS, orang Islam menyebut nama Tuhannya ALLAH, oran Hindu dan Budha lain lagi…

    mengapa bisa begitu???

    karena pada dasarnya manusia memang adalah makhluk yang cenderung untuk lupa dan ingkar…

    karena itu dikatakan bahwa disetiap jaman dan bangsa Tuhan selalu mengirimkan nabi (utusan)-Nya..

    tujuannya untuk mengingatkan kembali dan menggenapkan pesan-pesan Tuhan..

    yang saya Tahu nama ALLAH bukan baru digunakan oleh umat di jaman Muhammad, tapi jauh sebelum itu nama itu telah digunakan..

    keterbatasan manusia dalam tata komunikasi (bahasa / media) lah yang menyebabkan nama itu (Tuhan) seperti timbul tenggelam, berubah dan berganti disetiap periode (jaman)… padahal asalnya adalah sama..

    jika saat ini kita kenal nama itu dengan kode huruf ALLAH, maka mungkin saja kode huruf untuk nama itu adalah ALH.

    siapa yang dapat menjamin bahwa paket huruf Alef Lam Ha (ALH) dalam Kejadian 1:1 bukan merupakan proper nouns (nama pribadi / diri)???

    sdr. nama bukan bahasa
    maaf, apakah anda seorang Agnostik??????

    salam..

    almer | Jun 28, 2011 | Reply

  123. @MAYA

    Kalau anda blm nemuin Bible NIV nya bisa klik ini..

    http://www.biblegateway.com/passage/?search=JOHN%2019:13&version=NIV

    John 19:13
    New International Version (NIV)
    13 When Pilate heard this, he brought Jesus out and sat down on the judge’s seat at a place known as the Stone Pavement (which in Aramaic is Gabbatha).

    New International Reader’s Version (NIRV)
    13 When Pilate heard that, he brought Jesus out. Pilate sat down on the judge’s seat. It was at a place called The Stone Walkway. In the Aramaic language it was called Gabbatha.

    New International Version - UK (NIVUK)
    13 When Pilate heard this, he brought Jesus out and sat down on the judge’s seat at a place known as the Stone Pavement (which in Aramaic is Gabbatha)

    Contemporary English Version (CEV)
    13When Pilate heard this, he brought Jesus out. Then he sat down on the judge’s bench at the place known as “The Stone Pavement.” In Aramaic this pavement is called “Gabbatha.”

    http://www.biblegateway.com/passage/?search=acts%2022:2&version=NIV

    Acts 22:2
    New International Version (NIV)
    2 When they heard him speak to them in Aramaic, they became very quiet.

    Common English Bible (CEB)
    2 When they heard him address them in Aramaic, they became even more quiet.

    Contemporary English Version (CEV)
    2When the crowd heard Paul speak to them in Aramaic, they became even quieter.

    Today’s New International Version (TNIV)
    2 When they heard him speak to them in Aramaic, they became very quiet.

    and more…

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  124. salam @almer

    sepertinya kita mulai nemu garis temu hehe..

    sy rasa sbnrnya sdh tdk prlu sy ngomg pnjg lebar krn anda sdh mengerti yg sy mksd, :)

    tp bolehlah ditmbhkan sdikit,

    apakah kita yaikn di pedalaman irian 1500 ataw bahkan pra islam 2000-5000tahun yg lalu mrk prnh dgr nama ALLAH ELOH ILAH apalg YAHWEH ?

    bgmn di japan?
    bgmn dimexico?
    dan tmpt lain..

    krn shrsnya TUHAN sdh dikenal manusia dr mulai manusia diciptakan ribuan thn lalu.

    “karena itu dikatakan bahwa disetiap jaman dan bangsa Tuhan selalu mengirimkan nabi (utusan)-Nya.”

    apakah kata2 ini kita anggap dgn harfiah?

    kalau begitu, bukan hrsnya dr ribuan thn lalu ada KITAB2 lain yg diceritakan/ diwahyukan di negara2 lain dgn bahasa2 lain/ mrk sendiri tp ttp dgn memakai “nama” ALLAH/YHWH?

    begini, sbagai muslim anda pasti prnh dgr KATA2 ini..

    “every human born as a moslem”,
    “smua manusia terlahir sebagai muslim”,
    pernah kan?

    apakah KATA2 ini kita anggap dgn harfiah?

    berarti dr wkt lahir kita sdh jd “islam”?
    dgn Iman Ilmu dan pengetahuan ttg islam trmasuk ALLAH & Muhammad?

    kalau mmg begitu sdh pasti NAIF dong, n Pemeluk agama lain akan marah dong?
    tp TIDAK begitu kan?

    nah mksdnya sprti ini,

    Islam = salam/assalam, means= Damai, juga= SUBMITTED TO GOD,

    jd mksdnya lahir sebagai muslim adlah kita punya rasa “damai”,
    dan kita punya “willing to SUBMITTED TO GOD”
    pd wkt kita bisa berfikir/dewasa.

    mari kita ambil contoh…

    kalau seorg anak yg slth lahir tidak diajarkan agama apapun, tgl didaerah terpencil tanpa warga lain yg beragama.

    begitu beranjak dewasa dia akan berfikir=
    dr mana smua manusia dtg?
    dr mana bumi ini ada?
    dr mana smua benda2,gunung2,matahari,bulan, planet2 bisa ada?

    pasti ada yg MENCIPTAKAN!

    maka timbullah dibenaknya=
    DIA yg MENCIPTAKAN PATUT utk di beri trimakasih, krn telah menciptakan saya dan keluarga sy, dgn segala kenikmatan dan rejeki yg sy miliki,
    DIA ini PERLU DI SEMBAH / THANKFUL.
    SIAPAPUN “NAMA” NYA DIA, hrs saya SEMBAH

    dan bukan tidak mgkn dia bisa “berkomunikasi” dgn PENCIPTAnya tanpa hrs TAHU “nama” NYA

    ingat, dia blm prnah dgr istilah TUHAN, YHWH ALLAH ELOH DEWA ZEUS TRINITAS dsb

    TP dia bisa berfikir utk= BERTRMKSH kpd “DIA yg MENCIPTAKAN!”

    inilah yg dimksd dgn KATA2 td.

    dimanapun anak itu berada, dgn bahasa apapun dia, TANPA ada ajaran agama apapun!
    kalau dia sehat jasmani dan rohani, maka itulah paling tdk yg terjadi.

    dia akan “Mengenali DIA (TUHAN) Sang PENCIPTA dgn melihat ciptanNYA,

    dia akan melakukan yg bermaksud “TERIMAKASIH” kpd… ‘ DIA SANG PENCIPTA ‘

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  125. @almer

    ohya mgkn anda jg menduga2 apa sy Agnostik?

    bahkan apa mgkn saya Atheist? :)

    kalo anda tanya ke saya; apakah sy percaya ada Tuhan yg hidup yg Melihat kita dgn mataNya dr kejauhan, yg mempunyai “NAMA” si “ANU” misalnya.

    saya bisa blg diri saya ATHEIST,
    krn sy tidak percaya ada TUHAN kalo begitu.
    krn bukan sprti itu pndgn sy ttg TUHAN.

    kalo misal sy ditanya apa prcaya ada TUHAN disurga;
    sy mgkn akan bersikap Agnostik,
    krn saya memang blm prnh MELIHAT atau MENDENGAR TUHAN secara lsg, sy tidak tahu dimana keberadaanNYA secara lsg.

    saya tdk bisa “merasakan” DIA secara lsg.

    TAPIII.. sy bisa merasakan Nikmat Karunia dan KasihNYA secara lsg.

    salam :)

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  126. @almer

    ooh sori ada yg lupa

    “namun keyakinan bahwa Tuhan perlu nama juga punya logika yang cukup”

    memang masuk akal/logika jg,
    apalagi kalo kita membicarakan mahlukNYA,

    tp begini, TUHAN itukan “Distinct”

    TIDAK ADA YG LAIN yg sama DGN DIA,

    Kalau anda blg; BINATANG AJA PERLU NAMA,
    KITAB2 aja perlu NAMA, masa TUHAN tidak?

    maaf berarti anda “menyamakan” DIA dgn CIPTAANNYA.

    berarti “HILANG” arti DISTINCT dariNYA.

    Apakah dgn memanggil TUHAN saja blm cukup utk anda?
    gmn dgn GOD? msh blm cukup?
    itu baru 2 nama, ALLAH? dan msh byk lg, apa msh blm cukup utk MengenalNYA?

    kalau utk sy sdh cukup tau bahwa DIA yg MAHA PENCIPTA.

    sekali lg, ALLAH =AL-ILAH adalah benar nama yg sgt PAS utk merujuk ke TUHAN yg BENAR.
    itulah nama yg Benar!
    krn mempunyai “arti” yg BENAR!

    tapiii… buat sy ITU bukan “nama” sprti DUDUNG BOIM NUNUNG ONENG, Yg ga jelas artinya apa… (tanpa arti)

    skrg begini, anda pasti mengenal 99 Asmaul Husna,
    jadi ada 99 “NAMA” TUHAN,

    kalau dia MEMANG punya “NAMA”, knp kok buanyaaak bangeeet smp 99 lebih??? (msh byk yg blm terungkap)
    apa yg membedakan 99 Lebih Nama itu dgn nama “Allah” sndiri?

    emang knp ga 1 aja, knp kok repot2 byk2?

    krn smua BANYAKNYA NAMA2 itu adalah nama panggilan, ‘nickname’, ‘gelar’,
    dmn NAMA2 itu utk menjelaskan/describe ttg DIA

    contohnya=
    AL MALIK = MahaRAJA
    AL HAKIM = Maha BIJAKSANA
    AL LATIF = Maha LEMBUT
    AS SAMAD = Yang Menjadi Tumpuan
    AL NUR = CAHAYA
    AL ILAH = TUHAN yg BENAR

    dan tidak ada BEDA tingkatan diantara nama2 itu, smua sejajar,
    smua adalah namaNYA,

    sama dgn THE ALMIGHTY, THE CREATOR.

    itu smua adalah namaNYA dan smua mempunyai “arti”

    bukan sprti = dudung nunung oneng dsb

    :)

    salam

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  127. @GKmin eh sori, @maya

    jd dmn letak saya “melakukan pembodohan publik”?
    dgn mengatasnamakan kepiawaian (baca: kelicikan) bersilat lidah sdr selama ini.”

    dmn letak saya berkilah/berbohong dgn opini saya seperti yg anda tuduhkan..
    “sdr berkilah dgn teori-opini sendiri yg sifatnya duga-duga bahwa bahasa Aramlah yg dipakai luas kala itu.”

    mana buktinya?

    sy sdh memberi skian byk bukti COPAS,bahkan sy kasih link nya utk di crosscheck,
    dan anda blg sy berbohong?

    hehe..

    krn anda menuduh sy berbohong pdhl tdk,
    apakah anda sadar skrg kalau andalah yg pendusta?

    :)

    nama bukan bahasa | Jun 28, 2011 | Reply

  128. @gkmin

    eh slh lg, @maya

    “menggantinya dengan istilah-istilah tanpa makna seperti ‘TUHAN’ atau ‘ALLAH’ ”

    yakin ini bukan tulisan @GKmin yaaaa??????
    :p

    hmmm….. anda bukan org indonesia ya?
    jd org mana ya bu? blh sy tau?

    krn sebagai org indonesia yg memakai bahasa yg sama nama/kata TUHAN sdh pasti ada Makna nya. begitu jg nama/kata ALLAH yg diadopsi dr bahasa lain,
    jg mempunyai Makna (yg sama)

    justru telah menimbulkan suatu iklim kebingungan di kalangan jutaan orang Kristen dan non-Kristen perihal hubungan antara “Tuhan Yesus” dengan “Tuhan Allah”.

    ya memang kesalah pnrjmhn khusus yg ini sgt Fatal!!!

    seharusnya TUHAN ALLAH dan TUAN YESUS
    (baca:Adonai Elohim dan Rabbuni Yeshua)

    “Jangan sdr heran bahwa bahkan sampai hari ini orang-orang Muslim terus menjadikan “kekonyolan” ini sebagai bahan olok-olokan yang tak ada habisnya yang merendahkan martabat Yesus maupun Bapa (YHWH). Tidak sedikit dari orang Kristen yg masih ragu ttg doa-doa: akan ditujukan kepada Siapa mengingat Yesus selalu berdoa kepada pribadi lain; maka kita akan mendengar orang Kristen yg berdoa: ‘Ya Tuhan Yesus, Tuhan Allah Bapaku….’

    krn Lord Yeshua memang tdk prnah mengajarkan “berdoa kepadaKu”,
    tapi “berdoa kepada BAPA ALLAHmu”

    bahasa | Jun 29, 2011 | Reply

  129. Buat ‘bahasa’ alias ‘nama bukan bahasa’ dan teman-teman yg lain.

    Saya masih penasaran dgn percakapan perihal bahasa apa yg digunakan di era Yesus 2000 tahun lalu bahkan yg digunakan oleh penulis-penulis Kristen perdana ketika menghasilkan tulisan-tulisan Perjanjian Baru (PB): Apakah Bahasa IBRANI? Atau ARAM? Karena forum ini awalnya bertajuk “Apakah Anda Setuju dgn Terjemahan Berikut…”, maka saya kira apa yg kita bincangkan di sini masih relefan bahkan sesungguhnya lebih serius lagi sebab bertalian dgn soal, bukan saja, apakah sebuah kata atau frase telah diterjemahkan dgn benar atau tepat, namun juga apakah memang dalam upaya penerjemahan itu, setiap kata atau frase telah dipastikan TEPAT KEBERADAANNYA (baca: posisinya ada) sesuai naskah-naskah yang lebih tua yang dijadikan acuan untuk menghasilkan setiap transmisi naskah Kitab Suci. Saya melihat tidak sedikit terjemahan Alkitab yang, sebaliknya dari berlaku sangat hati-hati untuk menerjemahkan setiap kata/frase sebagaimana itu ada (literal) dalam naskah asli, namun justru telah melakukan tindakan serba boleh (permisif) atas naskah utama Kitab Suci, seperti dengan cara menyadur atau membuat terjemahan bebas (parafrase). Sebagai contoh. Dalam percakapan saya vs ‘bahasa’ kemarin-kemarin, saya mengacu kepada sikap yang diambil oleh panitia penerjemahan Alkitab dari Lembaga Alkitab Indonesia (TB-LAI) yang menulis kata/frase “Ibrani” dalam ke-14 kali pemunculan frase itu di PB (selengkapnya: di Injil Yohanes 5x, KPR 4x, II Korintus 2x, Filipi 1x dan Wahyu 2x). Saya jelas tidak menjumpai satu kali pun kata/frasa “Aram” atau “bahasa Aram” di 14 posisi kata/frase dimaksud. Apakah karena saya telah memakai sebuah terjemahan yang TIDAK literal? Namun di pihak sana, si ‘bahasa’ bersekukuh kalau bahasa Aram-lah yang dipakai, bukan Ibrani. Apakah dia telah memakai terjemahan yg literal? Saya memerhatikan bahwa demi mendukung argumentasi dia, si ‘bahasa’ memakai terjemahan NIV yg mencantumkan frase ‘bahasa Aramaik’ sebaliknya dari ungkapan ‘bahasa Ibrani’. Si ‘bahasa’ bahkan menunjukan sejumlah terjemahan Alkitab lain utk mendukung pandangan dia. Namun bila memerhatikan lebih saksama, rupanya terjemahan lain Alkitab yg dia pakai (NIV,NIRV,NIVUK,TNIV) tidak lain dari sejumlah TURUNAN Alkitab NIV saja, dengan kata lain masih satu fabrikan dgn NIV. Dari kenyataan ini sebenarnya sidang pembaca sudah bisa merasakan bahwa sikap ngeyel si ‘bahasa’ pada pendirian bhw PB berisi ungkapan “Aram” atau “bahasa Aram” (bukan BAHASA IBRANI) jelas berada pada posisi yang sangat-sangat lemah. Baiklah untuk tidak memperpanjang maklumat, di sini saya akan cantumkan belasan versi Alkitab yang, seperti TB-LAI, dengan sangat nyata mencantumkan frase “IBRANI”, bukannya “Aram”.

    NB:
    1. Perlu dicatat bahwa dalam naskah-naskah manuskrip tertua Alkitab Sinaitikus, Aleksandrianus, Vatikanus da Papirus Chester Beatty (P45) yang digunakan oleh sarjana-sarjana dari Universitas Cambridge B.F. Westcott dan J.A. Hort untuk menghasilkan teks induk “Yunani Westcott-Hort [WH]”, serta karya Novum Testamentum Graece oleh Aland Nestle justru mencantumkan frase”Ibrani” atau “bahasa IBRANI” dan bukannya “Aram” atau “bahasa Aram”.
    2. Untuk menyingkat tulisan yang panjang yang semata-mata berisi kutipan ayat dari ke-14 kali pemunculan frase “Ibrani” dari berbagai versi terjemahan Alkitab, maka di sini saya cukup cantumkan satu ayat saja yakni yang tertulis di Kisah Para Rasul (KPR) 26:14.
    3.Huruf kapital ditambahkan oleh penulis hanya dengan maksud menonjolkan dan menandaskan saja.

    KISAH PARA RASUL 26 AYAT 14:

    “Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam bahasa IBRANI: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” (TB-LAI)

    ==================================================
    Menurut ayat tersebut, YESUS KRISTUS yang sudah dibangkitkan ke kehidupan di surga saja tetap berkomunikasi menggunakan BAHASA IBRANI!
    ==================================================

    “?????? ?? ???????????? ???? ??? ??? ??? ?????? ????? ???????? ???? ?? ??? ???????? ?? ???????? ????????· ????? ?????, ?? ?? ???????; ??????? ??? ???? ?????? ?????????” (=panton de katapesonton hemon eis ten gen hekousa fonen lalousan pros me kai legousan te HEBRAIDI dialekto saoul saoul ti me diokeis skleron soi pros kentra laktizein) [GNT-Westcott & Hort]

    “Dan bila kita smoa sudah jatoh di tanah, sahya dngar satu suara yang kata sama sahya dngan bhasa IBRANI, ‘Sa’ul, Sa’ul, knapa angkau aniayakan sahya. Susah juga angkau mau tndang sama barang yang tajam” (BABA-Malayu)

    “Hepimiz yere y?k?lm??t?k. Bir sesin bana IBRANI* dilinde seslendi?ini duydum. ‘Saul, Saul, neden bana zulmediyorsun?’ dedi. ‘Üvendireye kar?? tepmekle kendine zarar veriyorsun.” (TKK/Alkitab Turki)

    “And when wee were all fallen to the earth, I heard a voice speaking vnto me, and saying in the HEBREW tongue, Saul, Saul, why persecutest thou me? It is hard for thee to kicke against the prickes” (KJV-1611)

    “And when we were all fallen to the earth I heard a voice speaking unto me, and saying in the HEBREW tongue, Saul, Saul, why persecutest thou me? [it is] hard for thee to kick against the pricks” (AV)

    “And when we had all gone down on the earth, a voice came to me, saying in the HEBREW language, Saul, Saul, why are you attacking me so cruelly? It is hard for you to go against the impulse which is driving you” (BBE)

    “We fell flat on our faces. Then I heard a voice in HEBREW: ‘Saul, Saul, why are you out to get me? Why do you insist on going against the grain?” (MESSAGE)

    “And when we all had fallen to the ground, I heard a voice speaking to me and saying in the HEBREW language, `Saul, Saul, why are you persecuting Me? [It is] hard for you to kick against the goads.’ (NKJV)

    “We all fell to the ground and I heard a voice saying to me in HEBREW, ‘Saul, Saul, why are you persecuting me? It is hard for you to kick against your own conscience’” (PHILIPS)

    “And when we had all fallen to the earth, I heard a voice speaking to me, and saying in the HEBREW language, Saul, Saul, why persecutest thou me? [it is] hard for thee to kick against the goads” (RWEBSTR)

    “All of us fell to the ground, and I heard a voice asking me in HEBREW, ‘Saul, Saul! Why are you persecuting me? It’s hard for a mortal like you to resist God” (GWV)

    “And when we had all fallen to the earth, I heard a voice speaking to me, and saying in the HEBREW language, Saul, Saul, why persecutest thou me? [it is] hard for thee to kick against the goads” (RWEBSTR)

    “All of us fell to the ground, and I heard a voice asking me in HEBREW, ‘Saul, Saul! Why are you persecuting me? It’s hard for a mortal like you to resist God” (GWV)

    “And when we were all fallen to the earth, I heard a voice saying unto me in the HEBREW language, Saul, Saul, why persecutest thou me? it is hard for thee to kick against the goad” (ASV)

    “And when we were all fallen to the earth, I hearde a voyce speakyng vnto me, and saying in the HEBREWE tongue: Saul, Saul, why persecutest thou me? It is harde for thee to kicke agaynste the prickes” (Bishops)

    “So when we were all fallen to the earth, I heard a voyce speaking vnto me, and saying in the HEBREW tongue, Saul, Saul, why persecutest thou me? It is hard for thee to kicke against pricks” (Geneva)

    “All of us fell to the ground, and I heard a voice asking me in the HEBREW language, ‘Saul! Saul! Why are you persecuting me? It is hurting you to keep on kicking against the goads” (ISV)

    “Omnesque nos cum decidissemus in terram audivi vocem loquentem mihi HEBRAICA lingua Saule Saule quid me persequeris durum est tibi contra stimulum calcitrare” (Vulgate Latin)

    “And we all having fallen to the earth, I heard a voice speaking unto me, and saying in the HEBREW dialect, Saul, Saul, why me dost thou persecute? hard for thee against pricks to kick!” (YLT)

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 1, 2011 | Reply

  130. Buat ‘bahasa’ alias ‘nama bukan bahasa’ dan teman-teman yg lain.

    Saya masih penasaran dgn percakapan perihal bahasa apa yg digunakan di era Yesus 2000 tahun lalu bahkan yg digunakan oleh penulis-penulis Kristen perdana ketika menghasilkan tulisan-tulisan Perjanjian Baru (PB): Apakah Bahasa IBRANI? Atau ARAM? Karena forum ini awalnya bertajuk “Apakah Anda Setuju dgn Terjemahan Berikut…”, maka saya kira apa yg kita bincangkan di sini masih relefan bahkan sesungguhnya lebih serius lagi sebab bertalian dgn soal, bukan saja, apakah sebuah kata atau frase telah diterjemahkan dgn benar atau tepat, namun juga apakah memang dalam upaya penerjemahan itu, setiap kata atau frase telah dipastikan TEPAT KEBERADAANNYA (baca: posisinya ada) sesuai naskah-naskah yang lebih tua yang dijadikan acuan untuk menghasilkan setiap transmisi naskah Kitab Suci. Saya melihat tidak sedikit terjemahan Alkitab yang, sebaliknya dari berlaku sangat hati-hati untuk menerjemahkan setiap kata/frase sebagaimana itu ada (literal) dalam naskah asli, namun justru telah melakukan tindakan serba boleh (permisif) atas naskah utama Kitab Suci, seperti dengan cara menyadur atau membuat terjemahan bebas (parafrase). Sebagai contoh. Dalam percakapan saya vs ‘bahasa’ kemarin-kemarin, saya mengacu kepada sikap yang diambil oleh panitia penerjemahan Alkitab dari Lembaga Alkitab Indonesia (TB-LAI) yang menulis kata/frase “Ibrani” dalam ke-14 kali pemunculan frase itu di PB (selengkapnya: di Injil Yohanes 5x, KPR 4x, II Korintus 2x, Filipi 1x dan Wahyu 2x). Saya jelas tidak menjumpai satu kali pun kata/frasa “Aram” atau “bahasa Aram” di 14 posisi kata/frase dimaksud. Apakah karena saya telah memakai sebuah terjemahan yang TIDAK literal? Namun di pihak sana, si ‘bahasa’ bersekukuh kalau bahasa Aram-lah yang dipakai, bukan Ibrani. Apakah dia telah memakai terjemahan yg literal? Saya memerhatikan bahwa demi mendukung argumentasi dia, si ‘bahasa’ memakai terjemahan NIV yg mencantumkan frase ‘bahasa Aramaik’ sebaliknya dari ungkapan ‘bahasa Ibrani’. Si ‘bahasa’ bahkan menunjukan sejumlah terjemahan Alkitab lain utk mendukung pandangan dia. Namun bila memerhatikan lebih saksama, rupanya terjemahan lain Alkitab yg dia pakai (NIV,NIRV,NIVUK,TNIV) tidak lain dari sejumlah TURUNAN Alkitab NIV saja, dengan kata lain masih satu fabrikan dgn NIV. Dari kenyataan ini sebenarnya sidang pembaca sudah bisa merasakan bahwa sikap ngeyel si ‘bahasa’ pada pendirian bhw PB berisi ungkapan “Aram” atau “bahasa Aram” (bukan BAHASA IBRANI) jelas berada pada posisi yang sangat-sangat lemah. Baiklah untuk tidak memperpanjang maklumat, di sini saya akan cantumkan belasan versi Alkitab yang, seperti TB-LAI, dengan sangat nyata mencantumkan frase “IBRANI”, bukannya “Aram”.

    NB:
    1. Perlu dicatat bahwa dalam naskah-naskah manuskrip tertua Alkitab Sinaitikus, Aleksandrianus, Vatikanus da Papirus Chester Beatty (P45) yang digunakan oleh sarjana-sarjana dari Universitas Cambridge B.F. Westcott dan J.A. Hort untuk menghasilkan teks induk “Yunani Westcott-Hort [WH]”, serta karya Novum Testamentum Graece oleh Aland Nestle justru mencantumkan frase”Ibrani” atau “bahasa IBRANI” dan bukannya “Aram” atau “bahasa Aram”.
    2. Untuk menyingkat tulisan yang panjang yang semata-mata berisi kutipan ayat dari ke-14 kali pemunculan frase “Ibrani” dari berbagai versi terjemahan Alkitab, maka di sini saya cukup cantumkan satu ayat saja yakni yang tertulis di Kisah Para Rasul (KPR) 26:14.
    3.Huruf kapital ditambahkan oleh penulis hanya dengan maksud menonjolkan dan menandaskan saja.

    KISAH PARA RASUL 26 AYAT 14:

    “Kami semua rebah ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang mengatakan kepadaku dalam bahasa IBRANI: Saulus, Saulus, mengapa engkau menganiaya Aku? Sukar bagimu menendang ke galah rangsang” (TB-LAI)

    ==================================================
    Menurut ayat tersebut, YESUS KRISTUS yang sudah dibangkitkan ke kehidupan di surga saja tetap berkomunikasi menggunakan BAHASA IBRANI!
    ==================================================

    “?????? ?? ???????????? ???? ??? ??? ??? ?????? ????? ???????? ???? ?? ??? ???????? ?? ???????? ????????· ????? ?????, ?? ?? ???????; ??????? ??? ???? ?????? ?????????” (=panton de katapesonton hemon eis ten gen hekousa fonen lalousan pros me kai legousan te HEBRAIDI dialekto saoul saoul ti me diokeis skleron soi pros kentra laktizein) [GNT-Westcott & Hort]

    “Dan bila kita smoa sudah jatoh di tanah, sahya dngar satu suara yang kata sama sahya dngan bhasa IBRANI, ‘Sa’ul, Sa’ul, knapa angkau aniayakan sahya. Susah juga angkau mau tndang sama barang yang tajam” (BABA-Malayu)

    “Hepimiz yere y?k?lm??t?k. Bir sesin bana IBRANI* dilinde seslendi?ini duydum. ‘Saul, Saul, neden bana zulmediyorsun?’ dedi. ‘Üvendireye kar?? tepmekle kendine zarar veriyorsun.” (TKK/Alkitab Turki)

    “And when wee were all fallen to the earth, I heard a voice speaking vnto me, and saying in the HEBREW tongue, Saul, Saul, why persecutest thou me? It is hard for thee to kicke against the prickes” (KJV-1611)

    “And when we were all fallen to the earth I heard a voice speaking unto me, and saying in the HEBREW tongue, Saul, Saul, why persecutest thou me? [it is] hard for thee to kick against the pricks” (AV)

    “And when we had all gone down on the earth, a voice came to me, saying in the HEBREW language, Saul, Saul, why are you attacking me so cruelly? It is hard for you to go against the impulse which is driving you” (BBE)

    “We fell flat on our faces. Then I heard a voice in HEBREW: ‘Saul, Saul, why are you out to get me? Why do you insist on going against the grain?” (MESSAGE)

    “And when we all had fallen to the ground, I heard a voice speaking to me and saying in the HEBREW language, `Saul, Saul, why are you persecuting Me? [It is] hard for you to kick against the goads.’ (NKJV)

    “We all fell to the ground and I heard a voice saying to me in HEBREW, ‘Saul, Saul, why are you persecuting me? It is hard for you to kick against your own conscience’” (PHILIPS)

    “And when we had all fallen to the earth, I heard a voice speaking to me, and saying in the HEBREW language, Saul, Saul, why persecutest thou me? [it is] hard for thee to kick against the goads” (RWEBSTR)

    “All of us fell to the ground, and I heard a voice asking me in HEBREW, ‘Saul, Saul! Why are you persecuting me? It’s hard for a mortal like you to resist God” (GWV)

    “And when we had all fallen to the earth, I heard a voice speaking to me, and saying in the HEBREW language, Saul, Saul, why persecutest thou me? [it is] hard for thee to kick against the goads” (RWEBSTR)

    “All of us fell to the ground, and I heard a voice asking me in HEBREW, ‘Saul, Saul! Why are you persecuting me? It’s hard for a mortal like you to resist God” (GWV)

    “And when we were all fallen to the earth, I heard a voice saying unto me in the HEBREW language, Saul, Saul, why persecutest thou me? it is hard for thee to kick against the goad” (ASV)

    “And when we were all fallen to the earth, I hearde a voyce speakyng vnto me, and saying in the HEBREWE tongue: Saul, Saul, why persecutest thou me? It is harde for thee to kicke agaynste the prickes” (Bishops)

    “So when we were all fallen to the earth, I heard a voyce speaking vnto me, and saying in the HEBREW tongue, Saul, Saul, why persecutest thou me? It is hard for thee to kicke against pricks” (Geneva)

    “All of us fell to the ground, and I heard a voice asking me in the HEBREW language, ‘Saul! Saul! Why are you persecuting me? It is hurting you to keep on kicking against the goads” (ISV)

    “Omnesque nos cum decidissemus in terram audivi vocem loquentem mihi HEBRAICA lingua Saule Saule quid me persequeris durum est tibi contra stimulum calcitrare” (Vulgate Latin)

    “And we all having fallen to the earth, I heard a voice speaking unto me, and saying in the HEBREW dialect, Saul, Saul, why me dost thou persecute? hard for thee against pricks to kick!” (YLT)

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 1, 2011 | Reply

  131. Upss, LAGI-LAGI ERROR!

    Mohon bantuan sdr pemilik situs (GKmin?) untuk menghapus salah satu dari double post agar ada cukup space untuk postingan berikut.

    Terima kasih,

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 1, 2011 | Reply

  132. satu yang pasti, Alkitab terjemah LAI tidak dapat dijadikan rujukan (patokan), untuk apapun karena amat sangat menyesatkan dan terlalu banyak tipu daya…

    almer | Jul 1, 2011 | Reply

  133. @gkmin

    kirain udah lbh dr 2 hari sdh dpt pncerahan, taunya msh sm aja ya, hehe…

    ” Alkitab yg dia pakai (NIV,NIRV,NIVUK,TNIV) tidak lain dari sejumlah TURUNAN Alkitab NIV saja, dengan kata lain masih satu fabrikan dgn NIV”

    anda lupa masukin CEV dan CEBnya :)

    dan sbnrnya sprti yg sy blg itupun baru sebagian aja kok yg sy copas,
    msh byk versi yg lain yg blm di cari n dicopas,
    Dan sy cuma mengCOPAS ayat yg materinya dr ibu @maya sendiri, (cuma 2ayat pula) blm dgn ayat2 yg memang sy cari sndri :)

    “Dari kenyataan ini sebenarnya sidang pembaca sudah bisa merasakan bahwa sikap ngeyel si ‘bahasa’ pada pendirian bhw PB berisi ungkapan “Aram” atau “bahasa Aram” (bukan BAHASA IBRANI)”

    hihihi…
    kkok sy yg ngeyel? :p
    KALAU itu tulisan2 sy sndri / bukan COPAS, baru pantes anda blg gitu,
    lhaaaa… sy kan cuma meng COPAS dr Bible dan artikel2,
    harusnya yg anda blg NYEYEL itu BIBLE2 itu dan para penulis2nya dan para penulis2 sejarah, bukan sy.
    heheh… lucu skali anda ini yaa… :D

    Dan sy rasa sdh ga perlu lg utk sy prpnjg dgn mengCopas ayat2 yg lain yg blm sy cari,, krn memang cuma akan bikin perang ayat yg gaada habisnya,
    Kenapa ga ada habisnya?
    krn YANG BIKIN AYAT/ BIBLE itu BUKAN SAYA, jd tdk ada yg prlu sy bela,
    yg dgn seolah2 menurut bu maya SAYA MENGARANG isi AYAT tsbut utk keinginan sy sndri. hehe…

    krn sy hanya mejawab prtanyaan bu maya, di ALKITAB tdk ada org2 dimasa itu memakai aram,
    dan sy jwb dgn COPAS bible = TERJAWAB
    bukan jwb dgn opini sy sndiri.

    nah jd hrsnya bukan sy yg anda prmasalahkan,
    tp hrsnya yg mnrjemahkan NIV CEV CEB (dan yg anda blg keluarga2 nya) itu yg hrsnya anda tuntut, knp ga sesuai dgn alkitab anda dan kemauan anda?

    kan sy sdh blg brkali2, kalau kita hanya berpatokan dgn ALKITAB aja, kita sm aj NAIF+Bodoh,
    lha wong sdh jelas2 trjmhn+artinya aja berbeda2, gmn bisa jd patokan?
    pdhl namanya aja New INTERNATIONAL Version bible, tp ttp anda ga mao nerimanya isinya, lha berarti inikan indikasi kalau Bible sndiri tdk realible dan tdk bisa dijadikan Acuan/patokan/BUKTI, terutama justru BAGI ANDA sndri yg hanya berpegangan pd Bible.

    kan sy sdh blg sy HANYA mengCOPAS tidak lebih!
    begitu jg dgn artikel2 yg sdh sy COPAS, tdk ada yg sy tmbh2in, buat apa jg. hehe…

    nah trus apakah msh blm terjawab prtanyaan sy?
    dmn letak sy berbohong? :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 1, 2011 | Reply

  134. @nama (bukan=bahasa);

    @gkmin

    kirain udah lbh dr 2 hari sdh dpt pncerahan, taunya msh sm aja ya, hehe…

    ” Alkitab yg dia pakai (NIV,NIRV,NIVUK,TNIV) tidak lain dari sejumlah TURUNAN Alkitab NIV saja, dengan kata lain masih satu fabrikan dgn NIV”

    saya nggak nulis itu lho…

    itu khan tulisan Baldwin Maya

    GKmin | Jul 1, 2011 | Reply

  135. @almer berkata: “Satu yang pasti, Alkitab terjemah LAI tidak dapat dijadikan rujukan (patokan), untuk apapun karena amat sangat menyesatkan dan terlalu banyak tipu daya…”
    __________________

    SAYA kira komentar sdr ‘almer’ di frase “…amat sangat menyesatkan dan terlalu banyak tipu daya…” adalah statemen yg terlalu berlebihan. Statemen itu lebih merupakan teriakan spontanitas dari seseorang yg kurang berpendidikan ketimbang orang yg senang berpikir. Statemen itu juga sangat mencirikan orang bukan Kristen (setahu saya sdr ini ngakunya muslim, jadi maklum saja) yg ingin mendiskreditkan pihak Kristen dan versi alkitab yg mrk pakai. Namun, sejauh yg saya ketahui ttg isi terjemahan LAI (terutama TB-LAI edisi 1974) 85% sudah sesuai dengan atau mendekati isi naskah original text yg dipakai sebagai acuan, 10% berisi parafrase, dan sisanya berupa kesalahan penyaduran nama-nama tokoh dan lokasi tempat peristiwa. Jadi, 85% itu bukanlah sebuah fakta sepeleh yg mesti diabaikan dgn membuat statemen-statemen destruktif semacam itu ya Mas@Almer..

    Baldwin Maya | Jul 2, 2011 | Reply

  136. Buat ‘bahasa/nama bukan bahasa’.

    JADI sekarang bagaimana, apa sdr sudah punya “pegangan” sendiri ketimbang asal comot atau COPAS pendapat sumber lain? Kalau saya sih setuju 100% bahwa di era Yesus, bahasa pengantar yg dipakai dalam percakapan dan penulisan di kalangan Yahudi Timur Tengah adalah BAHASA IBRANI.

    (Awas! Kita tidak sedang membahas bahasa pengantar UMUM kala itu yaitu bahasa Yunani koine).

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 2, 2011 | Reply

  137. oups sori sy srg merasa ngobrol dgn gkmin soalanya jd kbiasaan,
    hehe…

    @maya
    “JADI sekarang bagaimana, apa sdr sudah punya “pegangan” sendiri ketimbang asal comot atau COPAS pendapat sumber lain?”

    jwb:
    hehe…
    tentu sy bukan org bodoh yg cuma prcaya dgn 1 sumber buku,
    (apalg kalau trnyata buku itu ga valid sprti menurut anda)
    tp sy percaya dgn sumber2 lain yg byk (makin byk makin valid) soal sejarah.

    krn kalau hanya 1 yg dipegang ya naif, bahkan sejarah aja bisa dibelokkan,
    anda msh percaya dgn Holocoust yg ceritanya utk “menghabiskan Yahudi” ?
    bukan malah justru sebaliknya?
    mrk malah lsg di”kasih” negara stlh itu, dan malah smakin kuat?

    kalau disaat itu kita percaya ya wajar, tp kalau skrg msh prcaya jg, ya bodoh,
    krn bukti yg bicara.

    hehe…
    sy rasa akan capek ngobrol dgn org yg ignorant, dan trnyata anda menunjukan sikap itu ke kita smua disini,

    1.anda tdk pernah jawab kalau stiap ditanya, pdhl udah byk skali prtnyaan sy dan gaada yg dijwb, (ini ciri2nya emang)

    2.anda sama sakali tdk perduli dgn sejarah, kecuali hanya 1 “anonymous” sumber (yg dicopy2, dan hasil copynya jg lain2)

    3.anda pendusta, teriak2 blg org bohong: “bikin pembodohan pubilk” dll pdhl malah anda sndri ga bisa buktiin.

    maaf bukan sy sombong, tp anda jauh skali, bukan tandingan buat diajak bicara,
    jd sy tdk perlu menanggapi anda lg.
    thanx

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 2, 2011 | Reply

  138. Baldwin Maya

    bukan tanpa alasan jika dikatakan LAI amat sangat menyesatkan..

    apa ada yang lebih menyesatkan daripada mentranslit kata ‘lord’ (tuan), menjadi kata ‘god’ (tuhan)??

    begitu banyak salah translit yang diyakini sebagai kesengajaan, yang dilakukan oleh LAI dan anda masih tetap menganggapnya biasa-biasa saja???? ya silahkan saja….

    cuma selalu diingat peringatan ini…

    “Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini” (Wahyu 22:18).

    “Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu” (Ulangan 4:2) – lihat juga Amsal 30:6. Allah tidak akan pernah mengizinkan manusia mengubah firman-Nya (Galatia 1:6-9).

    hmmmmmmm….

    almer | Jul 2, 2011 | Reply

  139. @nama : Bukan Bahasa.

    and guys,

    maaf ya kok di ALKITAB saya tidak ada SATU PUN YESHUA/YESUS/JESUS memanggil atau menulis YHWH YAHWEH YEHWAH YAHUWAH dsb..

    ———————————————-
    Ada. Anda belum menyelidiki semuanya. Silahkan perhatikan German Translation bible tahun 1805.

    Apa yang Yesus katakan pada Kitab Yunani Kristen Buku Lukas Bab 4 ayat 18?

    Terjemahan Bahasa Indonesianya seperti ini :

    16. Dan ia datang ke Nazaret, tempat ia dibesarkan; dan sesuai dengan kebiasaannya pada hari sabat, ia masuk ke sinagoga, lalu ia berdiri untuk membaca.
    17. Maka gulungan tulisan nabi Yesaya diserahkan kepadanya, dan ia membuka gulungan itu dan menemukan ayat, di mana ada tertulis, 18. ”Roh Yehuwah ada padaku, karena ia mengurapi aku untuk menyatakan kabar baik kepada orang miskin, ia mengutus aku untuk memberitakan kelepasan kepada tawanan dan pemulihan penglihatan kepada orang buta, menyuruh orang-orang yang remuk pergi dengan suatu kelepasan,
    19. untuk memberitakan tahun perkenan Yehuwah.”
    20. Kemudian ia menggulung gulungan itu, menyerahkannya kembali kepada petugas, lalu duduk; dan mata semua orang di sinagoga itu terpaku menatapnya.
    21. Kemudian ia mulai mengatakan kepada mereka, ”Pada hari ini tergenaplah ayat yang baru saja kamu dengar ini.”

    (Kitab Yunani Kristen Buku Lukas 4 ayat 18,19 - Terjemahan Dunia Baru)

    http://www.watchtower.org/e/na/index.htm

    Jordy | Jul 2, 2011 | Reply

  140. @ Nama : Bukan bahasa .

    Christians and the Name

    NO ONE can say for sure exactly when orthodox Jews ceased to pronounce God’s name out loud and instead substituted the Hebrew words for God and Sovereign Lord. Some believe that God’s name passed out of everyday use well before Jesus’ time. But there is strong evidence that the high priest continued to pronounce it at religious services at the temple—particularly on the day of Atonement—right up until the temple was destroyed in 70 C.E. Hence, when Jesus was on earth, the pronunciation of the name was known, although perhaps it was not widely used.

    Why did the Jews cease to pronounce God’s name? Probably, at least in part, because of misapplying the words of the third commandment: “You must not take up the name of Jehovah your God in a worthless way.” (Exodus 20:7) Of course, this commandment did not prohibit the use of God’s name. Otherwise, why did God’s ancient servants such as David use it so freely and still enjoy Jehovah’s blessing? And why did God pronounce it to Moses and tell Moses to explain to the Israelites who it was that had sent him?—Psalm 18:1-3, 6, 13; Exodus 6:2-8.

    Nevertheless, by Jesus’ time there was a strong tendency to take the reasonable commands of God and interpret them in a highly unreasonable way. For example, the fourth of the Ten Commandments obligated the Jews to observe the seventh day of each week as a day of rest, a Sabbath. (Exodus 20:8-11) Orthodox Jews took that command to ridiculous lengths, making innumerable rules to govern even the smallest act that could or could not be done on the Sabbath. It was doubtless in the same spirit that they took a reasonable command, that God’s name must not be dishonored, to a most unreasonable extreme, saying that the name should not even be pronounced.*
    Jesus and the Name

    Would Jesus have followed such an unscriptural tradition? Hardly! He certainly did not hold back from doing works of healing on the Sabbath, even though this meant breaking the man-made rules of the Jews and even risking his life. (Matthew 12:9-14) In fact, Jesus condemned the Pharisees as hypocrites because their traditions went beyond God’s inspired Word. (Matthew 15:1-9) Hence, it is unlikely that he would have held back from pronouncing God’s name, especially in view of the fact that his own name, Jesus, meant “Jehovah is Salvation.”

    On one occasion, Jesus stood up in a synagogue and read a portion of the scroll of Isaiah. The section he read was what we today call Isaiah 61:1, 2, where God’s name appears more than once. (Luke 4:16-21) Would he have refused to pronounce the divine name there, substituting “Lord” or “God”? Of course not. That would have meant following the unscriptural tradition of the Jewish religious leaders. Rather, we read: “He was teaching them as a person having authority, and not as their scribes.”—Matthew 7:29.

    As this 1805 German translation of the Bible indicates, when Jesus read in the synagogue from the scroll of Isaiah, he pronounced God’s name out loud.—Luke 4:18, 19 Jesus reading from the Scriptures

    In fact, as we learned earlier, he taught his followers to pray to God: “Let your name be sanctified.” (Matthew 6:9) And in prayer on the night before his execution, he said to his Father: “I have made your name manifest to the men you gave me out of the world . . . Holy Father, watch over them on account of your own name which you have given me.”—John 17:6, 11.

    Regarding these references by Jesus to God’s name, the book Der Name Gottes (The Name of God) explains, on page 76: “We must appreciate the astonishing fact that the traditional Old Testament understanding of God’s revelation is that it is a revelation of his name and that this is carried on through to the final parts of the Old Testament, yes, continues even into the last parts of the New Testament, where, for example at John 17:6, we read: ‘I have made your name manifest.’”

    Yes, it would be most unreasonable to think that Jesus held back from using God’s name, especially when he quoted from those portions of the Hebrew Scriptures that contained it.
    The Early Christians

    Did Jesus’ followers in the first century use God’s name? They had been commanded by Jesus to make disciples of people of all nations. (Matthew 28:19, 20) Many of the people to be preached to had no conception of the God who had revealed himself to the Jews by the name Jehovah. How would the Christians be able to identify the true God to them? Would it be enough to call him God or Lord? No. The nations had their own gods and lords. (1 Corinthians 8:5) How could the Christians have made a clear difference between the true God and the false ones? Only by using the true God’s name.
    Peter and Paul used God’s name when they quoted from Joel’s prophecy.—Acts 2:21; Romans 10:13

    Apostles Peter and Paul

    Thus, the disciple James remarked during a conference of the elders at Jerusalem: “Symeon has related thoroughly how God for the first time turned his attention to the nations to take out of them a people for his name. And with this the words of the Prophets agree.” (Acts 15:14, 15) The apostle Peter, in his well-known speech at Pentecost, pointed out a vital part of the Christian message when he quoted the words of the prophet Joel: “Everyone who calls on the name of Jehovah will get away safe.”—Joel 2:32; Acts 2:21.

    The apostle Paul leaves no doubt about the importance to him of God’s name. In his letter to the Romans, he quotes the same words by the prophet Joel and goes on to encourage fellow Christians to show their faith in that statement by going out to preach about God’s name to others in order that these, too, might be saved. (Romans 10:13-15) Later he wrote in his letter to Timothy: “Let everyone naming the name of Jehovah renounce unrighteousness.” (2 Timothy 2:19) At the end of the first century, the apostle John used the divine name in his writings. The expression “Hallelujah,” meaning “Praise Jah,” appears repeatedly in the book of Revelation.—Revelation 19:1, 3, 4, 6.

    However, Jesus and his followers had prophesied that an apostasy would occur in the Christian congregation. The apostle Peter had written: “There will also be false teachers among you.” (2 Peter 2:1; see also Matthew 13:36-43; Acts 20:29, 30; 2 Thessalonians 2:3; 1 John 2:18, 19.) These warnings were fulfilled. One result was that God’s name was pushed into the background. It even got removed from copies and translations of the Bible! Let us see how that happened.

    * Some suggest another reason: The Jews may have been influenced by Greek philosophy. For example, Philo, a Jewish philosopher of Alexandria who was approximately contemporary with Jesus, was greatly influenced by the Greek philosopher Plato, who he thought was divinely inspired. The Lexikon des Judentums (Lexicon of Judaism), under “Philo,” states that Philo “united the language and ideas of Greek philosophy (Plato) with the revealed faith of the Jews” and that to begin with he “had a visible effect upon the Christian church fathers.” Philo taught that God was indefinable and, hence, unnameable.

    Published in 1984

    Jordy | Jul 2, 2011 | Reply

  141. @nama: Bukan bahasa.

    Jadi pertanyaan saya kepada anda adalah sbb:

    Ada berapa Tuhan/Allah/Elah/Elohim/Eloh/Eloi/Eli/Adonai/Ilah dsb dimuka bumi ini? Jika pertanyaan saya tersebut saya kaitkan dengan ayat di alkitab 1 Korintus 8:5,6 yang isinya sebagai berikut :

    5. Karena meskipun ada yang disebut ”allah-allah”, baik itu di surga maupun di bumi, sebagaimana ada banyak ”allah” dan banyak ”tuan”.
    6. sesungguhnya bagi kita hanya ada satu Tuhan/Allah, sang Bapak, yang dari-Nya segala sesuatu ada, dan kita, untuk Dia; dan ada satu Tuan, Yesus Kristus, yang melalui dia segala sesuatu ada, dan kita, melalui dia.

    Allah yang dimaksud alkitab itu Allah yang mana?????

    Jordy | Jul 2, 2011 | Reply

  142. @jordy

    “Ada. Anda belum menyelidiki semuanya. Silahkan perhatikan German Translation bible tahun 1805.
    Apa yang Yesus katakan pada Kitab Yunani Kristen Buku Lukas Bab 4 ayat 18?”

    jwb:
    sprti yg sy blg tidak ada jg di Alkitab sy.. (COPAS)
     ”Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

    “Roh Tuhan ada pada-Ku, sebab Ia sudah melantik Aku untuk memberitakan Kabar Baik kepada orang miskin. Ia mengutus Aku untuk mengumumkan pembebasan kepada orang tertawan dan kesembuhan bagi orang buta; untuk membebaskan orang tertindas”

    nama (bukan=bahasa) | Jul 2, 2011 | Reply

  143. @jordy

    “Allah yang dimaksud alkitab itu Allah yang mana?????”

    jwb:

    sy rasa sy justru spndpt dgn anda,
    “Allah yg mana?”
    justru pertanyaan ini menguatkan argumen sy,
    Allah=Tuhan, bukan “nama”,
    allah2 = tuhan2,
    byk Allah = byk Tuhan
    kalau sprti yg mereka blg Allah adlh “nama” pribadi yg cuma 1, (apalagi diblg hanya Tuhannya muslim) maka ga masuk akal kalau diayat itu diblg Allah-Allah.

    inilah bukti kalau Allah bukan hanya Tuhan nya “milik” muslim, dan sgt sah utk dipakai bahkan oleh agama apapun, (kalau mrk mengerti artinya) selama mereka merifer ke Tuhan, yang Menciptakan.
    krn ini adalah bahasa.

    pd saat kita blg satu Allah ya berarti satu Tuhan,
    pada saat kita blg Allah yg benar ya berarti Tuhan yg sesungguhnya, yg kita bahas dr awal,

    DIA, THE CREATOR

    salam

    nama (bukan=bahasa) | Jul 2, 2011 | Reply

  144. @nama :

    anda :
    sprti yg sy blg tidak ada jg di Alkitab sy.. (COPAS)
    ——————————————–
    Mungkin di alkitab anda ada kamus alkitab yang memuat nama Tuhan Israel, Yahweh.(correction: YHWH)

    Anda :
    inilah bukti kalau Allah bukan hanya Tuhan nya “milik” muslim, dan sgt sah utk dipakai bahkan oleh agama apapun, (kalau mrk mengerti artinya) selama mereka merifer ke Tuhan, yang Menciptakan.
    krn ini adalah bahasa.
    ———————————————
    Sebagai Nama kedudukan/ Nama gelar saya setuju Allah itu artinya TUHAN. Namun akan lebih baik jika Setelah kata Allah ditambahkan nama diri-Nya yaitu YHWH. Jadi pembaca alkitab akan mudah memahami siapa yang dimaksud dengan Allah tersebut. Karena jika anda katakan bahwa Tuhan Israel sama dengan Tuhan agama lain, saya sangat tidak setuju. Karena karakter-Nya berbeda. Sebagai Kristen sejati, saya tidak ingin menyamakan karakter YHWH dengan Tuhan milik agama lain. Karena itu sama dengan permurtadan dan menerima pengajaran palsu.(baca: Bukan pengajaran kristus) Selama hal itu hanya merujuk kepada nama gelar, saya setuju.

    Jordy | Jul 3, 2011 | Reply

  145. (14) Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu. ( Keluaran 34:14 - LAI )

    14. Sebab engkau tidak boleh sujud di hadapan allah lain, karena YHWH, yang nama-Nya Cemburu, adalah Allah yang cemburu; (Keluaran 34:14-Terjemahan Dunia Baru)

    14.for ye do not bow yourselves to another god — for Jehovah, whose name [is] Zealous, is a zealous God. (Exodus 34:14 - Young Literal Translation)

    http://www.biblegateway.com/passage/?search=exodus%2034&version=YLT

    (5) Maka turunlah TUHAN dalam sebuah awan; Ia berdiri dengan Musa di tempat itu, dan mengucapkan nama-Nya yang suci, yaitu TUHAN. (Keluaran 34: 5- Terjemahan Indonesia Sehari-hari)

    5 Lalu YHWH turun dalam awan dan berdiri di dekatnya di sana dan menyatakan Nama YHWH. (Keluaran 34:5- Terjemahan Dunia Baru)

    5.And Jehovah cometh down in a cloud, and stationeth Himself with him there, and calleth in the Name of Jehovah, (Exodus 34:5- YLT)

    Jordy | Jul 3, 2011 | Reply

  146. (20) Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. (Ulangan 18:20 - LAI)

    Jordy | Jul 3, 2011 | Reply

  147. @jordy
    “Mungkin di alkitab anda ada kamus alkitab yang memuat nama Tuhan Israel, Yahweh.(correction: YHWH”
    _______

    hehe.. 
    ponakan sy yg umur 10 thn jg tahu kalau yg anda mksd Tuhannya israel tertulis: YHWH, (walaupun gaada YAHWEH di tanakh/torah)
    hehe…

    coba tlg baca lg tulisan sy, yg sy bahas adalah: 
    tdk ada di Alkitab sy : Yeshua MEMANGGIL/MENULIS YHWH,
    hrsnya mas jordy ksh kesaya: AYAT yg berisi sprti itu.

    yg anda ksh ke sy : YESUS MEMBACA buku yg dikasih org ke Dia,
    yg disitu TERTULIS,  RUH TUHAN ……

    sy jg bisa MEMBACA tulisan anda, tp apakah itu kata2 saya?
    oooooo…. tentu tidak. itu tulisan/kata2 anda. :)

    tdk ada MEMANGGIL, contoh : wahaiiii YAHOWAH..
    atau MENULIS dgn tanganNya sendiri.

    dan trnyata di Alkitab dan Bible sy tdk ada jg YHWH di ayat itu.

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 4, 2011 | Reply

  148. @jordy

    “Setelah kata Allah ditambahkan nama diri-Nya yaitu YHWH…
    14. Sebab engkau tidak boleh sujud di hadapan allah lain, karena YHWH, yang nama-Nya Cemburu, adalah Allah yang cemburu; (Keluaran 34:14-Terjemahan Dunia Baru)

    14.for ye do not bow yourselves to another god — for Jehovah, whose name [is] Zealous, is a zealous God. (Exodus 34:14 - Young Literal Translation)”
    _______

    thanx to u @jordy,
    sy baru tahu/engeh kalau YHWH/JEHOVAH itu artinya CEMBURU,
    krn sejauh ini kayanya blm ada dr kita yg MENERJEMAHKAN-Arti dr “Nama” itu, sehingga byk dr kita mengira YHWH hanya nama yg tdk mengandung ARTI khusus.
    dan ini jg menjawab dr apa yg sampaikan dr kmrn,

    dan ini menambah daftar, kalau Nama2 Tuhan itu memang memPunyai Arti,
    = DESCRIBE HIM

    YHWH = CEMBURU

    bukan sprti “nama” JONI JOJON JUMIN dll..

    dan berarti nama ini (CEMBURU) tdk lbh besar dr nama= ILAH/ELOH/TUHAN/GOD yg menDescribe KEBESARANNYA,
    apalagi ALLAH/THE GOD

    nama (bukan=bahasa) | Jul 4, 2011 | Reply

  149. @jordy

    “Karena jika anda katakan bahwa Tuhan Israel sama dengan Tuhan agama lain, saya sangat tidak setuju. Karena karakter-Nya berbeda. Sebagai Kristen sejati, saya tidak ingin menyamakan karakter YHWH dengan Tuhan milik agama lain.”
    _________

    nah inilah, sikap KESOMBONGAN ini yg membuat masalah dan perpecahan antar manusia,

    byk org2 sprti anda yg blg bgini…
    TUHAN sy beda dgn dia, TUHAN dia PALSU!
    NAMANYA aja LAIN!
    itu TUHAN SETAN!

    emang anda pernah membelah kepala dan hati mrk?
    anda bisa tahu isi kepala dan hati mrk?
    kalau di hati dan kpala mrk menyembah SETAN?
    trus ngapain mrk nyembah setan tp manggilnya Tuhan?

    bgmn kalau mrk dlm stiap doa mengatakan “Ya TUhan yg Maha Pencipta, trmksh atas Karunia Mu,atas rejeki drMU, atas berkatMU, atas sgala yg Engkau ciptakan”
    apa ini berarti dia berdoa pd TUHAN yg SALAH???

    apa ada TUHAN “yg lain” yg Maha pencipta jg? 
    yg bisa memberi rejeki dll? selain DIA yg MAHA PENCIPTA?

    “TUHAN ISRAEL”

    jd bukan TUHAN alam semesta?
    hanya ISRAEL? jd ada TUHAN2 lain utk bangsa? yg lain?

    kalau anda blg ada, berarti TUHAN lbh dr 1?
    smntara Yeshua bnr2 menegaskan=

    MARK 12:29: Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa”

    smntara anda blg TUHAN byk,
    jd mrk atau anda yg TUHANNYA SALAH?

    maaf sy tdk sprti anda dgn segala keAngkuhan dan keNaifan mendeskreditkan pemeluk dan agama lain,

    ini kata2 bijak dr seorang Hindu yg hrsnya jd prtimbangan anda  =

    “kita smua walaupun berbeda agama, tp mempunyai tujuan yg sama, yaitu menuju Tuhan, walaupun (ibarat kendaraan) kita msg2 menggunakan transportasi yg berbeda2, tp tujuannya ttp sama, yaitu menuju Tuhan Sang Pencipta,
    Tuhan hanya SATU, sudut pandang kitalah yg berbeda2, tp DIA ttp SATU.”

    lihat betapa bijaknya kata2 itu, 
    smntara anda dgn angkuhnya mngatakan TUHAN sy BEDA / TUHAN banyak,
    dan dia malah berkata = TUHAN itu ESA (MARK12:29)

    sprtinya dia lebih Christian sejati drpd anda.

    nama (bukan=bahasa) | Jul 4, 2011 | Reply

  150. Buat ‘bahasa/nama bukan bahasa’.

    Saya jawab 3 simpulan dan satu pujian sdr :

    1. ‘anda tdk pernah jawab kalau stiap ditanya, pdhl udah byk skali prtnyaan sy dan gaada yg dijwb, (ini ciri2nya emang)’
    __________________________________________________

    Saya tidak menjawab pertanyaan sdr? Hm, perasaanku, sudah saya kupas tuntas pertanyaan2 sdr sejak pertama kali saya gabung di sini sepekan lewat? Oh, barangkali masih ada yang terlewatkan yaa? Atau, mungkin ada pertanyaan sdr yang saya rasa terlalu sederhana, tidak serius atau kekanak-kanakan, dengan kata lain kurang berbobot (bila tidak ingin disebut tidak berbobot) sehingga saya mengabaikannya begitu saja? Hoho, kalau pun ada yang sdr anggap berbobot: Tolong katakan yang mana satu, dua, tiga, dst ya…?

    2. ‘anda sama sakali tdk perduli dgn sejarah, kecuali hanya 1 “anonymous” sumber (yg dicopy2, dan hasil copynya jg lain2)’
    __________________________________________________

    Memangnya yang saya tulis ttg ‘penggunaan bahas Ibrani, dan bukannya Aram, dalam keseharian penduduk Israel di masa hidup Yesus’, dengan mengacu kepada sumber induk naskah-naskah tulisan asli Yunani terkemuka yang sangat direspek (Sinaitikus, Aleksandrin atau Vatikanus dalam Westcott-Hort dan Aland-Nestle) yang telah mentransliterasi kata Yunani ‘HEBRAIDI’ ke beragam terjemahan Alkitab dunia sebagai HEBREW/IBRANI, bukannya ARAM, masa-sih sdr anggap hal-hal demikian itu ‘tidak perduli dengan sejarah’? Justru berbalik dong, saya anggap sdr itu tidak tahu sejarah bahkan nyeleneh dan rada menyimpang karena dapat dikata sdr mendasarkan “iman” sdr di atas sedikit sumber2 –sekalipun itu bernama terjemahan “VERSI INTERNASIONAL” maupun “SEJARAH”–, namun adalah “terjemahan plus sejarah” yang sarat dengan asumsi (kekira-kiraan) dan bias historiografi.

    3. ‘anda pendusta, teriak2 blg org bohong: “bikin pembodohan pubilk” dll pdhl malah anda sndri ga bisa buktiin’
    __________________________________________________

    Saya menganggap sdr telah melakukan ”pembodohan publik”, karena, ketika fakta-fakta yang kredibel yang diacu berdasarkan sumber-sumber yang sangat otoritatif dan terpercaya menafaskan sebuah kesimpulan baku bahwa “BAHASA IBRANI” adalah bahasa yang dipakai dalam percakapan atau pun tulisan orang2 Kristen-Yahudi Perdana (abad pertama Masehi), namun sdr berkutat pada dan mengajarkan bahwa, “Bahasa Aram-lah!” yang masih hipotetis itu (=duga-duga) [seperti ternyata juga dari tulisan DALAM KURUNG pada beberapa edisi NIV yg sdr copas], berarti sdr telah dengan sengaja berikhtiar membohongi masyarakat luas, artinya: SAUDARA TELAH MELAKUKAN PEMBODOHAN PUBLIK!

    Sdr memelas: ‘maaf bukan sy sombong, tp anda jauh skali, bukan tandingan buat diajak bicara, jd sy tdk perlu menanggapi anda lg. Thanx’
    __________________________________________________

    Terima kasih. Terima kasih. Saya lihat sdr tidak “sombong” kok, sdr malahan sangat rendah hati (saya pujikan itu). Karena terbukti sdr telah menyanjung saya sebegitu rupa (sampai-sampai saya tersipu-sipu malu) dengan kata-kata sdr sebagai berikut:

    “tp anda jauh sekali” (memang jangkauan ilmu saya jauh-tinggi),

    “bukan tandingan buat diajak bicara” (iya dong: artinya, ‘Seng ada lawanaaaang’ tooh!?),

    “jd sy tdk perlu menanggapi anda lg. Thanx” (baguslah kalau begitu, asal jangan “berganti-ganti kulit” lagi ya…? Enyah dari forum ini lebih baik lagi!)

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 4, 2011 | Reply

  151. Weh, weh, weh, … kelihatannya diskusi santai kok jadi alot begini yaa, sampe-sampe sdh kayak debat pedati saja nih…!?

    OK guys,

    Mungkin ada baiknya pihak yang dilawan oleh si ‘bahasa’ alias ‘nama bukan bahasa’ alias ‘nama (bukan=bahasa)’….[weeeh kayak teroris kelompok suatu agama saja nih banyak alias-nya. Jangan-jangan emang “iya” agamamu “itu” ya, cuman you berlagak ’serigala berbulu domba’ saja!? Hahaha… jangan tersinggung kawan, saya bilang begitu karena mulai terasa bagi saya dari “ruh” setiap inci tulisan-tulisan sdr! Kalaulah ternyata saya keliru, sdr tidak kehilangan apa-apa, bukan?]

    Baiklah, saya juluki sdr nama baru ini: “NBB”. Bukan namamu ‘kan? Terserah. Tapi itu akronim dari saya buat sdr. Terima, dan kita lanjutkan!

    Mungkin ada baiknya KAMI meminta dahulu komentar/pendapat sdr NBB terhadap beberapa ayat Alkitab ini (saya pakai saja versi TB-LAI):

    1. “Supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi” (Mzmr 83:18)

    2. “Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah” (Mzmr 97:9)

    3. “Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya” (Zakaria 14:9)

    Nah, tolong berikan buah pikirannya yaa…

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 4, 2011 | Reply

  152. begini, anggap kita lg di pengadilan,

    seorg ibu memberi bukti A (hanya) dr 1 buku X,
    saya jg memberi bukti B dr 1 buku yg sama, buku X.
    ditambah bukti2 dr bbrp buku yg lain.

    bgmn menurut anda smua?

    dan sy yg dibilang bohong dan melakukan pembodohan publik?

    dunia sdh terbalik sepertinya yaaa..

    :D

    nama (bukan=bahasa) | Jul 4, 2011 | Reply

  153. @KAMI jg @jordy

    krn yg nanya KALIAN jd sy tanggapi, tp 1x ini aja ya nanti tuman..
    hehehe….
    _______

    “Mungkin ada baiknya KAMI meminta dahulu komentar/pendapat sdr NBB terhadap beberapa ayat Alkitab ini (saya pakai saja versi TB-LAI):
    1. “Supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi” (Mzmr 83:18)
    2. “Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah” (Mzmr 97:9)
    3. “Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya” (Zakaria 14:9)”
    ________

    mksd prtanyaannya? apa sy setuju dgn ayat2 ini?

    Ya pasti setuju dong,
    lha wong bahasa nya memang sama dgn yg saya mksd dr kmrn2.

    ya TUHAN memang SATU.  SATU-SATUNYA, The Only ONE

    —-

    iya @maya memang jauh diatas saya sehingga sy ga bisa menjangkau logikanya. :)
    __________

    “Mungkin ada baiknya pihak yang dilawan oleh si ‘bahasa’ alias ‘nama bukan bahasa’ alias ‘nama (bukan=bahasa)’….[weeeh kayak teroris kelompok suatu agama saja nih banyak alias-nya. Jangan-jangan emang “iya” agamamu “itu” ya….”
    __________

    heh… kan sy udah blg kalo sy mo dianggap org yg beda yg akan ganti nama yg samaskali beda,
    knp ada yg sdikit beda?
    krn sy make 3 device yg beda2, kalo dirmh sy pake PC dan netbook, jd ada 2 PRESET, kalo diluar sy pake IPAD, toh nama yg terakhir sy tulis lgkp kan.. kalo nanti balik ke yg awal lg brarti sy lg pake device yg awal lg.
    hehe…. ——

    mksdnya “agama mu itu” opo?
    knp ga lsg tulis aja? takut?
    yg sy tahu teroris itu buatan oknum penguasa amerika, (buka youtube deh byk bgt ini dikupas oleh org2 amerika sndri, contoh rekayasa 09/11)  bukan “suatu agama”

    apakah harus melihat oknum/segelintir org trus memjadi gambaran /cerminan agamanya?

    ada bbrp Pastor (diinggris melecehkan/sex 120anak lbh) yg berbuat salah, trus apa lsg dijadikan gambaran ttg agama Katolik?
    wooooow tentu tidak,
    itu mgkn saja kalo dr sudut pdng yg sempit dan picik sprti yg menggunakan kata2 “agama itu”
    —-

    dan sprti sy blg sy bukan org yg suka mendeskreditkan agama sperti @maya jg, yg lsg mengKLAIM “agama itu”

    dan sy ga keberatan anda bilang saya Islam, krn saya cinta damai dan sy Submitted to GOD,

    sy tdk kbrtn diblg Hindu, krn memang sy jg mendalaminya,
    Sang Hyang Widi, yg Maha Tunggal/Esa, ini pun jg sama reflexi dr ajaran2 Yeshua dan jg para nabi.
    mgkn anda taunya ajaran mrk menyembah berhala? coba plajari lg,
    Brahman adalah Tuhan yg Maha Esa,
    yg di”Gambarkan” dgn sifat2Nya sbagai Brahma (Sang Maha Pencipta GENESIS 1:1) jg melalui nama2 (baca=Dewa) yg lain, sprti Wishnu (yg Maha Pemelihara dan Pelindung -Psalm 91:2) dan Shiwa ( yg Maha Pelebur/Destroy  -Genesis6:17, Numbers14:12 etc)

    sy tdk kbrtn diblg buddhist, krn sy jg menjalankan ajaran2nya,
    ttg moral,sosial,empathy dll, jg ttp ttg DIA yg Maha Satu, yg disebut:
     ”Yang Tidak Dilahirkan, Yang Tidak Menjelma, Yang Tidak Diciptakan, Yang Mutlak,”

    sy tdk kbrtn diblg Catholic, krn ke Universalannya

    sy pasti tdk kbrtn diblg Christian, krn sy pengikut The Christ

    sy jg tdk kbrtn diblg Advent,hari ke7, dll. krn sy jg mengimani  Torah+hukum2nya dll.

    dan sprti sy blg sy tdk anti dgn Nama YHWH, krn ini jg adalah Nama TUHAN yg ditulis (tidak disebut) sprti jg NAMA2 DIA yg Lain.

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 4, 2011 | Reply

  154. @nama :

    Anda :

    hehe..
    ponakan sy yg umur 10 thn jg tahu kalau yg anda mksd Tuhannya israel tertulis: YHWH, (walaupun gaada YAHWEH di tanakh/torah)
    hehe…

    coba tlg baca lg tulisan sy, yg sy bahas adalah:
    tdk ada di Alkitab sy : Yeshua MEMANGGIL/MENULIS YHWH,
    hrsnya mas jordy ksh kesaya: AYAT yg berisi sprti itu.

    yg anda ksh ke sy : YESUS MEMBACA buku yg dikasih org ke Dia,
    yg disitu TERTULIS, RUH TUHAN ……

    sy jg bisa MEMBACA tulisan anda, tp apakah itu kata2 saya?
    oooooo…. tentu tidak. itu tulisan/kata2 anda. :)

    tdk ada MEMANGGIL, contoh : wahaiiii YAHOWAH..
    atau MENULIS dgn tanganNya sendiri.

    dan trnyata di Alkitab dan Bible sy tdk ada jg YHWH di ayat itu.

    ———————————————-

    Coba baca lagi tanggapan saya diatas.

    Saya menanggapi pernyataan anda yang menyatakan bahwa di alkitab anda tidak terdapat pernyataan bahwa Yesus pernah menyebut nama diri Tuhan. Ya kan?

    Saya tanggapi : Ada. Didalam salah satu dari sekian banyak terjemahan Alkitab dalam bahasa Jerman tahun 1805 , Yesus menyebutkan nama diri Tuhan yang benar dengan jelas.

    Anda :
    yg anda ksh ke sy : YESUS MEMBACA buku yg dikasih org ke Dia,
    yg disitu TERTULIS, RUH TUHAN ……

    —————————————-
    1. Pada tanggapan saya terhadap tulisan anda Tertulis : Roh YHWH atau Yehuwah! bukan Roh Tuhan!
    2. Dengan mengatakan “Roh YHWH ada padaku” itu berarti Yesus sudah “menyatakan” Nama Diri Tuhan yang benar. Sekarang silahkan anda artikan kata mati YHWH, ada gak? Apakah YHWH artinya TUHAN? Jangan mengada-ada!
    3. Yesus sebagai Putra YHWH sering menggunakan kata ABBA atau BAPA. Itu adalah sebagai pernyataan rasa hormatnya dan respeknya yang dalam kepada Elohim YHWH! Kadang-kadang juga Eli atau Eloi. Ketimbang menggunakan Nama Diri-Nya secara tidak sopan!
    4. Gulungan Kitab Nabi Yesaya itu menubuatkan tentang siapa Mesiah yang akan datang, tentu berdasar atas ilham Elohim. Dengan menyatakan kata “YHWH” didepan umum seperti itu, berarti jelas jelas Yesus menyatakan nama diri Tuhan yang sudah pasti dikenal oleh orang orang yang ada di sinagoga ( tempat ibadah ) itu yang notabene adalah orang orang yang benar-benar “TAHU” nama diri Tuhan yang benar!
    5. Yesus tidak perlu menulis nama Elohim, BAPA Surgawinya karena Yesus bukan penulis Alkitab! Karena dia itu Firman Elohim itu sendiri! Juru bicara Elohim! Semua perkataan Elohim akan meluncur langsung dari mulutnya dan itu sah, diakui ELOHIM. Jadi untuk apa dia menulis Nama Elohim? Ingat bung! Yesus bukan Nabi! Dia adalah mesias!

    Jordy | Jul 4, 2011 | Reply

  155. @ Nama :

    Anda :

    nah inilah, sikap KESOMBONGAN ini yg membuat masalah dan perpecahan antar manusia,

    byk org2 sprti anda yg blg bgini…
    TUHAN sy beda dgn dia, TUHAN dia PALSU!
    NAMANYA aja LAIN!
    itu TUHAN SETAN!

    emang anda pernah membelah kepala dan hati mrk?
    anda bisa tahu isi kepala dan hati mrk?
    kalau di hati dan kpala mrk menyembah SETAN?
    trus ngapain mrk nyembah setan tp manggilnya Tuhan?
    ———————————————-
    Saya :

    Didalam statement saya, Apakah saya mengatakan bahwa mereka menyembah setan?

    ———————————————-
    Anda :

    bgmn kalau mrk dlm stiap doa mengatakan “Ya TUhan yg Maha Pencipta, trmksh atas Karunia Mu,atas rejeki drMU, atas berkatMU, atas sgala yg Engkau ciptakan”
    apa ini berarti dia berdoa pd TUHAN yg SALAH???

    apa ada TUHAN “yg lain” yg Maha pencipta jg?
    yg bisa memberi rejeki dll? selain DIA yg MAHA PENCIPTA?
    ———————————————
    Saya :

    1. Memanggil “nama ilah/tuhan” lain bagi kepercayaan saya adalah salah. Di alkitab tertulis, menyebut nama allah/tuhan lain adalah salah. Saya tidak tahu bagi Kristen yang lain.

    2. Nama mengandung “karakter” dan “pribadi mana” yang dituju. Semua terserah bagi mereka. Karena Tuhan memberikan pilihan sebebas bebasnya untuk menentukkan ilahnya sendiri. Konsekwensinya di tanggung masing-masing.

    Namun bagi yang percaya kepada Tuhan yang bernama “YHWH” adalah suatu kenajisan menyamakan semua “allah-allah” setara dengan DIA. Penyembah Baal pun bagi para penyembahnya adalah Maha pemberi Rejeki dan Pencipta. Begitu juga penyembah Dewa Pagan Yunani, Romawi dan sebagainya.

    ———————————————–
    Anda :

    “TUHAN ISRAEL”

    jd bukan TUHAN alam semesta?
    hanya ISRAEL? jd ada TUHAN2 lain utk bangsa? yg lain?

    kalau anda blg ada, berarti TUHAN lbh dr 1?
    smntara Yeshua bnr2 menegaskan=

    MARK 12:29: Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa”

    smntara anda blg TUHAN byk,
    jd mrk atau anda yg TUHANNYA SALAH?

    ——————————————–
    Saya :
    1. Saya sebut Tuhan Israel karena Tuhan yang bernama YHWH itulah yang disembah mula mula oleh bangsa Israel dan menunjukkan Nama-Nya.
    2. Memang ada banyak Tuhan dan allah-allah pada bangsa lain. Apa Penyembah Dewa ODIN, bangsa Norwegia Kuno percaya kepada YHWH, Tuhan Israel? Juga, apa Penyembah Dewa Ra mesir kuno percaya kepada YHWH, Tuhan Israel? Karena Tuhan artinya ( menurut kamus bahasa indonesia : [n] (1) sesuatu yg diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sbg yg Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb: — Yang Maha Esa; (2) sesuatu yg dianggap sbg Tuhan: pd orang-orang tertentu uanglah sbg — nya. So?
    ———————————————-
    Anda :

    maaf sy tdk sprti anda dgn segala keAngkuhan dan keNaifan mendeskreditkan pemeluk dan agama lain,
    ———————————————–
    Saya :

    1.Bagi saya, yang harus saya ikuti adalah kata-kata alkitab. Saya tidak mempunyai urusan dengan allah-allah atau tuhan tuhan lain selain daripada YHWH. Itu pilihan saya. Tentu beda dengan pilihan anda.
    2. Saya tidak mendiskreditkan. Itu pilihan mereka namun bukan pilihan saya. Karena jelas tertulis didalam alkitab saya, menyebut atau berkompromi dengan ilah-ilah lain adalah suatu kenajisan bagi Tuhan saya, Bapa Surgawi dari Yesus kristus.

    ———————————————
    ini kata2 bijak dr seorang Hindu yg hrsnya jd prtimbangan anda =

    “kita smua walaupun berbeda agama, tp mempunyai tujuan yg sama, yaitu menuju Tuhan, walaupun (ibarat kendaraan) kita msg2 menggunakan transportasi yg berbeda2, tp tujuannya ttp sama, yaitu menuju Tuhan Sang Pencipta,
    Tuhan hanya SATU, sudut pandang kitalah yg berbeda2, tp DIA ttp SATU.”

    lihat betapa bijaknya kata2 itu,
    smntara anda dgn angkuhnya mngatakan TUHAN sy BEDA / TUHAN banyak,
    dan dia malah berkata = TUHAN itu ESA (MARK12:29)

    sprtinya dia lebih Christian sejati drpd anda.
    ———————————————
    Tuhan artinya sesembahan. Tuhan yang mana yang dituju? Itu pilihan anda dan mereka. Yang jelas, saya tidak akan pernah mau berkompromi thd alkitab dan pengajaran Yesus. Karena Alkitab dan pengajaran Yesus itu mutlak. Yesus mengatakan Tuhan itu Esa, Kata kata itu ditujukan kepada satu pribadi Khusus yang jelas jelas orang Yahudi pada saat itu tahu siapa “DIA”. Karena jika Yesus tidak berkata demikian, tidak mungkin ada tulisan “ada banyak allah-allah, atau TUHAN-TUHAN.” di dalam alkitab.

    Bagi saya, saya tetap merasa Kristen. Tidak ada masalah mau dianggap siapapun lebih kristen dari saya. Hehe saya tidak berusaha mengunggulkan diri. Yang saya maksudkan pada kata-kata saya tentang ” Kristen Sejati” maksudnya adalah “Kristen yang benar” karena ada kristen yang ga benar dan salah arah, bukan memaksudkan kata tersebut untuk menaikkan “Harga diri” saya karena itu sama saja saya tidak lebih baik dari orang orang Farisi dan Saduki. - Shalom -

    Jordy | Jul 4, 2011 | Reply

  156. Buat NBB.

    Sdr NBB tulis:

    “begini, anggap kita lg di pengadilan,
    seorg ibu memberi bukti A (hanya) dr 1 buku X,
    saya jg memberi bukti B dr 1 buku yg sama, buku X.
    ditambah bukti2 dr bbrp buku yg lain.

    bgmn menurut anda smua?

    dan sy yg dibilang bohong dan melakukan pembodohan publik?

    dunia sdh terbalik sepertinya yaaa..”
    __________________________________________________

    Ah bisa-bisanya saja sampean memilihkan ilustrasi di ruang pengadilan, merasionalisasi cerita sedemikian agar tampak “persoalan “ yang telah-sedang kita bahaskan kelihatan sederhana namun cenderung berat ke arah situ. Memangnya para juri dan hakim adalah orang-orang naif? Yang mana yang akan mereka putuskan benar: “Pembuktian” dari sdr yang setelah didalami ternyata sarat dengan keragu-raguan dan bias kepentingan ataukah bukti yang diperlihatkan IBU tadi apalagi bukti yang didasarkan kepada sumber-sumber sahih dan original yang sdr tidak miliki? {Tapi ngomong2 kok sdr itu ngawur sih; berkali-kali menudingan kalau saya ini seorang “ibu/perempuan” padahal saya ini laki-laki loh. Belum lagi tudingan kalau saya ini si “Gkmin” atau pengelola/Admin situs ini. Weh weh weh…, ngawurnya jangan dipertahankan dong, karena dari situ juga akan nampak kalau setiap prediksi dan lain-lain perkataan sdr TAK BISA diandalkan: MELESET jauh api dari panggang!}

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 5, 2011 | Reply

  157. Terhadap permintaan saya sdr NBB, menulis:

    “mksd prtanyaannya? apa sy setuju dgn ayat2 ini?
    Ya pasti setuju dong, lha wong bahasa nya memang sama dgn yg saya mksd dr kmrn2. ya TUHAN memang SATU. SATU-SATUNYA, The Only ONE”

    __________________________________________________

    Buat Sdr NBB.

    Ah, sayang sekali jawaban sdr terlalu UMUM yang bisa disamakan dengan jawaban seorang anak esde. Jawaban yang sedemikian bukanlah jawaban dari seseorang yang sungguh-sungguh memahami luas dan dalamnya serta tingginya EKSKLUSIFISME iman atau keyakinan kepada Tuhan Israel YHWH bagi jiwa penulis nas-nas tadi bahkan jiwa setiap orang Yahudi. Kalau saya bisa ringkaskan dalam beberapa potong kalimat, saya akan bilang bahwa, “Dari relung hati mereka yang paling dalam, setiap Yahudi akan membatin bahwa HANYA Pribadi yang bernama-diri YHWH sajalah adalah sebenar-benarnya Tuhan, Yang Mahatinggi itu, bukan saja atas seluruh bumi, melainkan juga atas SEMUA Tuhan/Allah/Sesembahan dari seluruh makhluk seluruh bumi. Inilah yang saya sebut EKSKLUSIFISME iman atau keyakinan Yahudi”.

    Di dalam eksklusifisme iman semacam itulah maka Yahudi, siapapun dia dan apapun kelasnya, akan TIDAK PEDULI DAN TIDAK AMBIL PUSING –mau sehebat apapun, mau semulia apapun, mau segagah apapun, mau semenarik apapun (daftarnya silakan dipanjangkan)— terhadap Tuhan/Allah/Sesembahan dari setiap makhluk yang mendiami bumi ini. Tetap bagi mereka (Yahudi) YHWH sajalah Satu-satunya Tuhan (Esa) dan Nama-Nya Satu-satunya [Nama Itu mengandung makna penting bagi orang Yahudi karena menyangkut Peran Dia untuk Menjadi Apapun Yang Dia Inginkan bagi bangsa itu]; YHWH (baca: Yahowah) berarti Dia Menyebabkan Menjadi. Pada masa Israel diperbudak di Mesir, YHWH memperkenalkan Diri-Nya kepada Musa sebagai Dia yang akan Membebaskan. Di padang gurun yang kering dan terbatas sarana penghidupan itu YHWH Menjadi Penyedia yang baik hati. Sebegitu besarnya peran YHWH di mata Israel/Yahudi ternyata berbanding lurus dengan tuntutan-Nya agar bangsa itu mengimani dan menjadikan YHWH saja sebagai Satu-satunya Tuhan dan Pemilik Yang Sah. Rupanya tuntutan agar menjadikan YHWH Satu-satunya Tuhan adalah keinginan EKSKLUSIF dari YHWH sendiri! Bila kita memeriksa arti kata asli Ibrani ‘QANNA’ yang diterjemahkan TB-LAI sebagai ‘CEMBURU’ dalam Perintah ke-2 Dasatitah (Ten Commandement) di Keluaran 20:5, kita akan dapati bahwa ungkapan itu sesungguhnya bermakna “tidak bercabang, khusus, eksklusif”. Sebuah terjemahan Alkitab kaliber dunia [dapat dikata ini baru benar-benar terjemahan versi INTERNASIONAL] dengan tepat mengalihbahasakan Keluaran 20:5 sebagai berikut: ‘You must not bow down to them nor be induced to serve them, because I Jehovah your God am a God exacting EXCLUSIVE devotion….’ (from the New World Translation of Holy Scriptures)

    Ya, Tuhan Yang Bernama YHWH adalah Tuhan yang menuntut penyembahan EKSKLUSIF, yang ‘khusus’, yang ‘tidak bercabang’, ibarat suami yang baik menuntut istrinya tetap loyal, ‘tidak bercabang’, tidak serong, selalu eksklusif kepadanya.

    Memang, saya bukan Yahudi, namun saya menaruh percaya kepada Tuhan yang sama yang diimani kaum Yahudi itu, Tuhan yang bernama YHWH (baca: Yahuwah), Tuhan yang Mahatinggi atas seluruh bumi dan semua allah bangsa-bangsa.

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 5, 2011 | Reply

  158. Buat NBB and the others,

    Memang kini kita tidak mengetahui cara pengucapan yang persis sama ttg keempat huruf konsonan [Tetragramaton of The Divine Name ‘YHWH’] sebagaimana yang Nabi Musa dengar langsung dari “mulut” Tuhan; apakah Nama Itu diucapkan seperti ‘Yahweh/Yehovah/Yehuwah/Yahuwah/Yahouwah/Yahowah’(?). Kita tidak betul-betul tahu-pasti! Dengan kata-kata yang sama kita juga tidak tahu-pasti apakah nama ‘YESUS’ awalnya diucapkan sebagai ‘Yesous/Yesos/Yeshua/Yahoshua/Yesua’ dst; begitu pun dengan nama-nama orang seperti Yeremia, Yesaya, Yehezkiel, dll di Alkitab kita. Namun, mengapa kita senang-senang saja menggunakan/mengucapkan nama-nama itu? Sebenarnya, sebagaimana nama-nama tokoh Alkitab maupun nama YESUS, bukan soal bagaimana penyebutan yang persis sama dari Nama Ilahi YHWH Itu, tetapi apakah kita telah menunjukan penghargaan dan rasa hormat kita kepada-Nya melalui PENGGUNAAN Nama Itu lewat tutur kata bahasa ibu kita masing-masing, dalam keseharian kita, terutama dalam setiap corak Ibadat kita yang mencakup hal-hal seperti Doa, Nyanyian-pujian, Kesaksian maupun Pelayanan? Yang salah adalah bila kita tidak menggunakan Nama Itu sama sekali, membuatnya “sepi”, menyingkirkan Nama Itu dari Kitab Suci-Nya, atau bahkan mengganti Nama Itu dengan nama dewa lain atau sebutan-sebutan pengganti yang lain yang tidak semestinya. Bayangkan seandainya sdr adalah pengarang sebuah buku, namun nama sdr tidak ditulis oleh si penerbit, atau penerbit buku sdr menulis nama orang lain sebagai ganti nama sdr. Apa perasaan sdr? Seperti itulah perasaan YHWH ketika kita secara tidak hormat mengabaikan Nama-Nya dari Buku yang dikarang-Nya, Alkitab Suci!

    Umumnya orang-orang skeptis maupun yang non Yudeo-Kristo, seperti si NBB, memiliki dua keberatan utama perihal Nama Ilahi YHWH; yang oleh kalangan mereka dianggap sebagai dua “sisi lemah” Nama Itu. Yang pertama, seperti yang sudah sering disinggung, mereka mempersoalakan apakah Nama Itu memang benar-benar adalah Nama Tuhan Semesta alam? Dan kedua, juga sudah pernah sedikit disinggung, apakah orang Kristen (dan Yahudi) bahkan Yesus Kristus sendiri memang memiliki setidak-tidaknya sumber tadisi lisan ataupun tulisan tentang bentuk penyebutan ‘YHWH’ secara tepat? Terhadap keberatan pertama, walaupun sudah ada upaya-upaya untuk meyakinkan orang-orang sedemikian melalui halaman-halaman Alkitab bahwa tidak diragukan lagi YHWH adalah sungguh-sungguh Nama Tuhan Yang Sejati, Tuhan atas Semesta alam ini [contoh klasik melalui rangkaian peristiwa pembebasan Adimanusiawi oleh YHWH melalui Musa kepada bangsa Israel], tetapi tetap saja pikiran dan hati orang-orang skeptis itu tertutup lengket dengan segudang penolakan dan keangkuhan mereka. Memang pada akhirnya, terpulang kepada mereka masing-masing, apakah KEBENARAN yang telah disampaikan tersebut dapat bersemi di hati dan pikiran, ataukah sebaliknya justru skeptisisme yang di dalamnya terkandung niat menyiarkan faham kelompok sendiri (baca: Agama) menjadikan mata-hati mereka benar-benar tidak melihat cahaya-terang kebenaran itu. Lalu, sehubungan keberatan yang lain, sudah juga disampaikan kepada mereka bahwasannya sekali pun penyebutan persisnya Nama Ilahi YHWH tidak sampai ke telinga kita melalui ketersediaan tradisi lisan atau pun tulisan, namun itu tidak membuat kita ragu sedikitpun bahwa “YHWH” itu memang adalah NAMA DIRI TUHAN SEJATI yang sangat familiar di kalangan masyarakat umum Yahudi pengguna Bahasa Ibrani (terbukti Nama Itu ditemukan sejumlah 7000-an dalam Tanakh), dan bahwa Nama Itu –dengan keyakinan pasti 100%— WAJIB DIPERDENGARKAN SECARA LANTANG oleh Imam Besar Yahudi manakala ia mengadakan prosesi tahunan pada Hari Pendamaian di Bait Suci [diyakini kebiasaan tahunan penyebutan Nama Ilahi YHWH oleh Imam Besar ini berlangsung hingga runtuhnya Bait Kedua tahun 70 M]. Lebih dari kesaksian apa pun dan siapa pun, kesaksian Yesus Kristus yang adalah Pribadi yang YHWH pilih sebagai Saksi Yang Setia dan Benar dari Dia (Wahyu 3:14) adalah kesaksian yang paling ampuh. Yesus Kristus yang kita bicarakan ini, menjadikan berita ttg Kerajaan Elohim YHWH sebagai tema utama pengajarannya dalam bercakap-cakap maupun berkhotbah kepada pendengarnya. Berkali-kali Beliau menekankan ttg tugasnya sebagai Pemberita Nama Itu dan arti penting Nama Itu dalam hubungan dengan pembenaran kedaulatan Elohim sebagai Penguasa yang sah dan satu-satunya atas umat manusia yang telah sekarat akibat dosa warisan orang tua pertama kita Adam dan Hawa. Sekali peristiwa Yesus bahkan mengajarkan caranya kita berdoa dengan menekankan pada Pengudusan Nama Elohim di urutan pertama. Di lain peristiwa Yesus juga mengutip Tanakh yang memuat Nama Itu untuk menjawab langsung tantangan si Iblis (pasti Yesus tidak berbuat seperti kebiasaan orang menulis YHWH lalu mengeja “Yod.He.Wa.He/ Ye-Ha-We-Ha”, namun besar kemungkinan Beliau telah MELISANKAN sebuah rangkaian kata penuh untuk Nama Itu). Lain peristiwa Yesus juga membaca-melisankan langsung ayat-ayat yang ada tertulis Nama YHWH Itu dari gulungan Tanakh, seperti yang diserahkan oleh para petugas di Sinagoge Nazareth untuk Beliau baca dan khotbahkan. Semua kesaksian ini, dan masih banyak lagi kesaksian lain ttg sikap dan cara Yesus dalam memperlakukan atau memandang Nama Suci dari Bapak Surgawinya “YHWH”, pasti sudah dirasa cukup, untuk menambah bobot iman, dari orang-orang yang menaruh harap dan percaya mereka kepada Sang Pemilik Nama Itu: YAH YAHUWAH, HALELUYAH!

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 5, 2011 | Reply

  159. Maaf krn sy br plg dr bbrp liar kota yg lmyn meletihkan, jd blm smpt jwb prtnyaan maupun prnyataan saudara2ku.
    tp kbtulan sy iseng baru aja liat dikamar sblh yg judulnya .. Terjemahan yg salah menjadikan salah tafsir…
    http://gkmin.net/?p=163

    sblmnya mau menanggapi dl, gpp ya, (tp ttp akan sy usahakan jawab nanti kalau sdh lmyn istrhtnya) hehe…

    1. membaca penjelasan dr @Santo (2april) sgt bagus, dan krg lbh saya setuju, trnyata ada jg bbrp yg sefaham dgn sy disini tp sy blm menyadarinya,
    inilah yg sy mksd dr kmrn, lbh penting kita mengenal dan mendekatkan pd PribadiNYA drpd mempersoalkan NamaNYA,

    2. (@maya @jordy)
    tp kmungkinan kalian akan balik nanya: kalau manggil NamaNYA aja salah/bukan namaNya gmn mau lbh kenal/dekat?

    dan sy akan jwb lg:
    krn sprti yg anda2 blg, kalau nama Sebegitu pentingnya,
    bgmn dgn kalau kita memmanggilnya salah ucap?
    misal : menurut bu eh pak maya, nama yg benar adalah YAHOWAH,
    sdgkan menurut kbykn org indonesia YAHWEH, org america JEHOVAH,
    trus bgmn DIA mau “mendengar” sbgitu byk nya org amerika kalau mereka aja salah manggil?
    kan itu bukan NAMA yg “benar”?
    yg seharusnyan di baca YAHOWAH (versi @maya)

    blm kalo versinya org yg manggilnya YAHUWAH,
    blm kalo versinya org yg manggilnya YEHUWAH
    blm kalo versinya org yg manggilnya YEHOWAH
    blm kalo versinya org yg manggilnya YEHWAH
    blm kalo versinya org yg manggilnya YAHOWEH
    dan msh byk lg, jd gmn DIA mau mendengarkan kalian “kalau NamaNYA sebegitu pentingnya” tp org beda2 memanggilNYA?

    sama dgn org yg memanggil JESUS baca: JISES

    apakah Yeshua akan mendengar anda? (krn itu bukan namanya, lain dilidah lain di kuping)

    kalau “nama” begitu PENTING, maka Yeshua akan menyueki anda,
    manggil namaKu aja gak, yg dipanggil nama lain. bukan Saya/ Yeshua.

    jd smua org barat ga ada yg prnh ditanggapi oleh Yeshua dong???

    naaah…  krn hrsnya yg penting adlah PRIBADI yg kita tuju, ini jauh lbh pntg,
    mau siapapun NamaNya

    YAHWEH sangat jauuuh sekali dgn JEHOVAH.
    lain diucap dan lain didengar.

    3. jd yg mana yg anda pilih?
    pasti slh satu yg benar dong?
    (kalo nama anda jordy trus dipanggil orgil, ga mungkin mau nengok kan? krn salah nama itu)
    dan salah satu memanggil “Nama yg Lain”, 
    jd kalu anda milih YAHWEH,
    berarti org yg manggil JEHOVAH adalah NAJIS? dan PANTAS MATI? 
    krn dia “memanggil Nama TUHAN yg lain” bukan NAMANYA: YAHWEH
    jd harus mati? (menurut @Jordy)

    sy tdk mengerti logika anda,
    kalau anda mengagung2kan Yahudi, dgn mengexlusifkan NAMA TUHAN,
    bgmn dgn pengucapannya org YAHUDI sendiri?

    apa mrk menyebut JEHOVAH? YAHWEH? dll??
    jd yg mana yg benar?
    sdgkan yg kita tahu mereka sndiri kalau melihat tulisan YHWH mrk melafalkannya ADONAI,
    jadi mereka memanggil TUHAN : ADONAI,
    trus kalau sbgitu pntgnya nama YHWH knp jd ADONAI yg diucap?
    gmn TUHAN akan mendengar kalau “TIDAK DIPANGGIL dgn “NAMA”NYA”?

    dgn memanggil ADONAI apa bukan berarti “memanggil Nama TUHAN yg Lain”? dan pantas mati? 
     (krn NamaNYA kan YAHOWAH menurut @maya, dan YAHWEH menurut @jordy? bukan ADONAI)

    bgmn @Jordy dan @pak Maya ?

    nama (bukan=bahasa) | Jul 6, 2011 | Reply

  160. 4. Dan stlh baca tulisan @Santo dan @makerot saya jg baru sadar, kalau ternyata yg pd ngumpul dan nulis disini bbrp punya “misi”,  mgkn supaya kita Minimal “mengikut” ke “faham”nya mrk, 
    yg seolah2 baru sadar kalau ternyata slama ini hampir sluruh umat kristen di indonesia asia dan timur byk smuanya salah, memanggil Nama TUHAN yg salah.
    dan kita hrs mengikuti tradisi2 Yahudi, sprti mrk.
    jd kita yg slama (ratusan tahun) ini mnjlnkan tradisi kita, hidup rukun berdampingan dgn pemeluk agama lain dinegri ini, seolah2 salah arah.
    dan gerakan yg baru ini justru mau membawa kita menuju jln lain yg semakin menjauh dr mainstream.

    dan biasanya yg namanya “misi” itu hrs dituntaskan smp selesai,
    apapun yg trjadi misi itu ya hrs berhasil.

    maaf kalo sy baru menyadari ini, mohon maaf sebesar2nya.. krn jd seolah2 sy menghalang2i misi saudara2ku sekalian.

    saya tidak ada mksd kok, tdnya sy cuma ingin tukar/menyumbang fikiran,

    Krn menurut sy TUHAN yg menciptakan UNIVERSE, maka itu DIA jg bersifat UNIVERSAL, dan DIA dikenal secara Universal, dikenal Oleh bangsa manapun/apapun dgn bahasa mrk masing2, dan itu merupakan HAK NYA utk dikenal disebut dipanggil oleh smua Mahluk di manapun dgn bahasanya mrk masing2.

    dan bukan Hak Kita untuk memBatasi ruang waktu bentuk serta nama DIA

    mgkn ada baiknya sy lbh membatasi diri agar tdk menghalangi misi dr saudara2ku sekalian.
    maaf, dan trimakasih atas ilmu2 yg sy dpt.

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 6, 2011 | Reply

  161. @Nama :

    Well, saya ga perlu jadi Yahudi kok. Atau sok sok Yahudi. Tapi karena alkitab saya terdiri dari 2 Kitab : Kitab Ibrani-Aramaic dan Kitab Yunani Kristen ya saya musti ikuti apa kata alkitab. Agama apapun pasti akan memiliki pengaruh unsur unsur masukan darimanapun agama itu mula mula terbentuk atau berasal. Kalo anda ga setuju ya gak papa itu hak anda. Disini kan pokok pembicaraannya ada pada “NAMA TUHAN” . Terlepas dari tujuan masing masing penanggap, itu hak mereka entah apapun tujuannya atau misinya. Kalo anda memilki pendapat bahwa Tuhan adalah sama semua ya itu hak anda. Tapi saya sebagai Kristen yang mengikuti pengajaran Kristus saya tidak akan memanggil nama tuhan dengan nama Tuhan yang lain.

    Saya ambil kesimpulan seperti ini: Bagi anda :

    - Tuhan itu satu namun memiliki banyak nama sesuai dengan bangsa dan bahasanya -

    Pertanyaan saya :

    Ketika Yesus mengatakan hal ini :

    6 ”Aku telah membuat nama-Mu nyata kepada orang-orang yang Engkau berikan kepadaku dari dunia. Mereka adalah milik-Mu, dan Engkau memberikan mereka kepadaku, dan mereka telah menjalankan firman-Mu.

    ke 2:

    43. Aku telah datang dengan nama Bapak-ku, tetapi kamu tidak menerima aku; jika orang lain datang dengan namanya sendiri, kamu akan menerima orang itu.

    ke 3 :

    12. Hari berikutnya kumpulan besar orang yang telah datang ke perayaan, ketika mendengar bahwa Yesus sedang menuju Yerusalem,
    13. mengambil cabang-cabang pohon palem dan pergi ke luar menemui dia. Dan mereka berseru, ”Selamatkanlah kiranya dia! Diberkatilah dia yang datang dengan nama TUHAN, ya, raja Israel!”

    ke 4 :

    28. Bapak, muliakanlah nama-Mu.” Maka keluarlah suatu suara dari langit, ”Aku telah memuliakan-Nya dan akan memuliakan-Nya lagi.”

    Yohanes 17:6; 5:43; 12:12, 13, 28

    Sesuai dengan pendapat anda maka saya anggap yang dimaksud Yesus adalah semua yang “dipanggil Tuhan” oleh manusia di bumi.

    Nah, berarti boleh ya kita ganti nama-Nya pada ayat ini dengan nama salah satu dari sekian banyak nama Tuhan? Jelas tidak berdosa. Tuhan semua sama kan?. :)

    46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    Oh ya, sekalian nitip pesan buat sodara sodara muslim jangan mengatakan penganut agama lain “kafir” karena Tuhan kan semua sama, cuma nama-Nya yang berbeda. Thanks. - Shalom -

    Jordy | Jul 7, 2011 | Reply

  162. 3. WE-ELEH HEM KHAYE OLAM: SHEYAKHIRU OTKHA,
    dan inilah hidup kekal, bhw mrk kenal Engkua,
    ELOHI HA-EMET LEWADDO, WE-ET ASHER SHALAHTA
    elohim yg benar satu2nya, dn yg tlh Engkau utus
    ET YESHUA HAMASHIAh.
    yaitu yeshua hamashiah.

    4. ANI FE-ARTIKHA ALEI ADAMOTS,
    aku tlh memuliakan engkau di bumi,
    HISHLAMTI ET HAMASEH
    aku tlh selesaikan pekerjaan
    SHENATATA LI LA-ASOT.
    yg tlh engkau berikan kpdku spy dikerjakan.

    abigail | Jul 7, 2011 | Reply

  163. NAMA YAHWEH
    1. Org mulai berseru kpd YAHWEH.(Kej 4:26)
    2. Nama YAHWEH ditetapkan selamanya.(Kel 3:13)
    3. Org kena tipu rekaan nabi palsu.(Yer 23,26,27)
    4. YHWH mengaruniai bibir bersih.(Zef 3:9)

    Org yg menghormati nama YHWH dikucilkan sdr2nya.
    Tapi yg mengucilkan akn mendapat malu.(Yes 66:5)
    Akhirnya seluruh umat manusia akn nyembah sujud
    di hadapann. YHWH.(Yes 66:23)
    Amin.

    abigail | Jul 7, 2011 | Reply

  164. NAMA YAHWEH
    1.Org mulai berseru kpd nama YHWH.(Kej 4:26)
    2.Nama YHWH ditetapkan utk selamanya.(Kel 3:15)
    3.Org kena tipu rekaan nabi palsu.(Yer23:26,27)
    4.Org dapat karunia bibir bersih.(Zef 3:9)

    Org yg menghormati nama YHWH dikucilkn sdr2nya tapi yg mengucilkn akn mendapat malu.(Yes 66:5)
    Akhirnya sluruh umat manusia akn sujud nyembah di hadapan YHWH.(Yes 66:23)

    AMIN.

    abigail | Jul 7, 2011 | Reply

  165. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perëndia im, Perëndia im, përse më ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perché mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-te??i? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, k?p?c Tu mani atst?ji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kod?l mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonné?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Bo?e mój! Bo?e mój! czemu? mi? opu?ci??

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai p?r?sit?“

    Yusr·, Yusr·, ?urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Esto es: Dios mío, Dios mío, ¿por qué me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye ba??rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  166. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perëndia im, Perëndia im, përse më ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perché mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, k?p?c Tu mani atst?ji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kod?l mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonné?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai p?r?sit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Esto es: Dios mío, Dios mío, ¿por qué me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye ba??rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  167. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perëndia im, Perëndia im, përse më ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perché mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, k?p?c Tu mani atst?ji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kod?l mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonné?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Esto es: Dios mío, Dios mío, ¿por qué me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye ba??rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  168. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, k?p?c Tu mani atst?ji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kod?l mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonné?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Esto es: Dios mío, Dios mío, ¿por qué me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye ba??rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  169. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, k?p?c Tu mani atstaji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Esto es: Dios mío, Dios mío, ¿por qué me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye ba??rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  170. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, k?p?c Tu mani atstaji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Dios mio, Dios mio, por que me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye bag?rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  171. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    Mans Dievs, mans Dievs, kapec Tu mani atstaji?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Dios mio, Dios mio, por que me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin? diye bag?rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  172. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    ,Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr·, Yusr·, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Dios mio, Dios mio, por que me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    ‹‹Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin?›› diye bag?rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  173. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr, Yusr, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Dios mio, Dios mio, por que me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin? diye bag?rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  174. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  175. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio, perche mi hai abbandonato?

    Illu-iw, Illu-iw, acu?e? i yi-teggi? ?

    “Mano Dieve, mano Dieve, kodel mane palikai?!”

    Mon Dieu, mon Dieu, pourquoi m’as-tu abandonne?

    E toku Atua, e toku Atua, he aha koe i whakarere ai i ahau?

    Min Gud! Min Gud! hvorfor har du forlatt mig?

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  176. @Jordy
    “46. Kira-kira jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yaitu: ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?” ( Matthew 27:46 )

    Silahkan ganti kata Eli diatas dengan nama Semua Tuhan yang ada dimuka bumi sesuai dengan bahasa dan bangsanya. Ok? :)

    jwb.
    iya BENAR, dan tidak perlu sy yg ganti kok, ini memang dr bahasa mrk sendiri…

    ( Matthew 27:46 )

    “MY GOD, MY GOD, WHY HAVE YOU FORSAKEN ME?”

    ‘Perendia im, Perendia im, perse me ke braktisur?”.

    Dio mio, Dio mio,

    Illu-iw, Illu-iw,

    “Mano Dieve, mano Dieve,

    Mon Dieu, mon Dieu,
    E toku Atua, e toku Atua,

    Min Gud! Min Gud!

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  177. cont…

    Boze moj! Boze moj! czemus mie opuscit?

    Deus meu, Deus meu, por que me desamparaste?

    Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu, pentru ce M’ai parasit?“

    Yusr, Yusr, urukamtai ajapa ikiurkiniam?” tawai.

    Dios mio, Dios mio, por que me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin? diye bag?rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  178. Boze moj! Boze moj!

    Deus meu, Deus meu,

    Dumnezeul Meu, Dumnezeul Meu,

    Yusr, Yusr,

    Dios mio, Dios mio, por que me has desamparado?

    “Mungu wangu, Mungu wangu, mbona umeniacha?”

    Tanr?m, Tanr?m, beni neden terk ettin? diye bag?rd?.

    Mein Gott, mein Gott, warum hast du mich verlassen?

    Deus meus Deus meus ut quid dereliquisti me

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  179. Boze moj! Boze moj!

    Deus meu, Deus meu,

    Dumnezeul Meu,

    Yusr, Yusr,

    Dios mio, Dios mio,

    “Mungu wangu, Mungu wangu,

    Tanr?m, Tanr?m,

    Mein Gott, mein Gott,

    Deus meus Deus meus

    “Alata’ala-ku! Alata’ala-ku! Napa pai’ nupalahii-a?”

    dan masih banyak lg… (capek jg byk yg ga bisa di copasnya)

    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  180. mohon maaf skali..
    stiap sy submit selalu erorr..

    trnyata pas dibuka terakhir malah masuk smua..
    :(

    mohon maaf..

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  181. @moderator, maaf, silahkan dihapus krn kbykn takut buang2 bandwith…

    maaf n thanks
    :)

    nama bukan bahasa | Jul 7, 2011 | Reply

  182. @ Nama :

    Bisa aja ngelesnya. Hahaha.

    Yang saya maskud ganti nama gelar Eli dengan Nama diri Tuhan masing masing bangsa dan bahasa. Kata anda Tuhan tetap 1, siapapun namanya.

    Misalnya Ganti aja Nama diri Tuhanmu dengan Nama Tuhan lain. ODIN SWT misalnnya. Kira kira mau ga ? :D

    Atau ZEUS SWT hahhaha.

    Jordy | Jul 7, 2011 | Reply

  183. @jordy

    lho kok ngeles? emang bajay.. hehe…

    apanya?

    waaah anda berarti ga baca tulisan2 sy dr awal smp skrg yaa?
    sama jg bohong dong kita ngobrol dr kmrn, ga nyambung.. hehe..

    ya yg sy mksd dr awal smp skrg sprti itu td.

    Ya betul TUHAN memang cuma 1, (kalau byk ya bingung dong nyiptainnya hehe)
    ‘NAMA’ TUHAN ITU yg banyaaak sesuai dgn bahasa masing2 bangsa/negara.

    tp kalau meilhat yg anda mksd anda menyinggung2 SESUATU/BENDA/MAHLUK yang di “TUHANKAN”.
    ya beda dong bos, jd keluar konteks,
    misal BULAN di ANGGAP TUHAN ya beda,
    misal SBY dianggap TUHAN, ya beda.
    maaf kebetulan sy blnm prnh mempelajari Zeus dan Odin, (adanya diyoutube malah dihubung2in ke JESUS, malah tmbh ngawur)
    jadi sy blm bisa menanggapi mksd pak jordy,
    krn kalau mrk adlah “nama” seseorang yg dianggap dewa, atw “nama” (proper noun) “Tokoh” Dewa/Tuhan ya Beda dgn deskripsi saya.
    kan sy blg TUHAN tidak perlu “nama” (proper noun)

    tapiiii…
    kalau ternyata nama2 itu adalah BAHASA yg artinya adlah TUHAN berarti ya sama dgn yg sy mksd.
    :)

    skrg sy tanya ALLAH nya seorg muslim itu benda/mahluk bukan?
    coba deh anda tanya ke 1 org islam aja=
    “APAKAH TUHAN/ALLAH ANDA adlh benda/mahluk?”

    ALLAH adalah BAHASA, AL ILAH, artinya ya TUHAN, THE GOD, Ya TUHAN itu sendiri.

    tp memang ada translate di alkitab misal LAI, yg menulis ALLAH-ALLAH (AL ILAH - AL ILAH)
    Sbnrnya sih sah2 saja, tapiii kalau diliat dr tata bahasa aslinya (arab) berarti ngaco.
    coba kalau dibahasa inggris =
    THE GOD-THE GOD,
    kecuali nulisnya = AL ILAH-ILAH,
    jadi di bahasa inggrisnya THE GODS, baru bentuknya JAMAK.
    atau, ILAH-ILAH = GODS = ELOAH-ELOAH = TUHAN-TUHAN

    sekali lg ALLAH adalah bahasa, THE GOD,
    selama untuk merifer ke TUHAN yg BENAR, menurut sy siapapun boleh memakai bahasa ini. krn TATA BAHASANYA sdh BENAR,

    jd sgt2 wajar dan malah menurut sy seharusnya pemeluk agama apapun (bukan cuma islam dan kristen) kalau memakai bahasa ALLAH/THE GOD, hrsnya senang/bangga, kan bahasanya udah benar, dr tata bahasa berarti sdh merifer ke TUHAN yg BENAR= THE GOD

    tp berhubung memang agama2 semetik aja yg makai bhasa ELOAH/ILAH/ALAH, ya memang begitu adanya.

    kembali ke topik td,
    KALAU (sprti yg sy tulis kmrn2)
    seseorang BERDOA =
    “YA TUHAN YG MAHA PENCIPTA, Yang menciptakanku dan keluargaku dan seluruh universe”. (APA ADA TUHAN YG LAIN dari yg CUMA 1 yg MENCIPTAKAN Universe? )

    itulah mksd sy, kalau seseorang merifer ke TUHAN yg 1= DIA yg MENCIPTAKAN, ke PRIBADI NYA, bukan “nama” NYA, tp “PRIBADINYA”,
    “Nama” sdh tdk lg menjadi penting.
    siapapun “nama”NYA

    nah anda yg blm jwb prtanyaan sy yg terakhir =

    kalau manggil TUHAN = “ADONAI” bukan dgn “NAMA” Nya (”YAHWEH”)
    berarti harus mati ?

    nama bukan bahasa | Jul 8, 2011 | Reply

  184. begini,

    sy menangkap sprtinya ada bbrp org disini khususnya yg mempunyai misi,
    sprtinya anda2 ini benci/dendam/anti dgn islam, sehingga untuk men SHARE ‘nama’ aja anda benar2 tidak mau dgn islam,
    pdhl “Nama” ini jg sdh lama kita pakai, bahkan ditimur sana lbh lama lg.

    emang ada peristiwa apa sih pak yg smp sbgitu antinya dgn yg berbau2 islam?

    maaf ya, soalnya kok dicari2 banget gitu lhoh, smp misalnya NAMA ALLAH itu bukan nama TUHAN, tp NAMA Setan, 666, dan apa ajalah buat menjatuhkan..

    buset deh.. dgn begitu anda sdh menyakiti saudara2 kristen kita sndiri yg seiman.

    sdh jelas2 bahasa2 ini serumpun = Ibrani Aramaic Arabic, jd ada sedikit kesamaan, dan ada pula perbedaan jg.
    jd sgt wajar bahasa/nama ELOHIM/ELOHEY/ELOH/ELOAH/ILAH/ALAH/ALLAH adalah sama= ALH,
    Alef Lam He.

    tp LUCUnya..

    menurut mrk2 ini itu BEDA.
    ILAH dgn ELOAH dgn ALLAH beda.

    lhaa jelas2 HURUFnya SAMA!!! A L H

    trus LUCUnya lg kalau mengacu ke YHWH,
    mrk enak aja blg SMUA SAMA AJA.
    Mau YAHWEH YAHOWEH YAHUWAH YEHOWAH YEHUWAH YEHWAH YEHOWAH JEHOVAH dst..
    ini smua diblg SAMA!!!

    YHVH = YHWH = YAHWEH = JEHOVAH
    lihat sbrp byknya prbedaan DISITU?!

    “YAHWEH = JEHOVAH”

    ditulisannya = BEDA
    dilafalkannya = BEDA
    didengarnya = BEDA
    Tapi tetaaap.. mrk bilang SAMAAA!

    tapi ALLAH (disebut di arab= ALOH)
    dengan di israel disebut = ELOH
    dibilang BEDA!

    WOOOW…
    LUCUUU..
    :D

    nama bukan bahasa | Jul 8, 2011 | Reply

  185. @Nama :

    Lebih lucu lagi jika kata YHWH yang berasal dari form Ibrani ???
    yang berbunyi ha-wah’ menjadi ????
    YHWH kok bisa jadi ALLAH? Yang nota bene karakter Allah mengijinkan bekas tempat pemujaan berhala Pagan Arab menjadi rumah ibadatnya ( Bait allah )?

    Sementara salah satu karakter YHWH jelas jelas menajiskan tempat penyembahan berhala ataupun bekas tempat penyembahan berhala apalagi dijadikan rumah pemujaan bagi-Nya ( Beth -El )

    Baca ini :

    Apa ”perayaan penahbisan” yang disebutkan
    di Yohanes 10:22?

    ? Ada tiga perayaan musiman yang YHWH
    perintahkan untuk dirayakan orang Yahudi—
    Perayaan Kue Tidak Beragi pada awal
    musim semi, Perayaan Pentakosta pada
    akhir musim semi, dan Perayaan Pengumpulan
    pada musim gugur. Namun, perayaan
    yang disebutkan di Yohanes 10:22
    diadakan pada ”musim dingin” untuk
    memperingati penahbisan kembali bait
    YHWH pada 165 SM. Perayaan itu berlangsung
    selama delapan hari, dimulai
    pada hari ke-25 dari bulan Khislew, menjelang
    titik balik matahari pada musim
    dingin. Mengapa perayaan ini sampai
    ditetapkan? Pada 168 SM, penguasa Siria Antiokhus IV (Epifanes) dari dinasti Seleukus, dalam upaya melenyapkan ibadat dan kebiasaan
    orang Yahudi, memerintahkan agar sebuah
    mezbah kafir (terjemahan dari : gentiles) didirikan di atas mezbah YHWH di bait Yerusalem. Di mezbah itu, ia mempersembahkan korban kepada dewa Yunani Zeus. Hal ini menyulut pemberontakan Makabe. Pemimpin Yahudi Yudas Makabe merebut kembali Yerusalem dari dinasti Seleukus dan meruntuhkan mezbah yang
    sudah dicemari itu dan membangun mezbah
    baru di tempat tersebut. Tepat tiga tahun
    setelah pencemaran mezbah, Yudas menahbiskan kembali bait yang sudah tahir (kudus) itu bagi YHWH. Sejak itu, orang Yahudi mengadakan ”perayaan penahbisan” (bahasa Ibrani, khanuk·kah’) setiap Desember.
    Sekarang, perayaan ini dikenal sebagai “Hanukah”

    Kata YHWH dieja banyak lidah dengan berbagai pengucapan. Tapi tetap memaksudkan pada “Nama Diri” itu. Jadi mereka tahu maksudnya adalah Kata mati yang tdk bisa diucapkan yaitu YHWH.
    Jelas bukan Nama Gelar/ Kedudukan seperti ALH,ELAH,ELOHIM,ALLAH,ELI,ELOI dsb.

    Bukan menuju kata ALH Atau ALLAH yang tidak jelas menuju kepada pribadi yang mana ? Jika dikatakan menuju kepada sesembahan umum Yahudi dan Kristen mula mula (YHWH) jelas beda karakternya!

    Lagipula sebelum Nabi anda ada “kata allah” sudah ada namun menuju pada ilah yang mana?????????? :D

    Jordy | Jul 8, 2011 | Reply

  186. All:

    I read from you all that GOD = Allah. My friend, I would like to ask you which bible you got this name from? According to my bible ( Fijian ) which was translate from Greek which was translated from Hebrew It is written clearly that GOD is YHWH ( Yahweh ) or Jehovah. Remember when God gave the 10 commadments to Moses it was written in Hebrew. If that was from GOD, then WHO ARE WE TO CHANGE GOD’s name Jehovah to Allah. I think your bible is translated from other language rather then Hebrew. The Hebrew believes that GOD is not Allah but Jehovah.

    Sincerely,

    Hosea

    ( Member of Christian Congregation Assemblies of GOD Church Nadi, FIJI ISLANDS )

    Osea | Jul 8, 2011 | Reply

  187. @Jordy
    “Di mezbah itu, ia mempersembahkan korban kepada dewa Yunani Zeus..
    ..meruntuhkan mezbah yang
    sudah dicemari itu dan membangun mezbah
    baru di tempat tersebut. Tepat tiga tahun
    setelah pencemaran mezbah, Yudas menahbiskan kembali bait yang sudah tahir (kudus) itu bagi YHWH..”
    —–

    LHOOO…. Kata anda NAJIS di BEKAS penyembahan berhala, lhhaa itu .. “mempersembahkan korban kepada dewa Yunani Zeus” Apa yaa…?

    quote= “Sementara salah satu karakter YHWH jelas jelas meNAJISkan tempat penyembahan berhala ataupun BEKAS tempat penyembahan berhala apalagi dijadikan rumah pemujaan bagi-Nya ( Beth -El )”

    Aduh gmn sih mksd anda sy ga ngerti, ngomong kok muter2 tp malah jd Berbalik,Jd BUMERANG.
    Pusiiing…
    ______________

    “Kata YHWH dieja banyak lidah dengan berbagai pengucapan. Tapi tetap memaksudkan pada “Nama Diri” itu. Jadi mereka tahu maksudnya adalah Kata mati yang tdk bisa diucapkan yaitu YHWH.
    Jelas bukan Nama Gelar/ Kedudukan seperti ALH,ELAH,ELOHIM,ALLAH,ELI,ELOI dsb”
    ——

    Kenyataanya org2 Yahudi pun Enggan mengejaNya, krn memang mrk tdk mengucapkannya,
    Dan mrk memang sdh Tidak Tahu gmn cara PengucapNya yg benar, kalau mrk tau ga mgkn smp sebegitu banyaaaaaknya yg ada skrg… YAHWEH YEHWAH YEHOWAH YEHUWAH YAHUWAH JEHOVAH dan masih banyaaak lg..
    Dan dgn Sok Tahunya kita maen sebut aja YAHWEH, woow apa ga keblenger itu namanya?
    Dan masih, smp skrg, Mrk Yahudi mengucapkan = ADONAI.
    Dan ini di jd translate KURIOS= LORD= TUHAN (TUAN)
    Lhooo trus mana NAMA NYA?

    Pak jordy, trus nama yang GA bisa disebut (kata mati) itu jd APA YA?
    Lha kan ga ada yg tau bgmn hrs membaca nya yg benar. GA BISA dipanggil jg.
    Krn menurut saya YHWH bukan “nama” seperti nama JORDY,
    (Kan anda sendiri yg blg YHWH = CEMBURU, kan ada ARTI nya :) )
    Dan ini terbukti dgn Yahudi yg memanggilnya dgn ADONAI (yg mempunyai Arti) = LORD

    Kmbali ke topic,
    Jd ga nyambung, sy kasih bgini pak= anda blg ALLAH (dibaca diarab ALOH) dgn ELOH = BEDA
    Trus YAHWEH dgn JEHOVAH anda blg SAMA. (padahal Cuma huruf H nya doang yg sama,yg lain jauuuuh hehe)
    Trus anda malah jwb sy, YAHWEH dgn ALLAH beda. (quote=) “YHWH kok bisa jadi ALLAH?”
    Waduuuuh.. ga nyambung, out of context

    (
    Ehem.. lagian saya ga prnh jg sih blg kalau YHWH HARUS di translate jd ALLAH, kpn? Hehe
    Kan kenyataannya SUDAH ditranslate ke berbagai bahasa dari/lewat ADONAI=KURIOS=LORD=TUHAN/TUAN
    Kalau menurut sy nama TUHAN itu boleh pake bahasa apa aja dibangsanya iya, coba baca2 lg tulisan2 sy)

    Mksd sy dr awal adalah ELOH/ELOHEY/ELOHIM = ILAH /ALAH/ALLAH (di arab di ucapkan= ALOH)
    Ini nama/bahasa yg sama Cuma beda dialek bangsanya.
    Cuma anda2 aja yg alergi dgn Nama ALLAH, ANDA2 yg ga mau memakainya, dibilang ga nyambung dgn ELOAH/ELOH/ELOHIM/ELOHEY, dibilang BEDA.
    smp di CARI-CARIII supaya nama itu jd jelek dan jgn dipake.
    Wah wah wah

    _______________
    “Bukan menuju kata ALH Atau ALLAH yang tidak jelas menuju kepada pribadi yang mana ? Jika dikatakan menuju kepada sesembahan umum Yahudi dan Kristen mula mula (YHWH) jelas beda karakternya!”
    ——-

    Waaaddduuuuh … mas jordy piye sih.
    Anda kok ga ngerti2 yoo..
    Coba dibaca lg PL nya..
    Di Genesis 1:1 disitukan ada, ALH. Alef Lam He, di tmbh Mem/Mim utk jamak/penghormatan= ELOHIM.
    (Emang dulu di hebrewnya ada huruf vokalnya? Yaaa ga ada jg, sm kaya Arabic jg.)

    Jd siapa yg MENCIPTAKAN BUMI dan smua alam jagat raya ini mas?
    Baca lg alkitabnya.. Genesis 1:1 = ALH. Alef Lam He, (dibaca ELOH/ALOH/ALAH/ALLAH)
    Kejadian 1:1. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
    Msh ga tau jg mau merifer /menuju ke pribadi yg mana?
    masa gitu aja ga ngerti2 toh maaas mas..

    __________________
    Lagipula sebelum Nabi anda ada “kata allah” sudah ada namun menuju pada ilah yang mana??????????
    ——–

    Hehe..
    Kalau saya seorang muslim (seperti yg anda kira) bukannya harusnya saya malah senang kalau anda tidak memakai lg nama Allah ?
    Kan jd buat mrk tdk perlu lg ada prtentangan, toh sudah dijalur masing2, dan ga ada lg yg bersentuhan, krn nama Tuhannya sudah beda2. Dan tidak mengganggu2 nama Tuhannya mrk.

    Bukan begitu? :)

    (Padahal kan BUKANNYA hrsnya ISLAM yg MINJAM (blkgn) dari YAHUDI dan KRISTEN (duluan) nama ALLAH ILLAH ILAH ELOH itu? Knp jd Kristen yg hrs ngalah?)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 8, 2011 | Reply

  188. sori baru smpt jwb nih..

    @Jordy
    “Coba baca lagi tanggapan saya diatas.
    Saya menanggapi pernyataan anda yang menyatakan bahwa di alkitab ANDA tidak terdapat pernyataan bahwa Yesus pernah menyebut nama diri Tuhan. Ya kan?
    Saya tanggapi : Ada. Didalam salah satu dari sekian banyak terjemahan Alkitab dalam bahasa Jerman tahun 1805 , Yesus menyebutkan nama diri Tuhan yang benar dengan jelas.”
    ——-

    kan sy sdh blg jelas Tidak Ada di Alkitab SAYA, dan anda jg blg “diakitab ANDA”,
    trus knp jd yg punya org?
    dan Baca lg, sy tulis MEMANGGIL, bukan MENYEBUT.
    sy memanggil anda : heeeiii pak jordy, kesini dong.
    kalau menyebut Blm tentu memanggil.
    diAkitab saya memang ga ada bos Jordy.
    __________

    1. Pada tanggapan saya terhadap tulisan anda Tertulis : Roh YHWH atau Yehuwah! bukan Roh Tuhan!
    2. Dengan mengatakan “Roh YHWH ada padaku” itu berarti Yesus sudah “menyatakan” Nama Diri Tuhan yang benar. Sekarang silahkan anda artikan kata mati YHWH, ada gak? Apakah YHWH artinya TUHAN? Jangan mengada-ada!
    ——-
    1. diAkitab sy itu yg tertulis : “Roh Tuhan”, bukan saya yg nulis apalagi MENGADA-ADA, lha wong adanya begitu,

    2. berarti Yesus hanya “menyatakan” Nama hanya ke org2 jerman mksd anda? kan cuma 1 trnsltd bahasa jerman yg blg begitu. lho anda sndri lho yg blg.
    trus sy disuruh mengartikan YHWH?
    Lhoo kan Anda yg sdh MengArtikannya,
    YHWH = CEMBURU
    bukan saya lhooo… hehe..
    ____________

    Dengan menyatakan kata “YHWH” didepan umum seperti itu
    ——-
    didpn Umum org2 jerman mksd anda?
    kan itu trjmhn Jerman doang.
    ____________

    Ingat bung! Yesus bukan Nabi! 
    ——

    wah berarti anda tdk percaya Yeshua dan jg Nubuat2,
    dan perlu dicek lg tuh Alkitab dan keImanan anda.

    KPR
    3:22 Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang NABI dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.
    3:23 Dan akan terjadi, bahwa semua orang yang tidak mendengarkan NABI itu, akan dibasmi dari umat kita.

    Mat
    13:57 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang NABI dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya.”

    Luk
    4:24 Dan kata-Nya lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada NABI yang dihargai di tempat asalnya.
    7:39 Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: “Jika Ia ini NABI, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa.”
    13:33 Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang NABI dibunuh kalau tidak di Yerusalem.

    Yoh
    4:44 sebab Yesus sendiri telah bersaksi, bahwa seorang NABI tidak dihormati di negerinya sendiri.
    4:45 Maka setelah ia tiba di Galilea, orang-orang Galileapun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan-Nya di Yerusalem pada pesta itu, sebab mereka sendiripun turut ke pesta itu.
    9:17 Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: “Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?” Jawabnya: “Ia adalah seorang NABI.”
    4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang NABI.

    dan msh byk lg, capek copas, blm yg Dia bilang: ” DIA Yang mengUtus Aku.” smua jg tau Utusan DIA mksdnya Nabi.
    Yeshua sendiri yg blg Dia jg seorang Nabi dan Mesiah. kok anda malah menolaknya? hmmmm…. aneh jg.
    _____________

    Didalam statement saya, Apakah saya mengatakan bahwa mereka menyembah setan?
    ——-
    sori anda memang ga blg,
    tp sy jg ga menuduh anda blg begitu, kan sy nanya..
    “emang anda pernah membelah kepala dan hati mrk?”
    apa anda bisa tahu? apa yg mrk fikirkan? apa yg mrk sembah? apa yg dihati mrk?
    apa itu Tuhan ataw malah setan? 
    kira2 begitu mksdnya.

    dan sy melihat anda adlh slh1 yg anti dgn nama Allah, dan biasanya org2 ini (yg anti) srg memfitnah “Nama Allah” dgn bermacam2 argumen mrk yg intinya Jelek, diblg Setan lah, 666 lah dll.
    jd itu kesannya. tapi, emang yakin bukan itu yg ada di benak anda? ya jwb dlm hati aja gpp. hehe..
    ———————————————

    “1. Memanggil “nama ilah/tuhan” lain bagi kepercayaan saya adalah salah. Di alkitab tertulis, menyebut nama allah/tuhan lain adalah salah. Saya tidak tahu bagi Kristen yang lain.
    2. Nama mengandung “karakter” dan “pribadi mana” yang dituju. Semua terserah bagi mereka. Karena Tuhan memberikan pilihan sebebas bebasnya untuk menentukkan ilahnya sendiri. Konsekwensinya di tanggung masing-masing.”
    ——-

    1&2 sdh kita bahas sblmnya ya.
    tp tmbhin lg deh.
    1.ini tulisan sy yg anda tanggapi.. (quote/copas)  :
    “bgmn kalau mrk dlm stiap doa mengatakan “Ya TUhan yg Maha Pencipta, trmksh atas Karunia Mu,atas rejeki drMU, atas berkatMU, atas sgala yg Engkau ciptakan”
    apa ini berarti dia berdoa pd TUHAN yg SALAH???

    sdh baca lg pak? sangat lugas sekalii…
    apa saya menulis TUHAN YG LAIN?
    dimana?

    2. “Nama mengandung karakter”.. lha karakter CEMBURU mksd anda?
    kan anda jg yg blg, “Jgn mengada-ada”, jd karakternya di Ada-ada in?

    ohya malah blm anda jawab pertanyaan saya.. udah 3x sy tanya, jd sy ulang lg ya…

    “dgn memanggil ADONAI (bukan Nama YAHWEH) berarti harus Mati?”
    _______________

    “1. Saya sebut Tuhan Israel karena Tuhan yang bernama YHWH itulah yang disembah mula mula oleh bangsa Israel dan menunjukkan Nama-Nya.
    2….. Apa Penyembah Dewa ODIN, bangsa Norwegia Kuno percaya kepada YHWH, Tuhan Israel? Juga, apa Penyembah Dewa Ra mesir kuno percaya kepada YHWH, Tuhan Israel? Karena Tuhan artinya ( menurut kamus bahasa indonesia : [n] (1) sesuatu yg diyakini, dipuja, dan disembah oleh manusia sbg yg Mahakuasa, Mahaperkasa, dsb: — ”
    ——-

    1. iya TUHAN yg Cuma di ISRAEL mksd anda? ataw cuma milik Israel?
    2. wah saya jg ga tau pak jordy, hrsnya anda tanyanya ke mrk, mrk kenal ga sama YHWH? 
    mgkn blm ngetop kali dulu. hehe…
    ———————————————
    “….. Karena Alkitab dan pengajaran Yesus itu mutlak. Yesus mengatakan Tuhan itu Esa, Kata kata itu ditujukan kepada satu pribadi Khusus yang jelas jelas orang Yahudi pada saat itu tahu siapa “DIA”. Karena jika Yesus tidak berkata demikian, tidak mungkin ada tulisan “ada banyak allah-allah, atau TUHAN-TUHAN.” di dalam alkitab.”
    ——

    YA TUHAN memang ESA, DIA satu2nya. dan ini Jelas2 yg keluar dari MulutNya,
    tp mslhnya Yeshua sndri tdk prnh Memanggil YAHWEH dgn mulutnya sdnri, tdk ada dlm bible dan alkitab sy, bgitupun yg berbahasa Greek,
    (coba deh tanya sama @maya, Greek dia faham betul tuh kayanya)
    kecuali Dia membaca buku yg dikasih kpdNya. itupun gaada tulisan YAHWEH,
    mgkn ada, tp yg dipaksakan “ada” oleh saudara2 kita.
    ______________

    i. Yang saya maksudkan pada kata-kata saya tentang ” Kristen Sejati” maksudnya adalah “Kristen yang benar” karena ada kristen yang ga benar dan salah arah,
    ——

    wah anda tahu dr mana kalau anda sdh benar?
    trus yg lain yg ga benar dan salah arah gitu? hehe..
    waduh anda mendiskrediitkan saudara2 kita lg.
    tp sy doakan smoga anda sdh benar dan akan benar ya.. amen.

    nama (bukan=bahasa) | Jul 8, 2011 | Reply

  189. @nama :

    Sorry, itu semua terserah anda saja. Cukup tanggapan saya sampe disini. Hehe.

    (11) Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama. (1 Korintus 5 : 11)

    (11) But now I write to you not to associate with anyone who bears the name of [Christian] brother if he is known to be guilty of immorality or greed, or is an idolater [whose soul is devoted to any object that usurps the place of God], or is a person with a foul tongue [railing, abusing, reviling, slandering], or is a drunkard or a swindler or a robber. [No] you must not so much as eat with such a person. (1 Corinthians 5:11 )

    - Shalom -

    Jordy | Jul 8, 2011 | Reply

  190. Yahudi MENGKLAIM = TUHAN Israel.
    trus yg lain ga blh milikin TUHAN yg sama gitu?
    (pelit dong hehe)

    ya itu kan BISA2nya mrk aja,

    ROMA 3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  191. @Jordy
    hehe..
    yg jadi masalah byk tmn2 dan saudara2 kita apalagi dibarat sana, rata2 peminum (minimal beer).
    tmn sy (pdhl katolik) blg INI KAN WINE gpp. diAlkitab kan gpp. tp ttp aja dia mabuk. masa mau kita musuhin? hehe..

    mmm.. soal penyembah berhala,
    menurut saya, kalau TUHAN itu mempunyai “nama”, maka kita ini ADALAH IDOL Worshiper,
    krn TUHAN tdk terjerat/perlu RUANG WAKTU BENTUK/RUPA/WUJUD juga NAMA.
    Kalau DIA punya “Nama” sprti yg anda blg ZEUS dll, maka kita sama dgn mrk. penyembah berhala /IDOL.

    AND WE’RE NOT, RIGHT?

    SHALOM :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  192. guys,
    sprti yg sy blg sblmnya, knp jg sih kita hrs mengikuti adat istiadat jg kebiasaan org2 Yahudi, smp meninggalkan adat kita, dan lbh parah lg MEMECAH BELAH JEMAAT kita?
    apa kalian lupa siapa org2 yahudi itu?
    mrk sering memusuhi/menyiksa/membunuh Nabi2, betapa mrk srg kali membangkang trhdp TUHAN.
    begitu jg trhdp Yeshua HaMashiach dan para murid2Nya,
    apa mrk ini yg hrs diikuti?
    sgt byk di PL ttg ini apalgi di PB.
    ini hanya sebagian..

    Ulangan 9:12 Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab BANGSAmu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku BUSUK; mereka segera MENYIMPANG dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.

    YOH5:16 Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.
    5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya,…
    10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

    KPR13:50 Orang-orang Yahudi menghasut perempuan-perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota itu, dan mereka menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas dan mengusir mereka dari daerah itu.

    Mat 23:37 “Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
    23:38 Lihatlah rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.
    KPR 7:52 Siapakah dari Nabi-Nabi yang tidak diANIAYA oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh.
    7:53 Kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak menurutinya.”
    Lukas 11:46 Tetapi Ia menjawab: “Celakalah kamu juga, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu meletakkan beban-beban yang tak terpikul pada orang, tetapi kamu sendiri tidak menyentuh beban itu dengan satu jaripun.
    11:47 Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam Nabi-Nabi, tetapi nenek moyangmu telah MEMBUNUH mereka.
    11:48 Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah MEMBUNUH nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya.
    11:49 Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul dan SEPARUH dari antara nabi-nabi dan rasul-rasul itu akan MEREKA BUNUH dan mereka aniaya,

    1Tesalonika
    2:15 Bahkan orang-orang YAHUDI itu telah MEMBUNUH Tuhan Yesus dan para Nabi dan telah menganiaya kami. Apa yang berkenan kepada Allah tidak mereka pedulikan dan semua manusia mereka musuhi,

    LIHAT Sbrp “Bagus” prilakunya mrk?
    AHLI TAURAT?
    dan ini yg harus kita ikuti?

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  193. @ nama :

    Yahudi MENGKLAIM = TUHAN Israel.
    trus yg lain ga blh milikin TUHAN yg sama gitu?
    (pelit dong hehe)

    ———————————————–

    Karena Yahudi bangsa terpilih. Nah anda tuh siapa emangnya? Anda punya hak apa menanyakan wewenang-Nya? Kalo anda mau bikin Tuhan sendiri dari Arab atau dari India atau darimanapun ya terserah anda. Masalahnya Tuhan buatan anda itu bisa apa? Hehe

    Tuhan terbodoh yang tak bernama yang pernah saya tau. :D Kalah sama Baal.

    ROMA 3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!

    ———————————————
    Jadi bila Dia memiliki nama berbau Israel, YHWH bukan berarti bisa menjadi Tuhan bangsa lain?. Apakah Ratu Elizabeth Inggris tdk bisa menjadi penguasa Irlandia ? Tuhan yang tidak memiliki jati diri adalah Tuhan tak bernama karena saking ga ngetopnya.

    Jordy | Jul 9, 2011 | Reply

  194. @Hosea:
    “The Hebrew believes that GOD is not Allah but Jehovah”
    —–

    Answer:
    “I think your bible is translated from other language rather then Hebrew”, There’s no JEHOVAH in HEBREW Tanakh/Torah,

    oooh maybe, you mean YHWH?
    Did u ever ask the Jews about HIS name?
    Ah C’mon… They pronounce YHWH with ADONAY. (PLEASE don’t ask me again Where or Which bible I got it from)
    Ask them.
    WHO ARE YOU TO CHANGE GOD’s name ADONAY to JEHOVAH?

    And maaan, YHWH to JEHOVAH ?
    “H” is the only letter u use from YHWH to JEHOVAH

    Pliiiiiiizzzz…. Since when YHWH Spelled = JEHOVAH ?
    Oowh Right, since you guys say it is. :)
    ______________

    @Hosea:
    “I read from you all that GOD = Allah. My friend, I would like to ask you which bible you got this name from?”
    —–

    Answer:
    My friend, I would like to ask you which bible you got this name from? “GOD” AND “LORD”
    I think your bible is translated from other language rather then Hebrew
    B’coz (“GOD” AND “LORD”) its not there, its not in HEBREW Bible

    Ooooooowh… maybe because its TRANSLATED!
    ELOH;IM = GOD
    ADONAY = LORD

    There you go.

    And which bible is the word ALLAH in?
    ARABIAN, SYRIAN, INDONESIAN. AND OTHERS..
    Here in Indonesia, as many words in bahasa, many was took/adapted/adopted from several foreign languages,
    Like Dutch English and also Arabic. And become a common nouns,
    Like words = verboden, leckher, abonemen, ,pistol. kaus, antik, akurat, karcis, persekot, komandan, kapten, knalpot, motor, pensil, dokter, polisi, gelas, spiker, dialog, detail, adaptor, charger, busway, komputer, kursi, khawatir, mayat, almarhum , awal, akhir, badan, halal, haram, hakim, etc.

    And From Arabic alone its about 2000-3000 Words, or about 10-15% of bahasa.
    And also WORD = ILAH Means= GOD
    And also WORD = ALLAH,. Means= The GOD

    ILAH/ALLAH/ELOAH/ELOHIM,
    Is a sister languages of semitic languages such as Hebrew Aramaic and Arabic,
    It is Pronounce =
    ALOH, ILAH, ALOHU, ILAHA, ILAHI (ARABIC),
    ALOH,ALOHO,ILAH,ILAHI (ARAMAIC)
    ELOH,ELOAH,ELOHEY,ELOHIM (HEBREW)

    And when we translate LORD, = TUHAN/ILAH (GOD ) or TUAN (LORD) for exmpl ; LORD JESUS = TUHAN YESUS
    Then when we have to translate GOD we use ALLAH, means THE GOD. So you can’t make a mistake to refer which GOD (The Father) (TUHAN BAPA)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  195. guys,
    sprti yg sy blg sblmnya, knp jg sih kita hrs mengikuti adat istiadat jg kebiasaan org2 Yahudi, smp meninggalkan adat kita, dan lbh parah lg MEMECAH BELAH JEMAAT kita?
    apa kalian lupa siapa org2 yahudi itu?
    mrk sering memusuhi/menyiksa/membunuh Nabi2, betapa mrk srg kali membangkang trhdp TUHAN.
    begitu jg trhdp Yeshua HaMashiach dan para murid2Nya,
    apa mrk ini yg hrs diikuti?
    sgt byk di PL ttg ini apalgi di PB.
    ini hanya sebagian..

    ——————————————–
    Apa hubungannya nama Tuhan dikaitkan dengan perilaku suatu kelompok orang? Apa anda lupa bahwa ke 12 suku israel juga lah yang akan masuk Kerajaan Tuhan pertama kali??? Yang terpilih? Yang akan menjadi imam-iman dan raja raja bersama sama dengan Yesus disurga?

    Nih baca alkitabmu! :
    (1) Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.
    (2) Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Elohim yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut,
    (3) katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Elohim kami pada dahi mereka!”
    (4) Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
    (5) Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu,
    (6) dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu,
    (7) dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu,
    (8) dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu. (Wahyu 7: 1-8)

    Kedua Yahshua itu ibunya orang apa ya?

    Apa dengan memanggil nama diri Tuhan yang benar dan melakukan kehendak-Nya berarti mengikuti seluruh adat istiadat Yahudi?

    Jordy | Jul 9, 2011 | Reply

  196. @Nama :

    mmm.. soal penyembah berhala,
    menurut saya, kalau TUHAN itu mempunyai “nama”, maka kita ini ADALAH IDOL Worshiper,
    krn TUHAN tdk terjerat/perlu RUANG WAKTU BENTUK/RUPA/WUJUD juga NAMA.
    Kalau DIA punya “Nama” sprti yg anda blg ZEUS dll, maka kita sama dgn mrk. penyembah berhala /IDOL.

    AND WE’RE NOT, RIGHT?

    ——————————————-

    Tuhan Tak bernama adalah Tuhan yang tak memiliki Suatu Identitas Diri. Lebih baik jadi Atheis daripada memiliki Tuhan yang tak beridentitas. Karena sama dengan menyembah suatu omong kosong.

    Jordy | Jul 9, 2011 | Reply

  197. @JORDY,

    hehe..
    smua suku itu brp jumlahnya?
    yg paling byk cuma 144.000 org yg masuk surga?
    coba bandingin sm org Yahudi yg hidup skrg aja brp?
    7,5jt

    cuma GAK sampai 2% saja.
    7,5jt itu baru yg hidup skrg, dan itu baru yg di israel, blm dinegara2 lain.
    blm dikali bbrp ratus generasi dari jaman MUSA?
    jd ga smp 0,01% dong?

    terpilih?
    hehe…
    IYA bandingin aja sm org indonesia, yg ada skrg Ratusan juta, blm x bbrp generasi.
    kira2 brp byk yg masuk Kerajaan SORGA dibanding 144.000 Yahudi2 itu ?

    :)
    —–

    gausah IBUNYA, YESHUA jg BERDARAH YAHUDI,
    justru itu yg saya tanya ke anda,
    anda mau mengikuti YESHUA,?(yg tdk prnh meManggil YAHWEH)
    atau mengikuti PARA AHLI TAURAT? (yg Yeshua pun mengutuk mrk , dan yg membunuh YESHUA dan para NABI, jg Pembangkang dihdpn TUHAN, bukannya ga mgkn jg mrk merubah2 isi taurat seenak2nya, krn mrk yg ahlinya, Nabi2 aja mrk berani bunuh, gmn dgn taurat? )

    tp kita sdh tahu anda milih yg mana. :)

    —–

    “TUHAN” sendiri adalah identitas, LHA DIA YANG MAHA PENCIPTA, kan anda sdh copas dr wiki=
    Yg patut disembah, Yang Maha Kuasa dll.
    bgmn mgkn anda blg ga punya identitas? aneh :D
    —–

    hehe..
    KALAU ANDA MEMANG MENGANGGAP TUHAN KITA TIDAK SAMA YA ITU TSRH ANDA, BERARTI memang anda mengakui sbg Penyembah berhala yg ber”nama”. AND ITS YOUR LOST. not mine.

    dan anda justru terbalik bos,
    “NAMA” YAHWEH tidak ngetop Kawan,
    tidak smua org tahu, bahkan dindonesia sekalipun, pembantu sy aja ga tau, coba tanya ke smua rekan bisnis anda. ke stiap org yg anda ktmu dijln. apa mrk tahu?
    :D

    TAPIIII…. TUHAN saya dikenal oleh semua bangsa dan seluruh lapisan bumi ini dgn Bahasanya mrk masing2.

    Hebat mana?

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  198. Buat NBB.

    Weh…, tinggalkan ruang obrolan tiga hari, pas masuk ternyata belasan postingan sudah menggayut panjang jauh di bawah. Jadi pekerjaan besar juga nih untuk membaca dan menanggapi semuanya (bila memungkinkan). Kalau begitu, dari bagian mana saya harus memulai menanggapi? Hm, Oke saya coba terlebih dulu menanggapi komentar-komentar NBB yang ditujukan kepada dan/atau melibatkan saya, dan nanti bila dirasa kena-mengena dgn penanggap yang lain, akan saya usahakan menjawab juga…

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 9, 2011 | Reply

  199. NBB menulis:

    1. “…inilah yg sy mksd dr kmrn, lbh penting kita mengenal dan mendekatkan pd PribadiNYA drpd mempersoalkan NamaNYA.”
    __________________________________________________

    Sdr NBB. Akar pemahaman kita ttg “Siapakah Tuhan” jelas beda dan perbedaan itu ternyata sangat prinsipil. Saya menyadari sejauh ini sikap berat sebelah sdr terhadap PENTINGNYA “Pribadi Tuhan” ketimbang “Nama-Nya” justeru disebabkan karena sampai pada taraf tertentu sdr menganut suatu paham keber-agama-an dalam kerangka UPAYA MANUSIA MENCARI TUHAN, bukan sebaliknya, sebagai bentuk PENYATAAN DIRI TUHAN KEPADA MANUSIA. Apa artinya? Ya, ini menyangkut apa yang saya pinjam-istilahkan sebagai “agama Wahyu (samawi)” dan yang “bukan agama Wahyu”. Bila saya berbicara ttg “agama wahyu” maka yang saya maksudkan adalah agama yang di dalamnya terkandung konsep TUHAN MENYATAKAN DIRI KPD CIPTAAN/MANUSIA [Yahudi-Kristen, dan Islam sampai taraf tertentu, digolongkan sebagai ‘agama Wahyu’ karena di sana ada konsep “Tuhan MENYATAKAN diri-Nya kpd manusia” dan model penyataan diri Tuhan secara eksplisit adalah dgn memberitahukan NAMANYA]. Sebaliknya yang “bukan agama wahyu” dalam terminologi saya adalah bentuk-bentuk dan UPAYA MANUSIA MENCARI TUHAN! Saya tidak perlu panjang lebar menjabarkan bentuk-bentuk dan praktek atau upaya “manusia mencari Tuhan” di sini karena hal ini sangat umum, ditemukan dalam hampir semua bentuk agama di luar Yudeo-Kristo. Katakanlah misalnya animisme-dinamisme ataupun politeisme-panteisme. Dalam bentuk-bentuk agama ini, Tuhan adalah “Sesuatu” yang dikonsepkan sebagai Pengada; selanjutnya dia dipanggil atau “diakrabi” melalui sebutan apapun dalam bahasa manapun: god, lord, ilah, eloah, adonay, kurios, theos, dewa, roh agung, sang Yang, yang Mahatinggi, yang Mahakuasa, Sesembahan, dst, dst. Dalam bentuk agama ini kedekatan “hubungan” pribadi dengan “Sesuatu” itu (baca: Pengada) dipandang adalah segala-galanya. Menurut yang Nabi Musa dengar, para patriakh (bapak leluhur) Yahudi Abraham, Ishak dan Yakub, pernah mempraktekan bentuk kepercayaan demikian (yg bukan agama Wahyu) sampai waktu ketika Tuhan MENYATAKAN Diri-Nya. Kita membaca kisahnya di Keluaran 6:3, “Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku YHWH Aku belum menyatakan diri”. Jelas tergambar melalui ayat tersebut, bahwasannya kesadaran akan adanya Suatu Tuhan memang sudah diyakini dan dialami oleh para patriakh itu, namun yang mereka fahami hanyalah gambaran umum semata ttg DIA sebagai Ilah Yang Mahakuasa. Namun siapa Nama Ilah ini? Ini baru belakangan diteguhkan/diketahui ketika Tuhan sendiri yang MENYATAKANNYA kepada Musa, “Nama-Ku YHWH”!

    Jadi. Sdr NBB. Kepribadian umum dari Tuhan memang dikenal universal. Cukup dgn mengamati ciptaan di universe ini setiap makhluk cerdas pasti menyadari dan mengakui adanya Sang Perancang dan Pencipta. Dia diyakini ada oleh mayoritas umat manusia tidak soal agama yg mereka dianut. Dia juga selalu dipanggil dgn panggilan apapun yang paling dirasa cocok, paling disukai, paling indah, paling sopan, paling nikmat atau paling mulia; akan tetapi (bukan menurut saya namun ini simpulan dari ajaran Kitab Suci “agama Wahyu” dalam Tanakh/Alkitab), bahwa Tuhan itu tidak cukup hanya ingin diketahui dalam gambaran yang umum dan samar-samar, sebaliknya Dia juga ingin dikenal lebih dekat dan lebih akrab dengan manusia yang adalah citra dan gabar-Nya, karena itu Dia telah memilih untuk diidentifikasi melalui sebuah NAMA, yakni sebuah NAMA yang punya arti khusus. Nama Itu adalah “YHWH”!

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 9, 2011 | Reply

  200. NBB menulis:

    2. “(@maya @jordy) tp kmungkinan kalian akan balik nanya: kalau manggil NamaNYA aja salah/bukan namaNya gmn mau lbh kenal/dekat?”
    “krn sprti yg anda2 blg, kalau nama Sebegitu pentingnya, bgmn dgn kalau kita memmanggilnya salah ucap?”

    “blm kalo versinya org yg manggilnya YAHUWAH,
    blm kalo versinya org yg manggilnya YEHUWAH
    blm kalo versinya org yg manggilnya YEHOWAH
    blm kalo versinya org yg manggilnya YEHWAH
    blm kalo versinya org yg manggilnya YAHOWEH
    dan msh byk lg, jd gmn DIA mau mendengarkan kalian “kalau NamaNYA sebegitu pentingnya” tp org beda2 memanggilNYA?”
    __________________________________________________

    Sdr NBB. Tak perlu mereka-reka atau menebak-nebak bahkan membuat cerita-cerita yang sama sekali tidak akan saya (mungkin juga pak Jordy) setujui. Secara pribadi, saya jelas tidak akan bertanya seperti yg sdr karang itu. (Periksa ulang posting saya yg lalu-lalu). Saya tidak berlaku dogmatis untuk mengklaim bentuk pengucapan “Yahowah” atau “Yahuwah” adalah yang paling betul, walau memang saya cenderung setuju kepada bentuk seperti itu, namun sekali lagi saya tidak berlaku dogmatis. Buktinya? Lihatlah! Saya LEBIH SERING menulis “YHWH” ketimbang terus berkutat pd bentuk khusus, bahkan yang paling saya sukai sekalipun. Artinya apa? Ya, seperti yg saya pernah katakan dan ingin saya tandaskan dan tambahkan, bahwa tidak soal Nama “YHWH” Itu dibunyikan seperti apa: Yahouwah, Yahowah, Yahuwah, Yehuwah, Yahoweh, Yahweh, Yehovah…, SELAMA SI PENGGUNA BENAR-BENAR YAKIN DAN PERCAYA BAHWA ITU ADALAH NAMA DIRI DARI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA MENURUT BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ATAU LOGAT NEGERI SETEMPAT; DAN BAHWA BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ITU TETAP MEMPERTAHANKAN KEEMPAT KONSONAN UTAMA BAHASA IBRANI DARI NAMA ITU (Yod He Waw He) MAKA PENGUCAPAN ITU SAH-SAH SAJA!

    Tidak usah takut! Tidak usah ragu! Tuhan tidak akan memandang bersalah dan menghukum orang yang menggunakan-mengucapkan nama-Nya Itu {“YHWH”} sejauh penggunaan Nama Itu BERMARTABAT dan TIDAK UNTUK maksud-maksud yang salah, seperti, BERSUMPAH PALSU atau MENGHUJAH dengan menggunakan Nama Itu!

    Selanjutnya, yang dipersoalakan adalah apakah Tuhan keberatan dengan salah sebut/salah tulis Nama Itu?

    Tuhan jelas bukan “Sesuatu” serupa robot atau computer yang kepadanya ditanamkan program pengolahan kata agar dengan tepat/jitu ia “bereaksi” secara mekanis. Sekali lagi Tuhan itu bukan “Sesuatu” melainkan adalah “Pribadi”. Pribadi yang memiliki kehendak bebas seperti kita serta juga pertimbangan maupun perasaan. Jadi tidak soal kita berdoa/memanggil Dia dengan NamaNya YHWH seturut bahasa/logat/dialek budaya dan lingkungan geografi yang membentuk cara ujaran itu tetap Dia mendengar kita semua. Alkitab mengatakan YHWH Itu “Pendengar doa”. Jadi siapapun yang memanjatkan doa kepada YHWH, Dia akan MENDENGAR. Halnya menjadi soal, “Apakah YHWH akan MENJAWAB doa semua orang?” Belum tentu!
    ADA SYARATNYA. Cari tahu sendiri..

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 9, 2011 | Reply

  201. NBB juga menulis:

    “naaah… krn hrsnya yg penting adlah PRIBADI yg kita tuju, ini jauh lbh pntg, mau siapapun NamaNya”
    __________________________________________________

    Sdr NBB. Saya kurang sependapat kalau begitu. Saya justru setuju dgn sdr Jordy bahwasannya NAMA (apalagi NAMA Tuhan) [khususnya bagi budaya orang Israel] dipandang memiliki “karakteristik” paling “luar” dari seseorang. Nama seseorang ibarat judul sebuah buku, dengan cukup melihat judul maka isi keseluruhan buku dapat dibayangkan. Tanpa perlu bergaul lama untuk menggali “isi hati” atau “kepribadian” seseorang, namun cukup dengan mengetahui SIAPA NAMA orang itu, seorang Yahudi yg piawai dan telah terasah kecakapan khusus ini dapat “menggali” banyak karakter tersembunyi dari seseorang lain. Bukan suatu kebetulan bila “seni” ini memang khas Yahudi, yg berawal dari kebiasaan orang tua Yahudi “meramalkan” nasib anak berdasarkan “nama” yg diberikan kepada anak itu (ingat bagaimana Yakub mengucapkan berkat kepada ke-12 NAMA suku-suku Israel; atau ingat bagaimana Malaikat Gibrael menamai Sang Mesias-Juruselamat dengan NAMA Yesus). Maka, bukan tanpa maksud atau kebetulan bila Tuhan sendiri “memilihkan” NAMA YHWH bagi Diri-Nya yang dengan itu tergambar KARAKTER Dia yang dominan. Nama YHWH (Yahuwah) berarti Dia Menyebabkan Menjadi. Terbukti YHWH telah menyebabkan Diri-Nya Menjadi Apapun demi umat-Nya Israel mulai dari Pembebasan di Mesir, Penyedia kebutuhan, Pahlawan perang, Pemberi ketetapan, dsb.

    Karakter seperti apa yang mencirikan Kepribadian Tuhan Sejati dibanding Ilah palsu bisa “terbaca” dari NAMANYA. Seandainya Tuhan tidak menamakan Diri-Nya dengan suatu NAMA Khusus (YHWH), maka bisa-bisa semua orang Israel akan menyembah Molokh sebagai Tuhan Yang Sejati. Padahal kita tahu KARAKTER Molokh adalah bejat dan buruk karena dia menuntut pengorbanan anak-anak kecil sebagai persembahan bakaran di mesbah Tofet. Sementara “YHWH” bukan saja berkata “hal demikian (persembahan bakaran anak) tidak pernah Dia perintahkan” namun terlebih lagi ‘hal itu (bakar anak) tidak pernah timbul dalam hati-Nya’ (Yeremia 32:35).

    Saudara mau menyembah Tuhan? Yang mana? SIAPA NAMANYA? Tapi saya dan seisi rumah tanggaku akan menyembah YHWH-Yahuwah dari sekarang sampai selama-lamanya. Halelu-Yah!

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 9, 2011 | Reply

  202. @nama :

    Anda :

    @JORDY,

    hehe..
    smua suku itu brp jumlahnya?
    yg paling byk cuma 144.000 org yg masuk surga?
    coba bandingin sm org Yahudi yg hidup skrg aja brp?
    7,5jt

    cuma GAK sampai 2% saja.
    7,5jt itu baru yg hidup skrg, dan itu baru yg di israel, blm dinegara2 lain.
    blm dikali bbrp ratus generasi dari jaman MUSA?
    jd ga smp 0,01% dong?

    terpilih?
    hehe…
    IYA bandingin aja sm org indonesia, yg ada skrg Ratusan juta, blm x bbrp generasi.
    kira2 brp byk yg masuk Kerajaan SORGA dibanding 144.000 Yahudi2 itu ?
    ——————————————–
    Hehe :

    1. Itu kata alkitab sendiri.
    2. Kenapa kalo memang Yahudi yang terpilih? Anda iri ?
    3. Yahshua mengatakan dengan jelas bahwa Keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Bukan Bangsa lain.

    (21) Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
    (22) Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. (Yohanes 4:21-22)

    4. Tuhan menyatakan bahwa bangsa Tanah Kanaan adalah bangsa Terpilih.

    (6) Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.
    (7) Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu–bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? –
    (Ulangan 7:6-7)

    Anda :

    gausah IBUNYA, YESHUA jg BERDARAH YAHUDI,
    justru itu yg saya tanya ke anda,
    anda mau mengikuti YESHUA,?(yg tdk prnh meManggil YAHWEH)
    atau mengikuti PARA AHLI TAURAT? (yg Yeshua pun mengutuk mrk , dan yg membunuh YESHUA dan para NABI, jg Pembangkang dihdpn TUHAN, bukannya ga mgkn jg mrk merubah2 isi taurat seenak2nya, krn mrk yg ahlinya, Nabi2 aja mrk berani bunuh, gmn dgn taurat? )

    1. Yahshua pernah menyebut nama YHWH.
    2. Jadi menurut anda semua Yahudi pembunuh? Sementara penyembah pagan Yunani yang mengganti nama YHWH pada Naskah asli septuaginta dari YHWH menjadi Kyrios pada abad ke 4 Masehi yang disebut dengan Alexandrine Manuscript itu yang musti disanjung sanjung ya?
    3. Mengubah Isi Taurat? Ada buktinya gak?. Anda jago juga ya memfitnah?

    Anda :

    “TUHAN” sendiri adalah identitas, LHA DIA YANG MAHA PENCIPTA, kan anda sdh copas dr wiki=
    Yg patut disembah, Yang Maha Kuasa dll.
    bgmn mgkn anda blg ga punya identitas? aneh
    ——————————————
    Tanpa Nama??? Ckckck.

    Anda :

    hehe..
    KALAU ANDA MEMANG MENGANGGAP TUHAN KITA TIDAK SAMA YA ITU TSRH ANDA, BERARTI memang anda mengakui sbg Penyembah berhala yg ber”nama”. AND ITS YOUR LOST. not mine.
    ——————————————–
    Tidak akan pernah sama.

    Anda :

    dan anda justru terbalik bos,
    “NAMA” YAHWEH tidak ngetop Kawan,
    tidak smua org tahu, bahkan dindonesia sekalipun, pembantu sy aja ga tau, coba tanya ke smua rekan bisnis anda. ke stiap org yg anda ktmu dijln. apa mrk tahu?
    ——————————————
    Seumur Hidup saya belum pernah dengar Tuhan “Tanpa nama”. He he. Coba anda tanya keorang orang sekitar anda. Tuhan macam apa yang Tanpa Nama?? Huahuaha.

    Anda :

    TAPIIII…. TUHAN saya dikenal oleh semua bangsa dan seluruh lapisan bumi ini dgn Bahasanya mrk masing2.

    ———————————————–
    Tuhan anda siapa? ? :D

    Karena Tuhan anda tidak punya Nama, maka saya panggil Dia Tuhan “Siluman” karena ga tau siapa DIA. Hehe.

    Jordy | Jul 9, 2011 | Reply

  203. @maya

    bla bla bla … karena itu Dia telah memilih untuk diidentifikasi melalui sebuah NAMA, yakni sebuah NAMA yang punya arti khusus. Nama Itu adalah “YHWH”
    —–

    ARTI KHUSUSnya YHWH apa ya pak maya?
    tlg dijabarkan yg jelas ya.. thanks

    setahu saya sih yg di mksd dr DIA, AKU, I AM =
    EHEYEH

    (ohya maaf ya sy slh kira, soalnya blm prnh punya tmn cowok yg namanya maya :) )
    ______________

    “Saya tidak berlaku dogmatis untuk mengklaim bentuk pengucapan “Yahowah” atau “Yahuwah” adalah yang paling betul, walau memang saya cenderung setuju kepada bentuk seperti itu, namun sekali lagi saya tidak berlaku dogmatis.”

    Quote from @maya:
    “Bila kita sisipkan huruf-huruf vokal yg ada pada kata ‘AdOnAy’ ke antara Tetragram YHWH maka kita akan temukan Nama Tuhan: YAHOWAH!

    hehehehe….

    menambah koleksi ttg anda lg nih, jd no.4

    1.anda tdk pernah jawab kalau stiap ditanya, pdhl udah byk skali prtnyaan sy dan gaada yg dijwb, (ini ciri2nya emang)

    2.anda sama sakali tdk perduli dgn sejarah, kecuali hanya 1 “anonymous” sumber (yg dicopy2, dan hasil copynya jg lain2)

    3.anda pendusta, teriak2 blg org bohong: “bikin pembodohan pubilk” dll pdhl malah anda sndri ga bisa buktiin.

    4.anda memutar balikan fakta.
    ______________________

    “Nama YHWH (Yahuwah) berarti Dia Menyebabkan Menjadi”
    —–

    wah yang saya tahu dari @jordy, nama YHWH berarti CEMBURU
    ______________________

    “Saudara mau menyembah Tuhan? Yang mana? SIAPA NAMANYA?”
    —–

    NAMA TUHAN saya ? lho kan anda sdh tahu, namanya ELOH ILAH ALLAH TUHAN GOD GUD GOTT TEOS DIOS DEUS DIEU dan msh byk lg.

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  204. @Jordy

    “sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. (Yohanes 4:21-22)”
    —-
    Huahahaha… emang Yeshua dr bangsa apa?
    Waduh gmn sih anda ini,
    JURU SELAMAT datang dari BANGSA YAHUDI ya itu udah jelas skali.
    Apa Dia blg smua BANGSA Yahudi akan msk sorga? Mana ayat nya?

    TAPI anehnya, anda malah membela PARA PEMBUNUH YESHUA dan NABI2.

    WOW
    ___________________

    4. Tuhan menyatakan bahwa bangsa Tanah Kanaan adalah bangsa Terpilih.
    (6) Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.

    (Ulangan 7:6-7)
    —–

    Hehehe..
    Baca lg dong ayat2 stlh itu
    Ulangan
    9:12 Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: Bangunlah, turunlah dengan segera dari sini, sebab bangsamu, yang kaubawa keluar dari Mesir, telah berlaku BUSUK; mereka segera MENYIMPANG dari JALAN yang KUperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat patung tuangan.
    9:13 Lagi TUHAN berfirman kepadaku: Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah bangsa yang TEGAR TUNGKUK. (keras kepala)
    Sampai musa pun hrs berdoa =
    9:27 Ingatlah akan hamba-hamba-Mu Abraham, Ishak dan Yakub, dan jangan perhatikan SIFAT KERAS KEPALA, KEJAHATAN dan DOSA BANGSA ini.
    _______________________

    “2. Jadi menurut anda semua Yahudi pembunuh? Sementara penyembah pagan Yunani yang mengganti nama YHWH pada Naskah asli septuaginta dari YHWH menjadi Kyrios pada abad ke 4 Masehi yang disebut dengan Alexandrine Manuscript itu yang musti disanjung sanjung ya?”
    ——
    Menurut saya? Mana?
    Yeshua menurut Alkitab blg sprti itu, bahkan separuh dr NABI mrk bunuh,

    siapa yg Nyanjung2 yunani? Saya? Kapan?

    Sy rasa sgt jelas sekali anda memang ngefans dgn Yahudi, begitu membela yahudi, malah mengecam Yunani yg pdhl ikut melahirkan kanonik PB jg sampai ada Kristen Katolik

    Apa anda berdarah yahudi? Jujur aja kaliii.. :p
    ____________________

    “3. Mengubah Isi Taurat? Ada buktinya gak?. Anda jago juga ya memfitnah?”
    —–

    BACA LAGI tulisan saya=
    “bukannya ga mgkn jg mrk merubah2 isi taurat seenak2nya, krn mrk yg ahlinya, Nabi2 aja mrk berani bunuh, gmn dgn taurat?”

    “BUKANNYA GA MUNGKIN” , (anda ngerti kata ; “mungkin” ga?)
    Kalau anda bilang TIDAK MUNGKIN (Pasti), trus sy blg: knp ga mungkin (tidak pasti)?

    Saya blg= “bukannya tdk mungkin” (tidak pasti)
    krn membunuh Nabi saja mrk tega, MEMBUNUH! NABI2 PULA! Apa ini ANAK2 TUHAN? (apalg yg lebih mudah dr itu?)

    Apa saya blg “PASTI MERUBAH” (fitnah)? Anda yg memfitnah sy kalau begitu. :)
    __________________

    “1. Yahshua pernah menyebut nama YHWH”
    —-

    Mana?

    Krn kanonik PB dgn bahasa GREEK (ini jg yg dimksd @maya)
    jd Tlg COPAS disini ayat nya yg berbahasa GREEK ya.
    _______________________

    1. Tanpa Nama??? Ckckck.
    2.” Seumur Hidup saya belum pernah dengar Tuhan “Tanpa nama”. He he. Coba anda tanya keorang orang sekitar anda. Tuhan macam apa yang Tanpa Nama?? Huahuaha.
    3. Tuhan anda siapa? ?
    Karena Tuhan anda tidak punya Nama, maka saya panggil Dia Tuhan “Siluman” karena ga tau siapa DIA. Hehe.
    —–

    1,2&3
    Lhooo saya bingung, anda ini ga bisa baca, atau ga bisa ngerti ya? (cape deeeh)
    Coba tlg BACAAA lg tulisan2 saya yaaaa…
    mgkn selama ini anda ga baca kali.
    Anda blm tahu jg NAMA TUHAN saya?

    Ini nama2 NYA =
    TUHAN GOD GUD GOTT TEOS DIOS DEUS DIEU ELOH ILAH ALLAH dan msh byk lg.

    Silahkan anda Tanya keorang orang sekitar anda ,
    Silahkan anda Tanya kebelahan bumi mana pun ,
    SILAHKAN anda Tanya ada gak yg ga kenal dgn NAMA2 td dan msh byk lg dinegara mrk masing2.

    mariii silahkaan..

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 9, 2011 | Reply

  205. @nama :

    Ini nama2 NYA =
    TUHAN GOD GUD GOTT TEOS DIOS DEUS DIEU ELOH ILAH ALLAH dan msh byk lg.

    Silahkan anda Tanya keorang orang sekitar anda ,
    Silahkan anda Tanya kebelahan bumi mana pun ,
    SILAHKAN anda Tanya ada gak yg ga kenal dgn NAMA2 td dan msh byk lg dinegara mrk masing2.

    mariii silahkaan..

    ==============================================
    hehe itu nama gelar atau julukan. Anda keliatanya pinter tapi bodoh cuma membolak balik kata saja. Atau muter muter.

    Orang juga tau kok itu nama Gelar atau comon Name.

    Nama specifik dirinya ga ada kan?

    Anehnya Nama Yahshua membawa “Nama Diri” Tuhan yang anda sangkal. Haha.

    Jawaban saya belum dijawab. Kenapa anda tidak terima jika Yahudi dikatakan bangsa terpilih?
    Anda iri? Atau karena anda bukan dari bangsa terpilih?

    Jordy | Jul 9, 2011 | Reply

  206. @Nama :

    Sepertinya menurut teori saya, anda ini sengaja membuang nama diri TUHAN atau berusaha meyakinkan untuk membuat seolah-olah nama itu tidak ada supaya :

    1. Anda dengan mudah bisa melegalisasi secara sah nama ilah ARAB : Allah yg berasal dari Al-ilah yang berarti sang TUHAN (berasal dari Pagan ARAB, karena sudah ada sebelum ISLAM) yang tidak memiliki nama diri, namun dinyatakan oleh muhammad bahwa Nama ilah Pagan itu (ALLAH swt) adalah Nama Diri Tuhan yang benar. Jadi, semua agama sebelum Muhammad adalah salah dan keliru, perlu pembaharuan. Dan muhammad adalah nabi yang sah sesuai dengan Allah anda (dan juga Allah agama kuno sebelumnya)sebagai pembaharu agama baru. Anda mungkin cuma berpura pura sebagai Kristen.

    atau :

    2. Anda tidak rela atau terima bahwa ada yg lebih “superior” daripada Jesus. Dengan mengakui bahwa adan Nama Tuhan lain di alkitab maka akan memudahkan agama lain “menghabisi keyakinan” anda dan kroni-kroni anda bahwa Yesus itu adalah Tuhan itu sendiri yang turun menjadi manusia. Jika nama itu ditulis maka lenyap semua ide ide gagasan Yesus adalah Elohim itu sendiri. Dengan menghilangkan Nama Elohim atau tak bernama maka, semua isi alkitab merefer pada YESUS saja yang adalah satu satunya Tuhan : Dia adalah Bapa, Putra juga sekaligus Roh Kudus.

    3. Anda cuma asal mangap untuk kesenangan pribadi.

    Jordy | Jul 9, 2011 | Reply

  207. @Jordy

    “Jawaban saya belum dijawab. Kenapa anda tidak terima jika Yahudi dikatakan bangsa terpilih?
    Anda iri? Atau karena anda bukan dari bangsa terpilih?”
    —–

    hihihihhi…
    kok saya yg iri?
    huahahaha…
    bung BACA lg. dan sdh saya jwb kok, berkali2 malaah. baca lg yaa..

    YESHUA yg mangatakan bagaimana mrk2 itu,
    bgitu jg murid2nya,
    TUHAN sndiri jg yg mengatakannya.
    kok jd saya yg iri?

    lhaaa saya (begitu jg YESHUA HaMashiach, TUHAN, MUSA dan nabi2 sendiri) menganggap mrk (Pembunuh para nabi) bukan manusia2 yg bagus kok, knp malah hrs iri? GELI kaliii.. bukan iri. hehehe…
    iri kok sama pembunuh Nabi.. maaaas mas… piye toh anda ini.. (jgn2 anda turunan dr para pembunuh nabi2 itu ya makanya bangga?)

    KECUALI kalo mrk itu manusia2 yang MEMANG SEMUANYA pasti MASUK SORGA, baruuuu deeeeh saya mgkn akan IRI.
    lha sama yg kaya begitu?? ampuuun dijeee…

    anda ini bnr2 punya logika yg terbalik :D

    dan yg lucu anda yg sgt2 ngefans dgn para pembunuh itu pgn bgt brg2 sama mrk, smp bela2in mrk trus,
    udah ngaku aja kalau anda Yahudi kan?
    ga usah ngaku2 kristen deeeh…
    lhaa Yeshua aja ga anda gubris, malah, ahli2 taurat para pembunuh nabi yg anda bela2in trusss.

    ckckck… aneh ya hehehe… :)
    _____________________

    1. Anda dengan mudah bisa melegalisasi secara sah nama ilah ARAB : Allah yg berasal dari Al-ilah yang berarti sang TUHAN ….

    2. Anda tidak rela atau terima bahwa ada yg lebih “superior” daripada Jesus…..

    3. Anda cuma…
    —–

    123
    heheh anda bnr2 menunjukan ke Yahudian anda,
    bung silahkan anda tanya sama org muslim; ALLAH itu siapa? “NAMA” atau bukan? proper name atau common noun?

    mrk mengakui Yeshua HaMashiach The Christ/Juru Selamat tdk?

    coba aja tanya yg ada disini, ada pak almer tuh.
    tanya deh.

    dan bos, kan sy sdh blg (Tlg BACA lg ya) sy ga kbrtn diblg islam hindu budha atau apapun, (tdk sprti anda yg menutup2i keYahudian anda ya? xixixi)

    dan maaf ya trus terang kalau semua org kristen itu seperti anda, saya jg ga mau di sebut org kristen, malu2in mas,
    mendingan saya di bilang atheis aja skalian gpp kok.
    hehe…

    maaf buat saya anda malah mempermalukan nama kristen, dgn tidak mengindahkan Yeshua tp malah menyanjung2 Yahudi yg jelas2 Pembunuh separuh dari smua Nabi.

    skali lg mas saya blg;
    menurut saya;
    YHWH ALLAH ELOH dll itu bukan “NAMA” (proper name)
    tp Panggilan yg artinya merujuk = TUHAN. jelas?
    (tp gatau kalau menurut anda kan YHWH itu artinya = CEMBURU)

    dan bung, belajar lg deh soal Divine nya Yeshua, jgn cuma berkoar belaga ngerti soal doktrin Trinitas aja, udah basi, anak SD jg tau. ;p
    ______________________________

    Orang juga tau kok itu nama Gelar atau comon Name.
    —–

    hehe…
    lhaaa makanya BACA lg tulisan2 saya.

    apa bedanya anda mas Jordy dgn pemeluk agama lain yg sama2 punya TUHAN Yg ‘punya’ “NAMA” ??? apa itu Zeus dan Odin apa ya?

    saya rasa jwbnnya ada di anda sndiri = ya sama aja,
    mau diblg penyembah berhala = iya sama
    trsh mau diblg apa, sama aja kok =

    sama2 penyembah “NAMA”. yup :)

    kalau saya jelas penyembah TUHAN.

    makanya BACA lg tulisan2 saya.
    ini statement saya;
    TUHAN itu tdk terbatas dgn RUANG WAKTU RUPA dan “NAMA”,
    smua org bisa memanggilNYA dgn bahasa apapun. disitulah HEBATNYA DIA, TUHAN SANG PENCIPTA
    ______________________________

    Nama specifik dirinya ga ada kan?
    Anehnya Nama Yahshua membawa “Nama Diri” Tuhan yang anda sangkal. Haha.
    —–

    yg saya sangkal? sy menyangkal apa?
    lhoooo… ALkitab sendiri yg menyangkal anda bung.
    TIDAK ada Yeshua pernah memanggil YAHWEH!
    cari lg dong ayatnya = YESHUA memanggil YAHWEH, COPAS disini, (Greeknya yaa)
    ditunggu… :)

    harusnya anda justru mikir,
    KENAPA YESHUA tidak pernah memanggil YAHWEH?!

    Kenapa??!!

    KENAPA DIA SELALU MEMANGGIL BAPA/FATHER/PATERA?
    JOHN 20:17
    “Patera mou kai Patera umon, kai THEON mou kai THEON umon”
    “my Father, and your Father; and to my God, and your God.”
    “Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”

    Matt 11:25
    “Iesous eipen, exomologoumai soi PATER KURIE tou ouranou kai tes ges”
    “Jesus answered and said, I thank thee O Father Lord of heaven and earth”
    “berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi,

    ada jg memanggil “ELOI ELOI LAMASABAKHTANI”
    MARK 15:34
    “O THEOS mou o THEOS moue, is ti enkatelipes me
    “My God my God why hast thou forsaken me”
    “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

    tidak ada memanggil; YAHWEH YAHWEH !!! (manaaa..??)

    KENAPA???!!

    karena YESHUA ingin memberi tahu anda…=

    Karena “NAMA” TUHAN tidak PENTING!

    TUHAN tidak perlu “NAMA”!

    “DIA” = “TUHAN” !

    nama (bukan=bahasa) | Jul 10, 2011 | Reply

  208. NBB menulis:

    “ARTI KHUSUSnya YHWH apa ya pak maya? tlg dijabarkan yg jelas ya.. thanks”
    __________________________________________________

    Jawab:

    Loh, kan sdr sdh tahu? Kalau anak esde yg kurang bisa menyimak lantas masih bertanya begitu sih wajar, tapi ini orang dewasa. Apa kata dunia…?

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  209. NBB menulis:

    “setahu saya sih yg di mksd dr DIA, AKU, I AM = EHEYEH”
    __________________________________________________

    Jawab:

    Dari dulu-dulu pengetahuannya iku-iku jee, tak nambah-nambah, makanya heran kan knapa “DIA” bukan “AKU”…

    Makanya gali ilmunya lebih dalam lagi…

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  210. NBB menulis:

    “(ohya maaf ya sy slh kira, soalnya blm prnh punya tmn cowok yg namanya maya)”
    __________________________________________________

    Jawab:

    Nama samaran, hal yg tak penting itu kok ikut dikomentari. Apa kata dunia…?
    Komentar yg berbobot sikit knapa..

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  211. NBB menulis:

    Quote from @maya: “Bila kita sisipkan huruf-huruf vokal yg ada pada kata ‘AdOnAy’ ke antara Tetragram YHWH maka kita akan temukan Nama Tuhan: YAHOWAH!

    “Saya tidak berlaku dogmatis untuk mengklaim bentuk pengucapan “Yahowah” atau “Yahuwah” adalah yang paling betul, walau memang saya cenderung setuju kepada bentuk seperti itu, namun sekali lagi saya tidak berlaku dogmatis.”

    “hehehehe….
    “menambah koleksi ttg anda lg nih, jd no.4
    “4.anda memutar balikan fakta.”
    __________________________________________________

    Jawab:

    Mengertikah sdr NBB maksud kata “dogmatis” dalam pernyataan saya di atas? Mungkin kaga’ ngerti…, abis anak esde sih….
    Apa kata dunia…?

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  212. NBB menulis:

    “Nama YHWH (Yahuwah) berarti Dia Menyebabkan Menjadi”
    “wah yang saya tahu dari @jordy, nama YHWH berarti CEMBURU”
    __________________________________________________

    Jawab:

    Itulah mungkin akibat kebiasaan sdr NBB bikin gado-gado, tiga “bahan” (Nama Diri, Sebutan dan Karakter/Sifat) dicampur-campur akibatnya jadi kacau dan bingung sendiri!

    “Cemburu”itu kan SIFAT?

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  213. NBB menulis:

    “NAMA TUHAN saya ? lho kan anda sdh tahu, namanya ELOH ILAH ALLAH TUHAN GOD GUD GOTT TEOS DIOS DEUS DIEU dan msh byk lg”
    __________________________________________________

    Jawab:

    Weh, saya baru temukan satu hal aneh! “Nama Diri” kok diterjemahkan? Kalau “Sebutan” diterjemahkan itu wajar..

    INI YANG BENAR!

    Nama Diri = Susilo Bambang (Indonesia), Syusilo Bambanga (Tagalog), Sucilo Bammbang (Siria) dst

    Sebutan/Gelar = Ilah (Indonsia), Theos (Yunani), God (Inggris), Deus (Latin), El/Eloh (Yidis) dst

    Sebutan/Gelar = Tuan (Indonesia), Kurios (Yunani), Lord (Inggris), Dominus (Latin), Adonay (Yidis) dst

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  214. NBB menulis:

    “Yeshua tidak ada memanggil; YAHWEH YAHWEH !!! (manaaa..??) KENAPA???!! karena YESHUA ingin memberi tahu anda…= Karena “NAMA” TUHAN tidak PENTING! TUHAN tidak perlu “NAMA”! “DIA” = “TUHAN” !
    __________________________________________________

    NAH LOH masih berputar-putar terus seperti kebiasaan orang dungu?!

    Sudah dikasih pemahaman, ibarat dosen sudah berbusa-busa, tapi tetap masih bebal juga?!

    Weh weh weh, sudahlah kalo begitu NBB, sana pergi! Ajari saja anak-anakmu atau nenek-moyangmu isi teori-teorimu itu.

    Saya pun jadi malas bicara dgn orang beginian. Saya sudah berusaha dari bersikap sopan dan bertutur santun sampai mulai panas hati sekarang ini. Tapi ngapain saya marah. Marah itu melekat dalam dada orang bodoh. Lebih baik saya keluar dengan terhormat. Kalah menang hati senang..

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  215. Btw,

    Buat sdr NBB,
    Ini last but not least, saya baru temukan dan silakan didalami:

    http://temoindejehovahdumon.forum-actif.net/t465-le-nom-divin-dans-le-nouveau-testament

    Buat sdr Jordy,
    Baca Matius 7:6

    Salam

    Baldwin Maya | Jul 10, 2011 | Reply

  216. Huahahahaa…

    begitulah memang ciri org ignorant,
    kalau ditanya ga prnh jawab, kalaupun jawab ga pernah nyambung.
    xixixixixi….

    udah sy blg sy ga mau nanggapin dia lg krn sdh ketahuan kualitasnya,
    udah ketakar 1,2,3,4.
    eh skrg kayanya mau nambahin nmr 5 :p
    ____________________

    ohya…. teman2

    katanya kan nama /sebutan gelar ada artinya, misalnya president, berarti dia yg memimpin negara,

    kalau “nama diri” ga bisa di arti in, ga ada arti nya ya?
    kalau SBY ada artinya ga ya?

    begini ya adik2ku (anak SD)
    smua NAMA2 yg sy tulis diatas ada artinya lhoooo…

    dan bukan saya yg mengartikannya…

    kalau yg lain kan anda sdh mengerti arti2nya,
    contoh God, Gott, Theos, Eloh berarti = TUHAN.

    naaaah…. ini ada 1 lagi Nama yg ada artinya nih adik2, disimak ya adik2…

    quote from @maya :

    — “Nama YHWH (Yahuwah) berarti Dia Menyebabkan Menjadi.”. —

    -

    nama (bukan=bahasa) | Jul 10, 2011 | Reply

  217. @ BM :

    Terimakasih.

    @Anak TK (NBB) :

    Nama itu adalah bentuk kata kerja Ibrani “ha · wah’(Tiga huruf Ibrani), yang berarti “menjadi,” dan sebenarnya berarti “Ia Menyebabkan Menjadi.” Jadi, nama Tuhan yang benar itu mengidentifikasikan bahwa “Dialah sebagai satu-satunya yang secara progresif memenuhi janji dan tak pernah berhenti mewujudkan tujuan-Nya”. Hanya Tuhan yang benarlah yang bisa menyandang nama yang bermakna eperti itu.

    Nama ini kemudian diberitakan kepada MUSA pada ayat ini :

    13. Meskipun demikian, Musa mengatakan kepada Tuhan yang benar, ”Sekiranya aku datang kepada putra-putra Israel dan aku mengatakan kepada mereka, ’Tuhan bapak-bapak leluhurmu telah mengutus aku kepadamu’, dan mereka mengatakan kepadaku, ’Siapa nama-Nya?’ Apa yang akan kukatakan kepada mereka?”
    14. Maka Tuhan berfirman kepada Musa, ”AKU AKAN MENJADI APA PUN YANG AKU INGINKAN.” (Ibrani : Ehyeh Asher Ehyeh) Dan Ia menambahkan, ”Inilah yang harus kaukatakan kepada putra-putra Israel, ’AKU AKAN MENJADI telah mengutus aku kepadamu.’”
    15. Lalu Tuhan sekali lagi berfirman kepada Musa,

    ”Inilah yang harus kaukatakan kepada putra-putra Israel, ’YHWH (Yang berarti : Ia menyebabkan menjadi = Dialah sebagai satu-satunya yang secara progresif memenuhi janji dan tak pernah berhenti mewujudkan tujuan-Nya), Tuhan bapak-bapak leluhurmu, Tuhan Abraham, Tuhan Ishak dan Tuhan Yakub, telah mengutus aku kepadamu.’ Inilah nama-Ku sampai waktu yang tidak tertentu, dan dengan inilah Aku akan diingat, dari generasi ke generasi. (Hebrew-Aramaic Bible Book : Keluaran 3:13-15 * New World Translation of The Holy Scriptures - Bahasa Indonesia)

    Nama YHWH itu “sudah menjadi Nama DIRI” yang harus di ketahui oleh MUSA dan putra-putra Israel!

    Selain daripada itu, Tuhan pun berfirman kepada Musa :

    2. Selanjutnya Tuhan berbicara kepada Musa, demikian, ”Akulah YHWH.
    3. Dahulu Aku biasa menampakkan diri kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi sehubungan dengan nama-Ku YHWH Aku tidak menyatakan diri-Ku kepada mereka.

    (Hebrew-Aramaic Bible Book : Keluaran 6:2-3 * New World Translation of The Holy Scriptures - Bahasa Indonesia)

    Apakah anda tidak mengerti ketika Tuhan mengatakan ‘Inilah Nama-KU ?’

    Anda ini Bodoh,
    Kentir, apa Samin? :D

    Nama Yang sudah ditetapkan Tuhan menjadi “Nama Diri-Nya” adalah mutlak! Anda siapasih kok mau meng-kompromi dan melawan Semua Kata-Kata-Nya?

    Seperti anda bilang :

    dan maaf ya trus terang kalau semua org kristen itu seperti anda, saya jg ga mau di sebut org kristen, malu2in mas,
    mendingan saya di bilang atheis aja skalian gpp kok.
    hehe…

    Gak papa. Saya gak malu. Malah senang. Anda kan bukan Tuhan. Tapi sok jadi Tuhan. Menafsirkan nama semau udelnya. :D

    Lagipula Yahshua sudah mengatakan di alkitab :

    Akan ada nabi nabi palsu diantara kamu (Orang yang mengaku Kristen tapi tidak mengikuti ajaran Kristus)

    Bagusan anda atheis, daripada ngaku Kristen tapi ternyata bukan. :D.

    Jordy | Jul 10, 2011 | Reply

  218. ********************@@@********************

    “…tidak soal Nama “YHWH” Itu dibunyikan seperti apa: Yahouwah, Yahowah, Yahuwah, Yehuwah, Yahoweh, Yahweh, Yehovah…, SELAMA SI PENGGUNA BENAR-BENAR YAKIN DAN PERCAYA BAHWA ITU ADALAH NAMA DIRI DARI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA MENURUT BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ATAU LOGAT NEGERI SETEMPAT; DAN BAHWA BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ITU TETAP MEMPERTAHANKAN KEEMPAT KONSONAN UTAMA BAHASA IBRANI DARI NAMA ITU (Yod He Waw He) MAKA PENGUCAPAN ITU SAH-SAH SAJA!”

    (by Baldwin Maya)

    ********************@@@********************

    SOLUTION: Based on the best comments.

    SOLUTION | Jul 12, 2011 | Reply

  219. “…tidak soal Nama “YHWH” Itu dibunyikan seperti apa: Yahouwah, Yahowah, Yahuwah, Yehuwah, Yahoweh, Yahweh, Yehovah…, SELAMA SI PENGGUNA BENAR-BENAR YAKIN DAN PERCAYA BAHWA ITU ADALAH NAMA DIRI DARI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA MENURUT BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ATAU LOGAT NEGERI SETEMPAT; DAN BAHWA BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ITU TETAP MEMPERTAHANKAN KEEMPAT KONSONAN UTAMA BAHASA IBRANI DARI NAMA ITU (Yod He Waw He) MAKA PENGUCAPAN ITU SAH-SAH SAJA!”

    (by Baldwin Maya)

    ********************@@@********************

    SOLUTION: Based on the best comments.

    ——–

    OK, berarti anda mengConfirm ya kalau nama JEHOVAH berarti ga masuk Hitungan..?

    karena huruf2nya aja beda J E H O V A H

    yg sama cuma “H” aja.

    JHVH
    lain dgn
    YHWH

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 15, 2011 | Reply

  220. hehe…

    emang kita muter2 doang yaa…

    dr awal kan sy blg,
    TUHAN itu ga perlu “nama”,
    krn smua Panggilannya jg mengarah ke TUHAN,

    ada yg nanya TUHAN yg mana?
    lhaaa… kan udah dibilang TUHAN yg SESUNGGUHNYA, YANG MENCIPTAKAN segala sesuatu.

    trus ada yg nanya : nama TUHAN lu siapa?

    (lhaaaaaa.. kan udah diblg ga perlu “nama”, msh aja nanya..
    ampyuuuuun…)

    sy jwb namanya TUHAN GOD ELOH dll, diblg itu mah nama gelar, bukan nama diri,

    trus mrk blg; nama gelar kan memang ada artinya,
    nama diri ga bisa ditranslate/ga bisa di arti kan.

    saya jwb lg dgn kata2 mrk sndri :
    nama YHWH pun ada Artinya.

    tp muter lg, diblg enak aja maen ngartiin se enak UDEL nya.

    lhooo yg mengartikan mrk sndiri trus sy yg dblg udel.
    wkwkwkwk…

    uaneeehhh… 
    lha wong yg ngomong mrk, yg nanya mrk, yg jwb jg mrk,
    sy yg kena. :D

    the thing is,
    they always get refuted by their on words.
    and how good is that?
    huehe…

    dan smua itu trjwb lwt byk translation di negara2 lain,
    yg sdh trbukti nama “YHWH” SUDAH di translate ke bahasa mrk masing2,
    trus sy yg salah gitu? wkwkwkwkwk…..

    saya blg dr awal. menurut saya tuuuh…
    TUHAN Maha Segalanya,
    dgn segala KebesaranNYA dia adalah LIMITLESS,
    Tak TerBatas, DIA Tak Perlu RUANG WAKTU RUPA “NAMA”
    artinya,
    kalau DIA menghendaki punya RUANG maka RuangNYA tak terhingga,
    kalau DIA menghendaki punya WAKTU maka WaktuNYA tak terhingga,
    kalau DIA menghendaki punya RUPA maka RupaNYA tak terhingga,
    kalau DIA menghendaki punya NAMA maka NamaNYA tak terhingga,

    kalau DIA diberi NAMA/label/peneng/tag,
    berarti sama persis dgn anda membuat kan PATUNG utk RUPANYA,
    sama dgn anda Memberi “UMUR” brp lama DIA Hidup, pdhl DIA tak Terbatas!

    maka DIA sdh tidak LIMITLESS lg.
    dan ANDA yg memBatasiNYA,
    ANDA yg mengKOTAKkAn DIA.

    bukan saya!

    apa bedanya anda dgn pemuja BERHALA?

    apa BEDANYA YHWH dgn BERHALA?

    anda yg membuatNYA sebanding!  bukan saya!

    menurut sy YHWH adalah TUHAN yg LIMITLESS,
    skali lg sy blg sy percaya : PRIBADI yg kalian sebut YHWH adalah TUHAN! 
    tp bukan SEBUAH “NAMA” yg sperti kalian KECILkan DIA!

    DIA MAHA SEGALANYA
    and GOD is LIMITLESS

    itulah DIA, DIA adalah DIA, TUHAN ELOH GOTT The GOD  ALLAH

    nama (bukan=bahasa) | Jul 15, 2011 | Reply

  221. @Jordy

    “2. Selanjutnya Tuhan berbicara kepada Musa, demikian, ”Akulah YHWH.
    3. Dahulu Aku biasa menampakkan diri kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, TETAPI sehubungan dengan NAMA-KU YHWH Aku TIDAK menyatakan diri-KU kepada MEREKA.

    (Hebrew-Aramaic Bible Book : Keluaran 6:2-3 * New World Translation of The Holy Scriptures - Bahasa Indonesia)

    Apakah anda tidak mengerti ketika Tuhan mengatakan ‘Inilah Nama-KU ?’

    Anda ini Bodoh,
    Kentir, apa Samin? 

    Nama Yang sudah ditetapkan Tuhan menjadi “Nama Diri-Nya” adalah mutlak! Anda siapasih kok mau meng-kompromi dan melawan Semua Kata-Kata-Nya?”
    ———-

    HUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA… LOL :D (look who’s talking bro)

    Genesis 15:2, 15:7, 15:8. 16:2.  (ILT)
    Dan Abram berkata, “Ya Tuhan YAHWEH, apa yang akan Engkau berikan kepadaku, sedangkan aku tidak mempunyai anak,…”

    Dan Dia berfirman kepadanya, “Akulah YAHWEH yang membawamu keluar dari Ur-Kasdim”

    Dan berkatalah Sarai kepada Abram, “Lihatlah YAHWEH telah menahan aku dari melahirkan anak…”

    BACAAAAALAAAH……!!!!

    Abraham SUDAH memanggil YAHWEH !!!
    YAHWEH Sudah menyatakan ke Abraham NAMA NYA YAHWEH !!!

    “3. Dahulu Aku biasa menampakkan diri kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, TETAPI sehubungan dengan NAMA-KU YHWH Aku TIDAK menyatakan diri-KU kepada MEREKA”

    jd siapa yg salah? APA anda bilang TUHAN LUPA? ATAU BODOH?
    (awas ntar kualat lhooo… :p)

    TIDAK !!! tp yang MeMAKSAkan Nama YHWH (= NAMA DIRI) yg BODOH dan CEROBOH !!!

    anda2 ini terlalu dini menJudge TUHAN.

    Saudara2 ku LIHAT dan BACALAH,
    dan RENUNGKANLAH. !!!

    ANDA me “Nama” (Diri) kan TUHAN,
    ANDA mengKOTAKkan TUHAN,
    ANDA MENGECILKAN TUHAN

    BUKAN SAYA!

    tp ANDA !

    nama (bukan=bahasa) | Jul 15, 2011 | Reply

  222. @Jordy

    “Nama itu adalah bentuk kata kerja Ibrani “ha · wah’(Tiga huruf Ibrani), yang berarti “menjadi,” dan sebenarnya berarti “Ia Menyebabkan Menjadi.” Jadi, nama Tuhan yang benar itu mengidentifikasikan bahwa “Dialah sebagai satu-satunya yang secara progresif memenuhi janji dan tak pernah berhenti mewujudkan tujuan-Nya”. Hanya Tuhan yang benarlah yang bisa menyandang nama yang bermakna eperti itu.”

    ——–

    Terimakasih.. anda sdh membenarkan saya lg. :)

    Nama Ha WaH yg berARTI DIA lah yang MAHA MENJADIKAN,

    benar?
    (tp HA-WAH, bukan JEHOVAH kan? apa anda mau blg sama jg? hehe..)

    iya benar sekali itu sgt2 pantas sekali di sandang oleh TUHAN, TUHAN yg sesungguhnya.

    SAMA seperti NAMA2 yg LAIN.
    yg Artinya tetap merifer ke TUHAN

    sama dgn

    THE GOD!

    ALLAH

    DER GOTT

    dll

    thanx again.

    :)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 15, 2011 | Reply

  223. @Jordy

    “(Hebrew-Aramaic Bible Book : Keluaran 6:2-3 * New World Translation of The Holy Scriptures - Bahasa Indonesia)”

    waaah akhirnya terkuak jg, hehe…

    The New World Translation of the Holy Scriptures (NWT) is a translation of the Bible published by the Watch Tower Bible and Tract Society in 1961; it is used and distributed by Jehovah’s Witnesses.

    kmgknn sgt besar knp anda memakai versi ini krn anda memang pengikutnya ya, krn kan yg bikin jg mrk.
     tp kok aneh, kmrn anda malah nyebut2/ngajarin soal Trinitas,
    hmmmm… siapa yg srigala berbulu domba?
    jd anda ini gmn? kristen, kristen yg gmn? SY? atau emang Yahudi tulen?

    coba dr kmrn2 blg: saya dr sekte anu,, (atau dari mana gitu) sy punya misi bla bla bla…
    kan lbh enak, kita jg jd maklum.

    sprti yg sy blg, akhirnya sy hrs lbh membatasi diri, supaya tdk menghalangi “Misi” teman2.
    krn skrg anda sdh terkuak ya jd sdh wktnya buat sy undur diri,
    kalau ada tmn2 yg memang jd tertarik dgn sekte2 anda skalian itu mrupakan hak mrk.
    tp smoga aja mrk lbh punya sense utk bisa melihat dimana Kebenaran, dan dimana “Kebenaran” yg diPaksa2kan

    krn walaupun sdikit, (Puji Tuhan) sy sdh membantu menguak itu.

    thanks

    Shalom :)

    -

    nama (bukan=bahasa) | Jul 15, 2011 | Reply

  224. btw

    @Jordy

    “ha-wah…”

    —–

    hmm.. mgkn maksud anda HAYAH?

    nama (bukan=bahasa) | Jul 15, 2011 | Reply

  225. Aku membaca hampir semua tulisan dari mereka2 yang berdebat di ruang bikinan admin GKministri ini. Yang sudah2 adalah soal Yhwh, Yahweh, Jehovah, ALLAH, Tuhan, and so on. Biasalah soal NAMA Yang Di Atas, apakah ini atau itu. Tapi kali ini ada yang benar2 mengusik kenyamananku. Itu ttg, katanya Tuhan alias Yang Di Atas tak butuh nama! Kalau kasih nama ntar Dia dikecilkan atau dibatasi. Ah, spontan saja aku namai penganjur ajaran ini sebagai dedengkot “sekte Tuhan Tak Bernama”, mungkin agaknya lebih pas kalau disebut “aliran sesat baru”. Agak sulit memang menggolongkan aliran ini, karena si penggagasnya konon ngaku ia bisa dibilang katolik, bisa juga advent, bisa islam, dst, bahkan ateis (kayaknya gado-gado deh), asal jangan mau gabung ke saksi Yehuwa yaa? Barangkali demi menghormati kebebasan berpikir dan berkehendak kita biarkan saja “aliran sesat baru” ini mencari pengikutnya di negeri ini. Untuk itu kepada si penggagas aliran sesat ini aku berharap sekali, tolong anda menulis sebuah buku yang menjelaskan ajaran anda secara terbuka ke masyarakat luas, jangan lupa cantumkan nama asli anda dan alamat rumah anda biar warga masyarakat dari negeri yang berketuhanan yang maha esa ini dapat mengecek kebenaran tulisan anda. Aku doakan buku yang berisi kebenaran bakal laris bak kacang goreng dan si pengarangnya masih tetap hidup untuk melihat hari esok yang lebih dahsyat.

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 16, 2011 | Reply

  226. HUAHAHAHAHAHA….

    @TDW,

    “ngaku ia bisa dibilang katolik, bisa juga advent, bisa islam, dst, bahkan ateis (kayaknya gado-gado deh), asal jangan mau gabung ke saksi Yehuwa yaa?”

    ——

    Jwb=
    gabung ke saksi Yehuwa?

    ….
    YEHUWA YEHOWAH YAHWEH JEHOVAH apa yg mana niiiih?

    NAMA kok lain2.. piye siiiiiih..?

    kalo nama anda ALBERT, mau ga saya panggil KAMPRET?
    msh ada lho sisa hurufnya yg sama A sama E +RT, sama aja kaya JHVH,
    sprti maya blg, “tidak soal Nama “YHWH” Itu dibunyikan seperti apa”
    jadi boleh dipanggil JOHEWOH jg?

    YAKIN TUHAN akan mendengar anda?
    ….

    waduh makasih bos, kalaupun ditawarin saya jg ga mgkn toh ngikut anda?
    lhaaa fahamnya aja kan sdh beda jaauhh.
    :)

    tlg baca dulu baik2 tulisan2 saya baru anda komeng,
    dan kalo smpt belajar dulu agama2 yg ada di indonesia ya, (gausah yg jauh2 didunia) jd ga asal nuduh2 org blg sesat ok.. :)

    apa saya “NGAKU BISA DIBILANG KATOLIK” Dst..
    tlg COPAS BUKTInya ya,jgn asal nulis kalau mau dibilang berkelas.
    TERLALU STANDAR ORANG2 IGNORANT SPRTI ANDA INI MAEN TULIS2 ga pake BACA2,
    COPAS DISINI biar jelas apa yg saya tulis,itu baru namanya pakai otak.

    sy tulis begini bung..

    Saya “TIDAK KEBERATAN” anda mau blg sy apa saja..
    bisa ngerti ga MAKSUD nya?

    INTI nya terserah anda mau menuduh sy apa aja itu hak anda, dan sy tdk kbrtn, (krn smua org yg BERAGAMA dinegeri ini diajarkan MENYEMBAH TUHAN)
    tapiii kalau anda mau nuduh, KASIH dulu buktinya ajaaa… :)

    dan SATU lg,
    KALAU ANDA blg TUHAN itu sprti yg ANDA BLG, TUHAN punya “NAMA” misalnya “SUKARMIN”
    apalg kalau misalnya anda blg tuhan suka buang air, suka pipis dll,
    waaaaah saya mendingan DIBILANG atheis gpp, krn mnrut sy TUHAN tdk sprti itu =
    TIDAK ADA TUHAN sprti itu, ITU BUKAN TUHAN, itu namanya diTUHANkan.

    naaaah BACA yaaaa paaaak…. (msh ada aja org kaya bgini.. capeek deeeh)

    BEGINI…

    TUHAN yg saya Sembah adalah yg MENCIPTAKAN ANDA.

    pikirkan dulu itu masak2,
    baru komeng lg yaa.. :)

    knp ya kalian kok ga bisa ngerti,

    begini, saya ini punya BAHASA,
    yg menciptakan UNIVERSE ini (dibahasa saya) adlh TUHAN,

    kalau anda BILANG, yg menciptakan Universe ini NAMANYA = UDIN.

    SIAPA yg benar?

    SIAPA YG berada di “jalur pinggir”?

    coba belajar melihat dr sudut pandang yg lain.

    bgmn dgn org2 yg BELUM prnh DENGAR sama skali nama (misal) JEHOVAH (pembantu2 saya ga tau, tmn2 jg byk yg ga tahu, sy sdh SURVEY!)

    bgmn dgn org2 dipdalaman?
    ditmpt yg blm ada BIBLE masuk kesana?

    Apakah mrk blm ‘mengenal’ TUHAN?
    trus sia2 kah mrk DICIPTAKAN?

    hehehee… TIDAK bung.
    anda buta dan tuli kalau begitu.

    mrk “mengenal” TUHAN yg menCiptakan mrk dgn cara dan bahasanya mrk masing2.

    anda mengkotakkan diri anda sendiri, bukan saya.

    @TDW

    ANDA pernah BERTEMU lsg dgn TUHAN yg menciptakan segalanya dan MENGATAKAN siapa NAMANYA ke anda?

    YAKIN?

    kpn dmn?

    tlg ksh VIDEO nya ya, biar saya dan smua org seindonesia lihat buktinya. :)

    (ingat, GKmin blg = TUHAN YESUS pun sgt sering diserupai oleh SETAN (byk org ketipu)

    .

    nama (bukan=bahasa) | Jul 16, 2011 | Reply

  227. @TDW

    sori td sy menanggapi anda trlalu serius,
    seolah2 anda ini sdh cukup pintar, maaf.

    stlh sy baca2 lg tulisan anda, baru sadar.

    “dari negeri yang berketuhanan yang maha esa ini dapat …”

    kok malah terBALIK yaaaa…

    harusnya saya yg blg bgitu ke anda, buka sebaliknya.

    LHAAA menurut anda TUHAN punya NAMA kan?
    dan NAMA NYA LAIN2 kan?
    coba tlg anda sebutkan, bbrp Tuhannya agama2 dinegeri ini

    ada TUHAN YAHWEH
    TUHAN JEHOVAH
    TUHAN YEHUWA
    TUHAN ALLAH
    TUHAN YESUS

    blm agama2 lain.. coba sebutkan.

    msh byk lg???
    —-

    ini sdh saya jelaskan berkali2 (makanya baca)

    menurut saya TUHAN itu 1. ESA!!!

    .

    nama (bukan=bahasa) | Jul 16, 2011 | Reply

  228. Setahuku Yhwh itu emang satu and familiar. Ketika orang kebanyakan melihat/mendengar nama Jehovah atau Yahweh atau Yehuwah atau Djahobah atau Yahowah, and so on yang sejenis dengan itu, ASOSIASI pikiran orang kebanyakan itu tertuju kepada Yang Satu yaitu NAMA Tuhan orang Yahudi/Israel, ????, NAMA Tuhan Semesta alam yang secara unik diberikan kepada bangsa yang unik pula! Aku tak pernah tahu ketika NAMA Jehovah atau Yahweh dikumandangkan, pikiran orang-orang kebanyakan tertuju kepada, misalnya, Lucifer atau Odin atau Molokh atau Awloh atau Satan!!! Yang kutahu ???? (Yod He Waw He atau Jod He Vaw He) entah itu ditulis/dibaca JEHOVAH/YEHOWAH/JAHVEH/YAHWEH and so on (kacuali kalau you mau nambah2 lagi bentuk lain di luar yg umum untuk melucu atau menunjukan ketololanmu di sini) tetap itu menukik LANGSUNG ke sasaran yang kubilang tadi, yakni menuju Tuhan-Sesembahan orang Yahudi/Israel. Soal apakah Tuhan mau mendengar doa/pemujaan manusia, meminjam bicara bung Baldwin, Tuhan pasti DENGAR tapi belum tentu mau JAWAB atau BERBUAT* karena itu ‘kan soal prerogatif-Nya Dia; dan bangga rasanya ikut memuja Tuhan Israel itu, yang telah berbaik hati memperkenalkan NAMA DIRI-Nya.

    _______________
    [*catatan kaki: Apa karena saya menyiratkan Tuhan bertelinga, punya mulut dan jari tangan lantas anda pikir kok Tuhan “dikotakan” dan dibatasi begitu? Berarti Tuhan itu makhluk? Berarti Tuhan bisa makan dong, bisa cebok, bisa tuli, and so on…, haha kalau anda tidak menganut cara pandang Tuhan yang “personal” maka anda penganut/pemuja tuhan yang impersonal, dengan lain istilah di ujung-ujungnya anda percaya juga kepada “Kehampaan Semesta”.

    Sebaiknya terbuka saja bahwa anda itu penganut, paling tidak siswa, dari sebuah filsafat ateism yang masih berada di ruang abu-abu, meminjam istilah bung Baldwin lagi, apakah Tuhan sebagai Sesuatu vs Pribadi.

    Salam Dahsyat

    TDW | Jul 16, 2011 | Reply

  229. Setahuku Yhwh itu emang satu and familiar. Ketika orang kebanyakan melihat/mendengar nama Jehovah atau Yahweh atau Yehuwah atau Djahobah atau Yahowah, and so on yang sejenis dengan itu, ASOSIASI pikiran orang kebanyakan itu tertuju kepada Yang Satu yaitu NAMA Tuhan orang Yahudi/Israel, ????, NAMA Tuhan Semesta alam yang secara unik diberikan kepada bangsa yang unik pula! Aku tak pernah tahu ketika NAMA Jehovah atau Yahweh dikumandangkan, pikiran orang-orang kebanyakan tertuju kepada, misalnya, Lucifer atau Odin atau Molokh atau Awloh atau Satan!!! Yang kutahu ???? (Yod He Waw He atau Jod He Vaw He) entah itu ditulis/dibaca JEHOVAH/YEHOWAH/JAHVEH/YAHWEH and so on (kacuali kalau you mau nambah2 lagi bentuk lain di luar yg umum untuk melucu atau menunjukan ketololanmu di sini) tetap itu menukik LANGSUNG ke sasaran yang kubilang tadi, yakni menuju Tuhan-Sesembahan orang Yahudi/Israel. Soal apakah Tuhan mau mendengar doa/pemujaan manusia, meminjam bicara bung Baldwin, Tuhan pasti DENGAR tapi belum tentu mau JAWAB atau BERBUAT* karena itu ‘kan soal prerogatif-Nya Dia; dan bangga rasanya ikut memuja Tuhan Israel itu, yang telah berbaik hati memperkenalkan NAMA DIRI-Nya.

    _______________
    [*catatan kaki: Apa karena saya menyiratkan Tuhan bertelinga, punya mulut dan jari tangan lantas anda pikir kok Tuhan “dikotakan” dan dibatasi begitu? Berarti Tuhan itu makhluk? Berarti Tuhan bisa makan dong, bisa cebok, bisa tuli, and so on…, haha kalau anda tidak menganut cara pandang Tuhan yang “personal” maka anda penganut/pemuja tuhan yang impersonal, dengan lain istilah di ujung-ujungnya anda percaya juga kepada “Kehampaan Semesta”.

    Sebaiknya terbuka saja bahwa anda itu penganut, paling tidak siswa, dari sebuah filsafat ateism yang masih berada di ruang abu-abu, meminjam istilah bung Baldwin lagi, apakah Tuhan sebagai Sesuatu vs Pribadi.

    Salam Dahsyat

    TDW | Jul 16, 2011 | Reply

  230. @TDW

    “Setahuku Yhwh itu emang satu and familiar. ”
    ——

    “familiar” ?????

    Kata mbah mu?

    bung, sy sdh survey ke org2 yg saya ktmu stiap hari, yg FAMILIAR dgn saya,
    para pembantu sy, mrk BELUM pernah dgr NAMA2 itu.

    sy jg sdh survey ke tmn2, byk dr mrk yg ga tahu.

    apanya yg Familiar?

    silahkan anda pergi ke jerman tanya : anda tahu YAHWEH? kenal DJAHOBAH? catat, brp org yg Tahu!
    dan tanya lg, anda tahu GOTT? pasti mrk tahu.
    tanya ke inggris, tahu GOD? pasti tahu,
    tanya ke arab, tahu ALLAH? pasti tahu,

    kenapa tahu?

    krn TUHAN dikenal smua manusia dgn BAHASAnya mrk masing2.

    itu namanya FAMILIAR

    .

    nama (bukan=bahasa) | Jul 16, 2011 | Reply

  231. @TDW

    hehe…
    kalau atheist itu..

    TUHAN = BUKAN/TIDAK sesuatu&pribadi,
    lhaa wooong GA ADA. NOTHING, NO GOD, itu atheist,
     piye sih anda ini?

    kalau emang menurut saya GA ADA, ngapain kita capek2 bahas duduuul…
    hehe….
    ——

    iya memang susah bicara dgn org yg ga bisa ngerti /ignorant.

    sdh menjadi tabiat manusia, slalu INGIN “menggambarkan” TUHAN,

    dibenak nya yg primitif, TUHAN itu selalu “berbentuk” sprti manusia/binatang dll (mahluk/creatures)

    sdh mjndi kebiasaan jg buat mrk membuat patung/gambar (minimal difikiran mrk) yg dianggap Tuhan itu.

    begini bung,
    ingat kata2nya bung GKmin, Kitab Suci itu ditulis oleh manusia, memang ada eror/kesalahan2 dlm penulisan,

    naaaaah…
    kalau anda membaca dgn kacamata anda yg primitif yaa gitu deh jadinya,
    TUHAN itu sama dgn berhala, punya rupa punya jari hidung mulut bahkan kemaluan,

    tp kalau anda “Mau” membaca dr kacamata yg bijak anda bisa melihat bahwa TUHAN menciptakan manusia berdasarkan “IMAGE” NYA,

    apa mksd image itu?

    sy tanya anda, bagaimana “Image” saya menurut anda?

    jwb anda: oh si NBB orgnya tuh gini gini…

    sifat/karakter dr “Pribadi” itu yg menjadi “IMAGE” manusia,
    dan (Likeness) Menyerupai sifat2 Tuhan sndiri.

    krn memang manusia diciptakan mempunyai sifat2 yg dipunyaiNYA,
    (bahkan Cemburu sprti yg @Jordy beri ayatnya.)

    ini trjmhn lainnya..
    KEJADIAN 1:26 Terjemahan Lama (TL)
    Maka firman Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia atas peta dan atas teladan Kita, supaya diperintahkannya segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang jinak dan seisi bumi dan segala binatang pelata yang menjalar di tanah.
    naaah kalau dr kacamata anda ya mgkn aja membacanya Tuhan jd sperti Sesembahan/berhala yg lain, ada bentuknya /sama kaya ciptaanNYA sendiri.

    apakah disitu ada RUPA dan BENTUK?
    ada hidung dan jari?

    kalau anak SD yg baca ALKITAB : TANGANKU
    KELUARAN 3:20 Terjemahan Baru
    Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi.

    mgkn wajar kalau mrk menanggapinya secara harfiah,
    lhaaa kalau anda membacanya gitu jg. waduuuuh… maluu kaleee…

    ini trjmhn lainnya..
    KELUARAN 3:20 Bahasa sehari-hari
    Tetapi Aku akan memakai kekuasaan-Ku, dan menghukum Mesir dengan bencana-bencana hebat yang Kudatangkan di sana. Sesudah itu, ia akan mengizinkan kamu berangkat.

    baca lg tulisan sy,
    KALAU TUHAN mau punya hidung, maka hidungnya bisa Milyaran sampai TAK TERHINGGA.

    tapiiii apa DIA mau? apa DIA perlu hidung? buat apa?
    buat NAFAS?
    huahahahaaa…
    TUHAN ga perlu NAFAS bung.
    emang you, kalo ga napas mate!

    HE’s LIMITLESS

    kalau anda msh berfikir sprti itu ttg TUHAN, punya RUPA, punya hidung, punya kemaluan,
     Punya “NAMA”,
    i tell u what,
    you’re an Idol Worshiper !!       i’m NOT !!

    .

    nama (bukan=bahasa) | Jul 16, 2011 | Reply

  232. 1. Perhatikan. Dalam bicaraku aku menyebut “orang kebanyakan”. Lah wong ‘orang kebanyakan” itukan heterogen? Kalau you asal comot sampling ke “pembantu2” you, kebenaran saja pembantumu bloon/buta-tuli huruf, ya mana bisa you peroleh data yang valid? You bilang you “ sdh survey ke tmn2 (YOU), BYK dr mrk yg ga tahu” (huruf kapital oleh TDW). Lah wong hasil survey you itukan juga masih mentah, mana bisa diterima begitu saja, apalagi ini soal NAMA Pencipta yg sdh berabad-abad? Nonsen! [Nanti aku akan tunjukan bahwa bentuk-bentuk pengucapan Yhwh emang FAMILIAR dalam hampir semua bahasa] Btw, ttg tmn2 mu tadi, sangat besar kemungkinan you mengabaikan begitu saja fakta bhw ada ‘SDKT (=sedikit) dr tmn2 mu yg tahu’. Hehe emangnya you ada kantongi rasio “sedikit-banyaknya” dari hasil surveymu? Begini. Mari kusarankan: Kalau kau mau hasil surveymu dibilang valid dan terpercaya, kau harus berlaku jujur; jujur untuk memilihkan sample, misalnya, berdasarkan usia, jenjang pendidikan, jenis pekerjaan atau profesi; berdasarkan rasio gender, rasio orang urban- non urban; berdasarkan minat (interse) terhadap perkara rohani; dan masih banyak lagi. Itu hanya contoh saja. Begitu juga dengan tantanganmu agar aku ke Jerman, Inggris atau Arab untuk bertanya-tanya (emangnya kurang kerjaan? Hehe). Aku rasa kalau you terapkan metode sampling yg baru kusarankan itu, pasti you akan tercengang melihat hasilnya! Seperti yg aku tahu, dalam era teknologi dan informasi yg serba cepat dan canggih sekarang ini, bukanlah menjadi penghalang bagi siapapun, tidak soal di belahan dunia mana ia hidup untuk mengakses berbagai data, berita, opini atau fakta via mesin pencari cepat, atau masuk ke ruang publik utk berdebat, atau berselancar ke mana-mana di dunia maya cukup melalui piranti lunak komputer/handpone yg terkoneksi ke internet. Jadi aku tahu ORANG-ORANG KEBANYAKAN di Indonesia apalagi yg di luar sana (Jerman, England, Arabian, dsb) pasti dengan satu dan lain cara sudah “bersentuhan” dengan apa yang aku sebut NAMA Pencipta; lebih tepatnya Nama Yang Mahatinggi Alah Israel, YHWH!

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 17, 2011 | Reply

  233. 2. Katakanlah, menurut pendapatmu ada “banyak” orang yang tidak tahu atau belum tahu Siapa itu Yahweh/Jehovah. So apa tugasmu? Menurut yg aku tahu dari Alkitab, orang-orang demikian itu perlu mengetahui Nama Itu agar “selamat”. Jadi apa seharusnya tugas anda yang TAHU? Ya, you yang tahu ttg Nama Itu harus memberi tahu orang-orang lain itu dong, agar mrk itu pun dapat tahu dan diharapkan bisa peroleh keselamatan. Aku bilang demikian berdasarkan informasi dari Alkitab berikut ini:

    “The name of JEHOVAH is a strong tower. Into it the righteous runs and is given protection”
    (Prov. 18:10)

    “And it must occur that everyone who calls on the name of JEHOVAH will get away safe” (Joel 2:32)

    “For ‘everyone who calls on the name of JEHOVAH will be saved.’ However, how will they call on him in whom they have not put faith? How, in turn, will they put faith in him of whom they have not heard? How, in turn, will they hear without someone to preach?” (Rom. 10:13,14)

    So ayat-ayat Alkitab di atas jelas: Keselamatan orang-orang (dan anda) berkaitan erat dengan berseru kepada Nama Itu. Tapi bagaimana anda bisa berseru? Anda sendiri tidak percaya bahwa Nama Itu adalah Nama Diri Tuhan sejati. Hehe silakan saja you mau nungging balik dan teriak-teriak sampe kuping pekak pangil2 nama Tuhan versi you sendiri…, btw berdasarkan informasi Kitab Suci di atas, “keselamatan” you dipertanyakan. Kalau menurut aku, keselamatan anda terancam!

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 17, 2011 | Reply

  234. 3. Seperti janjiku, aku akan menunjukan daftar bentuk-bentuk pengucapan Nama Yhwh yg ternyata begitu FAMILIAR dalam hampir semua bahasa utama dunia. Ini adalah fakta yg bisa you cek sendiri kebenarannya, sekaligus ini berbalik menghardik kepongahan dan kesoktahuanmu sendiri yang menyebut orang Jerman, Inggris, Arab and so on tak kenal Nama Ilahi YHWH!

    Awabakal - Yehóa
    Bugotu - Jihova
    Cantonese - Yehwowah
    Danish - Jehova
    Dutch - Jehovah
    Efik - Jehovah
    English - Jehovah
    Fijian - Jiova
    Finnish - Jehova
    French - Jéhovah
    Futuna - Ihova
    German - Jehova
    Hungarian - Jehova
    Igbo - Jehova
    Italian - Geova
    Japanese - Ehoba
    Maori - Ihowa
    Motu - Iehova
    Mwala-Malu - Jihova
    Narrinyeri - Jehovah
    Nembe - Jihova
    Petats - Jihouva
    Polish - Jehowa
    Portuguese - Jeová
    Romanian - Iehova
    Samoan - Ieova
    Sotho - Jehova
    Spanish - Jehová
    Swahili - Yehova
    Swedish - Jehova
    Tahitian - Iehova
    Tagalog - Jehova
    Tongan - Jihova
    Venda - Yehova
    Xhosa - uYehova
    Yoruba - Jehofah
    Zulu - uJehova

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 17, 2011 | Reply

  235. 4. Selebihnya dari komentarmu, saya kira, tidak lebih dari permainan logikamu sendiri yg tidak kenal ujung pangkal itu, yg kalau ditanggapi ke arah situ akan menyerempet sini-sana tak tentu arah bak anak kecil yg baru belajar bicara berebutan mainan dengan yg seusianya, lalu yg terdengar dari mulut si anak cuman pengulangan2 kosa kata yg itu-itu juga yang bikin gemes! Makanya bung, seperti permintaanku di atas, coba kalau kau tulis sebuah buku agar seisi dunia membacanya; tuangkan ide “gilamu” itu bahwa “Tuhan Tak Bernama” (kutambahkan sekalian tulis ‘Tuhan Tak Bernama’ itu termasuk juga “ALLAH” [Awloh] Tuhannya Islam). Moga-moga kau dan keluargamu bisa selamat dan sejahtera lahir-batin!

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 17, 2011 | Reply

  236. 5. Betapa sangat kusetujui terjemahan KS-ILT berikut ini:

    “Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama elohim-nya, tetapi kita akan berjalan demi nama YAHWEH Elohim kita untuk selamanya dan seterusnya” (Mikha 4:5)

    Coba you bayangkan:
    Bangsa-bangsa “punya” elohim (ilah/tuhan)-nya masing-masing dengan tentu saja cara mereka menyebut atau memanggilnya (Oh my God, oh theos ho Zeus, ah lord Odin, elohim Baal, el Molokh, wahai tete Manis, ya Setan Si Iblis) namun Elohim yang Satu ini sungguh unik, tiada duanya, Nama Diri-Nya YAHEH!

    Ayat ini saja, tanpa you sadari, sudah menyanggah habis semua bicaramu sedari awal!

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 17, 2011 | Reply

  237. RALAT:

    Maaf, pd komentar di atas (5.) saya menulis “YAHEH!”, seharusnya ‘YAHWEH!’ sebagaimana adanya di KS-ILT.

    Salam Dahsyat!

    TDW | Jul 17, 2011 | Reply

  238. 1.
    “ke “pembantu2” you, kebenaran saja pembantumu bloon/buta-tuli huruf,”
    —–

    Hehe…
    Itu contoh kecil kalee.. dirmh sy, yg mewakili lingkungan sy, (trus apa org2 “bloon/buta-tuli huruf” tidak boleh/bisa mengenal TUHAN? waaah anda BOSnya Tuhan yaa..? ckckck *geleng2 kpala)

    Dari 3org pmbntu sy, ke3-3nya gaada yg tahu.
    Dr tmn2 saya pas ditanya hanya bbrp aja yg tahu, (bung kalau saya mau bohong sy bisa aja blg udah survey ke 100org, dgn berbagai usia dan jwbn mrk 100% ga kenal. Bias aja toh? Tapi BUAT APA? Ga ada untungnya, dan Saya ga suka Bohong)

    Ini jwbn yg paling berkesan dr tmn sy = tahu nama Yahweh? “Ga,”
    Tahu Jehovah? “Mmm.. kayanya sih prnh denger, siapa ya?”
    Tuhannya bangsa Yahudi. “Oow..”
    ________________________

    “apalagi ini soal NAMA Pencipta yg sdh berabad-abad? Nonsen!”
    +
    “…komputer/handpone yg terkoneksi ke internet. Jadi aku tahu ORANG-ORANG KEBANYAKAN di Indonesia apalagi yg di luar sana (Jerman, England, Arabian, dsb) pasti dengan satu dan lain cara sudah “bersentuhan” dengan apa yang aku sebut NAMA Pencipta; lebih tepatnya Nama Yang Mahatinggi Alah Israel, YHWH!”
    ——

    LIHAT lah.. betapa plintat-plintut tulisan anda.

    “berabad-abad” !!

    “Internet, Hp, Komputer.”
    Alat2 Ini KAPAN baru ditemukan ya om?
    BELUM sampai 50 TAHUN !

    Trus you mau blg berarti mrk2 ini baru tahu nama TUHAN (YAHWEH) 10-20thn terakhir ini? (iya jg sih)
    Jd bapak2nya mrk ga tahu? Kakeknya? Buyutnya?
    Hehehe.. truss selama ber”abad-abad” yg lalu gmn?

    Smntara manusia sdh “mengenal” TUHAN dr ribuan tahun yg lalu bukan?
    Hmmmmm…. (berabad-abad???) Aneeeh…
    ____________________________

    “Jadi aku tahu ORANG-ORANG KEBANYAKAN di Indonesia..”
    —–

    Hmmm…
    YAKIN “ANDA TAHU”?
    Diindonesia MAYORITAS (ORANG-ORANG KEBANYAKAN) berAGAMA islam,
    Apa mrk tahu nama YAHWEH? YAKIN?

    Gausah islam hindu budha dan konghucu dulu deh,
    Para Jemaat Kristen dulu deh, anda yakin smua nya termasuk anak2 kecil (sudah “bersentuhan”) /KENAL dgn “NAMA” Yahweh??

    APALAGI “ORANG-ORANG KEBANYAKAN”?
    Yg berAGAMA lain2 = islam hindu budha dan konghucu
    (Dan ga smua org diindonesia ber-internet bos)

    Wadoooooh… (kayanya you lg “tipsi” niiih)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 17, 2011 | Reply

  239. 2.
    Skrg sy Tanya dan tlg jwb dgn JUJUR=

    Anda kenal nama YAHWEH dr kapan?
    Seumur hidup (dari lahir)? Dr SD? SMP? SMA?
    Atau baru bbrp tahun ini?

    Tlg jwb yg JUJUR yaa..

    Saya mengenal nama “TUHAN” dr sblm masuk sekolah, ditmbh lg wkt diskolah, sy sdh kenal dgn nama “TUHAN”
    Bgitu jg dgn org2 lain dilingkungan saya,
    Dan jg ORANG-ORANG KEBANYAKAN di Indonesia.
    Ditmpt mrk masing2, dan diluar, dinegara dan bahasa mrk masing2.

    Contoh =
    Kita tahu nama burung “Merpati”
    Tp apa ORANG2 dinegara lain tahu nama itu?
    Blm tentu,
    Mrk tahu dgn bahasa mrk masing2 =
    Dove, duif, pulu, galamb
    Apakah yg dituju/diMAKSUD beda?
    Tidak! yg dimaksud ttp sama = BURUNG MERPATI.

    Kalau anda bersikeras blg ke mereka =
    “EH LU SMUA PADA TOLOL YAA.. ini burung namanya MERPATI taauuu!!”

    Berarti SIAPA yg TOLOL?

    Msh blm bisa ngerti jg ya? (capeee deeeeeeh)

    nama (bukan=bahasa) | Jul 17, 2011 | Reply

  240. 3.
    “Seperti janjiku, aku akan menunjukan daftar bentuk-bentuk pengucapan Nama Yhwh yg ternyata begitu FAMILIAR dalam hampir semua bahasa utama dunia. Ini adalah fakta yg bisa you cek sendiri kebenarannya, sekaligus ini berbalik menghardik kepongahan dan kesoktahuanmu sendiri yang menyebut orang Jerman, Inggris, Arab and so on tak kenal Nama Ilahi YHWH!
    Awabakal - Yehóa
    Bugotu - Jihova
    Cantonese – Yehwowah…. “
    ——

    Huahaha..
    Apanya yg menjawab dan “berbalik” maaasss??

    Kalau “orang Jerman, Inggris, Arab and so on ‘KENAL’ Nama Ilahi YHWH”
    YA MUNGKIN2 aja ada yg Tahu “NAMA” Yahweh, tp BERAPA BANYAK?
    Ya anda bisa aja menghitungnya, cari aja DATA brp byk org2 Yahudi dan jemaat Saksi Jehova (eh saksi Yahweh) disana, pasti ada toh?

    Maaf mas, tp GAK NYAMBUUUNG.. :D
    BUKAN itu yg dimaksud,

    Tlg baca lg yaaa..
    Saya blg = “TANYA”.. means; ASK, person to person.. to d’people @ those countries, u ASK them !.

    BUKAN BACA dari BUKU/DATA.

    Saya jg bisa kaya anda kalau Cuma COPAS dari DATA,
    (Ambil aja dari NWT Bible dlm bahasa mrk masing2 iya kan?)

    Begini ilustrasinya…

    Apakah “masyarakat” di ARGENTINA “MENGENAL” SBY? … BORO2 kaleee.. !
    Mungkin sekedar TAHU aja? … Kemungkinannya= SEDIKIIIIIIT !
    TAPIIII…… apakah President mrk TAHU SBY?
    Sangat BESAR kemungkinannya, KENAPAAAA?
    Karena mereka(pemerintahnya) Punya “DATA” nya siapa2 aja president dinegara2 didunia!
    —-

    Naah coba anda Tanya ke mrk TAHU MICHAEL JACKSON ga?
    Tau THE BEATLES ga?
    Tau MARADONA ga?

    Itu baru “nama’”nya “FAMILIAR”

    Ngerti ORA?

    nama (bukan=bahasa) | Jul 17, 2011 | Reply

  241. ohya mgkn anda msh blm ngerti,
    sy terangin aja deh. drpd ntar ANDA PUSING
    :)

    jadiii…

    yang Punya “DATA” nya (Presidentnya) pasti tahu SBY (walaupun mgkn GAK KENAL)

    tapi yg ga punya DATAnya?
    masyarakat luas?
    ORANG-ORANG KEBANYAKAN DISANA?

    apakah mrk FAMILIAR dgn Nama SBY?

    hehe…

    sama dgn nama Yahweh, kalau anda tanya sama org2 Yahudi pasti tahu,
    sama pengikut saksi Yahweh? sama.
    (krn mrk jg punya DATAnya, ya minimal Tanakh & NWT)

    tp sama masyarakat luas disana?
    ORANG-ORANG KEBANYAKAN DISANA?
    apakah mrk FAMILIAR dgn “Nama” YAHWEH?

    hehe..

    nama (bukan=bahasa) | Jul 17, 2011 | Reply

  242. 4.
    Tlg baca lg ya smua tulisan2, krn anda sm skali ga/blm ngerti.
    Smua yg anda berikan ke saya itu sdh TERJAWAB smua!
    ——

    Nih diantaranya, biar anda gausah cari2 lg.
    Genesis 15:2, 15:7, 15:8. 16:2. (ILT)
    Dan Abram berkata, “Ya Tuhan YAHWEH, apa yang akan Engkau berikan kepadaku, sedangkan aku tidak mempunyai anak,…”

    Dan Dia berfirman kepadanya, “Akulah YAHWEH yang membawamu keluar dari Ur-Kasdim”

    Dan berkatalah Sarai kepada Abram, “Lihatlah YAHWEH telah menahan aku dari melahirkan anak…”

    BACAAAAALAAAH……!!!!

    Abraham SUDAH memanggil YAHWEH !!!

    YAHWEH Sudah MENYATAKAN ke Abraham NAMA NYA YAHWEH !!!

    TAPIII…

    “3. Dahulu Aku biasa menampakkan diri kepada Abraham, Ishak, dan Yakub sebagai Tuhan Yang Mahakuasa, TETAPI sehubungan dengan NAMA-KU YHWH Aku TIDAK menyatakan diri-KU kepada MEREKA”

    Lhooooo…. jd siapa yg salah? APA anda bilang TUHAN LUPA? ATAU BODOH?
    (awas ntar kualat lhooo… :p)

    TIDAK !!! tp yang MeMAKSAkan Nama YHWH (= NAMA DIRI) yg BODOH dan CEROBOH !!!
    ——-

    Skrg sy Tanya, tlg jwb yaa..
    Nama YAHWEH siapa yg PERTAMA dulu TAHU?
    MUSA,ABRAM,JACOB, ENOS, ADAM? Atau mgkn anda sndiri?

    *Tlg JAWAB yaaa…

    .

    nama (bukan=bahasa) | Jul 17, 2011 | Reply

  243. 5.
    “Ayat ini saja, tanpa you sadari, sudah menyanggah habis semua bicaramu sedari awal!”
    —-

    HUAHAHA… > LOL
    apanya yg menyanggah habissss??? huehehehee….

    bung pliss deh tlg BACA benar2 tulisan2 sy, anda itu BENAR7x TIDAK mengerti sama skali yg sy tulis, tlg dibaca,direnungkan dulu, dipahami dulu, nah baru koment deh yaa.. (ampuuuun deeeh)

    apa saya pernah menyebut TUHAN2 lain sprti yg anda tulis? MOLOKH dll? dimana?
    JUSTRU sy sdh blg JANGAN SAMAKAN TUHAN dgn MAHLUK/BERHALA/Yang DITUHANKAN…
    hadooooh capek bgt kayanya ngomg sm anda

    INI smua MICAH 4:5 dlm berbagai bahasa=
    “4:5 Biarpun segala bangsa berjalan masing-masing demi nama allahnya, tetapi kita akan berjalan demi nama TUHAN Allah kita untuk selamanya dan seterusnya”

    “4:5 For all people will walk every one in the name of his god, and we will walk in the name of the LORD our God for ever and ever.”

    Mentre tutti i popoli camminano ciascuno nel nome del suo dio, noi cammineremo nel nome dell’Eterno, del nostro Dio, in perpetuo.

    Nes visos tautos vaikšto kiekviena savo dievo vardu, ta?iau mes vaikš?iosime Viešpaties, savo Dievo, vardu visados ir per amžius.

    Ka haere hoki nga iwi katoa, ia tangata, ia tangata, i runga i te ingoa o tona atua, a ka haere tatou i runga i te ingoa o Ihowa, o to tatou Atua a ake ake.

    For alle folkene vandrer hvert i sin guds navn; men vi vandrer i Herrens, vår Guds navn evindelig og alltid.

    Bo wszystkie narody chodzi? b?d?, ka?dy w imieniu boga swego; ale my chodzi? b?dziemy w imieniu Pana, Boga naszego, na wieki wieków.

    Denn ein jegliches Volk wandelt im Namen seines Gottes; aber wir wandeln im Namen des HERRN, unsers Gottes, immer und ewiglich.

    Tandis que tous les peuples marchent, chacun au nom de son dieu, Nous marcherons, nous, au nom de l’Eternel, notre Dieu, A toujours et à perpétuité.

    Poichè tutti i popoli camminano ciascuno nel nome dell’iddio suo, noi ancora cammineremo nel Nome del Signore Iddio nostro, in sempiterno.

    LIHAT, BACA, RENUNGKAN.

    Apa ada NAMA MOLOK disitu???
    TIDAK !
    (Lha wong iku ALKITAB kok)

    Apa ada nama YAHWEH disitu?
    TIDAK !!!
    Tapi mrk MENGENAL TUHAN dgn BAHASA mrk masing2

    Ini ya yg saya blg DARI AWAL !!!!
    Ga ada yg habis disanggah tuh. Manaaa?

    Anda yg disanggah sama trjmhn2 itu, (bahkan msh byk lg, males copasnya)
    —–

    Begini lhooooo….

    Dari awal itu saya blg=
    TUHAN yg kita maksud itu sama,
    YANG KITA BICARAKAN, yg lagi DIBAHAS, yg lg diOmongin,
    Itu TUHAN yg sama, THE GOD, THE REAL ONE, The CREATOR of d’UNIVERSE, DIA ya DIA. (dan sy bukan anti dgn NAMA YHWH)

    BUKAN ngomongin tuhan2 yg LAIN (atau yg dituhankan, MOLOKH dan tmn2nya, itu jd GA NYAMBUNG JEEEK)

    CUMAAAAAAA…….. menurut saya DIA itu tdk perlu “Nama”,
    Krn SEMUA manusia sudah mengenal DIA dgn BAHASAnya mrk masing2,

    KALAU anda blg TIDAK,
    Berarti Anda sdh melebihi TUHAN Sndiri ! knp?
    Krn anda sdh “membatasi” DIA utk TIDAK dikenal oleh smua ciptaanNYA.

    KALAU DIA memang punya “NAMA” misal = YAHWEH,
    Knp NGASIH TAU nya “CUMA” ke bangsa ISRAEL?
    Berarti DIA ga mau di panggil oleh CIPTAANNYA yg lain yg BUAAAANYAAAK Sekaliiii di seisi bumi ini?

    DIA Maha KUASA, DIA BISA memberi tahu keseluruh dunia kalau dia memang punya “NAMA”,
    Apa susahnyaaa???

    Apa DIA menunggu ANDA utk memberi tahu NAMA DIA keseluruh dunia ?
    stlh RIBUAN bahkan JUTAAN tahun DIA menciptakan DUNIA?
    Hadoooooh.. pliiss deeeehh..

    Coba tlg jawab, apa maksud anda DIA itu sebegitu TOLOL?

    PLIZZZZZ.., anda2 yg membuat TUHAN Sang PENCIPTA jd begitu HINA,
    Jd sprti CiptaanNYA/CREATURES/MAHLUK,
    dan membuat DIA jd kesan PLIN-PLAN, LUPA, TOLOL dan BODOH,

    APA INI?!

    Anda yg membuat, BUKAN SAYA!

    Sekali lg saya blg TUHAN ITU MAHA PINTAR,
    DIA Maha Tahu kalau DIA “dikenal” oleh smua MAHLUK2 CiptaanNYA,
    Bahkan dgn bahasa mrk masing2.
    ___

    Msh blm bisa ngerti jg?
    Siapa sih guru SD anda?
    Suruh bljr lg deh dia, baru ngajarin anda.

    Udah ya capek jg jawabin org2 yg ga bisa ngerti,
    Mending anda undang guru anda baru mgkn sy mao nanggepin.
    Hehe… (becanda)

    smoga smua yg disini bisa tercerahkan, amen

    SHALOM

    -

    nama (bukan=bahasa) | Jul 17, 2011 | Reply

  244. ********************@@@********************

    “…tidak soal Nama “YHWH” Itu dibunyikan seperti apa: Yahouwah, Yahowah, Yahuwah, Yehuwah, Yahoweh, Yahweh, Yehovah…, SELAMA SI PENGGUNA BENAR-BENAR YAKIN DAN PERCAYA BAHWA ITU ADALAH NAMA DIRI DARI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA MENURUT BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ATAU LOGAT NEGERI SETEMPAT; DAN BAHWA BENTUK-BENTUK PENGUCAPAN ITU TETAP MEMPERTAHANKAN KEEMPAT KONSONAN UTAMA BAHASA IBRANI DARI NAMA ITU (Yod He Waw He) MAKA PENGUCAPAN ITU SAH-SAH SAJA!”

    (by Baldwin Maya)

    ********************@@@********************

    SOLUTION: Based on the best comments.

    SOLUTION | Jul 17, 2011 | Reply

  245. merupakan tugas org prcaya utk membritakan nama YAHWEH kpd yg tidak prnh dengar. Kita menyayangkan nama Yahweh yg dgn sengaja telah dihilangkan dari naskah Alktb septuigint dan digntkn dgn ADONAI = Lord = Tuhan. ceLAKANYA naskah yg mmakai kata “lord” itu dijadikan teks induk untuk banyak terjemhn dlm bahasa2 lain, jadinya dimana2 hampir temukn ada “Lord”nya atau Tuhan-nya, sedang YAHWEH bnar2 diredupkan. kasiahan para pembuat trjmhn krn kelancangan ganti Nama Suci Yahweh itu. Smoga Adonai YAHWEH mengampuni mrk…..

    iwan | Jul 18, 2011 | Reply

  246. seorng berkomntr bhw Tuhan tak punya nama. beri nama ke Tuhan = membatasi Tuhan. masa sih? Emangnya apa yg kurang pd tuhan bila sekadr punya nama?

    Kalau di alkitab tersirat org israel berdoa, mrk bukan cuman panggil Adonai, tpi lengkap dgn Nama Adonai itu yaitu YAHWEH, mkstnya Adonai YAHWEH. Jdi klu ditrjmhkn Adonai YAHWH ke indonesia apakah Tuhan TUHAN, Tuan TUHAN atau sehrsnya Tuhan YAHWEH?

    Satu lgi di Mizmor 110:1 trtulis YAHWEH berfirman kepada Adonai. Alkt bhs inggris ditulis The LORD said unto my Lord = TUHAN berkata kpd Tuhanku. Jadi maksudnya Tuhan yg mana bicara kpd Tuhan mana? Ini aneh klu tak perlu nama. bgmn?

    iwan | Jul 18, 2011 | Reply

  247. @Anak TK NBB:

    Hahaha.. maklum anak TK. Mas, kok yang jadikan survey objectnya orang orang kuper sih…. ya jelas ga kenal lah! (baca: Yang alkitabnya cuma terjemahan bahasa Indonesia,malaysia paling banter Arab! ) Huahahahahahha…………..kocak!

    BTW Sudah pernah liat Alkitab terjemahan Maori, Fiji, Samoa, Jerman, Young Literal Translation, Septuaginta yang asli, naskah laut mati blom? Kalo belum belajar dulu. Berarti wawasannya masih bisa dijengkalin pake tangan. :D

    Sekarang, coba anda perhatikan pada contoh kalimat error dibawah ini :

    “I am the Lord your God ”

    http://en.wikipedia.org/wiki/I_am_the_Lord_your_God

    Statement diatas adalah pernyataan Tuhan tak bernama. (cocok jadi Tuhan anda)

    Apa arti kalimat diatas?

    ” Akulah TUHAN,Tuhanmu ” atau ” Akulah Eloh,Elohimmu ” Atau ” Akulah Yang Maha Kuasamu, Tuhanmu ”

    - Siapa menerangkan siapa? Atau siapa menyatakan siapa?

    Tuhan macam mana yang punya pemikiran seperti itu?

    Kalo masih kentir berobat dulu lah mas. Hahahahaah

    Jordy | Jul 18, 2011 | Reply

  248. apanya yg error? kan itu benar, sudah jelas, THE LORD (ADONAI/KURIOS) dan GOD (ELOH/TEOS)
    orang-orang ibrani kalau membaca (YHWH) = ADONAI, diterjemahkan = KURIOS = LORD = RAJA (TUAN/YANG MULIA/BAGINDA) kadang bisa juga diartikan TUHAN
    (E·lo·hei·chem)= o THEOS = your GOD = TUHANmu/ILAHmu/ALLAHmu
    yang paling mendekati dari opsi kamu=
    ” Akulah Yang Maha Kuasamu, Tuhanmu ”
    tapi bisa jg “AKUlah TUHAN, ALLAHmu”

    faby | Jul 18, 2011 | Reply

  249. untuk iwan, kalau di alkitab diganti karena memang orang-orang ibrani/yahudi sampai sekarangpun masih membaca (Yahweh) dengan ADONAI.
    jadi di alkitab bukan adonai YAHWEH, karena YAHWEH dibaca adonai, yang ada YAHWEH Elohim, Yah·weh E·lo·hei, Yah·weh E·lo·hei·cha, Yah·weh E·lo·hei·chem , Yah·weh E·lo·hei·nu
    dan dibacanya Adonai Elohim, Adonai Elohei dst

    faby | Jul 18, 2011 | Reply

  250. “jadi di alkitab bukan adonai YAHWEH, karena YAHWEH dibaca adonai, yang ada YAHWEH Elohim, Yah•weh E•lo•hei, Yah•weh E•lo•hei•cha, Yah•weh E•lo•hei•chem , Yah•weh E•lo•hei•nu
    dan dibacanya Adonai Elohim, Adonai Elohei dst”
    ===

    Tidak menafikan bhw yg anda maksud itu (YAHWEH Elohim…) memang ada di Tanakh, namun yg sy tulis kmarin (ttg frasa “Adonai YAHWEH”) itu juga adlh fakta kitab Suci, dan jangn pernh disepelekan. dicari penjelasan boleh, diabaikan jangan ya! Btw, haruskah org Kristen mengikuti kebiasaan SALAH Yahudi (membaca YAHWEH Elohim jadi Adonai Elohim)? Sy jelas tolak itu. Sy tidak setuju! Selain krna takhayul Yahudi takut sebut Nama Itu, kbiasaan itu pun tak secara konsisten mrk terapkan pd semua kasus ttg Nama Ilahi, misalnya pd frasa “Adonai YAHWEH”. Sy sdh riset sbtulnya Tanakh berisi banyak sekali frasa “Adonai YAHWEH”. Namun masalhnya adlh yg mana dari 3 opsi utk membaca frasa tersebut yg kira2 paling tepat? Apakh dibaca “Adonai ADONAI” = Tuan TUHAN / Tuhan TUHAN (=Lord LORD)? Yg ini jlas terdengar agak fales, tak sesuai kaidah bahasa, juga terkesan jamak. Apakah dibaca “Adonai ELOHIM” = Tuhan ALLAH (=Lord GOD)? Ini pun salah karena jelas2 sudah menambahi apa yg tak ada; tak ada kata “ELOHIM/Elohim” di nas asli; yg ada adlh tulisan “Adonai YAHWH” itu! Kalau begitu, opsi terakhir adalah “Adonai YAHWEH” dibaca ‘Tuhan YAHWEH’ (=Lord YAHWEH). Pilihan ini yg tepat! Karena ‘Adonai’ merujuk ke predikat/sebutan “Tuhan”, sedangkan Nama Tuhan itu sendiri adalah “YAHWEH”.

    Silakan kroscek ayat lain dan teorinya:

    1.Yesaya 61:1 (ayat yg juga prnh dibaca Yeshua di sinagoga) tertulis: “Ruach Adonay YAHOWEH ali ya’n…” (=Roh Tuhan YAHWEH ada padaku…)

    2.Kejadian 15:2, “Abram amar Adonay YAHOWEH mah nathan…’ (=Abram menjawab: ya Tuhan YAHWEH…)

    3.Yesaya 25:8, “Adonay YAHOWEH machah dimah min’kol…” (=Tuhan YAHWH akan menghapus…)

    4.Baca juga:
    Kejadian 15:8;
    Ulangan 3:24; 10:17;
    Yosua 22:22;
    Hakim 16:24;
    2 Samuel 7:18-20,22,24-25,28-29;
    1 Raja 8:53;
    Yesaya 26:4;
    Yeremia 1:6;
    Yehezkiel 4:14.

    5.Yesaya 26:4, “Percayalah kepada YAHWEH selama-lamanya, sebab ‘YAH YAHWEH’ (LAI tulis TUHAN ALLAH. Menrt Yahudi haruskah dibaca “ADON ADONAI”?) adalah gunung batu yang kekal”

    iwan | Jul 19, 2011 | Reply

  251. Iya kalau kamu mau terjemahin dan ikutin kemauan kamu ya bisa2 saja. itu terserah kamu,
    tapi itu memang yang diucapkan oleh bangsa ibrani, yang mewarisi dan diwarisi Tanakh langsung.
    kita kan cuma mengikut dan-atau meminjam mereka yang sudah punya duluan.
    untuk menjawab pertanyaan kamu, ini juga yang ada dikamus=
    YHVH, A variation of Yhovah (used after ‘Adonay, and pronounced by Jews as ‘elohiym, in order to prevent the repetition of the same sound, since they elsewhere pronounce Yhovah as ‘Adonay) — God.
    kadang mereka juga membacanya Elohiym.
    tapi urusan kita dengan Tuhan kan urusan pribadi, jadi ya terserah masing-masing kita saja mau seperti apa menyebutnya. menurut saya tidak ada yang salah.

    faby | Jul 19, 2011 | Reply

  252. @faby

    ‘untuk menjawab pertanyaan kamu, ini juga yang ada dikamus=
    YHVH, A variation of Yhovah (used after ‘Adonay, and pronounced by Jews as ‘elohiym, in order to prevent the repetition of the same sound, since they elsewhere pronounce Yhovah as ‘Adonay) — God.’
    ===

    Kamus apa yg anda pakai? Saya mau periksa! soalnya kmus itu bilang “YHVH, sebuah variasi dari Yhovah (digunakan setelah ‘Adonay, dan diucapkan oleh orang Yahudi sebagai elohim.”

    pdhal yg sy tahu BUKAN sprti yg anda bilang itu.

    1. YHVH bukan variasi dari Yhovah. Harusnya Yhovah adalah variasi dri YHVH! disamping Yhovah msh ada (bnyk) variasi/bentuk lain sprti Yahveh, Yahuwah, Yehuwa, dst.

    2. mnurut kamus anda ‘Yhovah (digunakan setelah Adonay…’, pdhal justru Adonay itu yg digunakan setelah Yhovah. Anda lupa ya justru anda srng bilang org Yahudi ktika lihat tulisan YHWH/Yhovah maka mrk akan baca Adonai? jadi mana yg duluan?

    3. mnurut kamus anda juga ‘Yhovah ..diucapkan oleh orang Yahudi sebagai elohim…’ Contohnya apa, mana? Seperti apa itu? pdhal Yhovah dibaca Adonai? bgmn ini?

    “Adonay YHWH” dibaca Adonai Elohim?

    mana tulisn ELOHIM itu?
    ngapain ikut yg salah walau itu bangsa pilihan? Jangan lupa, mereka itu (Yahudi farisi-saduki) melawan Yeshua dan mebunuhnya. Yeshua sering sebut mereka umat yg suka abaikan Hukum Ilahi demi tradisi (yg salah)..

    SOLUTION | Jul 19, 2011 | Reply

  253. @faby

    ‘orang-orang ibrani kalau membaca (YHWH) = ADONAI, diterjemahkan = KURIOS = LORD = RAJA (TUAN/YANG MULIA/BAGINDA) kadang bisa juga diartikan TUHAN
    (E·lo·hei·chem)= o THEOS = your GOD = TUHANmu/ILAHmu/ALLAHmu…’
    ===========

    RAJA = King = Melek
    TUAN = Lord/Master = Adon
    YANG MULIA = Nobles/Glory = Kabod/Yaqqiyr

    BAGINDA = gelar/sapaan penghormatan, kata ganti orang ketiga (dia/ia=he-him/she-her) yg diistimewakan (biasanya kpd raja). Gelar/sapaan ini umumnya di temukan di Alktb di buku ESTER. Tidak ada padanan kata “BAGINDA” dlm bahasa Ibrani.

    SOLUTION | Jul 19, 2011 | Reply

  254. @faby

    ==========

    o THEOS (baca: ho theos, yakni “Theos” pakai kata sandang “ho”) seharusnya bukan diterjemahkan menjadi:

    your GOD = TUHANmu/ILAHmu/ALLAHmu.

    o THEOS seharusnya diartikan:

    The GOD = ILAH Itu/ALLAH Itu.

    Dalam teologi Kitab Suci, “o Theos” secara eksklusif memaksudkan “ALLAH/ILAH Yang Itu, artinya Yang Benar Itu”.

    ALLAH/ILAH Yang Benar Itu adalah BAPA Rohani dari Yeshua.

    ALLAH/Allah Yang Benar itu bernama ‘YHWH’.

    Karena ada Allah Yang Benar (bernama YHWH) berarti ada juga Allah Yang Palsu. Sejujurnya Alkitab bilang ada BANYAK Allah Palsu atau Tuhan Palsu (example those names are: Baal/Molokh/Odin/Zeus/Istar/Awloh/ atc).

    I Korintus 8:5…

    “Sebab sungguhpun ada apa yang disebut “allah”, baik di sorga, maupun di bumi–dan memang benar ada banyak “allah” dan banyak “tuhan” yang demikian” (TB-LAI)

    “For though there be that are called gods, whether in heaven or in earth, (as there be gods many, and lords many” (KJV)

    SOLUTION | Jul 19, 2011 | Reply

  255. Bagi kita Orang Percaya “hanya ada SATU SAJA ALLAH/Allah/Ilah/God/Deus Yang BENAR.

    Nama-Nya YHWH
    (dalam banyak varian seturut bahasa setiap bangsa: Yahowah/Yahuwah/Jehovah/Yehuwah/Yehuwa/Djahobah/Djaowah, etc)

    SOLUTION | Jul 19, 2011 | Reply

  256. buat GK min,
    saya terlampau heran dengan hal yang anda “paksakan” sebagai hal baru untuk orang kristen. apalagi untuk orang awam. sejak kami mengenal Allah, banyak hal telah kami lalui bersamaNya, kami diberkati lewat doa kami yang ditujukan kepada Allah. lalu yang salah sebenarnya dimana???
    jika i-harmemang bukan Allah Bapa yang kami sembah sebagai pencipta kehidupan dan alam semesta mengapa sampai saat ini kami masih selamat???
    kepada semua orang kristen atau orang yang percaya kepada Yesus Kristus, BERHATI-HATILAH, saat ini banyak guru dan nabi palsu (suruhan iblis) yang akan mengganggu kehidupan kita. jadi kita harus WASPADA terhadap serangannya, karena pada hari-hari terakhir orang akan mengumpulkan guru-guru dan nabi-nabi palsu untuk mendengarkan OCEHAN mereka yang menyenangkan telinga mereka.
    saya hanya mau pesan agar kita tetap beriman tetap teguh kepada ALLAH BAPA DI DALAM NAMA YESUS, karena tidak ada yang dapat datang kepada Bapa kalau tidak melalui Anak.
    yang terakhir “jika kamu mendengar ada yang berkata Mesias anda di sini atau di sana jangan kamu percayai” - jika kamu mendengar Allah diganti dengan apapun jangan kamu percayai tetapi tetaplah beriman seperti sedia kala. Allah Bapa memberkati kita semua di dalam nama Yesusu Kristus. amin

    husein-kupang | Oct 25, 2011 | Reply

  257. @husein-kupang;
    saya juga heran dengan anda, rupanya anda belum mempelajari lebih banyak tentang persoalan ini, tetapi terlalu cepat berkomentar.

    baca Alkitab anda bagian KAMUS (di bagian belakang), cari pada kata “TUHAN”, lihat keterangannya di situ apa.

    GKmin | Oct 25, 2011 | Reply

  258. pak kalau kamus sudah saya baca dari dulu,
    namun pada dasarnya sampai kapanpun kita tidak akan sepaham, karena apa yang telah saya imani dari dulu ya tetap itu pak.
    sudah saya katakan bahwa pada zaman akhir (penggenapan) akan banyak orang disesatkan oleh guru dan/atau nabi palsu, mereka dengan mulut manis akan memperdaya banyak orang, dan saat inilah iman orang kristen akan diuji.
    yang anda paksakan akan mudah diterima oleh orang yang goyah imannya, karena untuk orang yang teguh imannya tidak akan terpengaruh dengan apapun yang akan terjadi pada zaman akhir (penggenapan). hanya Yesus satu-satunya jalan menuju keselamatan. ok

    husein-kupang | Oct 26, 2011 | Reply

  259. @husein-kupang;
    yang anda paksakan akan mudah diterima oleh orang yang goyah imannya, karena untuk orang yang teguh imannya tidak akan terpengaruh dengan apapun yang akan terjadi pada zaman akhir (penggenapan). hanya Yesus satu-satunya jalan menuju keselamatan. ok

    hm..siapa yang memaksa?
    Anda mau terima ya syukur.. tidak terima ya itu urusan anda sendiri.

    anda tahu Pdt. K.A.M Jusuf Rony (websitenya: kemah abraham),
    pernah dipenjara karena menjadi orang Kristen, sidang di pengadilan tanpa mau didampingi pengacara, menulis buku kisahnya “YESUS, PEMBELAKU YANG AGUNG”
    Sekarang beliau tidak lagi pakai “Allah” Pak…
    silakan cari infonya sendiri, seorang teman saya kirim email ke beliau untuk mengkonfirmasi hal ini dan sudah dijawabnya.

    Anda tahu Pak Daniel Alexander, seorang “pejuang” di Papua dengan sekolah-sekolahnya (pernah masuk acara Metro TV “Kick Andy”), beliau juga tidak pakai “Allah”
    kalau mau dengar cuplikan kotbahnya, silakan cari di youtube.

    Saya hanya memberi 2 contoh saja orang yang mungkin anda kategorikan sebagai “orang yang goyah imannya”

    Kalau anda juga tahu, Pak Suradi, yang sampai di fatwa mati, dan akhirnya hijrah ke Amerika itukah orang yang “goyah imannya”?
    Atau Pak Yakub Sulistyo, seorang pendeta yang sampai diusir dari gerejanya semula, karena menolak penggunaan kata “Allah” (sekarang menggembalakan jemaatnya sendiri, punya gereja lebih besar daripada gerejanya yang lama), itukah orang yang anda sebut “goyah imannya”?

    Kalau mengambil kesimpulan, JANGAN ASAL Pak..

    GKmin | Oct 26, 2011 | Reply

  260. anda yang menyebut namakan pak, sebenarnya yang menyimpulkan anda bukan saya. malah anda menuduh itu namanya pak. anda menarik kesimpulan dari perkataan saya kemudian anda arahkan kepada oknum tertentu, hehehe santai aja pak. saya tidak pernah asal kalau bicara pak. kemudian tidak usah pakai emosi dalam tulisan (dengan huruf besar hehehe), saya pikir anda sudah cukup paham dengan apa yang dikatakan sebagai DISKUSI, betul ya pak…
    seberapa besar anda dapat mempengaruhi orang dalam diskusi ini pak??? saya baru 1 orang pak dan anda belum bisa menyatakan suatu hal yang bisa diterima saya dengan baik, kan gt pak…

    husein-kupang | Oct 26, 2011 | Reply

  261. @husein-kupang;
    hm.. saya kasih contoh nama, untuk meng-counter pernyataan anda yang anda paksakan akan mudah diterima oleh orang yang goyah imannya, karena untuk orang yang teguh imannya tidak akan terpengaruh dengan apapun yang akan terjadi pada zaman akhir (penggenapan). hanya Yesus satu-satunya jalan menuju keselamatan. ok

    saya tidak pernah memaksa siapapun,
    dan orang-orang yang saya sebutkan itu, juga meninggalkan “Allah”. Apakah anda berani sebut bahwa mereka adalah orang yang “goyah imannya” sehingga meninggalkan “Allah”?

    seberapa besar anda dapat mempengaruhi orang dalam diskusi ini pak??? saya baru 1 orang pak dan anda belum bisa menyatakan suatu hal yang bisa diterima saya dengan baik, kan gt pak…

    anda mau terima atau tidak, bukan soal buat saya,

    dan saya juga tidak perlu memberitahu anda, berapa banyak orang yang akhirnya sadar bahwa ada persoalan di terjemahan LAI, setelah membaca beberapa tulisan di sini.

    GKmin | Oct 26, 2011 | Reply

  262. pencatutan nama orang tanpa ijin dilarang pak,

    anda mau terima atau tidak, bukan soal buat saya,

    - salah satu nilai lemah dalam diskusi, kan gt pak.

    dan saya juga tidak perlu memberitahu anda, berapa banyak orang yang akhirnya sadar bahwa ada persoalan di terjemahan LAI, setelah membaca beberapa tulisan di sini.

    - dri bahasa anda seolah-olah anda mengetahui sudah berapa banyak orang yang sadar setelah membaca tulisan di sini, ini hanya bahasa yang abstrak pak, MUSTAHIL anda tahu dan memang anda tidak tahu. jangan berpikir dengan orang membeli kitab anda maka anda menyimpulkan orang tersebut sudah sadar, jika begitu terlalu dini untuk dikatakan. orang beli bukan berarti percaya pak, kan gt. ALKITAB saja dari dulu orang dari berbagai agama membelinya hanya untuk membandingkan atau mencari salah, kan gt pak.
    memang tidak sesuatu yang dapat dipaksakan dalam berbagai hal,juga tentang pernyataan anda, kan gt pak. ok

    husein-kupang | Oct 26, 2011 | Reply

  263. SHALOM..bagi anda yang tdk setuju dengan pem anggilan nama YHWH silakan aja,Sebab YHWH sangat baik sehingga kita di beri pilihan utk memilih..menurut saya Yesus pada saat di israel menggunakan bahasa ibrani bukan indonesia jadi tanpa Yesus ngomong siapa nama BAPA-Nya orang israel udah tahu…makanya dalam amanat agungnya Dia katakan : Baptislah mereka dalam nama BAPA (sdh pasti YHWH),ANAK ( Yeshua HaMasiakh)) dan Roh Kudus sebab kebanyakan orang kristen di Indonesia tdk tahu Nama BAPA itu siapa?,,
    Trksh semoga dapat membantu Doa saya anda diberi Roh Kudus spy anda bs mengenal lebih dekat sehingga bs mengasihi…Tak kenal maka tak sayang…

    gbgp filadelfia | Mar 26, 2012 | Reply

  264. ???????? ??????? ????????? ???????? Kaifff.com ??? ???????????? ????? ???????? ???????????? ????? - ????????? ??????? 2013 ????. ????????? ???????? ????????, ??????, ??????? ???? ??????? ???????? ? ???????. ???????????? ?????? ???????????????? ??? ?? ??????? ?????? “???????”.
    ???????, ??????? ???????? ?? ?????? ??????? ?????? “??????????”, ?????? ? ? ???? ???????? ??? ?????.

    [url=http://www.kaifff.com/]?????? ????????? ??????? ? ??????[/url]

    accetewAppera | Feb 7, 2013 | Reply

Post a Comment