Siapa (nama) Tuhan yang Anda Sembah?
By GK on Jan 17, 2008 in Umum, Renungan, Featured, Pemahaman Kitab Suci, Kehidupan Kristen
![]()
Tuhan? TUHAN? Allah? TUHAN Allah? ALLAH Tuhan? TUHAN ALLAH? Allah Bapa? Allah Yahweh? Bapa Yahweh? Tuhan Yahweh? Tuhan Yesus? Allah Yesus?
Download file .pdf–> SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH Edisi Juli 2010
Tulisan yang terkait/referensi: NAMA YAHWEH + Allah atau Yahweh? + Allah Sesembahan Islam dalam Konsep Islam + KRITIK DAN JAWAB TERHADAP BAMBANG NOORSENA S.H + “Tuhan Kita: Allah!” + “Beberapa tulisan tentang ALLAH lainnya”
silakan baca juga Surat Terbuka kepada LAI –>>baru: Sanggahan terhadap brosur LAI — Yahweh Allah, siapa yang salah? — Mengapa Saya Menggunakan Kata “ELOHIM” ?


Jika anda ingin terbebas dari kuasa kegelapan (kuasa Setan), mungkin Tim dari

dikelola seorang awam, bukan aktivis
gereja.

yang saya tangkap dari sekian artikel yang anda buat, anda bertujuan untuk membengkokkan kepercayaan setiap orang keristen..
chriezt | Feb 25, 2008 | Reply
membengkokan? apa sekarang sudah lurus????
kalau sudah lurus, mengapa timbul berbagai aliran dalam kekristenan?
Ingat Bung… seorang penjahat yang disalib bersama Yesus, itu juga ikut ke Firdaus, tanpa pernah mengikuti ajaran Kristen.
Ajaran kristen yang bagaimana yang Anda anggap lurus?
yang merayakan natal pada 25 desember?
yang mewajibkan anak kecil yang belum tahu apa-apa tentang kekristenan dibabtis digereja?
yang nangis-nangis di dalam gereja?
yang tertawa-tawa dalam gereja?
yang roboh karena ditumpang tangan?
yang ‘hormat’ pada patung Yesus dan Maria atau pada simbol-simbol kekristenan?
yang melakukan babtis dengan percikan air?
yang melakukan babtisan dengan semprotan air dengan selang/sprayer?
Apakah Anda sudah membaca tulisan:
http://www.gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf
?
bagian mana yang salah menurut Anda?
GK | Feb 26, 2008 | Reply
Ingat Bung… seorang penjahat yang disalib bersama Yesus, itu juga ikut ke Firdaus, tanpa pernah mengikuti ajaran Kristen.
maksud saya adalah bahwa kita tidak dapat menghakimi orang lain itu “sesat” atau “bengkok” tanpa argumentasi yang jelas menurut Kitab Suci.
justru saya membuat website ini untuk menyadarkan beberapa rekan Kristen yang sudah terbelenggu dogma dan doktrin gereja, untuk lepas dari doktrin dan dogma itu, kembali kepada apa “kata” Kitab Suci, bukan apa “kata” gereja/pendeta.
Ingat Bung, ajaran Yesus itu sederhana, yaitu KASIH, tetapi menjadi rumit karena dibuat rumit oleh pengikut-pengikutnya.
Nama Tuhan menurut Kitab Suci yaitu YAHWEH (tinggal baca saja di Yesaya 42:8) kok dibuat berbagai argumen untuk tidak menyebut Tuhan dengan nama “Yahweh”, bagaimana coba??? Itu nurut Kitab Suci atau nurut pengertian sendiri???
sudah jelas Yesus tidak pernah memerintahkan peringatan Natal, sudah jelas juga Natal Yesus bukan 25 Desember, kok masih terus-menerus merayakan Natal 25 Desember, itukah yang Anda anggap sudah “lurus”, lurus semaunya sendiri, tidak maunya Yesus????
ya lurus menurut tokoh gereja, tetapi tidak lurus menurut Kitab Suci.
Maaf Bung chriezt, silakan Anda tunjukkan bagian mana yang Anda tidak setuju dengan tulisan-tulisan di website ini.
Silakan lengkapi ketidaksetujuan Anda dengan ARGUMENTASI yang didasarkan pada KITAB SUCI, sebab itu PEDOMAN Kekristenan,
jangan dengan filsafat atau judgement yang lain.
Jika argumentasi Anda memang layak diperhitungkan, saya mungkin akan mengikuti pendapat Anda. sebab saya masih terus belajar mencari pemahaman yang makin ‘baik’.
tks,
selamat melayani…
GK | Feb 26, 2008 | Reply
saya tdk perlu membaca artikel anda apa lagi beradu argument dengan anda …..! karena dari sekian comment balasan yang anda buat pada website anda ini menunjukan bahwa anda bukan seorang keristen.. jadi TIDAK AKAN MUNGKIN ADA TITIK TEMU antara saya dan anda yang hanya mengandalkan LOGIKA dan falsafah2 ga jelas yang berusaha menentang alkitab itu sendiri…
===
oia..saya ingin bertanya, jadi apakah anda meayakan natal atau tidak..? jika ya kapan..?
chriezt | Feb 26, 2008 | Reply
he he he.. bukan hanya Anda yang menuduh (menyangka) saya bukan orang Kristen, dulu juga pernah ada.
tetapi KTP saya tertulis “Agama: Kristen”; saya juga warga Gereja Kristen Jawa Salatiga, yang tercatat secara resmi; saya juga bekerja di sebuah universitas kristen; saya dan teman-teman juga mendirikan Lembaga Pelayanan “kristen”.
Tapi itu semua memang tidak menjamin saya seorang Kristen, bukan? Lagipula saya itu semua memang hanya ‘urusan duniawi’ yang mungkin tidak ada manfaatnya bagi kehidupan kekal besok bersama Tuhan Yesus.
Jadi, silakan saja Anda atau siapapun menganggap saya bukan Kristen, hanya karena saya mengkritisi beberapa hal tentang kekristenan. Kadang saya juga berpikir bahwa saya tidak perlu agama Kristen, tetapi perlu mengikuti ajaran Yesus, sebab Yesus tidak mendirikan agama Kristen. Bukankah agama tidak menyelamatkan?
Jika Anda “tidak perlu membaca artikel saya”, apakah Anda juga tidak tertarik membaca-baca artikel2 tentang keyakinan lain (selain Kristen) yang sama sekali berbeda dengan keyakinan Kristen, padahal itu semua kita perlukan untuk “menguji” kekristenan kita…
Bung…, saya kasih tahu, ada yang secara khusus mengirim email kepada saya, mendukung situs ini, dan mohon ijin untuk mengcopy artikel-artikel di sini untuk dijadikan bahan PA (Pemahaman Alkitab).
Ada orang yang secara khusus mengucapkan terima kasih atas sebuah artikel yang saya tulis di sini, karena bisa terbebas dari guna-guna (tenung) setelah membaca artikel di sini dan menghubungi saya.
Tulisan “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” sudah menyadarkan beberapa orang untuk berpikir ulang dalam menyebut Tuhan Bapa. Bahkan ada seorang rekan saya yang profesor-pun merasa perlu memperhatikan masalah nama Tuhan ini, setelah membaca tulisan itu.
itu semua yang membuat saya yakin terhadap ‘panggilan’ mengelola website ini.
tks.
GKmin | Feb 26, 2008 | Reply
Natal?
ya karena gereja saya (GKJ) merayakan natal, sebagai warga jemaat yang baik, saya MENGHADIRI kebaktian natal, tetapi itu hanya SEMATA-MATA karena saya warga gereja. Tetapi saya menghadirinya tidak dengan sukacita, karena merasa tidak sedang mengikuti perintah Tuhan.
(dan saya berani menolak beberapa permintaan sumbangan Natal, karena saya pikir lebih baik uang itu saya gunakan untuk pelayanan yang lain)
Saya menghadiri perayaan natal yang diselenggarakan oleh gereja rekan saya, yang diadakan ditanggal 15 Tishri.
Pernah baca buku yang ditulis oleh seorang pendeta di Jakarta: 10 Alasan tidak merayakan Natal (buku itu diterbutkan bulan November 2007 yang lalu)?
GKmin | Feb 26, 2008 | Reply
jadi TIDAK AKAN MUNGKIN ADA TITIK TEMU antara saya dan anda yang hanya mengandalkan LOGIKA dan falsafah2 ga jelas yang berusaha menentang alkitab itu sendiri…
setiap diskusi tidak harus ada titik temu, tetapi perlu saling tahu argumentasi masing-masing pihak. Yang saya inginkan adalah ARGUMENTASI anda, bukan persetujuan Anda atas pendapat saya. tetapi saya juga mohon Anda memahami ARGUMENTASI saya.
mengandalkan LOGIKA
Kasihilah Tuhan dengan segenap hatimu, segenap jiwamu dan segenap AKAL BUDImu….
falsafah2 nggak jelas
nggak jelas bagi Anda karena Anda menutup diri terhadap pemikiran orang lain. Saya menduga anda punya prinsip “pokoknya percaya” (ayat yang Anda pegang mungkin “berbahagialah yang tidak melihat namun percaya”
menentang Alkitab itu sendiri
karena Alkitab Terjemahan Baru terbitan LAI, memang banyak error-nya.
Saya menentang Alkitab yang error, tetapi sama sekali tidak menentang Firman Tuhan. Jika Firman Tuhan menyebutkan bahwa nama Tuhan adalah Yahweh, maka saya tunduk pada Firman Tuhan, dan saya mengakui dengan segenap hati, jiwa dan akal budi, bahwa Tuhan saya adalah Yahweh, bukan Allah. (siapa yang menentang Alkitab?)
Nampaknya Anda perlu mencari informasi, bahwa Bible NIV (New International Version) yang di Indonesia-kan menjadi Terjemahan Baru itu, adalah Bible dengan error paling banyak. silakan cari informasinya di internet.
Jangan berpatokan pada Alkitab satu versi saja, cobalah bandingkan dengan versi-versi lainnya.
GKmin | Feb 26, 2008 | Reply
===============================================
Natal?
ya karena gereja saya (GKJ) merayakan natal, sebagai warga jemaat yang baik, saya MENGHADIRI kebaktian natal, tetapi itu hanya SEMATA-MATA karena saya warga gereja. Tetapi saya menghadirinya tidak dengan sukacita, karena merasa tidak sedang mengikuti perintah Tuhan.
===============================================
weleh-weleh berarti jelas bgt bagaimana sikap anda thdp Tuhan itu sendiri karna walaupun menurut anda natal itu tidak sesuai dgn perintah Tuhan tapi tetap anda laksanakan…
gimana nih bozz…!!
gsm | Feb 27, 2008 | Reply
salam kenal semua…!
pak gk bbrp waktu lalu saya dapat melihat ratusan comment knp skrg hnya 9 saja…? bgmn caranya agar dapat melihat comment2 anda agar saya dpt mengetahui bgmna anda..
newcomer | Feb 27, 2008 | Reply
to: gsm
weleh-weleh berarti jelas bgt bagaimana sikap anda thdp Tuhan itu sendiri karna walaupun menurut anda natal itu tidak sesuai dgn perintah Tuhan tapi tetap anda laksanakan…
gimana nih bozz…!!
lho tidak semua yang saya lakukan itu perintah Tuhan, tetapi saya merasa bersukacita jika sedang melakukan perintah Tuhan. tidak sejahtera jika sedang tidak mengikuti perintah Tuhan.
Lha.. saya membuat website ini apa perintah Tuhan? toh saya lakukan juga…
saya dulu pacaran dengan calon istri saya, juga bukan perintah Tuhan, tapi ya saya lakukan kok…
tentang natal, ya.. jika gereja tidak melaksanakan-pun saya tidak akan berusaha ‘natalan’. bahkan saya senang jika gereja berani tidak natalan 25 desember. gitu loh…
to: newcomer
tidak ada yang berubah dengan website ini..
coba buka per topik (kategori)
GK | Feb 28, 2008 | Reply
memang tidak semua yg anda lakukan adlah perintah Tuhan…tp bukan itu yang saya tekankan bozz..mksd saya jika natal pd tgl 25 des tidak sesuai perintah Tuhan, knp anda lakukan jg….bukankah sbg umat yang taat anda tdk boleh melakukan perbuatan yang tdk sesuai dengan perintah Tuhan.
bukannya lari ke membuat website atau pacaran bozz.
tapi saya akui anda cukup pintar untuk mengalihkan topik pembicaraan…
gsm | Mar 1, 2008 | Reply
heh..
saya harus jawab bagaimana?
khan sudah saya sebutkan, karena saya anggota gereja, ya sepatutnya tunduk pada ‘aturan-aturan’ gereja, walau kalau dipikir-pikir aturan gereja itu bukan perintah Tuhan. tetapi saya mengikutinya tidak dengan sejahtera.
misalnya, tentang babtis kecil, dulu ketika saya hendak tidak membabtiskan anak saya, banyak pihak disekitar saya yang mendesak supaya anak saya dibabtiskan, akhirnya demi “menyenangkan” orang-orang di sekitar saya (istri, orang tua, mertua) ya “terpaksa” saya babtiskan anak kecil saya. Padahal tidak ada petunjuk dalam Kitab Suci bahwa anak kecil dibabtis, lha wong dia belum tahu apa-apa kok….
tetapi kalau saya bertahan tidak membabtiskan anak, apa kata warga gereja yang lain, termasuk majelis dan pendeta???
ya akhirnya saya manut saja…apalagi jika dibaca di tata gereja GKJ, anak WAJIB dibabtiskan.
Coba kalau menurut Anda bagaimana?
Apakah babtis kecil disarankan di Kitab Suci?
Tidak khan?!
tetapi apakah akan menentang ‘aturan’ gereja???
termasuk juga natal 25 Desember. ya setelah menyadari/mengerti bahwa natal Yesus bukan 25 Desember, sedapat mungkin saya “tidak merayakan Natal”, tetapi tetap saja saya masih menghadiri perayaan natal, walau itu tak berarti apapun bagi iman saya. ya saya menghadiri undangan saja, kalau yang tidak ada undangan saya nggak hadir kok…. (misalnya di Salatiga ada natal bersama setiap 25 Desember pagi hari– saya tidak menghadirinya, nggak ada minat sedikitpun — natal 25 Des ‘07 yang lalu, selagi banyak orang berbondong-bondong menghadiri Natalan, saya dirumah mengupdate website ini.
Oh ya.. ada lagi, sekarang GKJ dan GKI ikut-ikutan gereja Katholik merayakan Rabu Abu, Kamis Putih dll…
hah.. misalnya besok gereja saya merayakan Rabu Abu dll, saya tidak akan mau kening saya ditandai pakai abu bakaran daun palem, bahkan mungkin saya tidak akan menghadiri kebaktian Rabu Abu kok… (untung tahun ini GKJ Salatiga masih belum menyelenggarakan perayaan itu, walaupun Sinode sudah memberikan Liturgi Kebaktian-kebaktiannya
Mengapa saya bersikap demikian? Itu semua simbolisme yang diciptakan orang-orang yang ’senang pada tradisi dan simbol-simbol’, dan saya berpendapat bahwa iman tidak harus diwujudkan dengan simbol-simbol.
Sebab, jika mau mengikuti tradisi dan simbol-simbol, mengapa tidak mengikuti tradisi, adat-istiadat Yahudi yang jelas diatur dalam Kitab Suci, tetapi malah membuat tradisi baru yang tidak ada pedomannya di Kitab Suci?
Menolak tradisi Yahudi (Taurat), tetapi mengagungkan tradisi Romawi?!
padahal keselamatan datang dari bangsa Yahudi bukan dari bangsa Romawi (Yoh. 4:22)
Bung, ini keluar dari topik tulisan “Siapa Tuhan Yang Anda Sembah?”,
Saya kira lebih baik jika komentar Anda yang berhubungan dengan topik tulisan diatas
GK | Mar 6, 2008 | Reply
Anda ini kristenn, tapi anda banyak membuat atruran tersendiri apa andan mau bikin aliran (coba sebut aliarannaya)?
Anda membuat tulisan tentang Tuhan ?????
Apa betul saudara ini kristen atau aliran kepercayaan bahkan mungkin agama islam!!!!!!!!!!
===
Menurut anda, siapa anda dan Tuhan anda!!!!!!!!
jojo | Mar 18, 2008 | Reply
to: jojo
Anda ini kristenn, tapi anda banyak membuat atruran tersendiri apa andan mau bikin aliran…
aturan tersendiri?
justru saya mau taat pada Kitab Suci, nama Tuhan adalah YHWH, (Baca Yesaya 42:8)
justru LAI — dan diikuti oleh banyak orang Kristen, yang membuat aturan tersendiri, mengganti YHWH menjadi TUHAN dan ALLAH
Anda membuat tulisan tentang Tuhan ?????
ya.. dengan dasar Kitab Suci
Menurut anda, siapa anda dan Tuhan anda!!!!!!!!
Tuhan saya adalah YHWH, saya adalah ciptaanNya.
jelas Bung!!!
Apakah Anda sudah baca tulisan itu (SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”)
jika belum baca, baca dulu dengan teliti, bagian mana yang Anda tidak setuju? sebut kalimat dan halamannya. Silakan
GK | Mar 18, 2008 | Reply
Di sini anda menyebut Tuhan adalah Yahweh, tapi secara universal anda tidah mau Yahweh disebut Tuhan bahkan Allah ini aneh.
Anda ini aneh bahwa agama islam mempunyai hak yang hakiki bahwa penyebutan Allah hanya di islam (mungkin anda beragama islam), dan agama lain tidak berhak ini lucu karena agama islam itu mengadopsi dari agama yahudidan agama kristen!!!!! Jadi penyebutan Allah itu adalah hak agama diatas karena bersumber dari satu agama yaitu agama yahudi.
===
Menurut anda, siapa anda dan Tuhan anda!!!!!!!!
Tuhan saya adalah YHWH, saya adalah ciptaanNya.
jelas Bung!!!
Apakah Anda sudah baca tulisan itu (SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”)
jika belum baca, baca dulu dengan teliti, bagian mana yang Anda tidak setuju? sebut kalimat dan halamannya. Silakan
Komen :
Hanya anak kecil yang menjawab Tuhan anda mencipta anda, dan anda adalah ciptaannya.
Di semua agama mengajarkan itu semua dan diyakini semua orang (penganut agama dan kepercayaan).
Tolong jelaskan yang lebih spesifik dan mendalam gitu biar Tuhan situ lebih beda gitu lho !!!!
Diketerangan anda juga (SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”) hanya bersifat universal tidak ada yang istemewa seperti agama islam mengagungkan Tuhan hanya dimulut saja seperti anak TK..
jojo | Mar 19, 2008 | Reply
Mas jojo…
Allah itu sebutan atau NAMA?
Tuhan itu sebutan atau NAMA?
YAHWEH itu sebutan atau NAMA?
masalahnya, Anda menganggap Allah itu SEBUTAN, padahal itu NAMA.
Buktinya? Simple saja, tidak ada bentukan ALLAH-ALLAH.
tidak ada bentukan YESUS-YESUS, atau YAHWEH-YAHWEH, karena ALLAH, YESUS, YAHWEH adalah NAMA
El, Eloah Elohim, itu SEBUTAN
demikian juga Tuhan, Gusti, God, Lord, Kurios, Adonai, dll.
mengapa orang muslim tidak bersyahadat “TIADA TUHAN SELAIN TUHAN”, atau “There is no God but Lord”
diseluruh dunia orang muslim akan mengakui “There is no God but ALLAH”, atau mengakui “My Lord is Allah”. bukan “My Lord is GOD”
Apakah Tuhan Yahweh = Tuhan Allah ?
Apakah Yahweh = Allah ?
Kitab Suci (PL dan PB) tidak pernah menyebut Tuhan = Allah, kecuali terjemahan LAI itu…
coba deh… kalau bicara dengan orang-orang Eropa atau Amerika, Anda bilang,
“My Lord is Allah, and I mean Allah is Yahweh.” kira-kira bagaimana tanggapan mereka.
GK | Mar 19, 2008 | Reply
Hanya anak kecil yang menjawab Tuhan anda mencipta anda, dan anda adalah ciptaannya.
Di semua agama mengajarkan itu semua dan diyakini semua orang (penganut agama dan kepercayaan).
Tolong jelaskan yang lebih spesifik dan mendalam gitu biar Tuhan situ lebih beda gitu lho !!!!
singkat saja:
Tuhan saya adalah YAHWEH, yang punya “putra” bernama (hadir dalam rupa manusia) Yeshua (YESUS),yang juga hadir dalam ‘bentuk’ Roh Kudus, yang memperkenalkan diriNya melalui bangsa Yahudi, yang tidak mengutus Mohammad sebagai nabi/rasulNya, yang memberikan FirmanNya melalui perantaraan nabi-nabi dan rasul-rasul, yang kemudian disusun menjadi sebuah Kitab Suci PL dan PB.
bandingkan dengan Allah, yang
‘tidak beranak dan diperanakkan’
‘tidak hadir dalam rupa manusia Yeshua (Yesus)’
‘mengutus Mohammad sebagai Nabi dan RasulNya’
‘menurunkan Quran, melalui seorang Nabi dengan perantaraan Malaikat Jibril’
sudah jelas bedanya?
Nah, siapa Tuhan Anda? Allah atau Yahweh? atau masih menganggap Allah=Yahweh?
nb. saya sangat menghargai rekan-rekan Muslim yang memilih Allah dan bukan Yahweh, sebab itu pilihan kita masing-masing, dan tidak perlu menjadikan kita bertentangan. Mari kita berada di ‘jalur masing-masing’,
dan karena saya percaya pada Tuhan Yahweh, saya tidak lagi menyebut Tuhan saya adalah Allah.
GK | Mar 19, 2008 | Reply
Diketerangan anda juga (SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”) hanya bersifat universal tidak ada yang istemewa seperti agama islam mengagungkan Tuhan hanya dimulut saja seperti anak TK..
Lho.., tulisan saya memang tidak ada yang istimewa, saya hanya mengutip ‘persis’ Kitab Suci, bahwa nama Tuhan-nya Musa adalah YHWH, jelas tertulis dalam Yesaya 42:8 “Aku ini Yahweh, itulah nama-Ku….”
justru yang istimewa itu LAI, mengganti YAHWEH dengan TUHAN dan ALLAH.
sehingga menjadi “Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku….”
istimewa khan? seperti saya berkata: “Saya ini MANUSIA, itulah nama saya….” (padahal nama saya disini adalah “GK”)
seperti agama islam mengagungkan Tuhan hanya dimulut saja seperti anak TK..
Bung…, jangan menghakimi orang lain.
Anda bukan Tuhan…
GK | Mar 19, 2008 | Reply
Sdr GSM,
Dari perkataan anda mengenai GKI dan GKJ (Rabu Abu, Palem, Kms Putih,etc…) anda terlihat begitu sombong, mengapa anda tidak mau mengikuti nya, orang protestan juga berasal DARI KATOLIK!, anda menyinggung umat GKJ dan GKI. Anda begitu fanatik dgn sikap “pantekostal” anda sehingga secara tdk langsung mengatakan GKI n GKJ salah n ikut-ikutan
Adadeh | Mar 21, 2008 | Reply
apakah dengan tidak mau mengikuti berarti saya sombong? (saya warga GKJ Salatiga, dan tahun ini GKJ Salatiga, tidak menyelenggarakan Rabu Abu, padahal dari Sinode sudah ada “liturgi”nya, apakah GKJ Salatiga sombong dengan tidak mengikuti Liturgi dari Sinode?
Lho saya tidak menyalahkan GKJ dan GKI ikut-ikutan Katholik, tetapi maksud saya tidak sekedar ikut-ikutan namun tidak lengkap, misalnya kalau menngikuti Rabu Abu dan Kamis Putih, ya puasa 40 harinya diikuti juga, sebab Rabu Abu hanya ada karena puasa 40 hari. Daun Palem yang dibakar, harusnya khan daun palem yang digunakan tahun lalu, bukan palem segar yang baru dipetik dari pohon.
Ikut-ikutan, tapi nggak komplet, bahkan nggak tahu maknanya, mengapa harus???
GK | Mar 22, 2008 | Reply
Membaca tulisan anda pada “Siapa Tuhan Yang Anda Sembah?” sungguh menarik sekali. Harapan saya semakin banyak umat Kristen mengerti nama Bapa Surgawi dan nama Penyelamat mereka.
IA melalui malaikat-Nya berpesan kepada Daniel sewaktu orang Israel di negara pembuangan bahwa “pengetahuan manusia akan bertambah diahir jaman!”
Sekarang inilah “ahir jaman” yang IA maksudkan itu. Sekarang manusia (baik beragama maupun tidak) semakin tahu siapakah “Yahweh”, “Allah”, “Roma Katolik”, dan sebagainya.
Sekarang terserah manusia, apa yang ia ingin pilih. Memilih Kebenaran mutlak yaitu Firman YAHWEH atau Kebenaran Diri Sendiri.
Salam sejahtera dan selamat melayani,
Anggur BAru
Http://senjatarohani.wordpress.com
Anggur Baru | Mar 31, 2008 | Reply
terima kasih…, tulisan itu memang cukup membuat para pembaca (kristen) berpikir ulang mengenai nama Tuhan.
GK | Mar 31, 2008 | Reply
Hm… all in all I’m agree with you, but your readership… what are they gonna say about it?
Soulgirl | Apr 7, 2008 | Reply
cool banget mas GK tulisan anda jd kebuka hati sy ttg kegombalan terjemahan LAI, JBU
alas watu | Apr 8, 2008 | Reply
terima kasih, misi kami memang untuk membuat orang-orang Kristen (khususnya) mau melihat yang “di pelupuk mata”, jangan hanya melihat “gajah di seberang lautan”.
Nah.. bukankah Alkitab yang kita pakai sehari-hari, dibaca tiap minggu di gereja ternyata “error”, bukankah itu akan menyesatkan, jika tidak segera diperhatikan.
prinsip kami: “barang siapa mencari dia akan menemukan” bukannya mencari-cari kesalahan, tetapi mari kita cari yang sebenarnya bagaimana.
GK | Apr 9, 2008 | Reply
Seems different from your previous posts. Did YOU write this post, or someone else did? Anyway, I think your readers really enjoyed reading it.
Dion | Apr 9, 2008 | Reply
Seems different from your previous posts. Did YOU write this post, or someone else did? Anyway, I think your readers really enjoyed reading it.
enjoy wae mas, la wong sing ditulis nyata/reality, ga dibuat2 soalnya apa yg ditulis mas GK ini ada yg sama dgn artikel2 yg sering ditayangkan di TBN (trinity broadcasting network), mangkane pasang parabola om, dan pastor2 di amrik sana sering njelasin firman (bila dianggap terjemahan bhs inggrisnya krg cocok)pake bhs yunani or jewish, spt john hagee, benny hinn etc
alas watu | Apr 9, 2008 | Reply
Ajaran islam adalah ajaran yang berasal dari alllah swt kepada semua nabi, sejak adam rasulullah SAW. mengenai ajaran aqidah tetap tidak ada perubahan sejak dahulunya tetapi mengenai syariat, terjadi perubahan yang akhirnya menuju kepada kesempurnaan. secara estafet, rasulullah SAW menerima ajaran itu dari nabi-2 terdahulu, termasuk nabi Isa AS, inilah sebagian ajaran Isalam yang berasal/sesuai dengan ajaran Nabi Isa AS:
1. ia(Isa) hanyalah manusia saja ( 1Timotius 2:5)
- dan anak manusia (Matius4:10)
- dan hanya hamba seperti manusia lainnya(wahyu 19:10)
- yang dipilih oleh Allah sebagai Nabi(Yohanaes 9:17) dan (Matius21:11)
- dan menjadi Rasul Allah ( Ibrani 3:1)
- atau utusan (Yahya 17:3 ) + Yohanes 9:4
- dan ia adalah seorang hamba saja (Wahyu 19:10 ) : jangan bersujud pada Yesus
Noot: Tersebut diatas adalah sejalan dengan ajaran Islam (Q.19:30)
2. Yesus mengajarkan bahwa Allah itu Tuhan Yang Esa ( Yahya 17:13 ) dan tiada Tuhan yang lain kecuali Dia sendiri (Markus 12:29:32).
Keterangan : Ajaran ini sama yang tersebut dalam Surat. Thoha :14
3. Dalam kitab Taurat terdapat larangan mensekutukan Allah(Keluaran 20:3) Ajaran ini tidak dirombak oleh Yesus (Matius 5:17 ), bermakna Yesus juga melarang sirik seperti halnya pada ajaran Isalam (Q.3:64).
4. Tidak ada ayat mengatakan bahwa Yesus menyebut dirinya disebut Tuhan, dan inilah sabdanya “Bukannya tiap-tiap orang yang menyeru Aku”Tuhan, Tuhan” akan masuk kedalam kerajaan surga,hanyalah orang yang melakukan kehendak Bapaku yang disurga(Mat.7:21). Karena itu ia melarang orang yang menyembah sujud kepadanya (Wahyu 19:10). Selanjutnya Yesus bersabda : Sia-sialah mereka itu menyembah aku, karena mereka itu mengajarkan hukum akal manusia (Matius 15:9),dan juga ia dengan tegas bersabda:…. wajiblah kamu menyembah sujud kepada Allah Tuhanmu dan beribadah hanya kepada nya saja(Lukas4:8,Matius 4:10).
Keterangan: Menyembah Allah dengan sujud ini diabadikan oleh Islam yaitu pada waktu shalat.
Beribadahlah hanya kepadanya saja ini, juga ditegaskan oleh Isalam dalam Surat Al Fathikah ayat4.
5. Ia menolak sebutan Kristus dalam ayatnya yang berbunyi: Lalu ia berpesan kepada murid-muridnya, jangan mengatakan kepada seorang jua pun bahwa Ia-Lah Kristus adanya(Matius 16:20).
- Yesus berpesan kepada murid-muridnya agar tidak disesatkan orang. yang menyesatkan yaitu orang yang mengatakan /mengajarkan bahwa Yesus itu Kristus adanya (Markus 13:5,6)dan sabdanya lagi berbunyi : dan lagi jikalau pada waktu itu barang seorang berkata kepadamu :Tengoklah,inilah Kristus, atau: itulah Kritus,jaganlah kamu percaya(Markus13:21).
- Kenyataannya, Paulus yang mengajarkan bahwa Yesus itu Kristus adanya bahkan lebih dari itu ia berkata kepada murid-muridnya sebagai berikut:Adapun hidupku ini bukanya aku lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam diriku…
(Galatia2:20).
Keterangan: Fihak Islam percaya akan ajaran Yesus itu dan karena itu tidak percaya bahwa Yesus itu seorang Kristus yaitu mati tersalib. Bahwa Yesus
bukan Kristus?tidak mati disalib, tersebut pada Q.4:157, yang artinya :tiadalah mereka (orang-orang Yahudi) itu membunuhnya, dan juga tiada menyalibkannya…….. lebih jls ada baca buku Karangan wili brodus Romanos Lasiman.
===
6. Yesus bersunat ketika usia 8 hari (Lukas2:21)
- Ia melestarikan hukum Torat(Matius 5:17) yang didalamnya ada ajaran bahwa sunat itu suatu perjanjian kekal untuk seluruh anak cucu/ keturunan Ibrahim dan yang tidak disunat akan ditumpas oleh bangsanya (Kejadian 17:9-14)
- Ia bersabda bahwa anjing itu lebih mulia daripada orang yang tidak bersunat( Berbanas 22:2)
- Yesus bersabda bahwa yang tidak bersunat, haram masuk surga(Barnabas 23:17).
Keterangan : Ajaran sunat itu dilestarikan oleh umat Islam, tetapi dikutuk oleh Paulus ( Titus 1: 19,Galatia 5:2-5).
7. Yesus mengharamkan :minuman yang memabukkan,babi,darah dan bangkai.
(Imamat 10:9:11:7, 17:12 ; dan ulangan 14:20-21).
Keterangan : Ajaran itu dilestarikan dalam Islam (Q.5:3;5;90). Tetapi semua itu dihalalkan oleh Paulus (Konrintus6:12).
8. Mayat itu seharusnya dikaffani seperti halnya Yesus (Matius27:59; Markus15:46;Lukas23:53 dan Yahya19:40)
Keterangan : mengafani mayat itu dilestarikan dalam Islam / kebiasaan orang Kristen.
9. Yesus mengajarkan agar memberi salam jika akan masuk rumah orang (Matius10:12). Halini diabadikan oleh Islam dan tidak demikian halnya pada fihak Kristen.
-Matius 26:49 Injil cetakan sebelum tahun1970. Ucapan salam dengan Assalamu’alaikum Ya Robbi lalu mencium dia.walau cetakan berikutnya dirubah.
Kesimpulan QS.3.19dan 85
Agama yang diridhoi Allah hanyalah Islam selain Islam tidak diterima oleh Allah. demikian terima kasih banyak semoga banyak yang membaca Amin………?
sudaryono_daryono | Apr 14, 2008 | Reply
Kesimpulan QS.3.19dan 85
Agama yang diridhoi Allah hanyalah Islam selain Islam tidak diterima oleh Allah. demikian terima kasih banyak semoga banyak yang membaca Amin………?
benar sekali.
HANYA Islam yang menyembah ALLAH.
Sebab Kristen menyembah Tuhan YAHWEH (Alkitab LAI saja yang mengganti YAHWEH dengan ALLAH, Kitab Suci Kristen ‘asli’nya tidak memuat kata “ALLAH”) — aneh jika mengaku Kristen tetapi menyembah Allah –
Menurut Anda, apakah Allah = Yahweh?
jika ya, apakah Anda berani bersyahadat, “Tiada Tuhan selain Yahweh” ?
Sebab Yesus (Yeshua ada yang menyebut Yahshua) adalah Yahweh shua = Yahweh Penyelamat
Yesus BUKAN Anak Allah, Yesus adalah putera Yahweh.
Bapa yang dimaksud Yesus adalah YAHWEH, bukan Allah (bandingkan dengan Yesaya 63:8)
Nama BAPA adalah YAHWEH, bukan ALLAH (Yesaya 42:8)
GK | Apr 14, 2008 | Reply
KARENA KAMI MENCINTAI YESUS, MAKA KAMI MENJADI MUSLIM?
Dalam Al Qur’an surat Maryam 16-37 disebutkan bahwa Maryam ibunya Yesus adalah seorang wanita sholehah yang seluruh hidupnya digunakan untuk mengabdi kepada Allah. dia amat menjaga kehormatannya dari sentuhan laki-2. lalu Allah mengutus Roh Kudus (malaikat Jibril) untuk memberikan seorang anak laki-2 bernama Isa Almasih.
sebelum Isa lahir, masyarakat Mediternia memiliki kepercayaan yang sudah mendarah daging yaitu menyembah kepada Dewa Matahari. menurut keyakinan mereka, Dewa ingin menyelamatkan dan menebus dosa manusia dengan berinkarnasi menjadi manusia anak dewa ini lahir pada hari minggu tgl 25 Desember, di Persia anak dewa matahari ini disebut Mitra, di Sirya Tammmuz, di Yunani bernama Dionnsyus, di Mesir disebut Osiris,dll.Sedangakan orang Yahudi awalnya hanya mempercayai Allah sebaga sat-satunya Tuhan Pencipta alam semesta. pada mulanya nabi Ibrahim yang berbahasa Semit memanggil Tuhannya “Allah”atau “Eloah:. Setelah kematian nabi Sulaiman, Israel pecah manjadi dua, Israel Utara dan Israel Selatan. Israel Utara menyebut Allah dengan Elohim (Allah Yang Maha Kuasa): Israel Selatan (Yudea) setelah dihancurakan oleh Nebukadnerzar(babilonia) dan karena ancaman penguasa negara penghancur, maka dia meyamarkan nama Allah menjadi YHWH(Yahweh), yang dalam bahasa Arab berarti”ya Huwa”(Ya Dia). Kondisi seperti ini sama dengan yang dialami umat Islam Indonesia yang ditekan oleh penguasa, sehingga mereka kurang berani menyebut nama Allah, melainkan hanya menyebut Tuhan Yang Maha Esa (YME).
===
PADAHAL SANGAT JELAS ALLAH DALAM ALKITAB MEREKA SENDIRI, MELARANG MEMBUAT APALAGI MENYEMBAH KEHADAPAN PATUNG TSB. COBA KITA PERHATIKAN AYAT-AYAT DALAM KITAB MEREKA SENDIRI YAITUALKITAB SBB:
KELUARAN 20:4-5 JANGAN MEMBUAT BAGIMU PATUNG YANG MENYERUPAI APA PUN YANG ADA DI LANGIT DI ATAS, ATAU YANG ADA DI BUMI DI BAWAH, ATAU YANG ADA DI DALAM AIR DI BAWAH BUMIJANGAN SUJUD MENYEMBAH KEPADANYA ATAU BERIBADAH KEPADANYA.
sudaryono_daryono | Apr 14, 2008 | Reply
@sudaryono_daryono
Elohim (Allah Yang Maha Kuasa)
kelihatannya nggak gitu Pak…
Elohim = sesembahan
El Shadday = El (Yahweh) yang maha kuasa
Sedangakan orang Yahudi awalnya hanya mempercayai Allah sebaga sat-satunya Tuhan Pencipta alam semesta. pada mulanya nabi Ibrahim yang berbahasa Semit memanggil Tuhannya “Allah”atau “Eloah:. Setelah kematian nabi Sulaiman, Israel pecah manjadi dua, Israel Utara dan Israel Selatan. Israel Utara menyebut Allah dengan Elohim (Allah Yang Maha Kuasa): Israel Selatan (Yudea) setelah dihancurakan oleh Nebukadnerzar(babilonia) dan karena ancaman penguasa negara penghancur, maka dia meyamarkan nama Allah menjadi YHWH(Yahweh), yang dalam bahasa Arab berarti”ya Huwa”(Ya Dia).
referensinya apa Pak?
menurut Kitab Suci, sejak jaman Musa, Tuhan-nya Musa sudah dipanggil YAHWEH.
Sedangakan orang Yahudi awalnya hanya mempercayai Allah sebaga sat-satunya Tuhan Pencipta alam semesta.
benarkah demikian? sumbernya mana? Nih kalau baca Kitab Suci di I Tawarikh 16:26 Sebab segala sesembahan bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi YAHWEH-lah pencipta langit.
….dan karena ancaman penguasa negara penghancur, maka dia meyamarkan nama Allah menjadi YHWH(Yahweh)
ha.. justru karena mereka takut sama Tuhan Yahweh, mereka menyamarkan nama YHWH menjadi Adonai (Tuan/Tuhan)
Pak, tolong jangan kacau istilah ALLAH dan TUHAN, ALLAH itu saya pahami sebagai NAMA DIRI, bukan kata ganti yang setara dengan TUHAN,
jadi.. jangan sebut “Allahnya orang Kristen” atau “Allahnya orang Islam”
Tuhannya orang Kristen= YAHWEH, Tuhannya orang Islam = ALLAH, Nah apakah ALLAH = YAHWEH atau ALLAH =/= YAHWEH ? Bagaimana menurut Anda?
kembali ke pertanyaan saya semula, jika Anda menganggap ALLAH=YAHWEH, beranikah Anda bersyahadat, “Tiada Tuhan selain Yahweh”?
GK | Apr 14, 2008 | Reply
Semua ajaran dan tatacara ibadah yang dilaksanakan oleh nabi Ibrahim (Abraham),Musa(Moses), Daud(David) Zakharia,Yahya (Yohanes Pembaptis) dan Isa as(Yesus), diikuti dan dilestarikan oleh umat Islam. oleh sebab itu, karena kami mencintai nabi-nabi Allah, termasuk mencintai nabi Isa (Yesus), maka kami harus masuk Islam, sebab jika tidak masuk Islam, berarti setiap hari kami mengkhianati ajaran Allah dan nabi-nabinya.Dengan masuk Islam, berati kami telah menjadi pengikut Yesus yang sesunggunya, sebabYesus(nabi Isa as) adalah nabi kami juga yang sangat kami muliakan.
Semoga umat Kristiani mau mengikuti jejak kami jika benar-benar mencintai Yesus, karena Yesus seumur hidupnya tidak pernah beragama Kristen, tidak pernah mengajarkan bahwa dia Tuhan yang harus disembah, tidak pernah mengajarkan ajaran ajaran Trinitas dan tidak pernah mengklaim bahwa dia rasul untuk seluruh umat manusia (alam semesta), tapi dengan jujur dan poloos Yesus mengaku saja yaitu Bani Israil.
kami yakin buku ini sangat bermanfaat bagi umat Islam maupun Kristen dalam rangka membuktikan mana agama yang benar dan siapa sesungguhnya pengikut Yesus yang sebenarnya.
===
Sebenarnya masih banyak alasan-alasan lain yang ingin kami masukan untuk membuktikan bahwa MENJADI PENGIKUT YESUS YANG SEBENARNYA, MAKA JALAN SATUN-SATUNYA HARUS MASUK ISLAM!!
mengkaji tentang Yesus, Alkitab (Taurat, Zbur dan Injil), bukan mencampuri agama lain, tetapi merupakan sesuatu yang sangat pantas dan perlu diketahui oleh setiap muslim. Kenapa?? Sebab Yesus (nabi Isa as) adalah nabi umat Islam yang sangat dimuliakan dalam Al Qur’an. juga kitab Taurat, Zabur dan injil adalah kitab yang harus diimani oleh seluruh umat Islam. sebab itu, mengkaji Kristologi. Kenapa? merupakan bagian dari Islamologi.Kenapa? Sebab Al Qur’an banyak menyinggung tentang keberadaan Yesus (Isa as), Taurat, Zabur dan Injil dll.
semua ajaran ajaran Allah dan Yesus “yang benar” dalam Alkitab, sesunggunya tidak bertentangan dengan Al Qur’an maupun ajaran Nabi Muhammad SAW.
kita ketahui bersama bahwa Nabi Muhammad SAW adalah penerus ajaran Nabi Isa as
sampai disini dulu yah daaaaaa nanti kita teruskan besuk lagi Amin.
sudaryono_daryono | Apr 14, 2008 | Reply
Pak, jawab dulu pertanyaan “Menurut Anda, apakah Yahweh=Allah?
GK | Apr 14, 2008 | Reply
YESUS AJARKAN DUA KALIMAT SYAHADAT DAN MENGAKU DIA HANYA SEORANG UTUSAN TUHAN
YOHANES17:3
INILAH HIDUP YANG KEKAL ITU, YAITU BAHWA MEREKA MENGENAL ENGKAU, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR,DAN MENGENAL YESUS KRISTUS YANG TELAH ENGKAU UTU”.
YOHANES 17:3 DALAM BERBAGAI VERSI INGGRIS:
(ALKITAB KING JAMES VERSION 1810)
AND THIS IS LIFE ETERNAL,THAT THEY MIGHT KNOW THEE THE ONLY TRUE GOD,AND JESUS CHIRST,WHOM THOU HAST SENT.
CATATAN : YESUS MENGAKU DENGAN JUJUR DAN POLOS BAHWA SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, ADALAH ALLAH SWT, DAN DIA HANYA SEORANG UTUSAN TUHAN. INI BERARTI YESUS MENGAJARKAN DUA KALIMAT SYAHADAT (SYAHADATAIN), YANG JIKA DIBAHASA ARAB-KAN “ASYHADU ANLA ILAAHA ILLALLAHU, WA ASYHADU ANNA ISA RASUULULLAH”.
NAH SEPENINGGALNYA YESUS, NABI KITA MUHAMMAD SAW JUGA MENGAJARKAN DUA KALIMAT SYAHADAT (SYAHADATAIN) YAITU “ASYHADU ANLA ILAAHA ILLALLAHU, WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH”.
INI MERUPAKAN SUATU BUKTI BAHWA KITA UMAT ISLAMLAH YANG MENERUSKAN AJARAN YESUS TERSEBUT. SEMENTARA UMAT KRISTEN TIDAK MENGENAL DUA KALIMAT SYAHADAT.BAHKAN SYAHADATAIN BAGI SELURUH UMAT ISLAM DIDUNIA, MERUPAKAN PINTU AWAL MENJADI SEORANG MUSLIM.
PADA AYAT TERSEBUT, SANGAT JELAS SEKALI YESUS MENGAKU DENGAN JUJUR DAN POLOS BAHWA SATU-SATUNYA TUHAN YANG BENAR HANYALAH BAPA (ALLAH SWT) DAN DIA HANYA SEORANG UTUSAN SAJA.
APA YANG YESUS UCAPAKAN PADA YOH 17:3 TADI, SAMASEKALI TIDAK DIANGGAP DAN TIDAK DIAMALKAN OLEH MEREKA. BAHKAN MEREKA MENJADIKAN YESUS SEBAGA TUHAN ALLAH ITU SENDIRI YANG MEREKA SEMBAH. NA’UUDZUBILLAAHIMINDZAALIK.
NAH DARI UCAPAN YESUS DALAM YOH 17:3 TADI, MEMBUKTIKAN BAHWA UMAT ISLAMLAH YANG MENGAMALKAN AJARAN YESUS
sudaryono_daryono | Apr 14, 2008 | Reply
MENHADAP KIBLAT!
Mazmur 5:8″Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan engkau”.
Penjelasan: Alkitab mengajarkan bahwa jika sembahyang (sholat) harus menghadap ke kiblat dengan cara berlutut dan bersujud menyembah kepada-Nya. Sementara umat kristiani pada setiap ibadah mereka atau sembahyangnya menghadap kemana saja mereka mau.
Ini menunjukkan bahwa umat Islamlah yang mengamalkan ajaran Allah dan Yesus didalam Alkitab, dimana setiap waktu mau sholat harus menghadapkan wajahnya kerah Bait Allah. bait Allah= Bethel = Baitullah = Ka’bah
Semua umat Islam dimanapun mereka berada, jika mau mengerjakan shalat wajib maupun shalat sunnat pasti bersujud menghadap ke kiblat.
Ketika Yesus masih hidup, setiap dia berdoa, selalu berlutut dan bersujud menyembah Tuhannya. Perhatikan bagaimana Yesus berdoa sambil berlutut dan besujud kepada Allah Lukas 22:41-44
sudaryono_daryono | Apr 14, 2008 | Reply
Pak, jawab dulu pertanyaan “Menurut Anda, apakah Yahweh=Allah?
GK | Apr 14, 2008 | Reply
Jika Bapak hendak promosi tentang Islam, silakan promosikan di http://indonesia.faithfreedom.org atau di http://mengenal-islam.t35.com
Terserah Anda mengakui Yesus itu bukan Tuhan, tetapi sudah banyak kesaksian orang-orang yang menjadi percaya pada Yesus, karena dijumpai secara supranatural oleh Dia.
(di kota saya, ada anak SMP yang sekarang percaya Yesus, karena ditemui Yesus via mimpi)
Inti dari tulisan “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” adalah untuk menyadarkan orang-orang Kristen, bahwa Tuhan-nya adalah YAHWEH bukan ALLAH.
Jadi.., jika banyak kali Bapak menyebut “ALLAH”, jangan sampai itu mengaburkan sebenarnya yang dimaksud Allah itu YAHWEH atau ALLAH? sekalipun mengutip dari Alkitab, itu karena Alkitab terbitan LAI memang “ngaco”, memasukkan kata Allah.
Kembali ke pertanyaan saya sejak awal: Menurut Anda apakah ALLAH = YAHWEH?
Mohon jawab dulu pertanyaan itu, baru dilanjutkan dengan paparan Anda, yang sudah merupakan “lagu lama” yang sudah sering saya baca/dengar.
Jika Anda menganggap ALLAH=YAHWEH, beranikah Anda mengucap syahadat:“Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Yahweh dan Aku bersaksi bahwa Mohammad itu utusan Yahweh”
Jika Anda menganggap ALLAH=/=YAHWEH, jangan campur adukkan antara ALKITAB dengan ALQURAN, karena ALKITAB berisi Firman YAHWEH, bukan berisi Firman ALLAH.
Ingat Pak, sampai sekarang, bangsa YAHUDI, tetap mengakui bahwa Tuhannya adalah YHWH, bukan ALLAH. Itu sesuai dengan ajaran Nabi-nabi Yahudi (Israel) sejak Nabi Musa. Musa mengajarkan bahwa Tuhan Israel adalah YAHWEH. (Yahweh, kurang lebih artinya “Aku yang ada” — ini sesuai dengan kisah Musa ketika melihat kehadiran Tuhan dalam wujud api di semak ketika ditanya Musa, “Siapakah Engkau Tuhan”, Dia menjawab, “Aku ada yang Aku ada” (Keluaran 3:14)
Dan YAHWEH ini kekal, selama-lamanya tetap YAHWEH, tidak pernah berganti nama. (sayangnya LAI mencetak Alkitab yang MENGHILANGKAN nama YAHWEH ini menggantinya menjadi TUHAN dan ALLAH — inilah yang menimbulkan kekacauan pemahaman tentang Allah dan Yahweh)
Keluaran 3:15 Selanjutnya berfirmanlah Elohim kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: YAHWEH, Eloah nenek moyangmu, Eloah Abraham, Eloah Ishak dan Eloah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
Saya harap Anda memahami perbedaan makna dari kata Elohim, Eloah, dan El dalam Kitab Suci.–silakan belajar bahasa Ibrani–
makanya baca dulu sampai tuntas, tulisan “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” (download dulu: http://www.gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf )
baca juga tulisan tentang KITAB SUCI yang baru: http://gkmin.net/?p=69
GK | Apr 15, 2008 | Reply
Up. Pak Sudaryono
Revisi pak… Bait Allah bukan nya di mekah, tapi di yerusalem….
jadi umat islam juga harusnya kiblatnya ke yerusalem….
thanks…
David | Apr 15, 2008 | Reply
SAYA SENDIRI JUGA MEMPELAJARI SOALNYA SAYA MENCARI KEBENARNYA UNTUK KITA KALAU KAU MAU KALAU TIDAK YA NGAK APA-APA ITU NANTI MENYANGKUT AKU DAN KAU KALAU UDAH MENGHADAP SANG PENCIPTA OKEY?
===
Menurut aku YAHWEH ITU YA ALLLAH ITU
MENGAPA ANDA TIDAK MENGAMALKAN AJARAN NABI ISA JUSTRU ORANG ISLAM YANG MENGAMALKAN AJARANNYA. COBA ANDA PELAJARI KITAB INJIL DENGAN AL QUR’AN.
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
@sudaryono_daryono
Menurut aku YAHWEH ITU YA ALLLAH
baru kali ini ada orang Muslim yang berani menyatakan Yahweh=Allah, coba Pak…, konfirmasi dengan teman-teman Anda yang muslim…
Jika demikian, beranikah Anda bersaksi: “Tiada Tuhan selain Yahweh”
(bagus.. kalau Anda mulai percaya pada Yahweh. Yahweh-lah Tuhan Musa, Tuhan Abraham, Tuhan Yakub — menurut Taurat lho….)
Bagaimana menurut Anda, ketika Yesus menyatakan:
Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.
Yohanes 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
Bukankah dengan mengatakan demikian itu, Yesus sedang menyatakan bahwa sebenarnya Dia adalah Yahweh itu sendiri? Kenapa tidak percaya bahwa Yesus adalah Yahweh sendiri? Apakah tidak mempercayai perkataan Yesus?
COBA ANDA PELAJARI KITAB INJIL DENGAN AL QUR’AN.
Injil menyatakan Yesus satu-satunya jalan kepada Bapa
Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Injil menyatakan Yesus adalah Putera Yahweh
Markus 1:11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.
Quran menolak Yesus sebagai satu-satunya jalan
Quran menolak Yesus sebagai Anak Tuhan
Bagaimana mungkin mempelajari Injil melalui Kitab yang bertentangan dengan Injil?
Injil (+ Taurat dan Zabur) sudah ada terlebih dahulu sebelum Quran.
Jadi…, tanpa kehadiran Quran-pun, manusia sudah dapat mengenal Tuhan melalui FirmanNya dalam Injil+Taurat+Zabur.
Apakah Injil+Taurat+Zabur, salah? (sehingga perlu ‘diralat’ dengan Quran)
GK | Apr 16, 2008 | Reply
YESUS MENGAKU UTUSAN TUHAN?
PENGAKUAN YESUS BAHWA DIA ITU HANYA SEORANG UTUSAN TUHAN ATAU RASUL TUHAN, TERTULIS JELAS PADA KEEMPAT INJIL. BAHKAN MASIH BANYAK AYAT-AYAT LAIN DI DALAM ALKITAB ITU SENDIRI, DIMANA YESUS MENGAKU DENGAN JUJUR DAN POLOS BAHWA DIA HANYA SEBAGA SEORANG UTUSAN TUHAN. PERHATIKAN BEBERAPA AYAT ALKITAB SBB:
YOHANES 5:30 ” AKU TIDAK DAPAT BERBUAT APA-APA DARI DIRI-KU SENDIRI: AKU MENGHAKIMI SESUAI DENGAN APA YANG AKU DENGAR, DAN PENGHAKIMAN-KU ADIL, SEBAB AKU TIDAK MENURUTI KEHENDAK-KU SENDIRI, MELAINKAN KEHENDAK DIA YANG MENGUTUS AKU”,
LUKAS 10:16 “BARANGSIAPA MENDENGARKAN KAMU,IA MENDENGAR AKU; DAN BARANG SIAPAMENOLAK KAMU, IA MENOLAK AKU; BARANGSIAPA MENOLAK AKU, IA MENOLAK YANG MENGUTUS AKU.”
MARKUS 9:37 “BARANGSIAPA MENYAMBUT SEORANG ANAK SEPERTI INI DALAM NAMA-KU, IA MENYAMBUT AKU. DAN BARANSIAPA MENYAMBUT AKU, BUKAN AKU YANG DISAMBUTNYA, TETAPI DIA YANG MENGUTUS AKU.”
MATIUS 10:40 ” BARANGSIAPA MENYAMBUT KAMU, IA MENYAMBUT AKU, DAN BARANGSIAPA MANYAMBUT AKU IA MENYAMBUT DIA YANG MENGUTUS AKU.”
COBA ANDA SIMAK YAAAAAAA?
UNTUK MEMBUKTIKAN PANGAKUAN YESUS YANG KELUAR DARI MULUTNYA SENDIRI BAHWA DIA BUKANLAH TUHAN, JUGA BUKAN ALLAH, TETAPI BENAR-2 HANYA UTUSAN TUHAN. COBA KITA SIMAK BAIK-2 AYAT BERIKUT INI :
YOH 5:30 ” AKU TIDAK DAPAT BERBUAT APA-2 DARI DIRI-KU SENDIRI; AKU MENGHAKIMI SESUAI DENGAN APA YANG AKU DENGAR, DAN PENGHAKIMAN-KU ADIL, SEBAB AKU TIDAK MENURUTI KEHENDAK-KU SENDIRI, MELAINKAN KEHENDAK DIA YANG MENGUTUS AKU.:
PERHATIKAN AYAT TSB, JIKA YESUS ITU TUHAN, TIDAK MASUK DI AKAL SEHAT TUHAN TIDAK BISA BERBUAT APA-2 DARI DIRI-NYA SENDIRI? DAN TIDAK MUNGKIN TUHAN TIDAK BISA MENURUTI KEHENDAK-NYA SENDIRI. YANG NAMANYA TUHAN, PASTI DIA MAHA KUASA, JADI DIA BISA BERBUAT MENURUT KEHENDAK-NYA SENDIRI.
YESUS MENGAKU DENGAN JUJUR DAN POLOS BAHWA DIA TIDAK BISA BERBUT APA-2 ATAS DIRINYA SENDIRI DAN TIDAK BISA MENURUTI KEHENDAKNYA SENDIRI, KARENA DIA HANYA SEORANG UTUSAN SENDIRI, KARENA DIA HANYA SEORANG UTUSAN TUHAN, BUKAN TUHAN!!
KESIMPULANNYA:
1. SETIAP YANG DIUTUS TUHAN, PASTI BUKAN TUHAN
2. YESUS DIUTUS OLEH TUHAN, BERATI ….
3. YESUS BUKAN TUHAN, TETAPI UTUSAN TUHAN
4. SETIAP YANG TIDAKJ BISA BERBUAT APA-2 ATAS DIRINYA SENDIRI , PASTI BUKAN TUHAN.
5. YESUS TIDAK BISA BERBUAT APA-2 ATAS DIRINYA SENDIRI, BERARTI YESUS BKN TUHAN
6. SETIAP YG TDK BISA MENURUTI KEHENDAKNYA SENDIRI, PASTI BUKAN TUHAN.
7. YESUS TIDAK BISA MENURUTI KEHENDAKNYA SENDIRI, BERARTI YESUS BUKAN TUHAN
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
@sudaryono_daryono
SAYA SENDIRI JUGA MEMPELAJARI SOALNYA SAYA MENCARI KEBENARNYA
Saya memiliki 2 Quran, terbitan tahun 1976 dan 1977, saya pelajari, tetapi bukan untuk membandingkannya dengan Injil.
Bedanya jelas:
Injil mengajarkan satu-satunya Tuhan adalah Yahweh dan Yesus adalah satu-satunya “putra” Yahweh, dan satu-satunya jalan menuju Bapa (tidak perlu Nabi Mohammad — Nabi Mohammad sama sekali tidak disebut dalam Injil)
Injil (Kitab Suci) mengajarkan tentang KERAJAAN SORGA — bukan tentang agama Kristen. Injil tidak berbicara tentang AGAMA.
Quran mengajarkan bahwa satu-satunya Tuhan adalah ALLAH, Mohammad adalah utusan ALLAH, dan satu-satunya agama yang dirindoi Allah adalah Islam.
Dengan pergumulan dan perenungan saya ditambah dengan perjumpaan saya dengan Tuhan Yesus (pengalaman supranatural yang pernah saya alami), saya memilih percaya pada Injil, bukan pada Quran, dan saya merasa tidak perlu Quran untuk membenarkan Injil, karena Injil tetap akan “berdiri kokoh”, sekalipun tidak ada Quran
Tetapi saya sangat menghargai buat orang yang memilih percaya pada Quran bukan pada Injil, atau yang percaya Quran dengan mencari pembenaran pada Injil, sebab keyakinan seseorang adalah hak asasi.
Bahkan saya juga sangat menghargai pada orang yang tidak percaya pada Tuhan.
Tulisan saya “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” hanya ingin mengingatkan rekan-rekan yang percaya pada Injil, untuk “teliti” bahwa nama Tuhan (nama Bapa) menurut Injil adalah Yahweh, bukan Allah.
Sebab, satu-satunya sumber informasi bahwa Allah = Tuhan adalah Quran.
Sedangkan Taurat, menyatakan bahwa Tuhan pencipta langit adalah Yahweh:
I Tawarikh 16:26 Sebab segala sesembahan bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi YAHWEH-lah yang menjadikan langit.
GK | Apr 16, 2008 | Reply
ANDA BERATI HANYA MEMPELAJRI KITA INJIL SAJA JADI ANDA KURANG WAWASAN OKEY??//
KALAU INGIN ANDA SELAMAT DUNIA AKERAT HARUSNYA KAMU HARUS PELAJARI SEMUA BUKU?
===
DIDALAM AL QUR’AN, ALLAH WAHYUKAN KEMBALI KEPADA NABI MUHAMMAD, BAHWA YESUS (NABI ISA) JUGA MENGATAKAN BAHWA DIA HANYALAH SEORANG UTUSAN TUHAN ATAU RASUL TUHAN BAHKAN HANYA UNTUK BANI ISRAEL SAJA,BUKAN UNTUK SELURUH DUNIA.
WA YU’ALLIMUHUL KITABA WAL HIKMATA WAT TAURAATA WAL INJIIL. WA RASUULUN ILAA BANII ISRAA-IILA.
DAN DIA (ALLAH) MENGAJARKAN KEPADANYA(ISA AS) KITAB, HIKMAH, TAURAT DAN INJIL, DAN MENJADI RASUL KPD BANI ISRAIL(Qs 3:48-49)
in huwa illaa’abdun an;ammaa ‘alaihi wa ja’alnaahu matsalal li banii israa-iil
dan (ISA ) TIDAK LAIN HANYALAH SEORANG HAMBA YANG TELAH KAMI BERI KARUNIA (KENABIA) ATASNYA DAN KAMI MENJADIKAN SBG TELADAN BAGI BANI ISRAIL.”(QS 43 AZ ZUKHRUF 59)
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
@sudaryono_daryono
Bagaimana menurut Anda, ketika Yesus menyatakan:
Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.
Yohanes 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
????
LUKAS 10:16 “BARANGSIAPA MENDENGARKAN KAMU,IA MENDENGAR AKU; DAN BARANG SIAPA MENOLAK KAMU, IA MENOLAK AKU; BARANGSIAPA MENOLAK AKU, IA MENOLAK YANG MENGUTUS AKU.”
MARKUS 9:37 “BARANGSIAPA MENYAMBUT SEORANG ANAK SEPERTI INI DALAM NAMA-KU, IA MENYAMBUT AKU. DAN BARANSIAPA MENYAMBUT AKU, BUKAN AKU YANG DISAMBUTNYA, TETAPI DIA YANG MENGUTUS AKU.”
MATIUS 10:40 ” BARANGSIAPA MENYAMBUT KAMU, IA MENYAMBUT AKU, DAN BARANGSIAPA MANYAMBUT AKU IA MENYAMBUT DIA YANG MENGUTUS AKU.”
Itulah sebabnya kami, disamping mengakui Tuhan Yesus, juga sangat mengakui keberadaan Bapa Yahweh. Kami bukan “Jesus Only” juga bukan “Yahweh Only / Saksi Yehova”.
saya ulangi:
Menurut aku YAHWEH ITU YA ALLLAH
baru kali ini ada orang Muslim yang berani menyatakan Yahweh=Allah, coba Pak…, konfirmasi dengan teman-teman Anda yang muslim…apakah mereka percaya bahwa Allah = Yahweh?
Jika demikian, beranikah Anda bersaksi: “Tiada Tuhan selain Yahweh”
(bagus.. kalau Anda mulai percaya pada Yahweh. Yahweh-lah Tuhan Musa, Tuhan Abraham, Tuhan Yakub — menurut Taurat lho….)
Semoga lama-lama Anda percaya bahwa Yesus adalah Yahweh itu sendiri. Semoga Anda dapat percaya bahwa Yesus-lah satu-satunya jalan untuk kembali kepada Bapa.
Cobalah mulai sekarang Anda berdoa kepada Yahweh, minta pentunjuk, siapa Yesus itu sebenarnya.. saya yakin Anda akan mendapat jawaban yang tepat. Ingat: berdoa kepada Yahweh, ingat Pak, berdoa kepada YAHWEH.
cobalah berdoa tiap malam: Ya… bapa Yahweh, mohon Engkau memberi saya penjelasan, siapakah Yesus itu. Terima kasih Bapa. Amin
(Pak.. lebih dari 10 tahun yang lalu, saya berdoa tiap malam, kira-kira selama 3 bulan, hingga Yesus berkenan menyatakan diriNya, dan itu titik awal saya tidak pernah ragu lagi pada Tuhan Yesus)
GK | Apr 16, 2008 | Reply
SOLNYA INJIL ITU BANYAK DIRUBAH MANUSIA MANA YANG BISA MERUBAH AL QUR’AN COBA CARI TAHU SAMA BAPAK YAAAAAAAAAAAAAAAAA?
===
ANDA TADI MENYEBUT UDAH ADA YANG MELIHAT SEPERTI YESUS APA ANDA SENDIRI UDAH MELIHATNYA SENDIRI? KATANYA ORANG SIH !!!!
===
KEMARIN BAPAK TULIS JUGA
APAKAH NABI ISA YESUS MENGAJARKAN TRINITAS COBA ANDA JAWAB ?
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
KALAU INGIN ANDA SELAMAT DUNIA AKERAT HARUSNYA KAMU HARUS PELAJARI SEMUA BUKU?
oh ya…?!
bukankah banyak buku mengajarkan hal yang berbeda-beda? bukankah kita harus MEMILIH?
contohnya jelas, Injil dan Quran mengajarkan hal yang berbeda. kalau “model” Anda adalah memilih-milih ayat2 Injil yang “cocok” dengan Quran, apakah itu tidak berarti kalau Quran “tidak kuat” sehingga perlu pembenaran dari Injil??
Injil tidak perlu pembenaran dari Quran. Sebelum Quran ada, Injil sudah dipakai oleh manusia. Berita Injil tetap sama, sebelum maupun sesudah ada Quran.
GK | Apr 16, 2008 | Reply
KEMARIN BAPAK TULIS JUGA
APAKAH NABI ISA YESUS MENGAJARKAN TRINITAS COBA ANDA JAWAB ?
silakan bapak baca tulisan di http://gkmin.net/?p=59
ANDA TADI MENYEBUT UDAH ADA YANG MELIHAT SEPERTI YESUS APA ANDA SENDIRI UDAH MELIHATNYA SENDIRI? KATANYA ORANG SIH !!!!
silakan bapak baca kesaksian Sinuhun Tedjowoelan di : http://gkmin.net/?page_id=58
ikuti link-nya
(saya sudah ketemu beliau, berdiskusi tentang kesaksian beliau. Beliau bukan orang sembarangan, Bapak boleh tidak percaya, Bapak juga boleh bilang “itu khan katanya Tedjowulan”)
Ini hanya satu contoh saja, contoh yang lain masih banyak.
ya silakan Bapak berpendapat demikian… TETAPI, jika Injil memang sudah Bapak akui BANYAK DIRUBAH, berarti Bapak TIDAK KONSISTEN, karena mengutip Injil untuk membenarkan keyakinan Bapak pada Quran. Jadi sebenarnya bapak tidak perlu mengutip ayat-ayat dari Injil. Apa Bapak tahu mana yang dirubah, mana yang asli? jangan-jangan yang Bapak kutib itu justru yang sudah dirubah?? he he he….
Kembali kepada pertanyaan saya, jika Injil dirubah manusia, apakah Tuhan TIDAK MAMPU menjaga agar Injil (FirmanNya) tidak dirubah oleh manusia. Trus…, kalau dirubah, aslinya seperti apa?
GK | Apr 16, 2008 | Reply
ANDA AJA TIDAK BISA JAWAB KOK MALAH TANYA SAYA , SAYA UDAH SEBUTKAN DI TULISAN SAYA BHWA SAYA MENCINTAI AJARAN NABI ISA YESUS MALAH KAMU YANG MENGAGUMI NABI ISA MALAH TIDAK MEMPERCAYAINYA MALAH MELANGGAR AJARAN-2 YANG TELAH DIBERIKAN PADA NABI ISA GIMANA???????
===
MAKANYA TANYA PADA ROMO ATAU ORANG YANG MENGJARAKAN KAU!!!!
KAMU UDAH PERNAH LIHAT BELUM YANG DIINTERNET PENGHINAAN AL QUR,AN DI JAWA TIMUR ITU DIA SEKARANG MINTA MAAAF PADA SELURUH RAKYAT INDONESIA YANG BERAGAMA ISLAM , DAN SEKARANG DIA MANJADI MUALAF,
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
ANDA AJA TIDAK BISA JAWAB KOK MALAH TANYA SAYA
pertanyaan yang mana?
Trinitas? sudah saya beri link-nya
Melihat Yesus? sudah saya beri link-nya,
baca link yang saya berikan, dari situ Anda mestinya bisa mengambil kesimpulan sendiri.
KAMU UDAH PERNAH LIHAT BELUM YANG DIINTERNET PENGHINAAN AL QUR,AN
yang videonya ada di YouTube itu? sudah..
saya tegaskan, saya percaya pada Injil, bukan pada Quran, tetapi saya sangat menghargai bagi yang mempercayai Quran.
pertanyaan-pertanyaan saya di atas juga belum bapak jawab!
saya ulang singkat:
Jika Bapak berpendapat bahwa Injil sudah banyak dirubah, mengapa Bapak mengutip Injil untuk membenarkan keyakinan Bapak? Bukankah itu tidak konsisten??
Lalu Injil yang ASLI seperti apa?
Jika Bapak berpendapat bahwa Injil sudah banyak dirubah, apakah itu berarti bahwa Tuhan TIDAK MAMPU menjaga FirmanNya?
Oh ya, pertanyaan saya terdahulu:
saya ulangi:
Bapak menyatakan:Menurut aku YAHWEH ITU YA ALLLAH
baru kali ini ada orang Muslim yang berani menyatakan Yahweh=Allah, coba Pak…, konfirmasi dengan teman-teman Anda yang muslim…apakah mereka percaya bahwa Allah = Yahweh?
Jika demikian, beranikah Anda bersaksi: “Tiada Tuhan selain Yahweh” ???
silakan baca tulisan di: http://zenma.wordpress.com/2007/12/04/tuhan-kita-allah/
GK | Apr 16, 2008 | Reply
YESUS MENYURUH MENYEMBAH KEPADA TUHAN. SEMUA UMAT ISLAM DIMANAPUN MEREKA BERADA, MENYEMBAH KEPADA TUHAN YANG DI SEMBAH OLEH YESUS.SEMENTARA UMAT KRISTEN MENJADIKAN YESUS SEBAGA SESEMBAHAN.INI MEMBUKTIKAN BAHWA KAMI UMAT ISLSMLAH PENGIKUT YESUS YANG SESUNGGUHNYA.
PERHATIKAN BAGAIMANA YESUS (NABI ISA AS)DALAM AL QUR’AN BERSABDA,:
INNALLAHA RIBBI WA RABBUKUM FA’BUDUUHU HAADZAA SHIRATHUM MUSTAqIIM.
‘ SESUNGGUHNYA ALLAH TUHANKU DAN TUHAN KAMU, MAKA SEMBAHLAH DIA, INILAH JALAN YANG LURUS”(QS 3AALI’IMRAAN 51)
INNALLAHA HUWA RABBII WA RABBUKUM FA,BUDUUHU HAADZAA SHIRAATHUM MUSTAqIIM.
“SESUNGGUHNYA ALLLAH DIALAH TUHANKU DAN TUHAN KAMU, MAKA SEMBAHLAH DIA, INILAH JALAN YANG LURUS”(QS 43 AZ ZUKRUUF 64)
BAHKAN SETIAP HARI UMAT ISLAM MINIMAL 17 KALI MENGUCAPKAN.
“IYYAKA NA’BUDU WA IYAAKA NASTAI’IIN” ARTINYA :
“HANYA ENGKAULAH YANG KAMI SEMBAH DAN KEPADA ENGKAULAH KAMI MOHON PERTOLONGAN,”(QS 1 AL FAATIKHAH 5)
APA YANG YESUS AJARKAN DALAM ALKITAB, BAHWA MENYEMBAH ITU HANYA KEPADA ALLAH YANG DIA SEMBAH, TERNYATA UMAT ISLAMLAH YANG MENGAMALKAN DAN MENGAMINKANNYA.
BETUL NGAK TULISANKU BACAA DOOOOOOOOONG.
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
Pak…, silakan jawab dulu pertanyaan saya yang bersumber dari pernyataan Bapak di depan, jangan buat ’statement’ terus dong….
Tulisan-tulisan Bapak itu sudah sering saya dengar dari diskusi/debat-nya Forum Arimatea
Satu hal terbesar dari diskusi ini yang saya dapatkan adalah pernyataan Bapak (sebagai orang Muslim) “Menurut aku YAHWEH ITU YA ALLLAH”
Oleh sebab itu saya sarankan, agar Bapak dapat mengetahui siapa Yesus sebenarnya, apakah dia itu utusan Yahweh atau Yahweh sendiri, silakan berdoa KEPADA YAHWEH, mohon petunjuk pada YAHWEH.
silakan jawab dulu pertanyaan saya.
(sebenarnya tulisan “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” tidak dimaksudkan untuk menuju pada diskusi semacam ini — karena tulisan itu ditujukan kepada rekan-rekan Kristen)
btw, selama diskusi dapat berjalan dengan “sehat” saya tidak berkeberatan.
tetapi jika diskusi ini menjadi “tidak sehat” mohon maaf, diskusi ini perlu diakhiri di sini, karena bukan tempatnya.
ada banyak website lain untuk berdiskusi/berdebat masalah Injil dan Quran.
GK | Apr 16, 2008 | Reply
SAYA JAWAB YAA ?
SELAMA HIDUPNYA YESUS TIDAK PERNAH MENGAJARAKAN TRINITAS TRINITAS INI BARU MUNCUL PADA THN 325 M KETIKA KONPRENSI NICEA, OLEH RAJA CONSTANTIN.
OLEH SEBAB ITU SEUMUR HIDUPNYA YESUS TIDAK PERNAH TAHU JIKA AJARAN YANG BELIAU AJRKAN BERUBAH JADI TRINITAS: ARTINYA BAPA ITU TUHAN, YESUS ITU TUHAN DAN ROH KUDUS ITU JUGA TUHAN. SALAH SATU CONTOH AYAT TRINITAS DI DALAM ALKITAB YAITU 1 YOHANES 5;7-8 YANG BERBUNYI
SEBAB ADA TIGA YANG MEMBERI KESAKSIAN (DI DALAM SORGA ; BAPA , FIRMAN DAN ROH KUDUS ; DAN KETIGANYA ADALAH SATU. DAN ADA TIGA YANG MEMBERI KESAKSIAN DI BUMI ): ROH DAN AIR DAN DARAH DAN KETIGANYA ADALAH SATU.
AYAT YANG BERADA DALAM KURUNG KURAWAL TSB (….) ADALAH AYAT TRINITAS. DALAM CATATAN KAKI ALKITAB, AYAT TSB DINYATAKAN TIDAK ASLI. NAH KALAU TIDAK ASLI, BERARTI PALSU BUKAN .
INILLAH JAWAB YANG KOMPLIT DOOONG?????
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
LHOOO ANDA KOK JADI BEGITU ?
AKU ADALAH SEORANG MUSLIM AKAN TETAPI AKU MAU BELAJAR APAPUN ASAL BENAR TIDAK MEMPENGARUHI SIAPA-2 KALAU TULISAN SAYA INI MENYINGGUNG ANDA SAYA ORANG JAWA MINTA MAAAF YANG SEBESARNYA-BESARNYA BANYAK ILMU LEBIH BERMANFAAT DARI PADA T6IDAK NGAPAIN TERUS GITU
KALAU EMANG TULISAN-2 SAYA TIDAK BAIK NGAK DIPAKAI NGAAK APAA, MAU DIPAKAI SILAHKAN SAYA NGAK MAKSA
ANDA BUKA WEBSITE INI UNTUK APA DOOONG?TUJUANNYA?
sudaryono_daryono | Apr 16, 2008 | Reply
he he… itu baru satu jawaban masalah trinitas, pertanyaan lainnya belum di jawab
tentang Trinitas, nampaknya Bapak belum membaca link yang saya tunjukkan.
Bapak juga perlu melihat menu/halaman Literatur pada website ini, disitu saya tawarkan VCD “Mengusik Doktrin Tritunggal”. Doktrin Tritunggal/Trinitas itu memang tidak ada dalam Kitab Suci Pak…..saya tahu kok..
GK | Apr 16, 2008 | Reply
OK, kalau ada jaminan Bapak tidak marah, saya bisa lanjutkan diskusi.
Terus terang saya juga orang Jawa, saya ikut “Kawruh Jiwa” (saya juga bikin website http://ilmubahagia.salatiga.biz ) dan salah satu prinsip dalam Kawruh Jiwa adalah “tanpa nesu” (tidak marah).
Nah, kalau pakai “ilmu” di kawruh jiwa, yang mempertanyakan “kebenaran” segala sesuatu, sebenarnya ada pertanyaan lebih lanjut buat Bapak.
Bapak menyatakan bahwa Injil banyak dipalsukan, itu jarene/katanya siapa? Apa Bapak tahu? atau Bapak merasa tahu? atau Bapak yakin saja? (sekalipun tidak tahu?)
GK | Apr 16, 2008 | Reply
juga mohon, Bapak lebih baik gunakan huruf kecil, kecuali untuk kata-kata yang perlu penekanan,
sebab dalam ‘etika’ email/chatting/diskusi di internet, menggunakan huruf besar semua, menunjukkan bahwa sedang ‘berteriak’. maaf saya ingatkan.
GK | Apr 16, 2008 | Reply
Sdr Sudaryono anda KELIHATANNYA tahu banyak Alkitab, tapi semua pengertiannya sudah berubah sesuai dengan ajaran ISlam.
–deleted–
Ajaran Tritunggal jauh sudah diterima ratusan tahun sebelum Constantinopel jadi ‘Kristen’.
–deleted–
Tidak ada hubungan antara AlQuran dengan Alkitab:
1. YAHWEH (the LORD/TUHAN) mengasihi Israel dan orang Kristen, --deleted–.
2. Yahshua mengajar “berkati musuhmu”, (kasihi musuhmu)–edited– –deleted–.
3. YAHWEH firman-Nya tidak berubah, –deleted–.
4. Kata “Allah” dan “Muhammad” tidak pernah tertulis di Alkitab (kecuali Alkitab bahasa Indonesia, Alkitab bahasa Arab)
Singkat kata, janganlah memakai referensi Alkitab untuk mendukung argumentasi anda tentang agama Islam, karena semua nabi dan imam di Alkitab adalah orang-orang Israel /Yahudi.
YAHWEH adalah pencipta langit dan bumi, (sesuai dengan Kitab I Tawarikh 16:26 Sebab segala sesembahan bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi YAHWEH-lah yang menjadikan langit).–edited — –deleted–
YAHWEH adalah Pencipta langit dan bumipun bisa anda buktikan sendiri!! Saya telah membuktikannya sendiri!
Anggur Baru | Apr 17, 2008 | Reply
@Anggur Baru,
maaf, beberapa komentar Anda, saya edit/hapus,
jika jadi agak kurang nyambung, maaf, tapi untuk selanjutnya jangan sampai memancing perdebatan yang lebih jauh. maaf ya…
GK | Apr 18, 2008 | Reply
Salam damai sdr GK, terima kasih untuk balasan tulisan saya, tentu anda berhak mengedit setiap tulisan di situs anda, situs ini rumah anda.
Saya tidak melihat tulisan saya out of contect, tulisan saya membuat perbandingan antara apa yg dipercayai sdr Sudaryono tentang Alkitab dari sisi iman Kristen dan sisi kepercayaan Islam, seperti contoh dibawah ini.
Bagaimanapun anda berhak dan saya terima dengan senang hati. Anggur Baru.
Kembali ke topik:
By Sudaryono:
YESUS MENYURUH MENYEMBAH KEPADA TUHAN. SEMUA UMAT ISLAM DIMANAPUN MEREKA BERADA, MENYEMBAH KEPADA TUHAN YANG DI SEMBAH OLEH YESUS.
‘ SESUNGGUHNYA ALLAH TUHANKU DAN TUHAN KAMU, MAKA SEMBAHLAH DIA, INILAH JALAN YANG LURUS”(QS 3AALI’IMRAAN 51)
INNALLAHA HUWA RABBII WA RABBUKUM FA,BUDUUHU HAADZAA SHIRAATHUM MUSTAqIIM.
“SESUNGGUHNYA ALLLAH DIALAH TUHANKU DAN TUHAN KAMU, MAKA SEMBAHLAH DIA, INILAH JALAN YANG LURUS”(QS 43 AZ ZUKRUUF 64)
BAHKAN SETIAP HARI UMAT ISLAM MINIMAL 17 KALI MENGUCAPKAN.
APA YANG YESUS AJARKAN DALAM ALKITAB, BAHWA MENYEMBAH ITU HANYA KEPADA ALLAH YANG DIA SEMBAH, TERNYATA UMAT ISLAMLAH YANG MENGAMALKAN DAN MENGAMINKANNYA.
BETUL NGAK TULISANKU BACAA DOOOOOOOOONG.
Komentar Anggur Baru ttg tulisan Sudaryono di atas:
Kalau semua tulisan anda diatas berasal dari Alkuran, sok la, ikuti dan percayai Alkuranmu.
Namun inilah ajaran Ýahshua Messias/Yesus Kristus/Isa AlMasih yang sesungguhnya sesuai Alkitab dan rasul-rasulnya:
Yohanes 14:6-7 - Kata Yesus kepadanya: “Akulah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
“Sekiranya kamu MENGENAL Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
Wahyu 2:8 - (Yesus berkata) :”Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali”
Yahshua berkata, “Bapa-KU” ialah YAHWEH, itu adalah Yahshua sendiri, perhatikan ayat ini:
Yesaya 9:5- “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: PENASEHAT AJAIB, ELOHIM/GOD YANG PERKASA, BAPA YANG KEKAL, RAJA DAMAI.”
YAHWEH dipanggil BAPA oleh Yahshua dan oleh setiap orang Kristen, INGAT; YAHWEH bukanlah Allah, karena Allah tidak punya anak, bukankah begitu, sdr Sudaryono???
Jadi, terlihat jelas, Alkitab yang tertulis sedikitnya 500 tahun lebih awal dari sebelum agama Islam lahir, mengatakan Yahshua/Yesus/Isa ITULAH sesungguhnya JALAN LURUS yang Muhammad maksudkan.
Yahshua TIDAK PERNAH mengajari pengikut-Nya untuk menyembah Allah, saya tulis ulang :Yahshua TIDAK PERNAH mengajari pengikut-Nya untuk meyembah Allah. Tidak satu ayatpun tertulis di Alkitab - dari Nabi Musa sampai Rasul Yohanes, TIDAK PERNAH!!
Anda kelihatannya bingung dengan agama anda sendiri. Jika anda mau mengerti ajaran Kristen anda harus baca Alkitab didalam takut dan hormat kepada Yahshua dan Yahweh yang telah mengutus Yahshua, sehingga DIA akan memberimu berkat dan anugerah untuk mengerti FIRMAN-NYA yang kudus dan tidak pernah berubah.
Alkitab berkata: TAKUT akan YAHWEH adalah PERMULAAN HIKMAT!
Salam sejahtera dari Messias Yahshua untukmu Sudaryono, bagus sekali kamu mau mencari tahu siapa sesungguhnya JALAN LURUS tersebut.
Anggur Baru | Apr 18, 2008 | Reply
@Anggur baru
terima kasih, saya tahu maksud anda, namun menurut saya, tidak perlu kita menyinggung/mempertanyakan Al Quran atau Mohammad.
Sudah banyak yang melakukan itu, misalnya dapat dilihat di http://faithfreedom.org atau di http://mengenal-islam.t35.com , kita nggak usah ikut-ikut. Misi saya dengan website ini adalah menyadarkan rekan-rekan Kristen bahwa nama Tuhan menurut Kitab Suci adalah YAHWEH, bukan Allah.
Namun saya tetap menghargai rekan-rekan yang menyembah Allah.
Nah, bapak sudaryono_daryono, memang unik, karena dia mengaku bahwa Allah = Yahweh, oleh karena itu saya minta, dia bersaksi, “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Yahweh”. Setelah bersaksi demikian, mungkin saja, hikmat dari Yahweh akan turun kepadanya.
Saya juga sarankan beliau untuk berdoa kepada Yahweh untuk mencari tahu siapa Yesus sebenarnya.
Kalau berdoanya kepada Allah, ya pasti dijawab bahwa Yesus itu ya Isa seperti yang diceritakan dalam Quran. — kalau gini, nggak usah berdoa saja sudah tahu, tinggal baca Quran –
Saya yakin, kalau dia bertanya/berdoa kepada Tuhan Yahweh, siapa Yesus sebenarnya, jawabannya tidak demikian. Malah, semoga Yesus sendiri yang datang menemui Bapak sudaryono_daryono, sehingga beliau bisa yakin bahwa Yesus bukan sekedar nabi/utusan, karena menurut pemahaman saya sekarang Yesus/Yeshua adalah Yahweh sendiri yang hadir dalam rupa manusia. Yahweh maha kuasa, mau hadir dalam rupa manusia-pun, tidak mustahil bagi Dia yang maha kuasa itu.
(saya pernah punya pengalaman spiritual/supranatural dengan Yesus, jadi saya berani menyarankan ini, saya dulu juga berdoa tiap malam, berbulan-bulan hingga mendapat jawaban)
Jadi, justru, karena saya menghargai Al Quran, bahwa menurut Al Quran, Allah tidak beranak dan diperanakkan, maka saya juga mengakui keberadaan Allah, tetapi bukan Allah yang ber-anak Yesus, sebab Yesus adalah Putera Yahweh, bukan anak Allah. Jadi, kalau mencampuradukkan ajaran Bible dengan ajaran Quran, ya.. jadinya bertentangan/kacau terus.
Silakan buat saudara-saudara yang mengakui Allah sebagai Tuhan, yang tidak beranak dan diperanakkan itu, tetapi saya mengakui Tuhan Yahweh yang “beranak” Yeshua.
Jadi, buat saudara-saudara pengikut Yesus, tetapi mengakui Yesus itu anak Allah, berarti anda semua sedang TIDAK MENGHARGAI Al Quran, TIDAK MENGHARGAI keyakinan rekan-rekan Muslim, yang percaya bahwa Allah tidak beranak dan diperanakkan. Apapun alasan anda, anda sedang “tidak mau tahu” dengan iman/keyakinan saudara-saudara Muslim, bahwa Allah tidak hadir dalam rupa manusia. Anda sedang memaksakan kehendak, bahwa Allah harus sesuai dengan keyakinan anda, yaitu Allah yang beranak Yesus. Allah yang menjelma menjadi manusia. Bahkan anda sedang “ngawur” bahwa nabi-nabi Israel menyembah Allah. Nabi-nabi Israel adalah penyembah Yahweh, bahkan sampai hari ini-pun Israel masih tetap menyembah YHWH, bukan Allah. Anda menjadi ngawur, karena Alkitab terbitan LAI memang juga ngawur menyebutkan, Allah Israel ialah Allah ( silakan baca di http://gkmin.net/?p=14 )
jadi.., untuk Bapak sudaryono_daryono, Anda sudah menyatakan bahwa Allah = Yahweh.
Apakah Bapak sudah mengucapkan pengakuan, “Tiada Tuhan selain Yahweh”?
Sudah berdoa kepada Yahweh, minta petunjuk siapa Yesus sebenarnya?
GK | Apr 18, 2008 | Reply
aku ingin tanya ?
pertayaan pertama: Mana pengangkuan Yesus didalam Alkitab bahwa dia beragama Kristen?
kedua : Mana ajaran Yesus ketika berumur 13 sampai 29 tahun?
udah itu dulu ya?
yulio_adit | Apr 19, 2008 | Reply
@yulio_adit
Tidak ada pengakuan yesus beragama Kristen. Anda belum tuntas baca Injil?
Yesus tidak beragama Kristen. Jaman Yesus, belum ada agama Kristen. Yesus orang Yahudi,mestinya, mengikuti kepercayaan Yahudi, yakni ber-Tuhan Yahweh, dan mengikuti ajaran Taurat.
Yesus juga tidak mengajarkan agama Kristen.
Yesus mengajarkan tentang Kerajaan Surga. Yesus mengajarkan tentang Bapa Yahweh.
Kristen artinya pengikut Kristus, itu sebutan yang diberikan kepada orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Sebuah konsekuensi dari pengikut Kristus.
Usia 13-29 tahun, tidak ada ceritanya di Kitab Suci, tetapi diduga (dari analisis para ahli sejarah — silakan lihat Film dari BBC (Discovery Channel) “Jesus complete strory”), Yesus melakukan kegiatan sehari-hari, membantu orang tuanya sebagai tukang kayu)
Orang-orang Kristen tidak pernah menganggap bahwa agama Kristen adalah “ciptaan” Tuhan. Agama adalah ciptaan manusia, dalam rangka upayanya mencari Tuhan.
(maaf, sebenarnya aneh jika sebagian orang Muslim, menganggap Musa, Abraham, bahkan Adam itu beragama Islam, karena nabi-nabi Israel, semua Yahudi, dan “beragama” Yahudi . Islam lahir abad 7 Masehi. Yesus lahir abad 1 Masehi. Para nabi hidup Sebelum Masehi. — pertanyaan Anda tentang agama Yesus, sedikit menunjukkan cara berpikir Anda tentang keberadaan sebuah agama, tolong belajar sejarah perkembangan agama di dunia)
GK | Apr 19, 2008 | Reply
pertanyaan seperti itu tampak sepele atau main-main, padahal kami bener-2 serius dan akan menepati janji bila ada diantara umat Kristiani atau dari agama manapun yang bisa memberikan bukti berupa ayat-2nya yang tertulis dalam Alkitab tentang pengakuan Yesus bahwa dia beragama Kristen.
jika Yesus ternyata bukan beragama Kristen, lalu apa nama agama Yesus yang sebenarnya?
===
mengapa kalau tidak mengajarkan kok orang kristen
mengimaninya ya?
===
banyak umat Kristiani tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Yesus bukan beragama Kristen dan yang menamakan agama itu”Kristen” bukan Yesus, tapi Barnabas dan Paulus (Saulus) di Antiokhia. Perhatikan ayat-2 Alkitab dibawah ini:
“Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allh, bersukacitalah ia. Ia menasehati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencarai Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-2 itu pertama kalinya disebut Kreisten.”(Kis 11:23-26)
Ayat diatas membuktikan bahwa yang menamakan agama itu “Kristen” bukan Yesus, tetapi Barnabas dan Paulus.
“Kristen itu baru muncul jauh steleh Yesus mati.
===
mengapa kalau tidak mengajarkan kok orang kristen
mengimaninya ya?
===
pertanyaan kedu ya?
jawab :
Apakah yang dilakukan Yesus selama berumur 13 sampai dengan 29 tahun?
1. Menerima dan menulis wahyu Allah (mana dan apa saja bunyi wahyu tersebut?)
2. Mengajar dan berdakwah kemana-mana (apa saja yang diajarkannya)
3. Menulis Injil yang difirmankan kepadanya (Injil yang mana? Kan ada Injil Yesus bukan?)
4. Membantu ibunya Maryam(memasak dan mencuci? rasanya tidak mungkin)
5. Tidak berbuat apa pun, hanya menunggu firman (Tuhan koq Nganggur, pasif?)
6. Menikah / berumahtangga(mungkin saja, tapi tidak tercata karena kisahnya selama 17 tahun hilang)
7. Membantu ayahnya Yusuf sebaga tukang kayu(Tuhan jadi tukang kayu?)
8. Nganggur saja, makan ,tidur, tidak melakukan kegiatan apapun(Tuhan koq nganggur, tidak berkarya?
9. Pergi mengembara (kemana saja perginya, dan apa yang dilakukannya?)
10. Kembali kepada Bapanya selama 17 tahun lalu turun lagi kebumi(mana buktinya?)
Bukti-bukti Yesus berdakwah ketika berusia 12 dan 30 tahun :
“Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu.”(Lukas 2:42)
“Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya Ia berumur kira-2 tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli…”(Lukas 3:23)
yulio_adit | Apr 19, 2008 | Reply
@yulio_adit,
Anda sudah baca jawaban saya di atas?
Yesus TIDAK mengajarkan AGAMA KRISTEN!
“Kristen” adalah sebutan, sebagai KONSEKUENSI dari orang-orang yang percaya kepada Yesus (percaya bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan menuju BAPA YAHWEH)
Orang Kristen TIDAK beriman pada AGAMA KRISTEN.
Sekali lagi saya jawab:
Yesus mengajarkan tentang BAPA YAHWEH — tidak mengajarkan tentang “ALLAH”.
Yesus mengajarkan tentang KERAJAAN SURGA.
Penginjilan BUKAN memberitakan Agama Kristen, tetapi memberitakan INJIL KERAJAAN.
Matius 9:35 Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.
Dunia akan kiamat, setelah semua bangsa mendengar Injil Kerajaan ini
Matius 24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Mas, Anda bisa saja percaya pada Tuhan Yesus, tetapi tidak beragama Kristen. Agama Kristen hanya sekedar “LABEL” dan ‘label’ itu TIDAK menyelamatkan.
Di Salatiga, ada seorang gadis (sekolah masih SMP) ditemui Yesus dalam mimpi, sekarang sudah percaya Yesus, sudah dibabtis, tetapi masih tetap beragama Islam. Nggak apa2 kok….
Anda perlu dapat membedakan antara “AGAMA” dengan KEYAKINAN.
Saya kenal dengan seseorang, punya kedudukan penting, agamanya tetap “Islam” tetapi beliau percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Beliau bilang, “agama itu ageman, tetapi bukan yang di-agem-i” — dalam posisi beliau, sangat riskan untuk berpindah memeluk agama Kristen.
Itulah beda IMAN dan AGAMA.
GK | Apr 19, 2008 | Reply
yang aneh itu yang mana anda orang Kristen tidak bisa menjawab rasannya aneh ya?
yulio_adit | Apr 19, 2008 | Reply
Anda itu memang tidak membaca jawaban saya….
Mas, Yesus tidak ada hubungannya dengan Allah. Yesus lahir dan mati pada ABAD I Masehi.
Allah, diperkenalkan oleh Mohammad ABAD VII Masehi (kalaupun sebelum dipakai oleh Mohammad, kata Allah itu sudah dipakai, itupun setelah Yesus mati, jadi jangan campur adukkan antara ALLAH dan YAHWEH)
Yesus mengajarkan tentang YAHWEH, bukan tentang ALLAH. Yesus menyampaikan Firman YAHWEH, bukan Firman ALLAH.
Anda jangan “kacau” dengan terjemahan Alkitab LAI yang “kacau balau”.
GK | Apr 19, 2008 | Reply
jika Yesus ternyata bukan beragama Kristen, lalu apa nama agama Yesus yang sebenarnya?
Mas…, ini pola pikir Anda bahwa orang itu HARUS beragama!! Siapa yang mengharuskan seseorang beragama?
Apakah Adam punya agama? Kitab yang dipakai Adam apa? Apakah Musa punya agama? Hukum Taurat (permulaan Agama Yahudi) Musa yang menerima. Kitab-kitab permulaan yang menulis adalah Musa. Apa agama Musa? (jangan-jangan Anda akan sebut Musa beragama Islam??? — jangan “ngawur”, belajar sejarah dong….
Apakah untuk mengenal Tuhan, orang harus beragama? Itu khan konsep yang diajarkan oleh Islam, orang kalau tidak memeluk agama Islam dianggap kafir…
Mas… TUHAN TIDAK MENCIPTAKAN AGAMA. Tuhan memang menetapkan HUKUM-HUKUM (misalnya 10 perintah Yahweh, yang diterima Musa — atau perintah Yahweh kepada Abraham untuk “mengorbankan” Ishak), tetapi BUKAN menetapkan AGAMA. Hanya Islam yang menganggap bahwa Islam adalah agama ‘ciptaan” Tuhan Allah.
Tuhan YAHWEH, TIDAK menciptakan agama Yahudi, juga tidak menciptakan agama Kristen.
Jadi…, pertanyaan Anda tentang agama Yesus, TIDAK RELEVAN, dengan konsepsi tentang Tuhan dan agama menurut Kristen.
GK | Apr 19, 2008 | Reply
katanya Yesus menurut anda sebagai ageman tetapi mengapa orang-2 Kristen tidak mengamalkan ajarannya Yesus itu sendiri?
==
Katanya kitab ajaranmu injil?
==
ITu baru dua pertanyaanku aja kamu tidak bisa jawab
==
Kalau kamu masuk ke Gereja itu ada salib itu siapa menurutmu kau itu siapa aku mau tanya?
yulio_adit | Apr 19, 2008 | Reply
Makanya Alkitab yang diantaranya terdiri dari Taurat,zabur dan, adalah nama-2 kitab suci yang banyak disbutkan oleh Al Qur’an. Bahkan ummat Islam wajib mengimaniya karena kitab-2 tersebut adalah kitab-t yang pernah allah turunkan kedunia ini. Taurat kepada Nabi Musa,Zbur kepada Nabi Daud, dan Injil kepada nabi isa. Karena Al Qur’an banyak menyebut-nyebut kitab-2 tersebut, maka kami umat Islam juga mempelajarinya, apakah kitab-2 yang dimaksud Al Qur’an itu ialah seperti yang ada sekarang ini di tangan umat Kristiani. Dalam mempelajarinya, kami justru menemukan begitu banyaknya ayat-2 yang jelas-jelas berasal dari penulis kitab itu sendiri maupun orang lain, seperti contoh dibawa ini:
“Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberikan Injil Allah.”(Roma 1:1)
“Dari paulus, seorang rasul, bukan karena manusia, juga bukan oleh seorang manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah, Bapa,yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati,..(Galantia 1:1)
“Teoplus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-2 yang telah ….(Lukas 1:1)
dan masih banyak lagi?
Berbeda dengan Al Qur’an, yang bisa bersaksi dan berbicara dari dirinya sendiri bahwa dia benar-2 berasal dari Allah. Bukan hanya satu ayat, tetapi ada sekian banyak Al Qur’an yang memberikan kesaksian bahwa dia yang memberikan kesaksian bahwa dia berasal dari Allah.
Perhatikan ayat-2 sebagai berikut:
Alif laam raa tilka aayaatul kitaabil mubiin inna anzalnaahu qur-aanan’arabiyyal la’allakum ta’qiluun.
Alif laam raa. Ini adalah ayat-2 Kitab (Al Qur’an) yang nyata. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya berupa Al Qur’an berbahsa Arab agar kamu memahaminya.
“Alif laam miim raa’ tilka aayaatul kitaabi wal ladzii unzila ilaika mir rabbika haqqu walaakinna aktsaran naasi laa yu’minuun.
“Aliflaam miim raa. Ini adalah ayat-2 Al Qur’an dan yang diturunakan kepada engakau dari Tuahnmu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.”(Qs 13 Ar Ra’du 1)
Alif laam raa’ kitaabun anzalnaahuilaika li tukhirajan naasa minazzh zhulumaati ilan nuuri bi idzni rabbihim ilaa shiraathil ‘azizil hamiid.
” Alif laam raa, (Inilah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya engakau menegeluarkan manusia dari gelap kepada terang dengan izin Tuhan mereka ke jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,” (Qs 14 Ibrahim 1)
Inna nahnu nazzaldnadz dzikra wa innaa lahuu la haafizhuun
” Sesungguhnya Kami telah menurukan Al Qur’an dan sesugguhnya Kami pula yang memeliharanya.”(Qs 15 Al Hijr 9).
yulio_adit | Apr 19, 2008 | Reply
Mana perintah Yesus atau Tuhan untuk beribadah pada hari Minggu?
aku ingin jawabanya ya?
Pertanyaan ini mungkin agak aneh dan bahkan dianggap sepele atau main-2 saja.
yulio_adit | Apr 19, 2008 | Reply
@yulio_adit
katanya Yesus menurut anda sebagai ageman tetapi mengapa orang-2 Kristen tidak mengamalkan ajarannya Yesus itu sendiri?
Anda itu kalau baca yang teliti Mas…..
nih saya copy lagi tulisan saya:
“Saya kenal dengan seseorang, punya kedudukan penting, agamanya tetap “Islam” tetapi beliau percaya bahwa Yesus adalah Tuhan. Beliau bilang, “agama itu ageman, tetapi bukan yang di-agem-i” — dalam posisi beliau, sangat riskan untuk berpindah memeluk agama Kristen.”
yang “ageman” itu AGAMA bukan YESUS. dan itu pendapat “beliau”. Beliau itu percaya Yesus karena ditemui Yesus berkali-kali dalam perjalanan spiritual-nya. Beliau orang Jawa.
Katanya kitab ajaranmu injil?
katanya SIAPA? Injil hanya sebagian dari KITAB SUCI. ada 4 Injil, dan ada 66 Kitab dari KITAB SUCI. Kalau menyebut sesuatu itu yang jelas…
Kalau kamu masuk ke Gereja itu ada salib itu siapa menurutmu kau itu siapa aku mau tanya?
Salib itu hanya tanda, tidak ada tanda itu juga tidak apa-apa. memang ada orang Kristen yang ‘menghormati’ tanda salib dan patung2, tapi itu BUKAN PERINTAH TUHAN YAHWEH. Justru jelas perintah Bapa YAHWEH, “Keluaran 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”
kalau sungguh-sungguh taat pada Tuhan, ya tidak perlu patung-patung itu.
saya? saya orang yang percaya pada Bapa Yahweh dan Tuhan Yesus. Maaf..,saya tidak percaya pada Tuhan Allah. (tetapi saya menghargai orang-orang yang percaya pada Tuhan Allah) — silakan baca tulisan-tulisan saya yang lain di website ini.
Mana perintah Yesus atau Tuhan untuk beribadah pada hari Minggu?
aku ingin jawabanya ya?
Pertanyaan ini mungkin agak aneh dan bahkan dianggap sepele atau main-2 saja.
Itu bukan pertanyaan aneh, tetapi pertanyaan orang yang tidak tahu atau tidak mau tahu sejarah perkembangan kekristenan.
Hari Ibadah yang benar menurut Taurat adalah hari SABAT (sabtu)
Roma yang mengubah menjadi MINGGU. Sampai sekarang-pun ada gereja-gereja yang beribadah pada hari SABTU.
Mas….
jangan promosi Islam (ayat-ayat Al-Quran) di sini…. website ini bukan tempat promosi Islam. Lihat tulisan-tulisan saya di website ini, saya “mengkritik” kekristenan, tetapi bukan dengan sudut pandang Islam.
Kalau mau
promosi Islam dan berargumentasi bahwa Islam itu benar dan baik, silakan
kunjungi dan berdiskusi/berdebat di website http://indonesia.faithfreedom.org
atau http://mengenal-islam.t35.com
disana Anda akan berhadapan dengan orang-orang yang semula memeluk agama Islam, tetapi kemudian meninggalkan Islam. Silakan ke sana saja….
(saya di sini tidak mau berdebat tentang Islam, saya juga tidak mau terlalu banyak melayani pertanyaan tentang kekristenan dari sudut pandang Islam — karena tidak akan pernah ada titik temu. Kitab Suci berbicara tentang YAHWEH dan YESUS/YESHUS, Quran bicara tentang ALLAH dan MOHAMMAD. Jadi nggak bakal ketemu Mas….)
Anda percaya bahwa Tuhan itu maha kuasa, tetapi tidak dapat menerima bahwa Tuhan juga ber-kuasa untuk menjadi manusia… ya khan?!
Anda menganggap Injil/Kitab Suci sudah dipalsukan oleh tokoh-tokoh gereja, tetapi Anda tidak segan-segan mengutip ayat-ayat Injil/Kitab Suci untuk membenarkan keyakinan Anda…. ya khan?!
Anda yakin bahwa Injil/Kitab Suci “kristen” sudah dipalsukan, tetapi juga sangat yakin bahwa Quran dipelihara oleh Tuhan, tetapi dengan demikian sesungguhnya Anda sedang mengakui bahwa Tuhan itu TIDAK PUNYA KUASA untuk menjaga FirmanNya (Taurat, Zabur dan Injil). Apakah Tuhan yang MAMPU menjaga Quran, TIDAK MAMPU menjaga Taurat, Zabur dan Injil????
Anda percaya bahwa Isa tidak disalib, diganti dengan orang yang diserupakan dengan Dia, apakah itu tidak berarti bahwa Isa itu PENGECUT dan Tuhan itu PENIPU? — renungkan –
(tetapi saya tidak pusing dengan segala keyakinan Anda, karena memang Tuhan saya adalah YAHWEH dan Tuhan Anda adalah ALLAH.
Pertanyaan saya (tolong dijawab). Menurut Anda apakah YAHWEH = ALLAH ? — nggak usah mutar-mutar, jawab saja. kalau Anda bingung, Anda perlu belajar dulu, dari mana kata YAHWEH berasal, darimana kata ALLAH itu berasal.
makanya baca dulu tulisan saya di topik ini (download dulu) baru bertanya/berkomentar, sehingga komentar/pertanyaan Anda, ‘nyambung’ dengan judul topik di sini.
Anda juga menutup diri pada kenyataan ada orang-orang yang menjadi percaya pada Tuhan Yesus, karena pengalaman-pengalaman supranatural (misalnya ditemui sendiri oleh Tuhan Yesus: misalnya Ali Mahkrus, Yusuf Roni, Sinuhun Tedjowoelan, dll. baca antara lain di:
http://gkmin.net/?page_id=58
Mas.. silakan baca tulisan saya di http://gkmin.net/tulisan/penyelamatan.pdf itu kalau Anda ingin tahu sedikit (secara singkat) latar belakang keyakinan kristen kepada Tuhan Yesus.
kalau pingin tahu siapa Yesus sebenarnya, silakan Anda berdoa secara sungguh-sungguh minta TUHAN memberi petunjuk. Jangan berdoa kepada YAHWEH, jangan berdoa kepada ALLAH, jangan berdoa kepada YESUS, berdoalah kepada TUHAN. — itu yang saya lakukan lebih dari 10 tahun yang lalu, dan jawaban Tuhan secara supranatural/gaib, mengantar saya menjadi BERIMAN KEPADA YESUS dan juga kepada BAPA YAHWEH (bukan beriman kepada “agama Kristen” — bahwa saya beragama Kristen, itu sudah konsekuensi saya sebagai pengikut Yesus)
GK | Apr 19, 2008 | Reply
Berbeda dengan Al Qur’an, yang bisa bersaksi dan berbicara dari dirinya sendiri bahwa dia benar-2 berasal dari Allah.
bersaksi dan berbicara dari dirinya sendiri — untuk dirinya sendiri, itulah KEHEBATAN Quran.
itu namanya kalau dalam bahasa Inggris disebut “self proclaim”.
Ringkasnya, “self proclaim” Quran dan Mohammad adalah begini:
Siapa yang menyatakan bahwa Mohammad adalah nabi, Utusan Allah? –>> Al Quran
Siapa yang menyatakan bahwa Al Quran adalah Firman Allah –>> Nabi Mohammad
Jadi, muter-muter sampai manapun, ya ‘KUNCI’nya hanya PADA nabi Mohammad itu.
(nah justru karena itu antara lain yang menyebabkan saya tidak percaya pada Quran, karena hanya self-proclaim-nya Nabi Mohammad. — tetapi saya sangat menghargai kalau Anda percaya pada Quran dan Mohammad, itu HAK ASASI Anda)
Saya lebih percaya pada KITAB SUCI (TAURAT, ZABUR dan INJIL) yang…. ditulis oleh BANYAK ORANG (kira-kira 40 orang) ditulis dalam jangka wantu yang SANGAT LAMA (jaman yang berbeda-beda, sekitar 1500 tahun), tetapi dapat menjadi SATU KESATUAN, yang menjelaskan KARYA Tuhan YAHWEH untuk menyelamatkan manusia dari belenggu dosa/setan, melalui YESUS KRISTUS
bacalah tulisan http://gkmin.net/?page_id=18
Jadi harap diketahui, para NABI Israel (Yahudi) misalnya Musa, Yesaya, Yeremia, dll, itu mengajarkan tentang YAHWEH, bukan tentang ALLAH. Kembali ke pertanyaan saya di atas, (tolong Anda jawab), menurut Anda, “Apakah YAHWEH = ALLAH ?”
GK | Apr 19, 2008 | Reply
Makanya Alkitab yang diantaranya terdiri dari Taurat,zabur dan, adalah nama-2 kitab suci yang banyak disbutkan oleh Al Qur’an. Bahkan ummat Islam wajib mengimaniya
dan “Injil” maksud Anda..??
Nah, kalau Anda mengimani Kitab-kitab itu, sekarang apakah Anda percaya pada kata-kata Yesus sendiri:
Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Yohanes 12:45 dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.
Yohanes 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Apakah Yesus BERBOHONG? Apakah ayat itu DIPALSUKAN?
Nah… kenapa tidak mengikut Yesus saja????
dari 3 ayat tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa:
Yesus adalah JALAN
Yesus adalah KEBENARAN
Yesus adalah HIDUP
Yesus adalah “DIA YANG MENGUTUS”
Yesus adalah GURU
Yesus adalah TUHAN
masih mau lagi?
Yohanes 7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.
Yohanes 8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.
Yohanes 6:35 Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi
Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi …..
Yesus adalah AIR HIDUP (Tirta Kehidupan = Tirta AMerta)
Yesus adalah TERANG DUNIA
Yesus adalah ROTI HIDUP
Yesus adalah PENGUASA SORGA dan BUMI
Bukankah Yesus itu LUAR BIASA??
(atau Anda pikir itu ayat-ayat PALSU?)
Masih ragu tentang Yesus? Yesus masih kurang apa?
Saran saya, percayalah pada Tuhan Yesus, Anda akan merasakan KASIH-Nya yang luar biasa.
Jika Anda percaya Yesus, Anda tidak perlu membela Kitab Suci, Anda tidak perlu membela Yesus, Anda juga tidak perlu membela nabi-nabi Israel yang telah mati semua…..(sekalipun Kitab Suci / Yesus / nabi-nabi diolok-olok oleh orang-orang)
Baca tulisan-tulisan saya di website ini, apakah saya MEMBELA Alkitab? justru saya MENGKRITIK Alkitab terbitan LAI yang banyak error-nya.
Apakah saya tidak takut berdosa? he he he …. saya takut hanya kepada Bapa Yahweh dan Tuhan Yesus.
Apalagi sama setan, blas… saya nggak takut… ( baca tulisan di http://gkmin.net/?p=77 )
GK | Apr 19, 2008 | Reply
Untuk Sudaryono yang bilang Injil sudah dipalsukan,
silakan berkunjung ke website:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=16498
bantah informasi itu jika bapak mampu
bapak juga perlu baca buku “BERIMAN TANPA RASA TAKUT” ( http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=24282 ) biar lebih jelas melihat Islam yang ada saat ini.
untuk yulio yang sangat yakin kebenaran quran, silakan baca-baca
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=13007
abraham | Apr 20, 2008 | Reply
kalau udah terpojok ya gitu deh jawabanya tak masuk akal?
yulio_adit | Apr 23, 2008 | Reply
@yulio_adit
jawaban mana yang tidak masuk akal?
GK | Apr 23, 2008 | Reply
Shalom….
ada yang bilang kalo YHWH = I’m who I’m
betul ga???
Keluaran 3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? –apakah yang harus kujawab kepada mereka?”
Keluaran 3:14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.”
Jadi YHWH juga bukan sebuah nama, iya kan??
David | Apr 23, 2008 | Reply
@dDavid,
silakan baca tulisan saya di http://gkmin.net/?p=79
kalau di baca di Bible King James “I AM THAT I AM” kalau dalam bahasa Ibrani (di Kitab versi JPS Tanakh): “Ehyeh-Asher-Ehyeh.”
Jadi YHWH juga bukan sebuah nama, iya kan??
Mas….bacanya lanjutkan Keluaran 3:15
…. itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
masih menganggap YHWH bukan nama? Lha wong jelas tertulis gitu kok, piye tho Mas….
Kalau “ALLAH” itu nama atau bukan? kenapa orang Amerika (muslim) tetap menyebut “Allah is My Lord”? — lihat gambar di sisi kanan website ini.
tks.
GK | Apr 23, 2008 | Reply
yeh… kita kan bukan muslim mas….
ngapain kita ngikut-ngikut pemikiran muslim yang menganggap kata Allah itu sebuah nama….
lagian kalo YHWH itu sebuah nama kenapa di keluaran 3:14 bukannya I’m YHWH = Aku adalah YHWH
sama seperti I’m David = aku adalah david
Ntar kalo muslim klaim “Surga” itu hanya untuk muslim trus kita harus nyari tempat yang lainnya juga?
terlepas dari itu semua saya percaya kalo Tuhan nya mas GK dan saya masih sama koq, dari dulu, sekarang sampai selama-lamanya… GBU
David | Apr 24, 2008 | Reply
@David
yeh… kita kan bukan muslim mas….
ngapain kita ngikut-ngikut pemikiran muslim yang menganggap kata Allah itu sebuah nama….
lho.. justru kita perlu menghargai pemikiran mereka. lha wong kata itu “pinjam” dari mereka kok, malah kita memaksakan diri memberi arti yang berbeda. bukankah itu yang namanya ’sewenang-wenang”.
tidakkah kita bisa “berempati” dengan jalan pemikiran mereka? supaya tidak ada benturan-benturan dalam iman. Bukankah selama ini benturan iman akibat (antara lain) Kristen menyebutkan “Yesus anak Allah” Islam menyebut “Allah tidak beranak dan diperanakkan”
lha kalau saya sebut “Yesus putera Yahweh”, khan nggak ada benturan iman dengan mereka, karena saya-pun mengakui/meng-amin-i bahwa “Allah tidak beranak dan diperanakkan”
Apa susahnya kita tidak pakai kata “Allah” lagi?
Anda sudah download dan baca tulisannya secara lengkap? silakan download dan baca dulu http://www.gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf
Makin banyak kok Mas yang menggunakan Yahweh dan meninggalkan Allah… kalau nggak percaya, lihat 2-3 tahun lagi.
GK | Apr 24, 2008 | Reply
@David
lagian kalo YHWH itu sebuah nama kenapa di keluaran 3:14 bukannya I’m YHWH = Aku adalah YHWH
sama seperti I’m David = aku adalah david
Mas David, baca Yesaya 42:8
“Aku ini Yahweh, itulah nama-Ku…”
Masih kurang jelas? masih mau protes bahwa nama Tuhan menurut Kitab Suci adalah Yahweh??
GK | Apr 24, 2008 | Reply
Ada tambahan info….
Selama hampir 1400 tahun, kata YHVH digunakan dalam bahasa Yunani KURIOS, Latin Dominus, Inggris Lord, dan sebagainya, tanpa ada perubahan.
Bentuk JEHOVAH muncul di tahun 1516 berdasarkan karya Peter Galatin, diteruskan oleh Le Mercier, J. Drusius dan L. Capellus. Hal ini didasarkan pada pembacaan tetragrammaton yang telah dibubuhi vokal.
Seperti ditulis di atas, kata YAHVEH atau YAHWEH bukanlah kata Ibrani. Pengucapan YAHVEH dipopulerkan di tahun 1567 oleh Genebrardus dengan penulisan IAHVE, JAHVE (Chronographia, Paris, 1567).
Berdasarkan penelitian, Genebrardus meminjam istilah Klemens dari Alexandria, kalangan Platois Gnostik, ejaan Yunani dari nama dewa Zeus yaitu IAOVE, yang juga dikenal sebagai JOVE, dewa Yupiter bangsa Romawi. Ejaah IAOVE ini diubah menjadi YAOVE kemudian menambah huruf H dan membuang huruf O sehingga menjadi YAHVE.
Berdasarkan penelitian, Genebrardus meminjam istilah Klemens dari Alexandria, kalangan Platois Gnostik, ejaan Yunani dari nama dewa Zeus yaitu IAOVE, yang juga dikenal sebagai JOVE, dewa Yupiter bangsa Romawi. Guna mendukung penemuan ini, Genebrardus mengutip Alkitab Samaria yaitu kata IABE, mengubahnya menjadi YABE, dan terakhir mengubah B menjadi V sehingga tertulis YAVE. Tinggal menyesuaikan dengan empat huruf sakral yakni menambah dua huruf H di tengah dan di akhir kata, jadilah YAHVEH.
David | Apr 24, 2008 | Reply
Sorry… ini lebih lengkap lagi…..
YAHWEH
Tidak jelas vokal apa yang ada di antara tetragrammaton YHVH itu. Bahasa Ibrani tidak mengenal konsonan ganda seperti HW yang ada di tengah, thus penulisan kata itu – jika benar – adalah YAHAVEH, YAHEVEH, YAHIVEH, YAHOVEH, atau YAHUVEH.
Ada yang mengucapkan YHVH dengan YAHWEH, padahal pengucapan YAHWEH tidak berasal dari bahasa Ibrani melainkan penyalinan huruf (transliterasi) YHVH ke dalam bahasa Yunani.
Penyalinan huruf YHVH ke dalam aksara Latin seperti tulisan bahasa Inggris atau Indonesia tidak mengalami kesulitan karena aksara Latin memiliki huruf Y yang mirip dengan bunyi y-YÔD Ibrani, H dengan HÊ’, V atau W dengan w-VÂV (WÂW). Sebaliknya, aksara Yunani sama sekali tidak memiliki aksara yang dapat disamakan dengan aksara Ibrani.
DAFTAR ANEKA RAGAM TRANSLITERASI YHVH
Yunani Transliterasi : iaôouêei , Asal : PAPIRUS MESIR, Tarikh: Tidak diketahui
Yunani Transliterasi : iao , Asal : QUMRAN, Tarikh: ABAD I
Yunani Transliterasi : iaoue , Asal : KLEMEN, Tarikh: 150 - 212
Yunani Transliterasi : iaê , Asal : ORIGENES, Tarikh: 250
Yunani Transliterasi : iaô , Asal : EPIFANIUS, Tarikh: 380
Yunani Transliterasi : iabe , Asal : THEODORET
Selama hampir 1400 tahun, kata YHVH digunakan dalam bahasa Yunani KURIOS, Latin Dominus, Inggris Lord, dan sebagainya, tanpa ada perubahan.
Bentuk JEHOVAH muncul di tahun 1516 berdasarkan karya Peter Galatin, diteruskan oleh Le Mercier, J. Drusius dan L. Capellus. Hal ini didasarkan pada pembacaan tetragrammaton yang telah dibubuhi vokal.
Seperti ditulis di atas, kata YAHVEH atau YAHWEH bukanlah kata Ibrani. Pengucapan YAHVEH dipopulerkan di tahun 1567 oleh Genebrardus dengan penulisan IAHVE, JAHVE (Chronographia, Paris, 1567).
Berdasarkan penelitian, Genebrardus meminjam istilah Klemens dari Alexandria, kalangan Platois Gnostik, ejaan Yunani dari nama dewa Zeus yaitu IAOVE, yang juga dikenal sebagai JOVE, dewa Yupiter bangsa Romawi. Ejaah IAOVE ini diubah menjadi YAOVE kemudian menambah huruf H dan membuang huruf O sehingga menjadi YAHVE.
Berdasarkan penelitian, Genebrardus meminjam istilah Klemens dari Alexandria, kalangan Platois Gnostik, ejaan Yunani dari nama dewa Zeus yaitu IAOVE, yang juga dikenal sebagai JOVE, dewa Yupiter bangsa Romawi. Guna mendukung penemuan ini, Genebrardus mengutip Alkitab Samaria yaitu kata IABE, mengubahnya menjadi YABE, dan terakhir mengubah B menjadi V sehingga tertulis YAVE. Tinggal menyesuaikan dengan empat huruf sakral yakni menambah dua huruf H di tengah dan di akhir kata, jadilah YAHVEH.
DAFTAR ANEKA RAGAM PENULISAN YAHWEH :
YAHUEH — YAHWAH — YAHOHEWAH
YAHUAH — YEHWAH — YAHUWAH
YAHEVAHE — YEHWEH — YAHVEH
YOHWAH — YAHWEH — YAHOHEVAH
YOHWEH — YAHWE — YEHOVAH
YAOHU — YAHUWEH – YAHEVEH
mas GK juga mungkin anda juga sudah pernah membacanya, saya cuma reminder saja…
David | Apr 24, 2008 | Reply
YHWH belum tentu dibaca Yahweh loh… karena Pengucapan YAHVEH baru dipopulerkan di tahun 1567 oleh Genebrardus dengan penulisan IAHVE, JAHVE (Chronographia, Paris, 1567).
lagian walau pun ditulis YHVH dari dulu orang Israel mereka bacanya Adonai
David | Apr 24, 2008 | Reply
@David
OK dengan penjelasan itu, saya sudah pernah membaca
Penyalinan huruf YHVH ke dalam aksara Latin seperti tulisan bahasa Inggris atau Indonesia tidak mengalami kesulitan karena aksara Latin memiliki huruf Y yang mirip dengan bunyi y-YÔD Ibrani, H dengan HÊ’, V atau W dengan w-VÂV (WÂW). Sebaliknya, aksara Yunani sama sekali tidak memiliki aksara yang dapat disamakan dengan aksara Ibrani.
Anda mengakui TIDAK ADA KESULITAN, mengapa LAI tidak mau menuliskan YHVH/YHWH, tetapi menggantinya dengan TUHAN bahkan ALLAH.
Itu lho permasalahannya, apakah YHVH/YHWH sebagai NAMA, dapat ditranslate menjadi TUHAN/ALLAH.
Sekarang coba Mas David teliti, dari mana asal-usul kata “ALLAH”, kemudian bandingkan, renungkan, dan putuskan, apakah memang wajar kita mengganti YHWH dengan ALLAH.
Jika Mas David menganggap wajar, ya silakan pakai terus kata “ALLAH” itu, tetapi jika tidak wajar, ya relakan untuk tidak menggunakan kata itu.
Saya memilih menggunakan YAHWEH, dari pada ALLAH, untuk menyebut NAMA BAPA. (Baca Wahyu 14:1 –>> menurut Mas David, siapa nama Bapa di situ??)
Sebenarnya sesederhana itu kok…
GK | Apr 25, 2008 | Reply
satu hal yg jg buat aku ngeh mas, saat aku baca tulisannya pat robertson (foudernya CBN) yaitu THE DIFFERENCE BETWEEN GOD and ALLAH. dan jg pastor2 di amrik sono lg back to basics mas membawa kita kembali ke jewish root, yi judeo-christianity.
alas watu | Apr 29, 2008 | Reply
Anda pasti jawabanya selalu tak berubah karena anda tidak dapat menjawabnya kan?
katanya orang melihat seperti YESUS ?APakah anda percaya sama Takhayul? tidak percaya sama Tuhan berarti Iman kamu aja saya kira kurang kuat?
pertanyaan saya Selama 13 sampai 29 apa yang diajarkan Yesus apa aku pingin ngerti di kitab Injil apa?
yulio_adit | Apr 30, 2008 | Reply
@yulio_adit
Anda percaya bahwa setan bisa menakut-nakuti manusia dengan menjadi hantu?
(kalau nggak percaya, silakan baca-baca majalah Misteri atau Liberty, lihat acara TV pemburu hantu, dunia lain dan lain-lain)
Nah, jika setan saja bisa melakukan penampakan seperti itu, apakah Tuhan tidak mampu?
GK | Apr 30, 2008 | Reply
wah,wah…makin seru saja.kalau anda mau tahu nama allah memang punyanya orang islam saja kok. saya saat ini bekerja di Malaysia dan selalu baca berita di sana. nah kalau tak percaya silakan baca koran The star edisi thurday 24 april 2008 buka www.thestar.com.my.Sudahlah ya memang banyak bukti kalau kita jangan pakai istilah allah untuk sebutan Tuhan kita. Silakan kalau ada yang tidak percaya apa yang saya sampaikan, saya hanya mahu semua saudara rukun tanpa saling menengking karena saya tahu pengelola web ini benar-benar Kristen.Hanya pakai istilah allah saja sampai dibawa ke pengadilan.
makcik | May 7, 2008 | Reply
@makcik,
Sore ini ada kesaksian dari seorang teman dari Surabaya, ketika bertanya, “siapa nama Bapa”, jawaban Bapa, jelas: YHWH (yahweh).
Kesaksian “perjumpaan”nya dengan Bapa begitu ‘dasyat’, ada banyak pernyataan Bapa, tetapi yang saya tulis di sini, cukup tentang nama Yahweh saja…(yang lain hanya disampaikan pada beberapa orang, antara lain pendeta saya sudah diberitahu..beberapa “isi” pengalaman supranatural-nya)
seminggu yang lalu, seorang dari Jogja, juga berbagi pengalaman, di awal pertobatannya, bertanya pada Tuhan, sebenarnya siapa nama Tuhan, dijawab, “YAHWEH”,
kesaksian itu tidak akan saya tulis/tambahkan dalam pemberitaan saya tentang nama Yahweh, tetapi secara pribadi makin menguatkan saya untuk terus, tanpa henti memberitakan nama Yahweh ini…
so…, jangan ragu lagi dengan nama Bapa = Yahweh. Makin banyak yang terima kok…
Bagaimana tentang Allah? … itu bukan ‘bagian’ saya untuk menjelaskan asal-usul kata Allah..
Silakan para pembaca yang budiman, jika belum yakin tentang nama Bapa, silakan bertanya sendiri pada BAPA (ingat pada BAPA / TUHAN, jangan pada ALLAH BAPA, jangan kepada TUHAN ALLAH, atau tanyakan saja pada YESHUA (YESUS) siapa nama BAPA yang sebenarnya, semoga Anda mendapat kesempatan untuk mendapat jawaban Tuhan secara langsung…
GK | May 7, 2008 | Reply
Saya akan percaya Yesus Kristus Tuhan jika agama Yudaisme berubah menjadi kristen dan semua orang Yahudi sudah memeluk agama Kristen. Ketahuilah agam orang Yahudi adalah Yudaisme, bukan Kristen dan Syahadat mereka: “SYEMA YISRAEL YAHWE ELLOHIENU YAHWE EHAD”. Artinya: ” Dengarlah hai Israel, Allahmu Yahwe dan Yahwe Esa”. sampai kiamatpun agama Israel tetaplah Yudaisme. Menyembah kepada Allah Yang Esa. (walaupun dalam kenyataan Israel adalah bangsa yang tidak tahu bersyukur, kejam dan serakah). Mereka TIDAK PERNAH menyembah YESUS KRISTUS yang dinobatkan PAULUS menjadi TUHAN yang mati di kayu salib.
Jadi kesimpulanya saya percaya YESUS itu UTUSAN ALLAH bukan ALLAH.dan Alkitab Perjanjian Baru bukan INJILYA NABI ISA (YESUS)yang merupakan firman Tuhan, tapi Perjanjian Baru adalah Karangan Paulus yang sudah tercampuri oleh budaya YUNANI dengan AJARAN TRINITASNYA.
Frans | May 20, 2008 | Reply
Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-oran Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 - 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 2 1).
AYAT-AYAT ILLAHI :
Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).
Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).
Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.
Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).
Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.
Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.
Ayat-ayat yang dimaksud adalah :
1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
10. Dan lain-lain.
AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA :
Ayat-ayat Porno (cabul)
1 Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual.
Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lainlain.
2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil.
“….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu …. (ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay.25.”Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28). “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).
3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.
4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.
5. Kidung agung 4:1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.
6. Kejadian 38:8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.
7. Kidung Agung 7:6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.
Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan
1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6:5-6, Keluaran 32:14).
2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42:13).
3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1:1-2).
4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel 4:12-1 5).
5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Keluaran 24:10).
6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15:6).
7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3:8-10).
8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6:2).
9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32:28).
10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).
11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).
12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30)
13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).
14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3:1).
15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 3 3: 23).
Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).
2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??
3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).
4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).
5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).
6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci!?
7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (11 Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!
8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?
9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?
10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..
11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).
12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).
Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah yesus (Matius 1:1-17 dan Lukas 3:23-38).
Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh 21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.
2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak
Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!
3. Tuhan salah hitung
Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan “Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai berhitung ??
Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan
1. Hukum Sabat
Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11,31:15,35:2-3).
Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?
2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9)
Ayat ini memeiintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.
3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.
4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.
5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9)
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.
6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.
7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.
8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.
Ayat-ayat takhayul (mistis)
Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16:1-22).
Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16:1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, Ialu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay. 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).
Di atas pangkuan pelacur Delila, akhimya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutnya dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay.19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahasia kesaktiannya dicukur (ay. 21).
Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.
Ayat-ayat Diskrimatif
Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20).
Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskiiminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.
Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi
1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.
2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.
3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.
4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.
5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.
AYAT-AYAT KONTRADIKSI :
Kontradiksi Perjanjian Lama
1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)
2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).
3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).
4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18:
5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
a. Yoram (II Samuel 8: 10).
b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)
6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).
7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).
8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).
9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).
10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).
11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).
12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)
13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).
14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
a. 800 orang (II Samuel 23:8).
b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).
15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).
16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).
17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).
18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).
19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).
20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
b. jiwa (Keluaran 1:5).
21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
a. Kelinci (Imamat ll: 6).
b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).
22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
b. Babi (Yesaya 66: 17).
23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).
24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).
25. Berapa anak-anak Benyamin ?
a. 10 orang (Kejadian 46:21).
b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.
26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
c. 2 orang (Bilangan 26:40).
Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.
27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).
28. Tuhan menyesal atau tidak ?
a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).
29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).
Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.
Kontradiksi Perjanjian Baru :
Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.
1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.
2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).
4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
5. Siapakah kakek Yesus ?
a. Yakub (Matius 1:6).
b. Eli (Lukas 3:31).
6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
a. Salomo (Matius 1: 6).
b. Natan (Lukas 3:31).
7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).
8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).
9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).
10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
b. Benar (Yohanes 8:14).
11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).
12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
a. Di Gedara (Matius 8:28).
b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).
13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).
14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
b. Rabi (Markus 14: 45),
c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).
15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).
16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan (Markus 15:25).
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).
17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).
18. Apa hukumnya bersunat ?
a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
19. Bolehkah makan babi ?
a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).
20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).
AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :
Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.
Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),
Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).
Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).
Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).
Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).
Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).
Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).
KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :
1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).
2. Dr. Mr D.C Mulder:
“Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).
3. Dr. Welter Lempp;
“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).
4. Dr. R. Soedarmo:
“Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).
SOLUSI AKHIR
Karena Alkitab (Bibel) sudah terbukti kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:
1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.
2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.
3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.
4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
5. Tidak mengandung pornografi.
6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.
7. Relevan sepanjang zaman.
Johan | May 20, 2008 | Reply
@Frans dan Johan (Anda orang yang sama?!)
terima kasih atas komentar Anda, mohon kalau komentar lagi, sesuaikan dengan topiknya.
silakan jika Anda menawarkan Quran..
tolong pahami, jangan kacaukan istilah TUHAN dengan ALLAH disini,
bukankah jika Anda teliti tulisan-tulisan di sini, kami ungkapkan bahwa nama Tuhan menurut Kitab Suci Kristen adalah YHWH, bukan ALLAH,
jadi…. jangan memahami iman Kristen dengan “konsep ALLAH” yang Anda miliki.
Silakan jika Anda memilih percaya pada ALLAH, kami percaya pada YHWH, yang kemudian “berinkarnasi” dalam rupa manusia YESHUA (Yahweh shua = Yahweh yang menyelamatkan), jadi… jauh sangat berbeda dengan konsepsi Allah yang Anda miliki.
Maaf…, jangan campur adukkan kata “ALLAH” dengan YHWH.
GK | May 20, 2008 | Reply
Cara Yesus mendakwahkan Injil berbeda dengan Paulus.
Paulus menghalalkan segala cara dalam menyebarkan misinya.
Tidak banyak yg paham, bahkan yg mengaku Kristen , bahwa antara nasrani dan Kristen memiliki makna yg berbeda. Nasrani menunjuk pada ajaran yg dibawa oleh orang yg berasal dari Nasareth yaitu Isa as atau Yesus (Mathius 2:23, 21:11; Markus 10:47).
Pengikutnya disebut Nashara/Nashoro (Hawariyun) bukan Kristen seperti yg kita kenal.
Orang Nasrani masih mengikuti mengikuti ajaran tauhid yg diajarkan Yesus (Yohanes 17:3) dan masih menjalankan hukum taurat (Matius 5:17), serta menjalankan ajaran Abraham/Ibrahim yaitu khitan/sunat (Kejadian 17:9), TIDAK MAKAN BABI (Imamat 11:7) dan Tidak minum-minuman keras (Imamat 10:9).
Setelah Nabi Muhammad SAW datang, mereka meleburkan diri / masuk kedalam Islam (Sejarah Gereja, Dr. Berkhof. Dr . I. Engklaar, BPK, hal 75)
Sedangkan Kristen adalah keyakinan yg mempercayai Isa as / Yesus adalah Tuhan dan Juru selamat (Mesias). Keyakinan Ini berasal dari ucapan PAULUS di Antiokia, kira-kira tahuun 40 M setelah Yesus tiada. Pengikutnya lazim disebut orang Kristen. “Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen”(Kisah Rasul 11:26).
Buku materi Pokok Agam Katolik karangan Dra.Damascena Ari Suarso C.B (Karunika, Jakarta 1985, hal 42) menyebutkan , nama Kristen tidak berasal dari Kristen itu sendiri, melainkan diberikan oleh penguasa Romawi saat itu. Nama Kristen oleh Romawi dipakai untuk mengejek orang yg dipandang budak. Sebutan Kristen juga mengandungarti politik sebagai gerakan mesias(ala Ratu Adil atau Juru Selamat ).
Akidah maupun akhlak diantara keduanya berbeda . Nasrani berakhidah tauhid (meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah ) sedangkan Kristen tidak. Dengan meleburnya kaum Nasrani kedalam Islam setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW —-seperti yg dikatakan Dr Berkhof diatas ——- maka setelah itu tidak ada lagi kaum Nasrani dimuka bumi. Yang tinggal hanyalah kaum Kristen, pengikut Pulus. Oleh Paulus, yg juga seorang YAHUDI, ajaran Yesus yang awalnya mengakui ketauhidan(meng Esa-kan Tuhan, Tidak ada Tuhan melaikan Allah ) di RUSAK sedemikian rupa hingga banyak banyak sekali hal-hal yg bertentangan dengan PIKIRAN SEHAT. Ayat-ayat Injil dipalsu sedemikian rupa, disisipi kalimat-kalimat yg saling bertentangan, dan ironisnya itu semua diikuti tanpa reserve oleh para pengikutnya.
Dalam hal beribadah misalnya. Orang- orang Kristen sekarang ini melakukan dengan berlutut. Padahal nabi Isa as atau Yesus beribadah dengan bersujud (Mathius 26:39) . Yang berlutut dan berdoa adalah cara Paulus (Kis 21:5, Kis 9:40, Kis 20:36 )
Dalam berdoa,
umat Kristen tidak menengadahkan tangannya, padahal Yesus melakukan hal itu (Matius 14:19; Timotius 2:8).
Saat melaksanakan ritual ibadah, Yesus melakukanya seperti umat terdahulu, yakni membersihkan diri dulu atau berwudhu(Keluaran 40:31), melepaskan alas kaki (Keluaran 3:5), dan menghadap kiblat (1 Raja 8:44;48:2 Taw) 6:34-38 ; Mazmur 5:7; Mat 5:17 ). Kini , hal-hal tersebut tidak mereka lakukan lagi.
Dalam hal kematian,
Mayat orang kristen mengenakan jas lengkap dan dimasukan kedalam peti mati. Tata cara ini sama sekali tidak ada dalilnya dalam Injil —bid’ah. Nabi Isa atau Yesus ketika wafat dikafani (Lukas 24;12; Yohanes 11:44; Yohanes 20:5)
Kenaifan dan “lucu ” dalam injil , Diantaranya :
- Tuhan kalah ketika bergulat melawan Nabi Yacub as. (Kejadian 32:22-27)
- Anak-anak Tuhan tertarik kepada kecantikan anak-anak manusia, lalu Tuhan Menyesal dan pilu hatinya melihat kejahatan manusia (Kejadian 6:1-8), Malaikat makan roti (Kejadian 19:3)
- Tuhan punya banyak anak (anak-anak) , mailaikatnya bule ?? (karena makan Roti……)
Kemudian ,para nabi yang seharusnya dihormati pun dilecehkan dlm injil .
- Nabi Nuh as. Mabuk-mabukan dan telanjang dalm kemahnya (Kejadian 9:18-27 )
- Nabi Ismail as , berperangai seperti keledai liar (Kejadian 16: 11-12),
- Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya (Kejadian 19:30-38),
- Nai Yakub as. Menipu ayahnya sendiri (Kejadian 27 : 1-46),
- Yahuda menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38:1-30),
- Nabi Daud as. Menghamili istri orang yang akhirnya menurunkan Nabi Isa as atau Yesus (II samuel 11:1- 27; Mathius 1;6),
- Nabi Isa atau Yesus adalah nabi bodoh, idiot, emosional dan berakhlak bejad (Markus 11: 12-14; Yohanes 7 : 8-10; Yohanes 2:4), dan banyak lagi ayat – ayat lain … yg membuat aku selalu bertanya – tanya tentang kebenaran Injil hatiku selalu kecewa dan malu bila membacanya ………
Lebih gila lagi , Paulus berkata :
“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin berlimpah kemuliaaNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ? “ (Roma 3:7)
Paulus juga berkata :
“Tetapi hukum Taurat ditambahkan supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan dimana dosa bertambah banyak, disana kasi karunia menjadi berlimpah –limpah ” (Roma 5:20)
Itulah sebabnya,dalam menjalankan misinya, umat Kristiani (penyembah Yesus ditiang salib ) mereka sama sekali tidak mengindahkan norma-norma atau hukum yg ada. Semuanya adalah sah . Bahkan dengan semakin banyaknya dosa yg dibuat maka akan kian banyak pula kasih karunia Tuhan berlimpah-limpah.
POKOK ajaran Paulus intisarinya ada 6;
- doktrin Trinitas,
- kepercayaan yg menyebut kan Yesus Juruselamat
- kepercayaan Yesus mati ditiang salib untuk menebus dosa warisan dari Adam as
- keyakinan Yesus telah bangkit dari antara orang mati lalu naik kelangit
- dan kepercayaan Yesus akan datang lagi pada akhir zaman.
Lantas, siapa sebenarnya Paulus itu yang menjadi “penerus” Yesus ?
Injil menyebutkan Paulus adalah musuh Yesus yang telah menyiksa para murid Yesus (Kisah Para Rasul 8:1-29; 26:8-11).
Untuk itu pada saudaraku sebangsa umat Kristiani / Nasrani / Katolik pelajarilah kembali dan renungkanlah Injil yang ada ditanganmu ……dan beranikanlah membaca buku-buku Islam walaupun ada perasaan benci , kesal, jiji, takut, malu, hina,tiada guna, buang-buang waktu ……..seperi yg pernah ku alami .
Jangalah kau mendengarkan Islam / versi Islam dari lingkungan kalian sendiri …. Memang mungkin banyak umat muslim juga tidak beraklahk Islami (Al-quran dan Al Hadist ) , tapi apakah itu yg menjadi penghalang untuk mengetahui kebenaran Allah dan kehidupan akhirat yang kekal ?….
Renungkanlah sekali lagi ….semoga anda mendapat petunjuk dari Allah Subhanahuwata’ala .
Tiada maksud aku menjelek-jelekan Umat Kristen..
apalagi untuk mempermalukan ……sekali lagi Tidak,
Tulisan ini adalah sekedar membagi pengalaman dan penegetahuan yang aku miliki
Frans | May 21, 2008 | Reply
@Frans
(yang Anda tuliskan itu sudah sering kami baca, kami menghargai “pandangan” seperti itu.)
Anda sudah baca tulisan “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”
Belajar sejarah Mas…., Musa, Nuh dan nabi-nabi Israel menyembah Tuhan YHWH (Yahweh),
jangan “kacau” dengan Tuhan ALLAH yang diajarkan oleh Nabi Muhammad.
jangan “kacau” juga dengan terjemahan Alkitab LAI yang menggunakan kata “Allah” untuk menterjemahkan “Elohim”, dan ALLAH untuk YHWH
Apakah menurut Anda YHWH = ALLAH?
Yesus (Yeshua = Yahweh Shua = Yahweh (yang) menyelamatkan) adalah “putra” Yahweh.
Jangan kacau dengan kesalahkaprahan yang menyebut Yesus anak Allah. Yesus sudah mati, Allah baru mulai diperkenalkan.
Kami menghargai jika Anda percaya pada Tuhan Allah,
tetapi kami percaya pada Tuhan YHWH, yang kemudian “berinkarnasi” dalam rupa Yeshua (Yesus).
Sekali lagi, Apakah menurut Anda, YHWH = ALLAH?
Jika YA, mengapa Muhammad tidak mengajarkan bahwa yang disembah Musa (Nabi Yahudi) adalah YHWH? (padahal sampai sekarang orang Yahudi, tetap menyembah YHWH, bukan ALLAH)
Jika TIDAK, jangan memandang iman Kristen dari sudut pandang Islam, tidak akan ada titik temu, sebab iman Kristen “bermula” dari keyakinan YAHUDI, terhadap Tuhan YHWH., sedangkan Islam tidak menyebut YHWH sebagai Tuhan, melainkan ALLAH.
GK | May 22, 2008 | Reply
Yahwe mahsudnya sama dengan Allah (maknanya yaitu Tuhan Yang Esa), hanya berbeda penyebutan saya.
seperti halnya:
Moses = Musa
Abraham = Ibrahim
Yesus = Isa
Ismael = Ismail
Maria = Maryam
Jacob = Yakub
Solomo = Sulaeman
johanes = Yahya, dll.
jadi maknanya sama.itu-itu juga
frans | May 22, 2008 | Reply
Sekarang saya balik tanya ke GK. dari pernyataan-pernyataan dibawah ini mana yang benar A atau B
1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.
2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).
4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
5. Siapakah kakek Yesus ?
a. Yakub (Matius 1:6).
b. Eli (Lukas 3:31).
6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
a. Salomo (Matius 1: 6).
b. Natan (Lukas 3:31).
7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).
8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).
9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).
10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
b. Benar (Yohanes 8:14).
11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).
12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
a. Di Gedara (Matius 8:28).
b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).
13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).
14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
b. Rabi (Markus 14: 45),
c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).
15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).
16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan (Markus 15:25).
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).
17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).
18. Apa hukumnya bersunat ?
a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
19. Bolehkah makan babi ?
a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).
20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).
Kalau pernyataan A yg benar, dasarnya Apa? tapi kalau yg benar pernyataan B, Dasarnya Apa juga?
Terus sebagai umat Kristen harus percaya ke pernyataan A atau B?
Saya kira itu dulu nanti disabung lagi.
Tolong dijawab dengan sebenar-benarnya oleh GK karena ini juga penting buat umat kristen yang masih bingung. dengan kontradiksi itu. Terima kasih.
frans | May 22, 2008 | Reply
NABI MUHAMMAD DALAM PERJANJIAN LAMA
Didalam perjanjian lama, kita dapat pula menjumpai tentang Muhammad ini, misalnya dalam kitab Ulangan 18 :18 yang bunyinya:
“Maka pada masa itu berfirmanlah Allah kepadaku, benarlah perkataan mereka itu. Bahwa Aku akan menjadikan bagi ereka itu seorang Nabi diantara segala saudara-saudaranya yang seperti engkau ya Musa. dan Aku akan memberikan segala firmanKu dalam mulutnya dan iapun akan mengatakan segala yang Kusuruh akan dia.”
Dalam ayat ini dijelaskan akan kedatangan seorang Nabi yang sebesar Nabi Musa, yang datangnya dari antara saudara-saudara Nabi Musa. Allah sudah terlalu kesal terhadap pembangkangan bangsa Israel. Itulah sebabnya Allah tidak lagl akan membangkitkan Nabi-nabinya dari keturunan Israel (Yahudi) tetapi dari pada saudara Israel, yaitu Arab. Ini kuat, sebab kalau ditarik garis keturunan yang lurus, maka Nabi Musa adalah keturunan Ishak, sedangkan Nabi Muhammad adalah keturunan Ismail. Ishak dan Ismail adalah dua bersaudara anak Ibrahim. Hal ini ditegaskan pula dalam kitab (Taurat Musa) Ulangan 33: 1-3 yang bunyinya:
1. Bermula, maka inilah berkat yang telah diberikan Musa khalil Allah pada Bani Israil dahulu daripada matinya.
2. Maka katanya: “Tuhan telah datang dari Thursina, dan telah terbit bagi mereka itu dari Seir. Kelihatanlah ia
gemerlapan cahayanya dari gunung Paran, lalu datang hampir dengan Bukit Kades. Maka pada kanannya adalah tiang api bagi mereka itu.”
3. Bagaimana dikasihinya akan mereka itu, yaitu segala suku bangsa itu, segala kesuciannya dalam tangannya, dan mereka itu duduk dikakinya masing-masing akan mendapat perkataannya.
Didalam ayat 1 dijelaskan akan hikmah ini, suatu berkat, suatu kebahagiaan yang diberikan oleh Musa khalil Allah untuk Bani Israil. Ayat ke-2 membicarakan lebih jauh isi dari hikmak ini, yaitu tentang tiga tempat: Thursina, Seir dan Paran. Thursina adalah bukit dimana Nabi Musa a.s. mendapatkan dua log batu dan Tauratnya dari Allah, Seir menyebutkan suatu bukit ditanah Kanaan yang dalam hal ini menunjukkan dimana gerangan Nabi Isa a.s. akan lahir, yakni di Baitlahim, sedangkan tempat ketiga “Paran” namanya adalah menunjukkan di mana Nabi Muhammad akan lahir, sebab Paran itulah nama Mekkah yang aslinya. Pada tempat ketiga akan muncul seseorang. Siapakah Dia? Yaitu yang datang hampir atau mendekati Kades yang artinya Baitullah. Alangkah hebatnya tiang yang muncul dari Paran ini, yaitu Tiang Api, (suatu kesalahan lagi. Dalam Perjanjian Lama berbahasa Belanda disebutkan bukan tiang api, tetapi Hukum Api (Vuurwet) suatu unsur yang sanggup dan akan dapat membinasakan unsur-unsur kimia apapun didepannya, apakah ia baja sekalipun. Jadi yang dimaksud dengan tiang atau hukum api, ialah sudah tentu munculnya suatu agama atau keyakinan yang sendi-sendinya sangat kuat, sebagaimana tiang api itupun kuat. Agama apakah yang muncul dari Paran? Tidak ada duanya, selain agama Islam yang mempunyia 4 sendi yang kokoh yaitu Tauhid (Keesaan Tuhan), Ibadah (sembahyang dan puasa serta haji), Muamalah (cinta sesama manusia, sosialis yang merata), dan Akhlak (budi luhur manusia).
Ayat ke-3 selanjutnya menggambarkan betapa bangsa itu lalu dikasihi oleh Allah, serta berkenan menerima perkataan-perkataan dari Dia, yang muncul dari Mekkah (Paran) itu. Kesimpulan yang diperoleh dari seluruh tafsiran ini, ialah: ,”Dari Mekkah akan datang Nabi itu, yaitu Nabi Muhammad s.a.w.”
herman | May 22, 2008 | Reply
buat mas frans dan om herman. tuduhan kalian sudah usang dan sudah dijawab. diharap posting yg sesuai dgn topik awal.
ivan | May 22, 2008 | Reply
@herman,
jika Anda menyebut Kitab ulangan, menubuatkan Mohammad.. he he.. pernah baca kesaksian Hambran Ambrie? silakan baca dulu..(misalnya di http://www.answering-islam.org/Bahasa/Kesaksian/kesaksian_hamran_ambrie.html
Lagi pula, jika Anda MERAGUKAN Kitab Suci, mengapa Anda mengutip Kitab Suci untuk menguatkan iman Anda, bukankah itu namanya munafik?
(atau khusus ayat-ayat yang mendukung keyakinan Anda, itu ayat “asli dari Tuhan”? he he.. jangan pilih2 ayat Mas….)
@Frans
Yahwe mahsudnya sama dengan Allah (maknanya yaitu Tuhan Yang Esa), hanya berbeda penyebutan saya.
Silakan bersyahadat “Tiada Tuhan selain Yahweh“,
Coba Anda sebut setiap hari/setiap saat —>> semoga nanti kebenaran tentang YAHWEH akan Anda dapatkan…
Jika Anda tidak berani melakukannya, dan tetap “Tiada Tuhan selain Allah”, berarti dalam hati kecil Anda tetap menganggap Yahweh =/= Allah.
saya tidak akan menanggapi “ayat-ayat” yang Anda sodorkan..
apa Anda pikir Kitab Suci TURUN DARI LANGIT?
Anda pikir Quran itu juga TURUN DARI LANGIT?
silakan pelajari sejarah “terjadinya” Kitab Suci, juga sejarah “terjadinya” Quran…
sedikit saja
Ayat ke-3 selanjutnya menggambarkan betapa bangsa itu lalu
dikasihi oleh Allah, serta berkenan menerima
perkataan-perkataan dari Dia, yang muncul dari Mekkah
(Paran) itu. Kesimpulan yang diperoleh dari seluruh tafsiran
ini, ialah: ,”Dari Mekkah akan datang Nabi itu, yaitu Nabi
Muhammad s.a.w.”
silakan baca tulisan di http://gkmin.net/gk/PARAN_DAN_BAKA_DAN_MEKAH.pdf
maaf, saya tidak hendak berdebat tentang pandangan Muslim terhadap Kitab Suci. kalau mau debat, silakan ke http://indonesia.faithfreedom.org
GK | May 22, 2008 | Reply
GK yg terhormat,
Ok, saya jawab: Kalau saya tidak memakai nama Yahwe, karena kitab suci kami menggunakan nama Allah, kalau petunjuk kitab suci kami memakai nama Yahwe niscaya kamipun akan mengikutinya.
Al-Quran menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, Taurat,Injil. Jdi saya mengikuti kitab yang sudah disempurnakan yaitu Al-Quran.
dan buat GK, SAYA juga SANGAT PERCAYA 100% kepana TAURAT dan INJIL, Dosa saya hukumnya kalau tidak percaya Taurat dan Injil.
begitupun saya percaya kepada nabi Musa dan Nabi Isa.
tapi maaf kalau saya tidak mengakui Perjanjian Baru Ajaran Paulus, sebab tidak ada satu ayatpun yang menjelaskan kitab pakai bahasa Yunani dan Rasul orang Yunani,…Semua Firman Allah dan Nabi Allah lahir di Jazirah Arab.
Frans | May 23, 2008 | Reply
Saya tidak bermaksud berdebat, saya hanya mengajak berdiskusi saling tukar pikiran dengan GK .Mari saya ajak GK bermain teori Logika sederhana dan renungkan sejenak.
“Manusia menciptakan Meja dan Kursi, Sampaikanpun Meja dan Kursi TIDAK AKAN JADI MANUSIA’.(Saya yakin GK akan setuju pernyataan ini 100%, karena Ciptaan ya Ciptaan tidak mungkin Ciptaan jadi Pencipta, iya kan?
Tuhan menciptakan manusia,sampai kapanpun manusia ya manusia tidak akan jadi Tuhan, iyakan pak GK? tidak akan ada yang bisa menjangkau esistensi Tuhan, Pak.
Frans | May 23, 2008 | Reply
@Frans,
OK,
Al-Quran menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, Taurat,Injil
OK, Al Quran sebagai penyempurna, itu adalah ANGGAPAN, silakan beranggapan demikian, coba kita lihat beberapa hal:
Apakah Taurat dan Injil TIDAK SEMPURNA (Firman Tuhan TIDAK SEMPURNA) sehingga perlu disempurnakan?
Jika
Taurat: Setan adalah Malaikat Tuhan yang memberontak; Quran: Setan diciptakan Allah dari Api –>> penyempurnaan?
Taurat: Yang dikorbankan Abraham= Ishak; Quran: tidak jelas (dianggap Ismail)–>> penyempurnaan?
Musa menyembah YHWH, Mohammad menyembah Allah –>> penyempurnaan?
Mengapa Mohammad tidak mengajarkan bahwa Tuhan adalah YHWH? malah menggantinya dengan ALLAH? (?????)
Injil mencatat Yesus mati disalib, dikuburkan dan bangkit pada hari yang ke-3 –>> Yesus gentleman mau menanggung siksa salib, Yesus berkuasa, bangkit dari kematian; Quran: Isa tidak disalib, yang disalib adalah orang yang diserupakan dengan Isa –>>Isa pengecut, tidak berani menanggung siksa salib, malah menjerumuskan orang lain yang mirip dengan Dia —->> penyempurnaan?
Injil: jelas BABTIS adalah tanda pengakuan percaya pada Tuhan Yesus; Quran: tidak jelas apa makna, dan bagaimana tatacara BABTIS (SIBGHAH)?? baca Al Baqarah: 138 —->> penyempurnaan?
(silakan artikan sibghah dengan pengertian lain, tetapi Quran berbahasa Inggris menyebut itu babtism)
Apakah “yang hadir” kemudian SELALU berupa penyempurnaan? Hati-hati, periksa dengan seksama, bisa jadi yang datang kemudian adalah barang tiruan.
SAYA juga SANGAT PERCAYA 100% kepana TAURAT dan INJIL, Dosa saya hukumnya kalau tidak percaya Taurat dan Injil.
begitupun saya percaya kepada nabi Musa dan Nabi Isa.
tapi maaf kalau saya tidak mengakui Perjanjian Baru Ajaran Paulus
OK, apakah Anda juga percaya bahwa Yesus adalah SATU-SATUNYA JALAN
Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Itu kata-kata Yesus sendiri yang dicatat oleh YOHANES, murid Yesus, BUKAN ajaran Paulus lho…
Apakah Anda percaya bahwa Yesus adalah TUHAN?
Yohanes 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
Itu kata-kata Yesus sendiri yang dicatat oleh YOHANES, murid Yesus, BUKAN ajaran Paulus lho…
Tuhan menciptakan manusia,sampai kapanpun manusia ya manusia tidak akan jadi Tuhan, iyakan pak GK? tidak akan ada yang bisa menjangkau esistensi Tuhan, Pak.
Kalau TUHAN (yang maha kuasa) MENJADI manusia, kira-kira bisa apa tidak ya? Tuhan mampu apa tidak menjadi manusia?
(pakailah LOGIKA sederhana saja, “Tuhan itu MAHA KUASA”)
Semua Firman Allah dan Nabi Allah lahir di Jazirah Arab.
SETUJU, sebab satu-satunya Nabi Allah adalah Mohammad, satu-satunya kumpulan Firman Allah adalah Quran, dan “diturunkan” HANYA kepada Mohammad.
tetapi Firman Tuhan YHWH, dan Nabi YHWH semuanya dari Yahudi (Israel)….
Kitab Suci disusun oleh berbagai tulisan Nabi-Nabi YHWH dan Rasul-rasul, yang berbeda-beda (kira-kira 40 orang), berbeda generasi selama kurang lebih selama 1500 tahun.
jangan bingung ya…
Al Quran memang HEBAT, disusun HANYA “beberapa tahun” saja, dan HANYA oleh SATU orang NABI saja…dan lebih hebat lagi…. DIPERCAYA oleh banyak orang…HEBAT HEBAT….
GK | May 23, 2008 | Reply
Oh ya, jika Anda anggap Al Quran adalah Kitab yang sempurna, coba teliti hukum waris menurut Quran, apakah hitungannya pas? baca tulisan http://gkmin.net/gk/1_SIAPA_yang_mengajar_Allah_berhitung.pdf
Kitab yang sempurna???
GK | May 23, 2008 | Reply
Terimakasih, saya sebagai pribadi sangat senang dengan diskusi ini. mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi yang membaca dan yang mencari kebenaran.
Injil mencatat Yesus mati disalib, dikuburkan dan bangkit pada hari yang ke-3 –>> Yesus gentleman mau menanggung siksa salib, Yesus berkuasa, bangkit dari kematian; Quran: Isa tidak disalib, yang disalib adalah orang yang diserupakan dengan Isa –>>Isa pengecut, tidak berani menanggung siksa salib, malah menjerumuskan orang lain yang mirip dengan Dia —->> penyempurnaan? (maaf islam tidak bilang Isa Pengecut, tapi memang Allah berkehendak mengangkat dia dari bumi dan mengganti orang yang diserupakan dengan Nabi Isa.
Kalau di Islam,Barang siapa yang berbuat kebaikan maka bagi dia sendiri fahalanya dan barang siapa berbuat kejelekan maka orang yang menanggung dosa ya orang itu sendiri. Adilkan?
jadi tidak ada Dosa warisan.. kalau ada dosa warisan enak banget dong, Kita bisa berbuat dosa semaunya, toh sudah ada yang menebus:Yesus, (logikanya kan seperti itu)
Disebutkan bahwa ketika Yesus Disalib, Dunia Gempar diantaranya, Bait Allah terbelah dua, Orang mati dibangkitkan, dll. Logikanya, Wilayah Arab, dan Israel dan sekitarnya, harusnya sekaranfg memeluk agama Kristen dong, sekeras apapun iman mereka. Tapi kenyataanya mereka beragama Islam ya. ini harus direnungkan loh…..Pak.ada apa ini
Frans | May 29, 2008 | Reply
Ok saya jawab berdasarkan di dalam surat Al-Maidah di Al-Quran memang hukum waris di islam memang laki-laki mendapat 2/3 bagian dari perempuan. jangan tanya mengapa, karena itu udah ada ayatnya. yang terpenting jangan sampai bertentangan dengan ayat yang lainya.
Frans | May 29, 2008 | Reply
@Frans
maaf islam tidak bilang Isa Pengecut, tapi memang Allah berkehendak mengangkat dia dari bumi dan mengganti orang yang diserupakan dengan Nabi Isa
memang Quran tidak bilang begitu, itu khan tafsir-nya…
kasihan dong orang yang diserupakan dengan Nabi Isa itu?
Kalau Anda mau menganalisis lebih lanjut, gara-gara berita Quran, bahwa Isa tidak disalib, itu yang sangat mungkin kemudian timbul spekulasi bahwa Isa pergi ke India, melarikan diri — lihatlah Film Jesus in the Himalayas — tentang makam “Isa”.
Disebutkan bahwa ketika Yesus Disalib, Dunia Gempar diantaranya, Bait Allah terbelah dua, Orang mati dibangkitkan, dll. Logikanya, Wilayah Arab, dan Israel dan sekitarnya, harusnya sekaranfg memeluk agama Kristen dong, sekeras apapun iman mereka. Tapi kenyataanya mereka beragama Islam ya. ini harus direnungkan loh…..Pak.ada apa ini
bukan Bait Allah yang terbelah menjadi dua, tetapi TIRAI di SINAGOGE yang terbelah..
ha ha… apa kalau sudah melihat keajaiban, trus orang begitu mudah percaya begitu?
Siapa yang mengharuskan?
bukankah banyak orang tahu kalau mengikut setan itu nanti akan “masuk neraka”, mengapa juga orang mengikut setan? (minta pesugihan, memelihara tuyul, buto ijo, dll) Aneh khan?
kenapa juga masih ada dukun santet? bukankah santet pekerjaan setan? Tanya kenapa?
Ini juga harus direnungkan lho pak…
Kalau memang nabi Mohammad mengajarkan kebaikan/keluhuran budi, mengapa banyak orang Muslim kadang berbuat anarkis (menghancurkan gereja, masjid Ahmadiah, bom bunuh diri, menabrakkan pesawat ke WTC dll.)
Apakah ajaran Mohammad sebuah kebohongan atau orangnya yang “salah”?
Jika Yesus memberi mukjijat, mengajarkan kebaikan, menjanjikan keselamatan, akan menjadi hakim di akhir jaman, trus orang-orang tidak mau ikut Yesus, apa Yesus yang bohong? atau orang-orang yang “tidak mau mengerti”?
Ada apa ini?
Menurut Kitab Suci, itu karena orang-orang telah “dibutakan oleh ilah jaman ini“.
II Korintus 4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran
AllahTuhan.jelas..! Masih mau menyalahkan Yesus?
GK | May 29, 2008 | Reply
@Frans
Ok saya jawab berdasarkan di dalam surat Al-Maidah di Al-Quran memang hukum waris di islam memang laki-laki mendapat 2/3 bagian dari perempuan. jangan tanya mengapa, karena itu udah ada ayatnya. yang terpenting jangan sampai bertentangan dengan ayat yang lainya.
Anda sudah baca artikelnya?
Artikel itu tidak pas, jika Anda jawab demikian.
baca lagi http://gkmin.net/gk/1_SIAPA_yang_mengajar_Allah_berhitung.pdf
GK | May 29, 2008 | Reply
Pak. Itu tidak bisa diperbincangkan mengapa dan mengapa, karena itu surat udah jadi, kita tinggal kita mau melaksanakan atau tidak, itu aja dari saya.
yang penting didak ada kontroversi didalamnya.
Frans | May 29, 2008 | Reply
Pak menurut sejarah dan para teolog kristen
Taurat ditulis dengan bahasa IBRANI
INJIL Asli ditulis dengan bahasa ARAMIC, bukan bahasa Yunani kan? Kenapa yah……
Frans | May 29, 2008 | Reply
Pak, Islam tidak mengajarkan kekerasan kalaupun ada yang bersikap brutal itu hanya oknum, dan kalaupun mereka bukan oknum, pasti mereka terinjak-injak harga dirinya, ingat pak, islam sendiri memerangi para Teroris.
coba kalau tidak diusik kehidupanya, pasti mereka diam dan bisa berdampingan hidup dengan umat lainya. Bapak ingat beberapa waktu lalu Paus Benecdiscus melecehkan nabi Muhamad?, karena Paus kesal, karena 30 orang pendetanya masuk islam. Hal itu menimbulkan reaksi dari umat muslim sedunia? Siapa yang menyulut?, terus Koran diDenmark membuat karikatur Nabi Muhamad? apa maksudnya coba? siapa yg pertama kali menyulut pertikaian?, maaf Kaum Bapak yang awalnya menyulut pertikaian ini. apa maksudnya coba, Iya kan?.. Padahal Yesus mengajarkan Kedamaian dan Kasih, tapi mengapa Ya? Yesus yang mengajarkan cinta kasih dan kedamaian.
frans | Jun 1, 2008 | Reply
Oke deh, kita akhiri diskusi ini, terima kasih sebelumnya,..sepertinya diskusi kita tidak akan ada titik temu,karena konsep kita tentang ketuhanan saja juga sudah berbeda. yang terpenting kita bisa rukun, damai, saling menghormati dan menghargai.Matur suwun sanget ggih…..
frans | Jun 1, 2008 | Reply
@Frans,
yang terpenting kita bisa rukun, damai, saling menghormati dan menghargai.Matur suwun sanget ggih…..
Ok, memang itu yang paling penting selama kita hidup di dunia itu, tak peduli siapapun Tuhan kita (bahkan dengan orang yang menyembah setan sekalipun), kita mestinya dapat hidup rukun di dunia yang satu ini…,
Untuk apa kita memusuhi orang lain yang beda pendapat? apakah untuk menyenangkan Tuhan kita?
Kita semua hanya dapat/boleh menawarkan konsep-konsep tentang Tuhan dan tentang iman kepada Tuhan, diterima ya mangga, silakan.., ditolak ya tidak mengapa…
Kita juga tidak dapat menghakimi orang lain ’sesat’, karena sesat dan tidak sesat itu tergantung dari sudut pandangnya, jika orang yang ’sesat’ sadar bahwa dia ter’sesat’ mestinya tidak akan menempuh jalan itu, tetapi menurut mereka, mereka juga sedang menempuh ‘jalan yang benar’.
Solusinya, jika kita punya konsep yang berbeda, ya kita jelaskan saja konsepsi kita, tidak perlu menghakimi mereka.
Nah, kembali kepada persoalan “Siapa Tuhan yang Anda sembah”, jika Anda yakin Allah adalah Tuhan, ya silakan sembah Allah (dan memeluk agama Islam), jika yakin YHWH adalah Tuhan, ya sembahlah YHWH (dan peluk agama Kristen). Sayangnya, sekarang kita tidak dapat ber-Tuhan tanpa ber-agama, padahal, apakah Tuhan menciptakan agama?
Menurut konsepsi kami, Yesus-pun tidak membuat agama Kristen, sebab yang diajarkan Yesus adalah tentang “BAPA” (YHWH) dan tentang KERAJAAN SURGA, bukan tentang agama Yahudi apalagi agama Kristen. Agama Kristen baru ‘disebut’ setelah Yesus mati, bangkit dan naik ke surga. (itu menurut ‘berita’ Kitab Suci).
GK | Jun 2, 2008 | Reply
Shalom..Kasih Allah di dalam Kristus menyertai kita semua.. Bro…saya mau kasih komentar neh…okey..
Dalam Keluaran 6, istilah “El Sadday” muncul bersamaan dengan penyingkapan nama Allah yang khusus dan satu-satunya yang pernah Allah singkapkan (dalam Perjanjian Lama), yaitu Yahweh (YHWH). Meskipun ini juga bahasa antropomorphisme, tetapi ini secara khusus dipakai oleh Allah untuk menamai diri-Nya. Ia berfirman bahwa YHWH adalah nama-Nya selama-lamanya (Bdk. Kel 3:15). Maksudnya tentu bukan secara harafiah lalu selama-lamanya orang percaya hanya boleh memanggil Allah dengan nama tersebut (karena realitanya anak-anak Tuhan dalam Perjanjian Lama juga tidak selalu memanggil Allah dengan nama tersebut. Bahkan mereka menterjemahkan dengan kata Yunani “Kyrios atau Adonai” atau Lord/ Tuhan atau terjemahan Latin “Dominus”). Jadi, jikalau Allah menyingkapkan YHWH sebagai nama-Nya, maksudnya adalah :
1. Ia ingin dikenal oleh umat-Nya sebagai Allah (Elohim) dari Abraham, Ishak, dan Yakub yang nama-Nya YHWH (tentragramaton atau empat konsonan yaitu Yod, He, Wau, dan He). Yaitu Allah “ El Sadday” yang mampu memberikan jaminan pemenuhan segala yang dijanjikan. Untuk ini dengan tepat, Martin Buber menterjemahkan “ ehyeh asher ehyeh/ I am that I am” dengan terjemahan “ I will be atau “ I am the causes to be” artinya “ Aku adalah Allah yang setia pada janji-Nya yang selalu sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya”.
2. Ia ingin dikenal secara pribadi dan unik oleh umat-Nya. Bukan sebagai Elohim atau sebutan Allah yang “umum” yang bangsa-bangsa kafirpun pakai. Ia memang Allah karena hanya ada satu Allah atau El/Elohim (Ul 6:4, Mark 12:32, 1 Tim 2:5, Yak 2:19) sehingga umat-Nya boleh memanggil Dia dengan sebutan “Allah” juga. Tetapi Ia ingin supaya umat-Nya menyadari bahwa Ia adalah “ Allah YHWH” atau Elohim YHWH atau YHWH Elohim. Artinya Ia adalah Allah Elohim yang “ YHWH” yaitu yang setia dengan perjanjian (covenant) sehingga terus-menerus sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya dari belenggu dosa. Nama yang menunjuk pada karya Allah yang menemukan pemenuhannya dalam “ Yesus Kristus”, yaitu “ Nama diatas segala nama “.
Dalam Perjanjian Lama YHWH masih dibedakan dari Adonai karena karya keselamatan belum disempurnakan di dalam Dia (Kristus). Ini nampak dengan jelas dalam perbedaan pemakaian kata Tuhan untuk YHWH dan Tuhan untuk Adonai. Nabi Yesaya, misalnya, menyaksikan perjumpaannya dengan Tuhan/Adonai/Lord (hanya satu huruf besar) dalam Yesaya 6 dan bukan TUHAN/LORD/YHWH (semua huruf besar) seperti yang dijumpai oleh Musa ( Kel 3). Baru kemudian, setelah Tuhan Yesus Kristus menyelesaikan secara sempurna karya penebusan-Nya, Ia diberi Nama diatas segala nama, dan semua lidah akan mengaku bahwa Yesus adalah TUHAN/ YHWH yaitu kemuliaan Allah, kemuliaan Bapa (FIL 2:9-10). Diluar Kristus, Bapa tak pernah dapat dipermuliakan.
Soli Deo Gloria in Kristos
cprm.reformed
GBU
cprm.reformed | Oct 3, 2008 | Reply
Mengapa Kata “Allah” dan “TUHAN”
Dipakai dalam Alkitab Kita?
Mengapa Kata “Allah” dan “TUHAN”
Dipakai dalam Alkitab Kita?
Pengantar
Kata “Allah” masih dipersoalkan oleh sebagian pengguna Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). Persoalan ini mencuat ke permukaan, karena ada beberapa kelompok yang menolak penggunaan kata “Allah” dan ingin menghidupkan kembali penggunaan nama Yahweh atau Yahwe. Dalam teks Ibrani sebenarnya nama Yahweh atau Yahwe ditulis hanya dengan empat huruf konsonan (YOD-HE-WAW-HE, “YHWH”) tanpa huruf vokal. Tetapi, ada yang bersikeras, keempat huruf ini harus diucapkan. Terjemahan LAI dianggap telah menyimpang, bahkan menyesatkan umat kristiani di tanah air. Apakah LAI yang dipercaya gereja-gereja untuk menerjemahkan Alkitab telah melakukan kesalahan yang begitu mendasar? Di mana sebenarnya letak persoalannya? Penjelasan berikut bertujuan untuk memaparkan secara singkat pertimbangan-pertimbangan yang melandasi kebijakan LAI dalam persoalan ini.
Mengapa LAI menggunakan kata “Allah”?
Dalam Alkitab Terjemahan Baru (1974) yang digunakan secara luas di tanah air, baik oleh umat Katolik maupun Protestan, kata “Allah” merupakan padanan ’ELOHIM, ’ELOAH dan ’EL dalam Alkitab Ibrani:
Kej 1:1 “Pada mulanya Allah (’ELOHIM) menciptakan langit dan bumi”.
Ul 32:17 “Mereka mempersembahkan kurban kepada roh-roh jahat yang
bukan Allah (’ELOAH).
Mzm 22:2 “Allahku (EL), Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?”
Dari segi bahasa, tidak dapat dipungkiri, kata ’ELOHIM, ’ELOAH dan ’EL berkaitan dengan akar kata ’L, dewa yang disembah dalam dunia Semit kuno. EL, ILU atau ILAH adalah bentuk-bentuk serumpun yang umum digunakan untuk dewa tertinggi. Umat Israel kuno ternyata memakai istilah yang digunakan oleh bangsa-bangsa sekitarnya. Apakah hal itu berarti bahwa mereka penganut politeisme? Tentu saja, tidak! Umat Israel kuno memahami kata-kata itu secara baru. Yang mereka sembah adalah satu-satunya Pencipta langit dan bumi. Proses seperti inilah yang masih terus bergulir ketika firman Tuhan mencapai berbagai bangsa dan budaya di seluruh dunia.
Beberapa kelompok yang menolak kata “Allah” memang berpendapat, kata itu tidak boleh hadir dalam Alkitab umat kristiani. Ada yang memberi alasan bahwa “Allah” adalah nama Tuhan yang disembah umat Muslim. Ada pula yang mengaitkannya dengan dewa-dewi bangsa Arab. Seandainya pendirian ini benar, tentu ’EL, ’ELOAH dan ’ELOHIM pun harus dicoret dari Alkitab Ibrani! Lagi pula, beberapa inskripsi yang ditemukan pada abad keenam menunjukkan bahwa kata “Allah” telah digunakan umat kristiani Ortodoks sebelum lahirnya Islam. Hingga kini, umat kristiani di negeri seperti Mesir, Irak, Aljazair, Yordania dan Libanon tetap memakai “Allah” dalam Alkitab mereka. Jadi, kata “Allah” tidak dapat diklaim sebagai milik satu agama saja.
Kebijakan LAI dalam menerjemahkan ’ELOHIM, ’ELOAH dan ’EL sama sekali bukan hal baru. Terjemahan Alkitab yang pertama ke dalam bahasa Yunani sekitar abad ketiga SM. merupakan contoh tertua yang kita miliki. Terjemahan yang dikenal dengan nama “Septuaginta” dikerjakan di Aleksandria, Mesir, dan ditujukan bagi umat Yahudi berbahasa Yunani. Dalam Kejadian 1:1, misalnya, Septuaginta menggunakan istilah THEOS yang biasa dipakai untuk dewa-dewa Yunani. Nyatanya, Perjanjian Baru pun memakai kata yang sama, seperti contoh berikut: ”Terpujilah Allah (THEOS), Bapa Tuhan kita Yesus Kristus” (2 Kor 1:3). Tentu, THEOS dalam kutipan ini tidak dipahami sebagai sembahan politeis.
Kata “Allah” dalam sejarah penerjemahan Alkitab di nusantara
Sebelum Alkitab TB-LAI diterbitkan pada tahun 1974, telah ada beberapa Alkitab dalam bahasa Melayu yang merupakan cikal bakal bahasa Indonesia. Injil Matius terjemahan A. C. Ruyl (1629) adalah upaya pertama dalam penerjemahan Alkitab di nusantara. Menariknya, dalam terjemahan perdana ini, kata “Allah” telah digunakan, seperti contoh berikut: “maka angkou memerin’ja nama Emanuel artin’ja Allahu (THEOS) ?erta ?egala kita” (Mat 1:23). Terjemahan selanjutnya juga mempertahankan kata “Allah”, antara lain:
* Terjemahan Kitab Kejadian oleh D. Brouwerius (1662): “Lagi trang itou Alla ?ouda bernamma ?eang” (Kej 1:5).
* Terjemahan M. Leijdecker (1733): “Pada mulanja dedjadikanlah Allah akan ?warga dan dunja” (Kej 1:1)
* Terjemahan H.C. Klinkert (1879): “Bahwa-sanja Allah djoega salamatkoe” (Yes 12:2).
· Terjemahan W.A. Bode (1938): “Maka pada awal pertama adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah”.
Seperti tampak pada contoh-contoh di atas, kata “Allah” yang baru belakangan ini dipersoalkan oleh sebagian umat kristiani telah digunakan selama ratusan tahun dalam terjemahan-terjemahan Alkitab yang beredar di nusantara.
Singkatnya, ketika meneruskan penggunaan kata “Allah”, tim penerjemah LAI mempertimbangkan bobot sejarah maupun proses penerjemahan lintas-budaya yang sudah terlihat dalam Alkitab sendiri.
Apa dasar kebijakan LAI dalam soal “YHWH”?
Harus diakui, asal-usul nama YHWH tidak mudah ditelusuri. Dari segi bahasa, YHWH sering dikaitkan dengan kata HAYAH ‘ada, menjadi’, seperti yang terungkap dalam Keluaran 3:14: “Firman Allah (’ELOHIM) kepada Musa: ‘AKU ADALAH AKU.’ (’EHYEH ’ASHER ’EHYEH). Lagi firman-Nya: ‘Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU (’EHYEH) telah mengutus aku kepadamu.’” Maknanya yang persis tidak diketahui lagi, namun ada yang menafsirkannya sebagai kehadiran Tuhan yang senantiasa ‘ADA’ menyertai sejarah umat-Nya.
Apa dasar LAI menggunakan kata “TUHAN” (seluruhnya huruf besar) sebagai padanan untuk YHWH? Untuk menjawab ini, kita perlu memperhatikan sejarah. Umat Yahudi sesudah masa pembuangan amat segan menyebut nama sakral YHWH secara langsung oleh karena rasa hormat yang mendalam. Lagi pula, pengucapan YHWH yang persis tidak diketahui lagi. Setiap kali bertemu kata YHWH dalam Alkitab Ibrani, mereka menyebut ’ADONAY yang berarti ‘Tuhan’. Tradisi pengucapan ini juga terlihat jelas dalam Septuaginta yang menggunakan kata KYRIOS (‘Tuhan’) untuk YHWH, seperti contoh berikut: ”KYRIOS menggembalakan aku, dan aku tidak kekurangan apa pun” (Mzm 23:1).
Ternyata, Yesus dan para rasul mengikuti tradisi yang sama! Sebagai contoh, dalam pencobaan di gurun, Yesus menjawab godaan Iblis dengan kutipan dari Ulangan 6:16: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan (KYRIOS), Allahmu” (Mat 4:7). Dalam kutipan ini tidak ditemukan nama YHWH melainkan KYRIOS. Jika nama YHWH harus ditulis seperti dalam teks Ibrani, mengapa penulis Injil Matius tidak mempertahankannya? Begitu pula, dalam surat-surat rasul Paulus tidak pernah digunakan nama YHWH. Dalam Roma 10:13, misalnya, Paulus mengutip Yoel 2:32: “Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan (KYRIOS) akan diselamatkan”. Terbukti, kata yang digunakan adalah KYRIOS, bukan YHWH.
Mungkinkah Yesus dan para rasul telah mengikuti suatu tradisi yang “keliru”? Tentu saja, tidak! Para penulis Perjanjian Baru justru mengikuti tradisi umat Yahudi yang menyebut ’ADONAY (‘TUHAN’) setiap kali bertemu nama YHWH. Karena Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani, kata KYRIOS dipakai sebagai padanan untuk ’ADONAY yang mencerminkan tradisi pengucapan YHWH.
Singkatnya, LAI mengikuti teladan Yesus dan umat kristiani perdana menyangkut pengucapan YHWH. Dalam Alkitab TB-LAI, kata “TUHAN” ditulis dengan huruf besar semua sebagai padanan untuk ’ADONAY yang mengingatkan tradisi pengucapan itu. Penulisan ini memang sengaja dibedakan dengan “Tuhan” (hanya huruf pertama besar), padanan untuk ’ADONAY yang tidak merepresentasi YHWH. Perhatikan contoh berikut: “Sion berkata: ‘TUHAN (YHWH) telah meninggalkan aku dan Tuhanku (’ADONAY) telah melupakan aku.’” (Yes 49:14). Pembedaan ini tentu tidak relevan untuk Perjanjian Baru yang tidak mempertahankan penulisan YHWH.
Berbagai terjemahan modern juga mengikuti tradisi yang sama, misalnya, dalam bahasa Inggris: “the LORD” (New Jewish Publication Society Version; New Revised Standard Version, New International Version, New King James Version, Today’s English Version); Jerman: “der HERR” (Einheitsübersetzung; die Bibel nach der Übersetzung Martin Luthers); Belanda: “de HEER” (Nieuwe Bijbelvertaling); Perancis”: “le SEIGNEUR” (Traduction Oecuménique de la Bible).
Penutup
Kebijakan LAI mengenai padanan untuk nama-nama ilahi tidak diambil secara simplistis. Berbagai aspek harus dipertimbangkan dengan matang, antara lain:
* Teks sumber (Ibrani dan Aram untuk Perjanjian Lama; Yunani untuk Perjanjian Baru) dan tafsirannya.
* Tradisi umat Tuhan dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
* Sejarah pemakaian nama-nama ilahi dalam penerjemahan Alkitab ke dalam berbagai bahasa dan budaya dari zaman ke zaman.
* Kebijakan yang diikuti tim-tim penerjemahan Alkitab di seluruh dunia, khususnya yang bergabung dalam Perserikatan Lembaga-lembaga Alkitab se-Dunia (United Bible Societies).
· Kesepakatan yang diambil bersama dengan gereja-gereja, baik Katolik maupun Protestan, yang menggunakan Alkitab terbitan LAI hingga saat ini. Menjelang penyelesaian Alkitab TB-LAI, misalnya, pada tahun 1968 diadakan konsultasi di Cipayung dengan para pimpinan dan wakil gereja-gereja dari berbagai denominasi. Dalam konsultasi ini, antara lain, disepakati agar kata “Allah” tetap digunakan seperti dalam terjemahan-terjemahan sebelumnya.
LAI tidak pernah berpretensi seolah-olah terjemahannya sudah sempurna dan tidak perlu diperbaiki lagi. Akan tetapi, mengingat proses panjang dan berhati-hati yang ditempuh dalam menerbitkan Alkitab, tuntutan beberapa kelompok yang ingin menyingkirkan atau memulihkan nama tertentu, tidak dapat dituruti begitu saja. Dalam semua proses pengambilan keputusan menyangkut terjemahan Alkitab, berbagai faktor harus dipertimbangkan dengan saksama menyangkut teks-teks sumber, tafsirannya, tradisi penerjemahan sampai dampaknya bagi persekutuan dan kesaksian umat Tuhan bersama-sama, khususnya di tanah air kita.
Akhirnya, dengan penuh kesadaran akan terbatasnya kemampuan manusia di hadapan Allah, kita patut mempersembahkan puji syukur kepada Dia yang telah menyatakan firman yang diilhamkan-Nya untuk mendidik orang dalam kebenaran dan memperlengkapi umat-Nya untuk setiap perbuatan baik (2 Tim 3:16-17). Dialah yang telah mempersiapkan orang-orang untuk menjelmakan firman kebenaran-Nya dalam aneka bahasa dan budaya dari masa ke masa. Segala sesuatu adalah dari Dia dan oleh Dia dan kepada Dia. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!
rms | Nov 23, 2008 | Reply
Mengapa Kata “Allah” dan “TUHAN”
Dipakai dalam Alkitab Kita?
Untuk lebih jelasnya slahkan kunjungi http://www.alkitab.or.id/content/view/69/1/lang,english/
Harapan saya, kita sebagai umat kristiani tidak terjebak dalam perdebatan yang berkepanjangan.
Masih banyak tugas yang harus kita lakukan sebagai umat yang percaya.
rms | Nov 23, 2008 | Reply
@rms,
silakan baca “Sanggahan terhadap BROSUR “LAI”” di http://gkmin.net/?p=120
GK | Nov 23, 2008 | Reply
@rms
Harapan saya, kita sebagai umat kristiani tidak terjebak dalam perdebatan yang berkepanjangan.
masing-masing pihak “yang berdebat” sudah memiliki argumentasi,
bahkan LAI sudah pernah dituntut di pengadilan, dan jika melihat rekaman jalannya sidang, sebenarnya dapat diketahui bahwa argumen penggugat cukup kuat. Namun, dengan pertimbangan tertentu, akhirnya hakim memutuskan untuk “tidak menerima” gugatan terhadap LAI itu, karena bukan wewenang hakim pengadilan untuk memutuskan masalah ini.
Satu hal yang perlu dicatat, adalah bahwa keberadaan orang-orang Kristen di Indonesia yang tidak lagi menggunakan kata Allah, DIAKUI oleh PEMERINTAH. Mengapa LAI sebagai Lembaga Alkitab INDONESIA, tidak mau menerbitkan Alkitab, paling tidak untuk kelompok ini saja.
Bahkan, (hal lain) hingga saat ini Bible versi King James tetap dipakai di seluruh dunia (di Yerusalem-pun Alkitab versi King James masih dijual hingga sekarang) NAMUN, mengapa LAI tidak mencetak Alkitab versi King James dalam bahasa Indonesia.
Artinya memang ada beberapa hal yang patut dipertanyakan kepada LAI. LAI milik “INDONESIA” atau milik ‘kelompok tertentu’ di Indonesia.
Silakan anda baca-baca juga beberapa tulisan yang mempertanyakan kepada LAI, jangan hanya tulisan ‘pembelaan’ dari LAI.
tapi kalau kalimat-nya saja sudah begini: (baca tulisan komentar di atas) “Akhirnya, dengan penuh kesadaran akan terbatasnya kemampuan manusia di hadapan Allah…”
ya itu artinya kata “Allah” sudah ‘mendarahdaging’, sehingga sulit untuk “dikritik”, coba kalimat tersebut menjadi, Akhirnya, dengan penuh kesadaran akan terbatasnya kemampuan manusia di hadapan Tuhan…, bukankah lebih NETRAL?
Itu sama yang terjadi di gereja saya (di Salatiga) untuk menanggapi tulisan saya “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”, gereja (majelis) mengadakan sarasehan dengan topik, “SIAPA ALLAH YANG KITA SEMBAH”
ya begitulah…, kalau persoalan sesungguhnya tidak dipahami dengan baik, atau memang tidak dianggap persoalan.
GK | Nov 23, 2008 | Reply
SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?
yang jelas yang saya sembah adalah Dia Yang.. :
1. Menciptakan alam semesta.
2. Tidak lahir, tidak mati, tidak berkembang biak, pokoke tidak serupa dengan makhluknya
3. Tidak terikat ruang dan waktu, karena saat Ia terikat ruang dan waktu, Ia menjadi bersifat relatif (mbah Einstein)
mas'e | Nov 24, 2008 | Reply
SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?
Saya menyembah TUHAN yang :
1. Menciptakan jagat raya dan isinya (termasuk saya)
2. Maha Kekal
3. Maha Esa
3. Tidak sama dengan makhluknya
4. Maha Independen, mampu bertindak dan berbuat tanpa dipengaruhi apapun
5. Maha Sempurna
6. Tidak terikat dalam ruang dan waktu, karena ruang dan waktu adalah relatif. ku tak ingin menyembah sesuatu terikat pada kerelatifan..
mas'e | Nov 24, 2008 | Reply
pesen untuk adminnya..saya kirim comment sampai 2 kali tapi nggak tampil…padahal udah di refresh..kalo bukan akses internet saya yang error kayaknya scriptnya ada yang bermasalah
mas'e | Nov 24, 2008 | Reply
@mas’e,
comment tidak langsung tampil, karena harus masuk moderasi dulu, saya tidak akan membiarkan comment-comment “kasar” masuk dan tampil secara ‘vulgar’, misalnya anda bisa lihat contoh komentar2 di http://gkmin.net/?p=108
masih ada comment yang lebih ‘parah’ dari itu, tidak saya tampilkan.
Kalau hanya beda pendapat, nggak apa-apa, tapi kalau ‘kasar’ terpaksa tidak saya tampilkan. Website ini bukan ajang hujat-menghujat, tapi tempat menyajikan keyakinan dengan argumentasi tertentu, dengan tetap “kepala dingin”, tanpa marah-marah.
Saya menyembah TUHAN yang :
1. Menciptakan jagat raya dan isinya (termasuk saya)
2. Maha Kekal
3. Maha Esa
3. Tidak sama dengan makhluknya
Kalau misalnya TUHAN mau menjadi seperti mahkluknya, apa salahnya? bukankah DIA Maha Kuasa.
Logika anda bahwa Pencipta tidak mungkin sama dengan yang diciptakan, ternyata membatasi TUHAN anda. Logika anda membatasi “ke-Maha Kuasa-an” Tuhan.
Apakah kita dapat melarangNya? Apakah dengan menjadi serupa dengan mahkluknya hakekat ke-Tuhan-anNya menjadi hilang?
Apakah dengan “merendahkan diri”, kehormatanNya menjadi hilang? dan ingat.., ketika dia menjadi SERUPA dengan mahklukNya, ke-Tuhan-anNya tidak hilang.
Analogi yang agak jauh: jika anda seorang ayah, kemudian bermain kelereng dengan putra anda yang masih kecil, apakah ketika anda menjadi “anak kecil”, ke-bapak-an anda hilang? Atau sebagai bapak, anda akan bermain kelereng dengan INSTRUKSI saja kepada anak anda, dan tidak perlu ikut “bermain” karena anda bukan anak kecil lagi. Bukankah bahkan kadang anda perlu berpura-pura “kalah” main dengan anak anda.
4. Maha Independen, mampu bertindak dan berbuat tanpa dipengaruhi apapun
Bagaimana jika DIA mau menjadi seperti manusia? Apa kita bisa melarang? Apakah ‘imajinasi’ dan logika kita tentang Tuhan, bisa membatasiNya bahwa DIA “tidak boleh” menjadi manusia yang lahir dari manusia.
Bukankah DIA independen, ketika hendak menjadi manusia atau apapun?
Pernah baca kisah Tuhan menuntun bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dengan ‘tanda’ tiang awan dan tiang api? Jika Tuhan bisa “membuat/menjadi” tiang awan/tiang api, tidak bisakah Tuhan membuat/menjadi manusia?
dan jangan lupa…. (lihat komentar saya pada point 6 di bawah)
5. Maha Sempurna
6. Tidak terikat dalam ruang dan waktu, karena ruang dan waktu adalah relatif. ku tak ingin menyembah sesuatu terikat pada kerelatifan..
YA, DIA tidak terikat ruang dan waktu, DIA maha hadir, jadi ketika dia menjadi manusia di dunia/bumi, surga tidak menjadi kosong. Dia tetap dapat menjadi Tuhan yang MAHA KUASA, ’sambil’ menjadi manusia.
Dari komentar saya, arahnya jelas, Tuhan saya adalah YHWH yang punya “anak” Yesus Kristus, bahkan Yesus itu sendiri adalah YHWH yang hadir dalam rupa manusia.
Itulah Tuhan saya, yang memenuhi semua kriteria anda.
GK | Nov 25, 2008 | Reply
@Yth. GK
Kalau misalnya TUHAN mau menjadi seperti mahkluknya, apa salahnya? bukankah DIA Maha Kuasa.
Logika anda bahwa Pencipta tidak mungkin sama dengan yang diciptakan, ternyata membatasi TUHAN anda. Logika anda membatasi “ke-Maha Kuasa-an” Tuhan.”
kalo logikanya seperti itu maka, sama saja dengan membenarkan pernyataan ini..
“Tuhan Yang Maha Kuat dan Maha Pencipta
sehingga Ia mampu menciptakan sebuah batu yang amat sangat besar dan berat yang Ia sendiri tak sanggup mengangkatnya”
Bukankah TUHAN Maha Kuat, kenapa Ia tak mampu mengangkat sebuah batu besar yang Ia ciptakan sendiri?berarti Ia tidak MUTLAK kuat. atau “Logika anda membatasi “ke-Maha Kuasa-an” Tuhan”?
YA, DIA tidak terikat ruang dan waktu, DIA maha hadir, jadi ketika dia menjadi manusia di dunia/bumi, surga tidak menjadi kosong. Dia tetap dapat menjadi Tuhan yang MAHA KUASA, ’sambil’ menjadi manusia.
Disini saya menangkap bahwa :
1. menurut anda “TUHAN beralamat di SURGA”. jika benar, maka jelas SURGA dan BUMI lebih besar dari TUHAN. karena SURGA dan BUMI mampu “menampung tubuh” TUHAN. analogi sederhananya : rumah anda pasti sangat besar, sehingga anda, keluarga anda, perabotan rumah tangga dan mobil anda cukup masuk kedalamnya.
2. SURGA membatasi TUHAN dari DUNIA, dan begitu juga sebaliknya. Oleh sebab itu, maka TUHAN perlu untuk membagi dirinya/menyuruh “anaknya” untuk turun kebumi.
3.TUHAN yang ada di surga saat itu tidak 100% karena ada bagian dari dirinya yang berada di bumi.
yang jadi pertanyaannya kemudian,
1. mampukah Ruang dan Waktu mengikat Tuhan yang telah menciptakannya dari penciptaan alam semesta?
2. apakah sifat Tuhan yang Maha Kuasa dan Maha Hadir begitu kuatnya sehingga mengurangi sifatnya yang Maha Tak Terbatas? sehingga Tuhan akan RELATIF Maha Hadir dan Maha Kuasa daripada Maha Merdeka?
mas'e | Nov 26, 2008 | Reply
Maaf Mas, jika penyampaian saya kurang tepat. saya hanya ingin mengajak anda sedikit “bermain kata2″. Toh apapun yang saya sampaikan disini tidak akan mempengaruhi eksistensi TUHAN kan?hehe..Nyuwun pangapuntenipun ingkang kathah nggih….
mas'e | Nov 26, 2008 | Reply
@mas’e
1. menurut anda “TUHAN beralamat di SURGA”. jika benar, maka jelas SURGA dan BUMI lebih besar dari TUHAN. karena SURGA dan BUMI mampu “menampung tubuh” TUHAN. analogi sederhananya : rumah anda pasti sangat besar, sehingga anda, keluarga anda, perabotan rumah tangga dan mobil anda cukup masuk kedalamnya.
benar logika anda, tetapi, jika anda sebagai manusia, dan anda membangun/membuat sebuah rumah yang sangat besar(anda sebagai ‘pencipta’ rumah), apakah itu berarti rumah lebih “hebat” daripada anda?
jangan hanya berpikir soal ukuran.
surga hanyalah istilah yang diangankan sebuah ‘tempat’. Tuhan sebagai pencipta tetap lebih “besar” daripada surga ciptaanNya
2. SURGA membatasi TUHAN dari DUNIA, dan begitu juga sebaliknya. Oleh sebab itu, maka TUHAN perlu untuk membagi dirinya/menyuruh “anaknya” untuk turun kebumi.
bukan membatasi, tapi dunia ini sudah dikuasai setan (ingat cerita ketika Adam kalah oleh tipudaya setan). dan manusia bertempat tinggal didunia yang sudah dikuasai setan ini, maka perintah Tuhan kepada Adam, “taklukkanlah bumi”, tapi ternyata Adam kalah.
Kehadiran anak TUhan adalah sebuah cara untuk menyelamatkan manusia. Kenapa kok caranya demikian…., ya itu wewenang Tuhan… Kalau mau Tuhan langsung “bunuh” setan ya bisa kok.. (khan maha kuasa..)
3.TUHAN yang ada di surga saat itu tidak 100% karena ada bagian dari dirinya yang berada di bumi.
di rumah anda sebagai ayah dari anak anda, apakah ketika di kantor di tempat kerja, anda tidak lagi menjadi seorang ayah?
ke-ayah-an anda tetap 100% dimanapun anda berada. bedanya anda dengan Tuhan, Tuhan maha hadir bisa disurga dan dibumi sekaligus, sedangkan anda tidak bisa sekaligus di kantor dan dirumah, kecuali kantor anda di rumah.
“Tuhan Yang Maha Kuat dan Maha Pencipta
sehingga Ia mampu menciptakan sebuah batu yang amat sangat besar dan berat yang Ia sendiri tak sanggup mengangkatnya”
pernah dengar ungkapan “Tuhan tidak tidur..” (biasanya dijadikan kata penghiburan buat orang yang merasa tertindas)
menurutku itu ungkapan yang absurd, sebab kalau kita mengaukui bahwa Tuhan maha kuasa, sekalipun Dia tidur, ya tetap bisa bekerja.
Jika Tuhan maha kuasa, sebesar dan seberat apapun batu, Dia akan sanggup mengangkatnya.
dalam konsep Tuhan saya, Tuhan tidak menciptakan setan, setan adalah malaikat yang memberontak - ini analoginya sama dengan bahwa penjahat tidak dilahirkan oleh seorang ibu,ibu hanya melahirkan bayi.
Nah yang saya baca dari Kitab Suci Anda,
Allah menciptakan setan dari api (Surat 38:76, misalnya)
coba pikir pakai logika,
mengapa Tuhan anda menciptakan setan?
sebagai teman atau sebagai musuh manusia?
(maaf, saya mengambil ayat ini, hanya untuk ‘bermain’ logika tentang Tuhan, saya tidak sedang ingin membahas ayat-ayat kitab suci)
GK | Nov 27, 2008 | Reply
@Yth. GK
benar logika anda, tetapi, jika anda sebagai manusia, dan anda membangun/membuat sebuah rumah yang sangat besar(anda sebagai ‘pencipta’ rumah), apakah itu berarti rumah lebih “hebat” daripada anda?
jangan hanya berpikir soal ukuran.
anda benar bung GK. tapi jika “SOAL UKURAN” itu benar, maka bukankah TUHAN memiliki ukuran lebih kecil dari surga?masih Maha Besar tanpa catatan “Besar KehebatanNya” kah?masih Maha Sempurnakah Ia?
saya pribadi punya gambaran jika Tuhan jauh lebih besar dibanding surga maupun jagad raya dan bahkan bila digabungkan keduanya. sehingga kemanapun, kapanpun dan dimanapun, disetiap milimeter yang membentang, kita akan tetap melihat “Wajah Tuhan”. Tuhan tidak pula “beralamat” di surga. karena saya kira Tuhan pasti Maha Besar tanpa ada tandingannya baik dari segi ukuran maupun kehebatan. pun jika suatu saat surga sampai pada ajalnya (bukankah hanya Tuhan yang kekal seterusnya?) maka Tuhan tidak akan menjadi tuna wisma bukan?
dalam konsep Tuhan saya, Tuhan tidak menciptakan setan, setan adalah malaikat yang memberontak - ini analoginya sama dengan bahwa penjahat tidak dilahirkan oleh seorang ibu,ibu hanya melahirkan bayi.
jika analoginya benar, maka wujud setan = wujud malaikat, hanya sifatnya saja yang beda. seperti wujud penjahat dan polisi. kenyataannya? jangan tanya saya, saya belum pernah melihat wujud asli setan
Nah yang saya baca dari Kitab Suci Anda,
Allah menciptakan setan dari api (Surat 38:76, misalnya)
coba pikir pakai logika,
mengapa Tuhan anda menciptakan setan?
sebagai teman atau sebagai musuh manusia?
(maaf, saya mengambil ayat ini, hanya untuk ‘bermain’ logika tentang Tuhan, saya tidak sedang ingin membahas ayat-ayat kitab suci)
saya kira “Boss” kita tidak akan memberikan “promosi naik jabatan” tanpa menilai kemampuan kita menyelesaikan “tugas” tho?untuk apa Dia menciptakan setan? ya sebagai tugas yang harus kita “selesaikan”.
bila ada jawaban saya yang tidak sesuai, mohon maaf. saya bukan murid yang pandai dalam pelajaran agama. saya hanya ingin bermain dengan logika saya.
Mas'e lagi.. | Nov 30, 2008 | Reply
@mas’e lagi
anda benar bung GK. tapi jika “SOAL UKURAN” itu benar, maka bukankah TUHAN memiliki ukuran lebih kecil dari surga?masih Maha Besar tanpa catatan “Besar KehebatanNya” kah?masih Maha Sempurnakah Ia?
lho sudah saya sebut, bukan masalah ukuran (size)
Tuhan itu berada dalam dan melampaui sesuatu, termasuk surga.
jika analoginya benar, maka wujud setan = wujud malaikat, hanya sifatnya saja yang beda. seperti wujud penjahat dan polisi. kenyataannya? jangan tanya saya, saya belum pernah melihat wujud asli setan
lho.., ya nggak gitu, ulat bisa berubah menjadi kepompong dan kemudian kupu-kupu, apakah ulat = kupu-kupu, tidak khan,
jadi tidak aneh kalau setan tidak seperti malaikat, tapi menurut Kitab Suci saya, setan bisa SEPERTI malaikat terang.
Wujud asli setan? ha ha ha.., setan bisa berwujud macam-macam, setan paling “canggih” berwujud wanita cantik dan seksi, atau pria yang gagah dan tampan.
saya kira “Boss” kita tidak akan memberikan “promosi naik jabatan” tanpa menilai kemampuan kita menyelesaikan “tugas” tho? untuk apa Dia menciptakan setan? ya sebagai tugas yang harus kita “selesaikan”
ha ha… saya pernah diskusi dengan teman Muslim, dia bilang, “ilmu langit nggak usah dipikirin”. Sebuah ayat dalam Kitab Suci saya menyebutkan, “Kasihilah Yahweh, Elohimmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu dan segenap AKAL BUDImu”
Jadi tidak salah, kita memeras otak menemukan rahasia Tuhan.
So.., ketika “rahasia Tuhan” tampak aneh dan tidak masuk akal, mungkin memang daya pikir otak kita yang nggak mampu, atau sebaliknya, konsepsi tentang Tuhan yang “aneh” itu yang memang tidak benar.
bila ada jawaban saya yang tidak sesuai, mohon maaf. saya bukan murid yang pandai dalam pelajaran agama. saya hanya ingin bermain dengan logika saya
OK take it easy…
pandai dalam agama = pandai dalam doktrin dan dogma. Hakikat Tuhan tidak terkungkung dalam doktrin dan dogma. Agama = syariat, bukan hakikat. Namun syariat mestinya membawa pada pemahaman tentang hakikat yang sebenarnya. Jika syariatnya “aneh” tidak menggambarkan hakikat, jangan-jangan memang syariat itu yang keliru. Ber-Tuhan tidak harus beragama. Sebelum ada agama, Tuhan sudah ada, dan Tuhan yang sudah ada itu tetap tidak berubah setelah muncul agama-agama. he he…
GK | Nov 30, 2008 | Reply
kalian bicara iman sampai kiamat pun ga akan selesai,ada tiga orang buta sejak kecil, mereka berjalan bersama,ketika itu ada pawai gajah, sorakan para penonton meriah sekali, akhirnya mereka meminta tolong sama orang, untuk di dekatkan sama gajah karna mereka penasaran, ketika ketiga orang buta itu memegang gajah, kata orang buta pertama woo gajah tegap lurus besar katanya,karna pas kaki gajah yang di pegang, lalu orang buta kedua pun menyanggah nggak katanya gajah itu lucu bisa meliuk liuk bulat panjang ,kok di bilang tegap lurus, karna pas yang dipegang adalah belalainya , orang buta ketiga pun turut menyanggah teman teman nya katanya ,kalian itu bodoh apa masa ga bisa merasakan bentuk gajah bagaimana, gajah itu lebar agak tebal dan bisa bergerak gerak, karna yang dipegang pas kupingnya , tapi mereka tetap ngotot pada pendapatnya masingmasing karena memang itu yang mereka rasakan, tahu apa yang terjadi ,orang orang disekeliling mereka tertawa, karena, melihat tingkah laku mereka.
jadi…….. kalau kalian merasa pendapat kalian benar refleksikan dalam hidup ,bermasyarakat,dan bersosial, karna semua agama mengajarkan hal seperti itu pada umumnya, agama buakan untuk diperdebatkan, atau di diskusikan apalagi saling bunuh dan benci terhadap orang yang tidak sepaham pada pendapat kita, dan saya pikir di dalam menjalankan ajaran agama perlu sikap tulus dan ikhlas dan tanpa itu jangan pernah kalian bicara tentang iman, karena orang yang menjalankan ajaran agama(iman) tanpa didasari rasa ikhlas,tulus dan refleksi dalam kehidupan pribadi dalam sehari hari, itulah sebenarnya setan iblis yang bertopeng kitab suci dan ajaran dogma pada akhirnya sifat munafik akan selalu menyertai kehidupan, soo kepuasan apa yang kalian cari kepuasan pemikian ang kelian rasakan imani, atau kepuasan yang menciptakan alam semesta ini berserta isi dan akibat yang di timbulkan.
denny | Nov 30, 2008 | Reply
@denny
benar, 2 hari yang lalu seorang bertanya kepada saya, “sampai kapan persoalan Allah dan Yahweh diperdebatkan?” Saya jawab, “sampai kiamat”. Tapi tadi malam, adik saya bilang, mungkin tak sampai kiamat, karena akan makin banyak orang yang tahu persoalan ini, dan efek multiplier, akan mempercepat jangkauannya kepada semua orang Kristen di Indonesia. Coba kita lihat saja 2-3 tahun lagi.
Bacalah banyak tulisan perdebatan Allah dan Yahweh, catat berapa kali pembela Allah mengatakan kami (yang meninggalkan Allah) ini bodoh. Misalnya baca http://gkmin.net/?p=89
Setuju…,wujudkan iman atau keyakinan terhadap (doktrin/dogma) agama itu dalam tindakan. Anda boleh saya beritahu, bahwa misalnya, Pak Yakub, salah seorang pendeta yang “memperjuangkan pemulihan nama Yahweh”, pernah DIUSIR dari pastori gereja, malam-malam oleh majelis gereja, dengan bantuan POLISI. Ketika akan mendirikan gereja, DIHAMBAT oleh hamba Tuhan yang lain. Teman saya yang percaya Yahweh, DIBERHENTIKAN dari keanggotaannya sebagai Majelis di gereja. Teman saya yang meninggalkan Allah, DIBERHENTIKAN dari pekerjaannya sebagai guru di sebuah lembaga pendidikan.
silakan anda baca juga http://gkmin.net/?p=113
Mas…, mungkin anda perlu tahu, bahwa ketika saya membahas NAMA TUHAN, ini adalah ketika saya BERPIJAK pada iman Kristen yang mengakui Kitab Suci sebagai STANDAR kebenaran.
Bedakan ketika kita semua memahami HAKIKAT Tuhan. Tuhan HAKIKAT, tidak perlu dipahami dalam kungkungan kerangka doktrin/dogma/agama tertentu. Berbicara tentang Tuhan HAKIKAT, namun tetap tunduk pada ayat-ayat Kitab Suci, berarti sedang berstandar ganda.
Di sini, saya tunduk pada ayat-ayat Kitab Suci, karena sedang membicarakan Tuhan “Kristen”. Jadi jangan campur adukkan dengan Tuhan menurut Al-Quran.
Tapi juga hendaknya dipahami, ketika Tuhan “dogma/syariat” ternyata tidak mengarah kepada HAKIKAT Tuhan yang benar, kita perlu kritisi dogma/syariat itu.
GK | Nov 30, 2008 | Reply
Sodare2 senusa bangsa, sori yee…. q intermeso koz q takzub dg konten n komen2 dc ni. ckckck deh wat smuanya
eniweh…. koz kliatannya (modah2an c bgito, amin) yg punya situs ini baiiiiiiik… ramah n tak sombong, so lemmi tell u all guys what in my mind. hueeh…. ngemeng apaan c nie???
apapun agama n keyakinan kalian, eh maaf, maksud aye, kita — tetap jagalah kesadaran tuk tetap bermesraan kita damai, saling menghujat tanggung ndiri deh akibatnya.
Nama Tuhan mank racun perdamain yg amat halus n menggiurkan namun ternyata melenakan kita tuk lebih angkuh, sombong, menghujat orang lain hanya semata-mata keimananannya soal NAMA Tuhan darpada Tuhannya itu sendiri
Terimakasih
Semoga tuhan memberkati kita semua
~JM
JiMI | Jan 23, 2009 | Reply
@JiMI
hm…, coba anda baca http://gkmin.net/?p=113
GKmin | Jan 23, 2009 | Reply
hi gkmin cengkyu atas nasehatnya meski q ga mudeng dimana bedanya antara komen q diatas dg konten bacaan itu??
akh.. q mo ngemeng2 soal rasa aj ko, ga lebih.
cuman niru iklan mie di tipi, kata2 bisa saja menipu, tapi kalo lidah (baca: rasa) mana bisa bohong?!
g2 lo
mohon maaf bila ada yg kurang or ga berkenan
~JM
JiMI | Jan 23, 2009 | Reply
@JiMI,
hubungannya, biar anda semakin tahu, bagaimana pandangan saya tentang ‘agama’ dan ‘Tuhan’
GKmin | Jan 23, 2009 | Reply
^
gak sadar kalo sendiri nya pernah ikut-ikutan menggugat sampe ke pengadilan.
pintar bersilat lidah dan bermulut manis.
simon | Jan 23, 2009 | Reply
@simon
gak sadar kalo sendiri nya pernah ikut-ikutan menggugat sampe ke pengadilan.
pintar bersilat lidah dan bermulut manis.
he he… anda tahu siapa (siapa saja) yang menggugat di pengadilan? atau asal tuduh?
hanya karena saya ‘memberitakan’ gugatan itu, bukan berarti saya ikut menggugat dipengadilan Mas…
Tapi saya salut ada orang yang berani mengambil langkah itu. Kalau saya pribadi, tidak harus dengan cara itu, bagi saya, edarkan saja KS-ILT, nanti masyarakat yang akan menilai dan memilih, mau ngikut yang mana.
Tapi sekali lagi, saya salut dengan orang yang berani menggugat di pengadilan, paling tidak sekarang terbukti, bahwa pengadilan (negara) tidak dapat menyelesaikan persoalan ini.
GK | Jan 24, 2009 | Reply
duhai saudara2 ku tercinta….
ingatlah bahwa agama kita mengajarkan cinta kasih terhadap sesama…
mengapa itu tidak kita jadikan perekat hati sesama umat
siapapun, apapun agama dan sebutan kepada Tuhan, ingatlah ajarannya….
cinta dan kasih..
piss broooo…
Hamba Allah | Mar 5, 2009 | Reply
@hamba Allah
Semua agama mengajarkan cinta dan kasih, tapi Yesus juga mengajarkan tentang Kerajaan Surga bos…. apa yang lainnya juga?
salatiga | Mar 6, 2009 | Reply
numpang lewat..
Kis 4:11-12
“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Tuhan Yesus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”
angelcraft | Mar 21, 2009 | Reply
TUHAN ALLAH YANG KUSEMBAH ADALAH BAPA SURGAWI SANG MAHAQUDUS SANG JURUSLAMAT SESUAI DENGAN AJARAN YESUS KRISTUS SANG MESIAS PERCAYALAH PADA AJARANNYA
HALELUYA PUJILAH BAPA SURGAWI………..!
JMYKU | Mar 25, 2009 | Reply
@JMYKU
baca TUHAN (huruf besar semua) di KS LAI.
salatiga | Mar 27, 2009 | Reply
@JMYKU
baca TUHAN (huruf besar semua) di kamus KS LAI.
salatiga | Mar 27, 2009 | Reply
Sdr GK saya melihat anda seorang pemurtad , melihat Allah dari sudut pandang sempit , sadarkah anda bahwasanya isa juga memohon pertoloangan Nya jua ( Nya itu yang dimaksud Allah )
siginjai | Apr 15, 2009 | Reply
@siginjai
( Nya itu yang dimaksud Allah )
yang benar? masak Nya itu yang dimaksud Allah?
Anda pernah membaca Kamus Teologi Inggris - Indonesia oleh Henk ten Napel?
Allah = Keberadaan Tertinggi dalam Agama Islam.
salatiga | Apr 15, 2009 | Reply
@siginjai
tambahan:
isa yang Anda tulis dan maksudkan isa yang mana ya??
yang di Kitab Suci atau Al Quran?
salatiga | Apr 15, 2009 | Reply
@siginjai
saya murtad? murtad dari apa?
murtad dari: dulu saya menggunakan kata ALLAH untuk menyebut Tuhan saya, ternyata.. setelah saya pelajari dan renungkan lebih lanjut, Kitab Suci saya tidak mengajarkan tentang Tuhan ALLAH, melainkan tentang Tuhan YHWH dan Tuhan Yesus (Yeshua).
dan sekarang saya tidak mencampuradukkan antara ALLAH dan YHWH..
(Anda percaya pada Tuhan ALLAH, ya silakan, itu hak dan kebebasan anda..tapi saya percaya pada Tuhan YHWH)
Jika anda MERASA memandang Tuhan dengan sudut pandang LEBAR, apakah anda juga mengakui bahwa YHWH yang adalah Tuhan-nya MUSA, Tuhan-nya ABRAHAM, Tuhan-nya YAKUB, itu juga Tuhan-nya NABI MOHAMMAD, juga Tuhannya umat Muslim?
Apakah (saya yakin Anda Muslim..) anda bisa mengucap syahadat, “Aku bersaksi tiada Tuhan selain YHWH dan aku bersaksi bahwa Mohammad adalah utusan YHWH”?
Bisa? Mau? Berani?
Itukah yang anda maksud dengan sudut pandang yang LEBAR, mengenai Tuhan?
GKmin | Apr 16, 2009 | Reply
^
Apakah (saya yakin Anda Muslim..) anda bisa mengucap syahadat, “Aku bersaksi tiada Tuhan selain YHWH dan aku bersaksi bahwa Mohammad adalah utusan YHWH”?
inikah cara berpikir seorang dosen UKSW ? dosen lho, beneran nih ?
Orang Arab memakai bahasa Arab untuk memanggil Sang Pencipta. Sama seperti orang Yunani yang memakai Petros sebagai pengganti Kefas.
nah coba anda pelajari bahasa semitic ini :
Semitic: Hebrew, Amharic, Aramaic (referred to as Jewish Aramaic or Talmudic Aramaic), Neo-Aramaic (dialects include: Lishanid Noshan, Lishanid Janan, Lishana Noshan, Lishana Deni, Lishan Didan), Judeo-Arabic (many dialects, including: Judeo-Iraqi – all are qeltu Arabic dialects), Judeo-Moroccan, Judeo-Yemeni, Judeo-Libyan, Judeo-Algerian, also several Judeo-Arabic dialects spoken in northern Syria and Iraq.
# Berber: Judeo-Berber
http://en.wikipedia.org/wiki/Jewish_languages
Atau menurut pikiran anda yang “lebar” itu manusia harus berbahasa satu saja ??
Pak Petrus, ganti dong nama anda menjadi Kefas. Pastikan dulu Kefas itu Amharic atau Aramaic.
masih belum tobat juga…he..he.he…
Apakah YHWH ditemukan (diduga) di Tibet ??
bertobatlah sebelum hati anda menjadi gelap.
simon | Apr 16, 2009 | Reply
@Simon,
Elohim (Ibrani) menjadi ‘ilah’ atau ‘allah’ atau ‘Allah’ atau ‘ALLAH’ dalam bahasa Arab? Mana yang tepat menurut Anda?
Bukankah syahadat Islam sebenarnya “tiada ilah selain Allah”?
Baca Kejadian 33:20 “… Allah Israel ialah Allah.”
itu aslinya “…El, Elohim Israel “(di KS-ILT tetap ditulis demikian) bahkan di Bible King James-pun tetap ditulis “…El-e-lo’he-Israel”
(tiada Elohim selain El — dan ingat, bagi bangsa Israel: El selalu menunjuk pada YHWH –> IsraEL, YoEl, YehezkiEL, BethEL dan sebagainya)
di Alkitab LAI ada “ilah” ada “allah” ada “Allah” ada juga “ALLAH” itu TERJEMAHAN/ALIH BAHASA dari kata IBRANI apa saja?
Justru itu.. kalau menterjemahkan dari Ibrani ke Arab, yang KONSISTEN, nggak asal bunyinya mirip-mirip trus El, Eloah, Elohim semua menjadi Allah,
kalau El, Elohim semua dianggap menjadi Allah, ya syahadat orang Islam akan menjadi “tiada Allah selain Allah” (bukankah membingungkan? — sama seperti di Kejadian 33:20 itu..)
kalau gitu kenapa Israel nggak disebut Israallah?
Coba anda TELITI, apakah beda antara “allah’, “Allah” dan “ALLAH”?
Kalau anda berdoa, berkata “ya allah” itu “allah”, “Allah” atau “ALLAH”?
frasa YHWH Elohim yang benar YHWH allah atau YHWH Allah atau YHWH ALLAH atau YHWH ilah
di Kitab LAI menjadi “TUHAN Allah”
kemudian frasa Adonai YHWH, yang benar Tuhan YHWH atau allah YHWH, atau Allah YHWH atau ALLAH YHWH? (di Kitab LAI menjadi Tuhan ALLAH)
teliti dong… jangan asal…saja.
GKmin | Apr 16, 2009 | Reply
Kalau hanya membuang-buang waktu dan dana untuk membahas tentang nama Allah atau YHVH, kapan Anda memberitakan Injil, kapan memberitakan keselamatan oleh Darah Yesus, kapan bersaksi tentang RAHMAT DAN ANUGERAH ALLAH? Ketahuilah bahwa esensi Alkitab itu bukan siapa nama TUHAN tetapi penebusan oleh Darah Yesus.
Orang tidak akan selamat karena tahu siapa YHVH itu, tetapi orang selamat karena bertobat dan percaya bahwa Yesus sudah mati di salib buat dia. Orang tidak perlu belajar Teologi atau bahasa Ibrani untuk selamat, tetapi percaya pada Yesus. Ketahuilah bahwa INTI dari Alkitab adalah SALIB KRISTUS. Anda tidak memberitakan SALIB KRISTUS tetapi waktu dan dana Anda hanya habis untuk nama YHVH itu. Anda tidak memberitakan JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP tetapi yang Anda beritakan hanya YHVH melulu. Yang Anda lakukan adalah mengajak orang untuk belajar bahasa Ibrani, seperti Islam mengharuskan umatnya belajar bahasa Arab. Bukan YESUS inti teologi Anda. Apakah pelajaran bahasa Ibrani akan membuat orang bertobat? Kalau pada zaman Yesus ada aliran Farisi dan Saduki, Anda adalah satu dari keduanya.Anda bukan pengikut Yesus, tetapi pengikut YHVH. Anda menolak anugerah, tetapi Anda mengamalkan Torat. Jadi teologi Anda dan teologi Kristen berbeda. Berlayarlah dengan kapal YHVH, biarlah Kristen berlayar dengan kapal Yesus, sebab keduanya memang beda.
Jasica Polansky | Apr 29, 2009 | Reply
@Jasica Polansky
semua isi firman adalah satu kesatuan apakah U tidak menghormati dari siapa Yesus Kristus datang.
kan kasihan kalau ada orang kristen tidak tau dari siapa Yesus Kristus berasal. Kalau saya boleh bertanya adakah sesuatu yang anda kenal dan anda tahu tapi tidak mempunyai nama?.Jadi jangan menganggap enteng suatu nama.kelihatannya anda cukup mengerti tentang firman Tuhan .apakah anda tidak sedang menghakimi seseorang.apalagi belum tentu orang salah dan anda belum tentu benar.lebih baik anda belajar dahulu. dan satu lagi kalau saya boleh bertanya kalau pendeta anda yang mengatakan apa yang disampaikan oleh bung Gk apakah anda masih akan berpendapat seperti postingan anda diatas atau anda akan mempertimbangkannya dahulu.tq
tuan takur | Apr 29, 2009 | Reply
@Jasica Polansky
Yeshua datang untuk apa?
Untuk MEMBERITAKAN KERAJAAN TUHAN,
baca baik-baik Kitab Suci anda di Perjanjian Baru
berapa kali Yeshua mengatakan: “… Injil Kerajaan….”
Yeshua datang memberitakan Kerajaan Surga, orang Kristen memberitakan Yeshua (saja),
itulah “mis link”nya,
Pengajaran tentang Kerajaan Tuhan diabaikan, karena (salah satu sebabnya) adalah NAMA pemilik Kerajaan itu-pun diabaikan.
Yang diberitakan Yeshua adalah Kerajaan Tuhan = Kerajaan Surga = Kerajaan Bapa = Kerajaan YHWH.
Baca baik-baik Yohanes 5:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal …..
Jangan salah.. yang mengutus Yeshua adalah YHWH, bukan Allah.
makanya.. baca dulu http://www.gkmin.net/gk/Siapa_yang_Anda_sembah.pdf , jangan asal komentar.
GKmin | Apr 30, 2009 | Reply
Thanks for the useful info. It’s so interesting
BobMarche | Jun 11, 2009 | Reply
Kekristenan tidak menyelamatkan artinya agama tidak membuat kita selamat masuk Sorga, kebenaran pada akhirnya kita ketahui nanti pada hari kiamat, akan tetapi didalam Alkitab Injil Yohanes fatsal 13 ayat 13 adalah jawab untuk saudara-saudariku Umat Muslim
yahya | Oct 13, 2009 | Reply
he…he…he…he
LANJUTKAN!
Evan | Nov 24, 2009 | Reply
salam kenal..
saya mempunyai beberapa keberatan,:
1.apakah anda sdh bisa melakukan komunikasi dng Rohkudus..?maksud saya benar2 berkomunikasi dng Roh kudus..jika iya, mengapa anda tak membagikannya cara berkomunikasi itu..?seolah olah hanya anda yg bisa melakukannya..?
2.Soal Allah atu Yahweh,itu tak penting.hanya Yesus Kristus.krn jika org itu percaya kpd Yesus sdh pasti dia percaya kpd BapaNya.anda mengusir setan dng Kuasa Yesus,tapi mengapa anda mempersoalkan Allah dan Yahwe.org yg mengusir setan dng kuasa Yesus,walaupun dia percaya kpd Allah,tapi bisa..jadi apakah anda benar2 mendengar suara Rohkudus..?
mohon dijawab..ingat (Matius 7 :22-23)
pieter | Nov 24, 2009 | Reply
@pieter,
1. Anda sudah baca “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?”
baca dulu dengan teliti, apakah disitu saya mempersoalkan “roh kudus” atau “bahasa roh”?, kalau soal bahasa roh, silakan hubungi orang-orang kharismatik, atau anda bisa membantu menyelesaikan “Kamus Bahasa Roh” di http://salatiga.890m.com/gk/gk%20kamus%20bahasa%20roh.pdf
2. Anda menganggap tidak penting ya silakan..,tapi yang kami pahami, Yesus Kristus itu aslinya Yeshua hamasiakh (Yeshua = YHWH Shua= YHWH Penyelamat), anda mau sebut YHWH dengan Allah ya silakan… Allahuakbar.. Allah Maha Besar…
Ngusir setan? hahaha.. tanpa nama Yesus saja bisa kok.. pernah lihat reog kesurupan? apakah ‘dukun’nya pakai nama Yesus? Pakai nama Allah juga bisa.. kyai-kyai itu ngusir setan ya cuma pakai nama Allah, nggak pakai nama Yesus, bisa juga khan?!
BapaNya Yesus itu Allah atau YHWH? Baca Wahyu 14:1.
GKmin | Nov 24, 2009 | Reply
@pieter, coba anda baca di http://www.kristenemasmurni.com/?page_id=654 (saya tidak kenal siapa penulisnya, tapi dapat sebagai referensi juga)
GK | Nov 24, 2009 | Reply
baik pak,saya hargai…
dan memang masih jadi pertimbangan saya..
kalau boleh tau,mnurut anda apakah,nabi2 dlm islam sbelum Muhamad,sperti Adam,Musa,Ibrahim,Nuh dan lainnya,apakh tempat/negaranya sama dng yg ada di kristen..?atau hanya karangan dr Arab..?
-soal mengusir setan tanpa yesus memang bisa,tapi tdk bisa total,maksud saya pintu masuknya blm ditutup,dan bisa ditutup hanya dng darah Yesus..
-satu hal lagi..:saya tau setan tdk bisa mengatakan/mengakui bahwa Yesus yg dtg sbagai manusia,yg mati disalib,lalu bangkit dari antara org mati,dan naik kesurga dst adl Tuhannya…pertanyaan saya : apakah setan tdk dpt menyebut atau mengakui YAHWE atau Tuhan Yg Mahakuasa..?walaupun hanya menyebutnya juga..?
pieter | Dec 1, 2009 | Reply
@pieter; tentang Nabi2 dalam Islam, sy tidak akan berkomentar, cuma kita perlu paham, tidak semua yang disebut “nabi” dalam Islam itu nabi di Kitab Suci (perjanjian lama), contohnya Adam. Kitab Suci tidak pernah menganggap Adam itu nabi.
Saya tidak akan menggunakan Quran sebagai referensi iman saya. Misalnya menurut Quran Yesus tidak mati disalib, menurut Injil Yesus mati di salib, satu ‘fakta’ diceritakan berbeda….
baca: http://gkmin.net/?p=118
Setan dan Yesus? hm.. baca http://gkmin.net/?p-109
Setan dan YHWH? pelajari baik-baik kisah Ayub di Kitab Ayub, bukankah setan berdialog dengan YWHH?
GKmin | Dec 1, 2009 | Reply
@pieter;
ralat…
Setan dan Yesus? hm.. baca http://gkmin.net/?p=109
-soal mengusir setan tanpa yesus memang bisa,tapi tdk bisa total,maksud saya pintu masuknya blm ditutup,dan bisa ditutup hanya dng darah Yesus..
memangnya pakai Yesus selalu total?
sy ada pangalaman.. seseorang sudah dilayani “dalam nama Yesus”, bahkan sudah dibimbing di gereja oleh seorang pendeta selama beberapa waktu, eh.. suatu kali kesurupan lagi.. ternyata tidak tuntas juga tuh..?!
GKmin | Dec 1, 2009 | Reply
baik paik,saya coba tanggapi ttg setan..;
-tdk ada yg bisa total selain Yesus. krn : hukumnya yg menebus dosa di dunia ini hanya Yesus..krn itulah iblis amat membenci Yesus dan jg pengikutnya..krn saat ini Yesus sdh menjadi pemilik yg sah atas dunia ini..
-ttg pendeta tdk tuntas dan setan masuk lagi :
menurut saya ada pintu masuk lain yg belum di tutup dan blm diketahui oleh pendeta itu..atau org itu mencoba kembali berbuat ssuatu yg bisa membuat pintu masuk lagi bagi setan didlm dirinya..
-ttg Nabi ya udah pak,klau gak dijawab gak apa2.jujur saya perlu bantuan ttg ini pak..atau mnurut anda Allah itu siapa..?
-ttg setan menyebut Tuhan : klau menurut anda sendiri,sesuai dng pengalaman anda,atau pengalaman org lain,apakah pernah/bisa setan menyebut atau mengakui bahwa Tuhan Maha kuasa..?seperti : YAHWEH MAHA BESAR..?tiada Tuhan selain YAHWEH..?dll
pieter | Dec 1, 2009 | Reply
@pieter;
“Allah itu siapa?”
silakan anda baca http://gkmin.net/?p=85
dan putuskan sendiri, menurut anda, Allah itu siapa? (tapi pikirkan juga, apakah anggapan anda itu pasti benar?)
Saya memilih tidak menggunakan kata ‘Allah’ itu untuk menyebut Tuhan saya (YHWH), antara lain karena pengertian “allah’ itu bermacam-macam.
oh ya.. yang anda maksud itu ‘allah’, ‘Allah’ atau ‘ALLAH’? (menurut Alkitab LAI, ketiganya beda lho..)
GKmin | Dec 1, 2009 | Reply
baik pak.sebelumnya,saya tdk sedang mengoreksi anda,saya hanya bertanya dan perlu bantuannya..
1.saya ada pengalaman : jujur, sejak saya membaca situs ini,hal ini (tentang ALLAH DAN YAHWEH)slalu mendengung di kepala saya…
tiba2 beberapa hari lalu,saya di ingatkan ttg pengalaman saya beberapa tahun lalu :seorang teman yg kemasukan setan dua kali scara beurutan,yg pertama mengaku sbgai orangtuanya yg sdh meninggal,lalu yg kedua adl penunggu rumah itu,anehnya yg kedua itu menyamar sbagai kyai dan menyebut :“Laa ilaha Ila LLah,Laa ilaha Ila LLah,Laa ilaha Ila LLah..dst..yg membingingkan saya pd waktu itu adl :kalau ALLAH itu Tuhan kok setan brani menyebut/mengakuinya..?ataukah setan bisa bebas menyebutnya,itulah yg sbabnya saya tanyakan kpd anda,apakah anda punya pengalaman
sperti itu,krn setau saya setan tdk bisa mengakui Tuhan..
contoh :setan bisa menyebut Yesus(tapi Yesus yg mana..?),tapi mereka tdk bisa menyebut nama Yesus Kristus yg mati dikayau salib..dst..krn setau saya jika setan berani menyatakan hal itu,maka iblis akan merobek robeknya di tempat..
-sbagai perbandingan :dlm penjelajahan ghaib para dukun2,jika mereka menghadapi setan yg lbh kuat,katanya:jika setan yg mereka hadapi tdk takut dng nama Tuhan,ada nama satu raja yg mereka takuti,yg menurut mereka adl raja setan..hal ini langsung mengkaitkan pendapat saya,ttg kejadian awal,jadi mohon bantuannya pak,kalau tdk keberatan..
-dari pengalaman saya diatas,jujur saya lbh suka menggunakan nama Tuhan Yesus Kristus,
-saya sendiri pernah bertanya dlm hati : kalau memang ALLAH adl Tuhan,mengapa setan berani membuat pernyataan demikian..?atau setan tdk takut akan ALLAH..?
pieter | Dec 1, 2009 | Reply
@pieter;
hm.. saya tidak akan tuliskan pengalaman saya di internet, baik di website atau via email, dan karena ’sangat pribadi’, hanya saya sampaikan ke beberapa orang secara lisan.
tapi dari pengalaman anda itu, dan itu menimbulkan pertanyaan dalam hati anda, itu bagus.
kalau mau lebih bertanya-tanya lagi, silakan baca-baca majalah Misteri atau Liberty, baca bagaimana pengalaman-pengalaman gaib diceritakan di sana.
prinsipnya, saya tidak lagi menyebut Tuhan itu dengan Allah, sebab menurut saya, nama DIA adalah YHWH.
Pernahkah anda bertanya pada DIA, bagaimana seandainya dipanggil dengan ‘Allah’. Kalau anda dekat dengan DIA, coba tanyakan itu…(tapi tanyanya jangan pada “Allah Bapa” atau pada “Tuhan Allah” lho ya… hehehe..
GKmin | Dec 1, 2009 | Reply
baik pak trimakasih atas responnya,dari pernyataan anda saya sdh cukup paham siapa anda,dan bagimana anda mengimani Tuhan..:
saya tdk mengoreksi anda,tapi saya hanya mengingatkan..:
1.Yesus kedunia membawa :
-hal kerajaan sorga
-membawa pemisahan dan
-membawa Hukum Kasih..Kasih itu :
sabar,sopan
bebagi
rela menderita
murah hati
tdk terburu-buru
tdk pelit
tak egois
tidak taurat/timbal balik
-mudh2an bisa membawa berkat,Tuhan Yesus memberkati..GBU
pieter | Dec 2, 2009 | Reply
@pieter;
apa maksud anda “tidak taurat/timbal balik“?
GKmin | Dec 3, 2009 | Reply
Wah…mulai seru nih…
salam damai sejahterah..pada GKmin dan semua.
Maju terus..jangan mundur…Jadikan semua suku bangsa menjadi Murid YESUS KRISTUS dan bukan hanya jadi(KRISTEN)Karena KRISTEN(AGAMA KRISTEN)belum tentu MURID YESUS.
Banyak Orang mengaku kristen”Tetapi” tetap menjalan Ibadah yang diajarkan”Manusia”/adat istiadat.
Maklum karena–”Mereka”takut Kalo banyak”Umat Kristen”tahu tentang yang disiarkan Anda(GKmin.net)pada akhirnya pasti tidak ada Pemasukan HARTA DUNIA. “Mereka” takut karena “DOGMA”atau”DOKTRIN”menjadi tidak
ampuh lagi…betul?
akibatnya Bukan kelimpahan KOLEKTE dan Persembahan yang didapat, tapi kekurangan…Pemasukan… karena…..
Padahal saat ini begitu sedikit(Orang mengaku Kristen)mau menyelidiki”INJIL”. Bahkan harus dituntun kearah Doktrin. sedikit sekali orang Kristen yang mau memperhatikan tiap
FIRMAN di-Alkitab(Merenung)dalam bimbingan ROH KUDUS. Sebab mereka diharus “Percaya apa yang dikatakan “Pengkotbah”.
Sampai-sampai ada yang tidak malu-malu mengatakan kenapa dalam “Kristen ada Aliran ini aliran itu”…Mereka lupa?
Bukankah YESUS berkata: kita satu tubuh…..?
Seharusnya satu tubuh tidak saling “BENCI”,satu tubuh seharusnya saling “MELENGKAPI”…apakah benar?
P. Baru: Markus: 7
7:7 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
7:8 Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”
7:9 Yesus berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.
(PADAHAL SERING Firman ini diperdengarkan diGereja. padahal sering mungkin juga mereka baca, tapi karena malu atau Takut jika nanti dibilang “BERBEDA” atau takut dikucilkan karena tidak searah dengan “Doktrin” jadi mereka diam.
Mereka terus bertahan tidak mau menyelidikinya Alkitab. Bahkan “Mereka”tetap terus-menerus memyembunyikan FIRMAN, Padahal saat YESUS ada
dibumi. YESUS mengajar dengan tanya-Jawab memberikan jugapengertian dan Contoh2 penjelasan berulang-ulang….
Tentang Dia dan BAPA.
Apa Perintahnya sangat JELAS…
Siapa dan Untuk apa Dia diBumi..?
PEKERJAAN apa yang disedang lakukan…
Dari siapa pekerjaan itu diberikan…
Dari mana KUASA MIJIZAT itu diberikan…
Siapa yang mengutusNya……..
P. Baru: Matius: 7
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
Wahai saudara2ku “Jangan sampai diantara kita ada yang seperti ini…marilah bersatu jika kita semua mengakui YESUS KRISTUS JURU SELAMAT. Jadilah satu tubuh dengan KRISTUS …. Jelaskan dengan KASIH PENUH ROH KUDUS.
Jangan mau dipisahkan/diceraiberaikan oleh Malaikat Gelap.
Ujilah setiap ajarannya…selidiki walau butuh waktu.(ROH KUDUS tidak akan pernah:)MEMAKI-MAKI/BENCI/MENGUMPAT/apalagi “Berperang”..dan membunuh, sebab kita semua tahu
ROH KUDUS PENUH KASIH. Paling tidak biarkan ROH KUDUS memberikan Bimbingan dan juga Pengertian ..Lepaskan DOGMA/Doktrin.
Untuk yang mengumpat…dan mencaki maki… maafkan saya. yang bodoh ini, sekali lagi maafkan….
(Kalau memang harus beda oleh karena pandangan, kenapa membenci…katanya menerima FIRMAN…dari ROH yang mana..?
Apakah dari ROH KUDUS…?….)
P. Baru: Yohanes: 8
8:42 Kata Yesus kepada mereka: “Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.
8:43 Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku.
8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
MAAFKAN SAYA ya saudara saudaraku…saya hanya mengingatkan…dalam Damai KASIH KRISTUS.
shendra | Dec 17, 2009 | Reply
untuk natal tidak ada perintah Tuhan untuk merayakan dan tidak boleh merayakan..
inti dari natal yg kita harus ambil hikmahnya adalah kita mengenang KASIH TUHAN yoh:3:16, dimana kedatangan Tuhan Yesus membuka jalan bagi kita,melepaskan beban berat kita,membuat kita menjadi merenung kembali kasih Tuhan yg terkadang kita lupakan karena sibuknya aktivitas (ingat kasihnya bukan pada saat natal aja lho..)
natal dibuat tgl 25 desember bukan berarti Tuhan Yesus lahir tgl segitu, ini dibuat berdasarkan perkiraan bahwa Yesus lahir pada akhir musim apa,sehingga dibuatlah tgl 25 desember,dan tidak salahnya kita mengingat lagi kisah kelahiran Tuhan yg demi kita datang kedunia..
ini pendapat saya, saya juga menentang bahwa natal bukan 25 desember,tp mengingat tidak ada salahnya kita mengambil positifnya,it’s ok,dan ga ada larangan Tuhan juga kok
kenichi | Feb 25, 2010 | Reply
@kenichi;
Anda baca lagi sejarah 25 Desember,
itu bukan kerena perkiraan Yesus lahir musim apa gitu..
tapi karena 25 Desember itu hari kelahiran Dewa Matahari. itu “perpaduan” budaya pagan (penyembahan berhala) dengan kekristenan.
GKmin | Feb 25, 2010 | Reply
ok..marilah kita anggap begitu,tp tidak salah kan kalau kita mengenang bahwa Tuhan perna datang ke bumi demi menyelamatkan umat-Nya..
mungkin tgl 25 itu menurut berhala,tp aku juga perna dengar seperti yg aku katakan,jadi banyak persepsi soal kelahiran Tuhan,namun buat apa diperdebatkan,tidak salah anda mau mengenang atau tidak,namun kita baiknya(tidak salahnya)mengenang dan merasakan kasih Tuhan..
kenichi | Mar 1, 2010 | Reply
Kepada saudara-saudaraku Umat Nasrani pemuja nama “Allah”
Marilah kita simak ,
Bahwa :
Allah = 666
Silakan baca di blogroll website ini pada judul :
ISLAM, QUR’AN DAN 666 (?)
Dan sudara kita muslim juga membenarkan dan menguatkan lagi hal ini, silakan baca di judul :
666 hanya trik setan (?)
Nah anda tinggal pilih bertahan dengan penyebutan nama “ Allah” atau meninggalkannya!
Yons | Apr 16, 2010 | Reply
Saya sudah membaca artikel tersebut, terus terang tulisan tersebut tidak dapat dipercayai isinya. Mengenai angka 666 dalam kitab Wahyu.
Janganlah kita mengikuti orang yang menafsirkan nubuatan sesuai dengan kehendak sendiri, hanya orang2 terpilih berbicara atas nama Tuhan dengan dorongan Roh Kudus yang dapat menafsirkannya.(2Petrus1:20-21)
Kita tidak boleh naif terhadap suatu tulisan2 seperti itu. Kita harus menguji terlebih dahulu melalui kebenaran Firman Tuhan dan memastikan orang yang menuliskan tersebut apakah mempunyai kredibilitas yang dapat kita percayai (Tulisan itu bahkan kita tidak mengetahui siapa yang membuat, patutkah kita meletakkan dasar pengajaran dan iman kita pada tulisan seperti itu?). Dan di atas semuanya itu, kita tidak pernah boleh mengizinkan pengalaman/asumsi orang menggantikan Firman Tuhan sebagai dasar dari pengajaran dan keyakinan kita. Pada akhirnya, bukanlah apa yang telah dialami atau dikatakan orang, tetapi apa yang telah dikatakan Allah di dalam Firman Tuhan yang penting.
Salah satu penyebab tertua perpecahan gereja adalah doktrin palsu.
Kis 20:29 Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu.
Kis 20:30 Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.
Frase kunci di sini adalah “supaya mengikut mereka”. Paulus tidak sedang berbicara tentang kesalahpahaman atau kesalahan interpretasi Alkitab yang jujur oleh orang2 yang bermaksud baik (meski kesalahpahaman dan kesalahan interpretasi itu dapat menjadi masalah). Ia sedang berbicara tentang pemutarbalikan secara sengaja atas kebenaran alkitabiah oleh orang2 yang memiliki kepentingan mereka sendiri.
Jadi, teman2, kita harus dewasa dalam iman dan pengetahuan tentang Firman Tuhan sehingga tidak dibingungkan oleh pengajaran2 / tulisan2 yang semacam itu, yang bertujuan tidak murni untuk menyesatkan kita.
Santo | Apr 16, 2010 | Reply
iiihhh jadi bikin ribet neh
yanne | May 22, 2010 | Reply
Siapa yang jadi bikin ribet? ^-^
Salam.
Santo | May 24, 2010 | Reply
Saudara-saudaraku seiman.
Saya banyak berdiskusi dengan banyak saudara2ku seiman, dan 99,9% menyatakan bahwa :
Allah yang disembah oleh umat Nasrani adalah sama dengan Allah ( baca : “Awloh” ) sesembahan umat Islam.
Dan memang benar fakta di masyarakat kita baik dari kalangan Islam maupun Nasrani mengatakan :
Bahwa nama Khalik langit dan Bumi, Tuhan Yang Maha Kuasa adalah : Gusti ALLAH.
Dan dari penjelasan beberapa Pendeta yang pernah saya tanya termasuk para pendeta di Gereja tempat saya beribadah, mereka mengatakan bahwa “Awloh” sesembahan umat Islam itu kalau di Nasrani disebut “Allah Bapa”.
Namun belum faham dengan jawaban mereka atas beberapa pertanyaan saya :
Mengapa Firman “Awloh” mengatakan bahwa :
1. Yesus/Isa Almasih tidak disalibkan, namun telah ditukar dengan Yudas yang telah diserupakan dengan Yesus? karena “Awloh” itu adalah Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang sehingga nabi dan rasul Awloh mesti dilindungi.
2. Firman “Awloh” berkata bahwa tidak ada “dosa asal”, setiap bayi yang baru lahir adalag suci adanya tidak memiliki dosa?
3. Firman “Awloh” berkata bahwa manusia harus dapat menyelamatkan diri dari siksa “Awloh” dengan semaksimal mungkin mengejar pahala2 dari “Awloh”.
Tidak ada istilah “Penebusan Dosa”
4.Firman “Awloh” berkata “Tiada Tuhan
Melainkan Awloh”
5.Firman “Awloh” berkata :
“Awloh tidak beranak dan tidak diperanakkan”
Dan banyak lagi pertanyaan saya yang lain yang menunjukkan kontradiksi di antara Firman “Gusti Allah” ini.
Berpijak dari sinilah perlu di”clear”kan terlebih dahulu untuk memantabkan diri dalam penyembahan kepada Tuhan/Gusti yang mana?
Salam kasih.
Yons | May 24, 2010 | Reply
Itulah kata2/pendapat2 orang yang tidak mengerti. Bahkan untuk pengucapan kata “Allah” saja, kita tidak sama dengan mereka. Apakah kita mengucapkan Awloh Bapa? Mengapa harus dibingungkan dan dipusingkan oleh pendapat orang yang tidak mengerti. Iman kita kepada Yesus dan mereka tidak. Iman kita kepada Yesus yang mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia dan bangkit pada hari ke-3, sedangkan mereka tidak. Wajar, Yesus sendiri mengatakan akan ada penyesat2 dan nabi2 palsu, tetapi apakah yang asli harus diubah demi yang palsu?
Salam.
Santo | May 24, 2010 | Reply
Santo,
dan apakah anda orang yang paling mengerti, sehingga pembaca di sini harus mengikuti pendapat anda?
Guest | May 24, 2010 | Reply
@Yons: “Saudara-saudaraku seiman.Saya banyak berdiskusi dengan banyak saudara2ku seiman, dan 99,9% menyatakan bahwa:………………..”
JADI “00,1% bilang apa Om Yons? Siapakah mereka itu Oom..?”
Anish | May 24, 2010 | Reply
Lho ini fakta , saya tidak ngarang, karena masalah penggunaan kata Allah ini pernah jadi pergumulan saya.
Nama “Gusti Allah” itu sangat familiar baik di kalangan kaum Nasrani maupun Islam.
Dan mereka pada umumnya menyatakan itu satu oknum Yang Maha Kuasa Khalik Langit dan Bumi.
Ya mangga anda setuju ya silakan, tidak setuju ya mangga.
Salam kasih.
Yons | May 24, 2010 | Reply
Tidak, saya tidak merasa paling benar, untuk itu saya tidak pernah melarang orang menyebut Tuhan dengan Yahweh ataupun Allah.
Apakah saya kurang demokratis? Tuhan kita juga demokratis kan.
Salam.
Santo | May 25, 2010 | Reply